Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Januari 23rd, 2007

Telur dan ayam…duluan mana???

ayamtelur.jpg

Pertanyaan di atas sudah sering banget dilontarkan sejak tempo doeloe (kayaknya sich)…

Dulu waktu kecil aku pernah ditanya Bapakku…’Lé, duluan mana endog opo ayam?’ (bahasa sengaja dicampuradukkan untuk memperkaya khasanah budaya bangsa…)

Setelah aku agak besar….gantian aku yang melontarkan pertanyaan itu sama teman-temanku…”Hei bléh, endi sing metu dhisik nang alam dunia iki…endog opo ayam?” (bagi yang belum bisa bahasa Jawa, kira-kira pertanyaan itu sama dengan pertanyaan sebelumnya…tentang duluan mana antara telur dan ayam)…

Jawaban untuk pertanyaan itu selalu muter-muter…gak ada ujungnya. Kalau kita jawab duluan ayam pasti ada yang nyeletuk “Lha ayam
kan asalnya dari telur, berarti duluan telur donk”…
Tapi kalau dijawab duluan telur juga selalu ada saja yang komentar “Lha telur sendiri dikeluarin dan dieramin sama si ayam, berarti ayam duluan donk”.Kalau begini terus mana jawaban yang benar? Ayam apa telur? Mari kita pikir bersama-sama…

Sebenarnya kalau dipakai pendekatan logika dengan embel-embel assumsi maka kedua jawaban di atas benar…kalau dijawab ayam yang muncul dulu itu benar tapi kalau dijawab telur yang muncul dulu itu juga benar…

(lebih…)

Iklan

Read Full Post »

Although preschool students have already known about numbers and counting, they still have a problem in understanding the amount/quantity. The primary reason of this problem is that the students have not yet construct a big mathematical idea about counting in their mind, their mind only construct about numbers. Some students can compare two, three and four objects and understand the magnitude of each group of objects; they know which group is the biggest without counting. They know it because the group which has more objects seems bigger than the others. We can conclude that young children can perceive amount without counting, in this case student use magnitude. Some students even seem to understand about one to one correspondence when they match some objects with number in dice but they don’t understand that the number in the dice represent the amount of objects corresponds with. To understand about amount or quantity of objects, the student need to understand about cardinality – the idea that number means amount. Cardinality is one of the big ideas in a young child’s mathematical development. Once students have constructed the concept of cardinality, they naturally double check themselves and recount more carefully when they get different answers.

  (lebih…)

Read Full Post »

Hidup…..satu kata yang cukup pendek tapi justru panjang dan tinggi yang banyak orang harapkan darinya…ya hampir semua orang menginginkan hidup yang panjang dan tinggi…
Kurasa ada dua golongan yang tidak menginginkan hidup mereka tidak panjang dan tinggi…

  1. Golongan orang yang siap mati ….. mungkin mereka telah siap mati karena mereka merasa telah mempunyai bekal untuk hidup sesudah mati….
  2. Golongan orang yang takut hidup….orang2 ini mungkin menganggap kalau mati itu lebih enak dari hidup…

(lebih…)

Read Full Post »

Renunganku…

Saat pertama ‘ku sampai di Schipol Airport, satu kata sederhana yang ‘terucap’ di hatiku ‘tuk mengungkapkan kesanku adalah “cool”…”Cool”…simple memang tapi bagiku kata itu memiliki makna yang begitu luas dan mendalam (hehe..mendramatisir suasana nich)
“Cool” means :
‘Cool’ karena ke-rapian dan ketertataannya…
Cool …. cold karena temperaturnya yang lumayan dingin (maklum ‘since be a seed until become a small tree’ aku hanya menghisap ‘unsur hara’ dari bumi Indonesia saja…negeri (sorry aku g seneng pake kata ‘negara’) tropis yang (kata banyak orang) lumayan panas…
etc……(banyak banget sih, nanti g muat kalo aku curahkan semuanya disini)
………………………………………………………………………
A few days later….setelah kuamati..kucermati..kuselami dan kudalami ternyata bener2 banyak hal yang perlu aku (mungkin kita) pelajari dari ‘negeri bawah air ini’….
———————————————————————————-
(Hanya) dari cara orang2 berjalan kaki saja sudah kelihatan ada ‘value’ yg bisa kita pelajari…

(lebih…)

Read Full Post »

Caesar Chiper, A Solution For Keeping Our Secret

 

………. 6 4 17_28 18 24_21 8 4 7_16 28_16 8 22 22 4 10 8 ?

 

……….15 8 23 22_14 8 8 19_18 24 21_22 8 6 21 8 23_22 4 9 8……

Have you ever read ‘Digital Fortress’, a book writen by Dan Brown (the author of well known book, The Da Vinci Code, which already be filmed in Hollywood). The ‘Digital Fortress’ tell us about an organisation called National Security Agent (NSA) which has responsibility in encrypting and decrypting secret codes. However, I will not tell you about the ‘Digital Fortress’. I just want to share with you about simple encryption and decryption.

(lebih…)

Read Full Post »

kaba.jpg

      G tau nih kok beberapa malam terakhir aku begitu sulit tidur…kepalaku terasa penuh….

Daripada suntuk n bingung aku mau nulis saja ah….asal nulis…walau tanpa arah tujuan tapi kuharap nanti pada akhirnya tulisan ini akan ‘berbuah’…aku g peduli krn sesuatu yang besar pun kadang dimulai dari sesuatu yang kecil…kayak alam semesta ini…
——————————————————————————————————————————–
      Tau ttg Big Bang Theory kan? Dulunya (kata orang n buku sich) alam ini ‘hanyalah’ satu titik yang teramat sangat kecil tapi mempunyai kerapatan sangat tinggi lalu….bang meledaklah ia dan terbentuk lah alam semesta…itu hanya gambaran kecil saja.
——————————————————————————————————————————–
      So….kembali ke topik semula saja ya, tentang kesuntukanku ini.Aku mau nulis apa ya???? Oh ya, mendingan aku cerita saja ya…
      Aku cuma mau sedikit bercerita tentang obrolanku dan teman-temanku last night, after dinner. Waktu lagi asyik ngobrol, tiba2 satu temanku (panggil saja x) nyeletuk…’hei kalian sholatnya menghadap kemana (red: kiblat)?Aku langsung menunjukkan arah tenggara (menurut pemahamanku sich karena disini aku g tau secara pasti mana barat dan mana timur). Oh ya lupa, arah kiblat di Belanda adalah Tenggara….Lalu tiba2 temanku ngomong kalo aku salah, menurut dia aku salah dalam menentukan arah barat dan timur. Wow? Aku langsung terhenyak (dalam hati sich), jangan2 kiblat-ku memang salah arah… Tapi TIDAK, aku yakin aku tidak salahMenurutku arah kiblatku selama ini sudah benar…kenapa?

(lebih…)

Read Full Post »