<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>manusia biasa</title>
	<atom:link href="http://deking.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://deking.wordpress.com</link>
	<description>yang benar-benar biasa...</description>
	<lastBuildDate>Sat, 23 Feb 2008 01:07:48 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='deking.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/d125ce1af8769bad43b4cf6cfa5ce49b?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>manusia biasa</title>
		<link>http://deking.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Palindrom: Matematika dan Keadilan &#8230;</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2008/02/23/palindrom-matematika-dan-keadilan/</link>
		<comments>http://deking.wordpress.com/2008/02/23/palindrom-matematika-dan-keadilan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Feb 2008 00:44:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deking</dc:creator>
				<category><![CDATA[antara MATEMATIKA atau KEHIDUPAN...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/?p=457</guid>
		<description><![CDATA[ *****Pengantar yang tidak penting *****
Saya tidak akan memberikan penjelasan kenapa saya tidak pernah muncul lebih dari satu bulan ini. Bukan apa-apa sich, saya hanya merasa kalau hal ini tidak penting. Saya tidak mau GR dan berbaik sangka kalau rekan-rekan mengharapkan kehadiran saya (lagi) hehehehe
Ini hanyalah tulisan acak dan tanpa arah karena saya hanya mengumpulkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=457&subd=deking&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="center"><b> *****Pengantar yang tidak penting *****</b></p>
<p align="justify"><i>Saya tidak akan memberikan penjelasan kenapa saya tidak pernah muncul lebih dari satu bulan ini. Bukan apa-apa sich, saya hanya merasa kalau hal ini tidak penting. Saya tidak mau GR dan berbaik sangka kalau rekan-rekan mengharapkan kehadiran saya (lagi) hehehehe</i><br />
Ini hanyalah tulisan acak dan tanpa arah karena saya hanya mengumpulkan kepingan-kepingan yang bahkan tidak bisa disusun membentuk suatu puzzle yang indah. Saya hanya ingin sedikit menyampaikan (beberapa) keterkaitan antara matematika dan keadilan menurut saya (ingat, ini subyektif lho ya). Tetapi secara jujur keadilan yang saya maksud di sini bersifat sangat sempit karena saya mendefinisikan adil jika sama, padahal adil sebenarnya lebih bersifat proporsional kan? Tetapi tidak apa-apa, toch tulisan saya ini lebih menekankan pada berbagi informasi tentang matematika yang saya kemas dengan mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari.
</p>
<p align="center"><b>  *****Pengantar yang semoga penting *****</b></p>
<p align="justify">Masih ingat dengan Bapak Pembangunan Nasional kita? <i>Maaf, kalau saya dianggap membawa-bawa dan membicarakan orang yang sudah meninggal.  </i>Seperti kita ketahui kalau Soeharto, mantan presiden RI, telah meninggal pada (kira-kira) jam 01.10 (siang) tanggal 27 Januari 2008. Kata teman saya, <a href="http://almascatie.wordpress.com" target="_blank">Almascatie</a>, sangat banyak blogger yang membahas tentang Soeharto begitu Soeharto meninggal dan bahkan ada blogger yang membahas waktu kematian Soeharto. Sebenarnya apa yang saya sebutkan di pengantar ini sudah pernah saya sampaikan pada Almascatie, tetapi saya sengaja tidak menuliskannya di blog pada saat booming berita tentang Soeharto. <i>*pura-puranya anti mainstream hehehe*</i><br />
Begini pendapat saya tentang waktu kematian Soeharto:<br />
Jam meninggalnya Soeharto saya anggap benar-benar pukul 13.10 yang akan saya tulis dengan 01.10 (PM). Keistimewaan dari 01.10 adalah bilangan jam tersebut akan tetap dibaca sama walaupun orientasi membaca kita diubah dari kiri ke kanan maupun dari kanan ke kiri. Bentuk seperti ini (memiliki hasil yang sama walaupun arah membaca diubah) disebut palindrom, dan tentang palindrom kata sudah pernah ditulis oleh Bapak Yari NK <a href="http://spektrumku.wordpress.com/2007/07/28/palindrom/" target="_blank">di sini</a>. Palindrom bagi saya merupakan suatu perwujudan dari kesimetrisan karena jika kita &#8220;melipat&#8221; bentuk palindrom maka kita bisa menangkupkan dua unsur yang sama dari kedua belah pihak (sisi kanan dan kiri). Contoh 12344321, setelah kita tangkupkan maka 1 di bagian kiri akan bertemu dengan 1 di bagian kanan &#8230; dan begitu juga seterusnya. Jika banyak unsur dari palindrom itu ganjil, maka kita anggap unsur yang di tengah sebagai sumbu lipat. Dan kesimetrisan itu sendiri bagi saya melambangkan keadilan (secara sempit).</p>
<p align="justify">Nach &#8230; jadi 01.10 yang merupakan bentuk palindrom tersebut bagi saya melambangkan suatu keadilan. Lihatlah &#8230; ternyata waktu meninggalnya Soeharto melambangkan suatu keadilan, yang artinya (menurut saya) Soeharto tetap harus diadili atas segala apa yang telah beliau lakukan.  Tentu saja  beliau telah berjasa besar pada bangsa ini, tetapi bukan berarti kesalahan beliau lantas dilupakan kan?<br />
Lho, kok jadi membahas Soeharto? Wah maaf ternyata saya jadi <i>ngelantur</i> begini, padahal maksud tulisan saya ini sebenarnya kan ingin berbagi informasi tentang palindrom bilangan hehehe &#8230;
</p>
<p align="justify"><!--Maaf tulisan ini agak lumayan panjang--></p>
<p align="center"><b>*****Palindrom bilangan  *****</b></p>
<div align="justify"> Palindrom bilangan di sini tidak hanya sebatas menuliskan bilangan sehingga membentuk suatu palindrom, tetapi bagaimana melakukan operasi bilangan-bilangan sehingga membentuk bilangan palindrom. Bilangan yang paling mudah untuk digunakan membentuk palindrom adalah pasangan bilangan yang semua angkanya adalah 1.</div>
<p>Contoh:</p>
<ul>
<li>11 x 11 = 121</li>
<li>111 x 111 = 12321</li>
<li>111111 x 111111 = 12345654321</li>
</ul>
<p align="justify">Lalu kenapa 1111111111111 x 1111111111111 tidak bisa menghasilkan bilangan palindrom, tetapi justru menghasilkan 1234567901234320987654321?</p>
<div align="justify"></div>
<p align="justify">Ternyata tidak semua pasangan bilangan yang tersusun dari angka 1 bisa menghasilkan bilangan palindrom. Syarat dari pasangan bilangan dengan semua angka 1 bisa membentuk bilangan palindrom adalah jika banyaknya digit angka  dari bilangan tersebut kurang dari 11. Kenapa?</p>
<div align="justify"></div>
<p align="justify">Pasangan bilangan yang tersusun dari angka 1 (dan banyak angka kurang dari 11) bisa membentuk bilangan palindrom karena jika kita melakukan algoritma perkalian secara bersusun maka semua penjumlahan bilangan-bilangannya tidak akan melewati 10 sehingga hal tersebut tidak akan merubah pola yang ada (pengecualian untuk pasangan 1111111111). Sedangkan untuk pasangan bilangan yang memiliki banyak angka lebih dari 10 maka pada beberapa bagian tertentu terdapat penjumlahan digit yang hasilnya melebihi 10 sehingga hal tersebut akan merusak pola yang ada.  Untuk lebih jelasnya silakan dilihat gambar berikut berikut:</p>
<p align="justify"> <a href="http://deking.files.wordpress.com/2008/02/palindrom-01.jpg" title="palindrom-01.jpg"></a></p>
<div style="text-align:center;"><a href="http://deking.files.wordpress.com/2008/02/palindrom-01.jpg" title="palindrom-01.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2008/02/palindrom-01.jpg" alt="palindrom-01.jpg" /></a></div>
<p align="justify"> <a href="http://deking.files.wordpress.com/2008/02/palindrom2.jpg" title="palindrom2.jpg"></a></p>
<div style="text-align:center;"><a href="http://deking.files.wordpress.com/2008/02/palindrom2.jpg" title="palindrom2.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2008/02/palindrom2.jpg" alt="palindrom2.jpg" /></a></div>
<p>Semoga gambar di atas bisa memperjelas kenapa hanya ada 10 pasangan bilangan  yang tersusun dari angka 1 yang bisa menghasilkan bilangan palindrom.</p>
<p>Tidak hanya pasangan bilangan kembar saja yang bisa menghasilkan bilangan  palindrom. Berikut adalah contoh bilangan palindrom yang terbentuk dari operasi bilangan yang tidak kembar:</p>
<ul>
<li>1 x 11 x 111 x 1111 = 1356531</li>
<li>5 x 7 x 11 x 13 = 5005</li>
<li><img src='http://s2.wordpress.com/latex.php?latex=11%5E%7B2%7D+%2B+12%5E%7B2%7D+%2B+13%5E%7B2%7D+%2B+14%5E%7B2%7D+%2B+15%5E%7B2%7D+%2B+16%5E%7B2%7D+%3D+1111&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='11^{2} + 12^{2} + 13^{2} + 14^{2} + 15^{2} + 16^{2} = 1111' title='11^{2} + 12^{2} + 13^{2} + 14^{2} + 15^{2} + 16^{2} = 1111' class='latex' /></li>
</ul>
<p align="justify">Sepertinya tulisan ini sudah lumayan panjang tetapi sebagai penutup tulisan ini saya ingin menceritakan pendapat saya tentang tanggal meninggalnya Soeharto (tadi jam meninggal kan sudah saya jadikan pembuka). Soeharto meninggal pada tanggal 27 Januari 2008 yang bisa kita tuliskan dengan 27012008. Mari kita bagi 27012008 menjadi dua bagian yang sama banyak angka yang sama, yaitu 4 &#8211; 4 sehingga kita memperoleh 2701 vs 2008. Selanjutnya mari kita jumlahkan angka-angka pada kedua belah pihak, 2+7+0+1=10 dan 2+0+0+8=10. Eh ternyata kedua bagian memberikan hasil penjumlahan angka yang sama, yaitu 10. Kiri adalah 10 dan kanan adalah 10 &#8230; hmmmm sepertinya hal ini juga bisa menggambarkan konsep keadilan.<br />
Jadi apakah hal tersebut menunjukkan kalau Soeharto harus diadili atas segala kesalahan yang sudah diperbuatnya atau justru sebaliknya,  hal tersebut menunjukkan kalau semua jasa Soeharto telah menyeimbangkan segala kesalahannya? Tetapi kalau saya sich lebih suka menganut hukum aksi-reaksi dimana di balik setiap perbuatan pasti ada konsekuensi yang harus ditanggung.<br />
<i>Eh maaf kalau tulisan ini terlalu panjang hehehe </i></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/deking.wordpress.com/457/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/deking.wordpress.com/457/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deking.wordpress.com/457/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deking.wordpress.com/457/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deking.wordpress.com/457/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deking.wordpress.com/457/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deking.wordpress.com/457/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deking.wordpress.com/457/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deking.wordpress.com/457/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deking.wordpress.com/457/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deking.wordpress.com/457/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deking.wordpress.com/457/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=457&subd=deking&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deking.wordpress.com/2008/02/23/palindrom-matematika-dan-keadilan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>103</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39600c6c9c29c6b97e73f587c17b4749?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deKing</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2008/02/palindrom-01.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">palindrom-01.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2008/02/palindrom2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">palindrom2.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dia dan Enam-Nya &#8230;</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2008/01/11/dia-dan-enam-nya/</link>
		<comments>http://deking.wordpress.com/2008/01/11/dia-dan-enam-nya/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Jan 2008 20:55:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deking</dc:creator>
				<category><![CDATA[antara MATEMATIKA atau KEHIDUPAN...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2008/01/11/dia-dan-enam-nya/</guid>
		<description><![CDATA[&#8230; إِنَّ رَبَّكُمُ اللّهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ
&#8220;Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam  enam masa &#8230; &#8221; (Surat Al A&#8217;raf ayat 54 dan Surat Yunus ayat 3). [Sumber]
*************************
 &#8220;And on the seventh day God ended his work which he had made; and he rested on [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=455&subd=deking&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><b><font color="blue">&#8230; </font></b><b><font color="blue">إِنَّ رَبَّكُمُ اللّهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ</font></b></p>
<p align="justify">&#8220;Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah men<font color="#ff00ff"><b>cipta</b></font>kan langit dan bumi dalam  <b><font color="#ff0000">enam</font></b> masa &#8230; &#8221; (<i>Surat Al A&#8217;raf ayat 54 dan Surat Yunus ayat 3</i>). [<a href="http://quran.islamdotnet.com/hasil.php?surat=010&amp;carisurat=Cari" target="_blank">Sumber</a>]</p>
<p align="center"><font color="#ff0000">*************************</font></p>
<p align="justify"> <span class="sup"></span><b><font color="#0000ff"><i>&#8220;And on the seventh day God ended his work which he had made; and he rested on the seventh day from all his work which he had made.&#8221; </i></font></b>[<a href="http://www.biblegateway.com/passage/?book_id=1&amp;chapter=2&amp;version=9" target="_blank">Sumber</a>]</p>
<div align="justify">&#8220;Dan pada hari ke<b><font color="#ff0000">tujuh</font></b> Tuhan <b><font color="#ff0000">menghentikan</font></b> proses pen<b><font color="#ff00ff">cipta</font></b>an yang dilakukan-Nya; dan Dia pun beristirahat pada hari ketujuh tersebut&#8221; (<i>Genesis 2: sebagai penerus detail penciptaan alam semesta yang termuat dalam Genesis 1</i>)</div>
<div align="justify"><i>[sedikit ada perubahan (pengurangan) dalam penerjemahan ... semoga tidak mengubah makna</i>]</div>
<div align="justify">
<p align="center"><font color="#ff0000">*************************</font></p>
<p align="justify"><font color="#0000ff"><i><b>Setelah tercipta alam semesta Sanghyang                        Widhi Wasa kemudian menciptakan isinya.<br />
&#8230;<br />
Proses pen</b></i></font><b><font color="#ff00ff">cipta</font></b><i><b><font color="#0000ff">an                        manusia adalah sari-sari dari Panca Maha Bhuta dan Sad Rasa                        yaitu zat dengan </font><font color="#ff0000">enam</font> <font color="#0000ff">jenis rasa, manis, pahit, asin, asam,                        pedas, sepat. Unsur-unsur ini terpadu dengan unsur-unsur                        lain yaitu Cita. Budi. Ahangkara. Dasendria. Panca Tanmatra                        dan Panca Maha Bhuta.</font> </b></i><br />
<i>(maaf kurang tahu dari kitab suci bagian mana)  </i>[<a href="http://www.babadbali.com/canangsari/pa-penciptaan-alam.htm" target="_blank">Sumber</a>]
</p>
<p align="center"> <font color="#ff0000">*************************</font></p>
<p align="justify"> <span id="more-455"></span></p>
<p align="justify">Saya rasa rekan-rekan sudah paham kalau ketiga bagian di atas merupakan &#8220;perwakilan&#8221; dari tiga (empat?) agama yang berbeda, yaitu Islam, Kristen (dan Protestan?) dan Hindu (<i>maaf jika ada kesalahan penyebutan</i>). Kenapa saya mengutip ketiga hal menarik di atas? Dari dua kutipan awal dari Al Qur&#8217;an dan Bible, semuanya menyiratkan tentang proses penciptaan alam semesta. Sedangkan pada kutipan terakhir (dari agama Hindu), sedikit banyak memiliki persamaan dengan dua kutipan sebelumnya &#8230; yaitu tentang proses penciptaan. Tetapi pada kutipan terakhir secara spesifik membahas tentang proses penciptaan manusia (<i>yang tentu saja tidak bisa kita lepaskan dari proses penciptaan alam semesta &#8211; dan isinya</i>).<br />
Lalu apa yang menarik dari ketiga kutipan di atas? Dari ketiga kutipan di atas, saya tertarik pada dua kesamaan yang ada, yaitu:</p>
<ul>
<li>Menjelaskan (<i>walau secara tersirat</i>) tentang proses pen<font color="#ff00ff"><b>cipta</b></font>an alam semesta.</li>
<li>Memuat bilangan <font color="#ff0000"><b>ENAM</b></font>.</li>
<p>[<i>Khusus kutipan kedua mungkin kita tidak menemukan bilangan <font color="#ff0000"><b>ENAM</b></font> (secara tersurat), tetapi dari kalimat " Dan pada hari ke<font color="#ff0000">tujuh</font><font color="#ff0000"> </font>Tuhan </i><i><font color="#ff0000">menghentikan</font></i><i> proses penciptaan yang dilakukan-Nya" maka secara tersirat bisa kita temukan kalau alam semesta ini diciptakan selama <font color="#ff0000"><b>enam</b></font> hari</i>]</ul>
<p>Tetapi seperti sudah tersirat dalam judul tulisan saya ini, saat ini saya hanya akan menyoroti kesamaan yang kedua yaitu bilangan <font color="#ff0000"><b>ENAM</b></font>. Kenapa Tuhan menciptakan alam semesta (dan seisinya) dalam waktu <font color="#ff0000"><b>enam</b></font> hari (masa)? Lalu kenapa Tuhan menciptakan manusia dari <b><font color="#ff0000">enam</font></b> rasa? Hehehe &#8230; jujur saja kalau pertanyaannya seperti itu, saya benar-benar tidak bisa menjawab. Saya (mungkin kita) tidak akan pernah (benar-benar) tahu alasan dan tujuan segala hal yang &#8220;dilakukan&#8221; Tuhan.<br />
Lalu kenapa saya begitu menyoroti bilangan <b><font color="#ff0000">ENAM</font></b>?  Ternyata bilangan <b><font color="#ff0000">enam</font></b> itu merupakan bilangan yang (lumayan) istimewa karena bilangan <b><font color="#ff0000">enam</font></b> merupakan salah satu anggota himpunan <i><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Perfect_number" target="_blank">perfect number</a>s</i> alias bilangan-bilangan (yang ) sempurna. Apa yang dimaksud dengan <i>perfect number(s)</i>? Marilah kita awali perkenalan dengan <i>perfect number</i> ini dengan sedikit mengingat yang namanya faktor alias pembentuk. Bilangan <b><font color="#ff0000">enam</font></b> bisa dibentuk dari perkalian pasangan-pasangan bilangan berikut: 1 dan 6 serta 2 dan 3 (kita abaikan bilangan negatif). Jadi, faktor dari <b><font color="#ff0000">6</font></b> adalah {1,2,3,6}. OK sekarang mari kita lanjutkan untuk mengenal  <i>perfect number(s).</i></p>
<p><font color="#ff0000"><i>Perfect number(s) adalah bilangan yang jika semua faktor-faktornya (selain dirinya sendiri) dijumlahkan maka akan menghasilkan bilangan itu sendiri.</i> </font> <b></b></p>
<p><b>Contoh:</b></p>
<ul>
<li>6:</li>
<p>6 &#8211;&gt; Faktor: {1,2,3,6} sehingga faktor enam selain dirinya sendiri adalah {1,2,3} 1+2+3 = 6 &#8211;&gt; 6 adalah <i>perfect number</i></p>
<li>28:</li>
<p>28 &#8211;&gt; Faktor: {1,2,4,7,14,28} sehingga faktor 28 selain dirinya sendiri adalah {1,2,4,7,14} 1+2+4+7+14 = 28 &#8211;&gt; 28 adalah <i>perfect number</i></ul>
<p>Nah, sudah tahu keistimewaan <b><font color="#ff0000">enam</font></b> kan? Ya ternyata bilangan <b><font color="#ff0000">enam</font></b> bukanlah sembarang bilangan, bilangan <b><font color="#ff0000">enam</font></b> merupakan salah satu bilangan yang sempurna. Ya .. Sang Maha Sempurna telah menciptakan alam yang sempurna (<i>untuk ukuran makhluk</i>) dalam waktu yang sempurna (<i>untuk ukuran makhluk</i>) juga.</p>
<p>Dan &#8230; yakinlah bahwa di setiap firman Tuhan pasti terkandung berjuta ilmu &#8230; jika kita mau membuka pintu pikir kita sebagai penyeimbang pintu dzikir. Dan marilah kita isi kesempurnaan ciptaan Sang Maha Sempurna ini dengan sesempurna yang bisa kita lakukan sebagai seorang hamba.</p>
<p>Salam dari yang jauh dari kesempurnaan (<i>walau hanya sempurna untuk ukuran makhluk</i>) &lt;&#8211;&gt; makanya sering hiatus <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>deKing &#8211; manusia biasa yang benar-benar biasa &#8230;</p>
</div>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/deking.wordpress.com/455/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/deking.wordpress.com/455/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deking.wordpress.com/455/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deking.wordpress.com/455/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deking.wordpress.com/455/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deking.wordpress.com/455/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deking.wordpress.com/455/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deking.wordpress.com/455/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deking.wordpress.com/455/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deking.wordpress.com/455/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deking.wordpress.com/455/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deking.wordpress.com/455/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=455&subd=deking&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deking.wordpress.com/2008/01/11/dia-dan-enam-nya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>92</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39600c6c9c29c6b97e73f587c17b4749?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deKing</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Road to &#8220;Sangkan Paraning Dumadi&#8221;</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2008/01/07/road-to-sangkan-paraning-dumadi/</link>
		<comments>http://deking.wordpress.com/2008/01/07/road-to-sangkan-paraning-dumadi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Jan 2008 03:51:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deking</dc:creator>
				<category><![CDATA[antara MATEMATIKA atau KEHIDUPAN...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2008/01/07/road-to-sangkan-paraning-dumadi/</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Kenapa Tuhan menunjukkan masa lalu kepada kita melalui bintang-bintang-Nya di angkasa?&#8221;
Pertanyaan tsb bukanlah pertanyaan yang muncul dari dalam diri saya. Pertanyaan tsb adalah pertanyaan yang dilontarkan teman saya ketika kami berdua berjalan kaki menjelajahi pekat, senyap dan dinginnya malam hanya untuk menuntaskan ambisi menginjakkan kaki di puncak tertinggi (342 meter DPL) yang ada di negara [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=453&subd=deking&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div align="justify"><font color="#ff0000"><b>&#8220;Kenapa Tuhan menunjukkan masa lalu kepada kita melalui bintang-bintang-Nya di angkasa?&#8221;</b></font><span id="more-453"></span><br />
Pertanyaan tsb bukanlah pertanyaan yang muncul dari dalam diri saya. Pertanyaan tsb adalah pertanyaan yang dilontarkan teman saya ketika kami berdua berjalan kaki menjelajahi pekat, senyap dan dinginnya malam hanya untuk menuntaskan ambisi menginjakkan kaki di puncak tertinggi (342 meter DPL) yang ada di negara tempat saya tinggal saat ini dan juga <i>drielandenpunt</i> alias perbatasan tiga negara.<br />
Jujur saja saya &#8220;terpesona&#8221; dengan pertanyaan tsb karena selama ini sepertinya saya hanya terpaku pada pijar cahaya bintang di tengah pekatnya malam, tanpa pernah melintas dalam benak saya asal waktu cahaya bintang itu. Ya &#8230; cahaya bintang yang kita lihat pada suatu waktu bukanlah cahaya yang dipancarkan sang bintang pada saat kita memandangnya. Kalau dalam istilah penyiaran mungkin bisa kita katakan kalau cahaya bintang tsb hanyalah merupakan &#8220;siaran tunda&#8221;. Lalu seberapa lama selang waktu antara &#8220;penyiaran&#8221; dan &#8220;penerimaan&#8221; cahaya bintang tsb? <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Alpha_Centauri" target="_blank"><i>Alpha Centauri</i></a>, gugus bintang yang memiliki jarak 4,4 <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tahun_cahaya" target="_blank">tahun cahaya</a> dengan sistem tata surya kita merupakan gugus bintang yang paling dekat dengan bumi. Jadi cahaya yang dipancarkan oleh Alpha Centauri akan kita lihat dari bumi kita ini sekitar 4,4 tahun kemudian.</div>
<div align="center">**************</div>
<div align="justify"></div>
<div align="justify"><font color="#0000ff">Mari kembali ke pertanyaan teman saya,  </font><font color="#0000ff">&#8220;Kenapa Tuhan menunjukkan masa lalu kepada kita melalui bintang-bintang-Nya di angkasa?&#8221;</font></div>
<div align="justify"></div>
<div align="justify">Saat ini saya ingin menjawab pertanyaan tsb untuk diri saya sendiri dan apa yang akan saya tuliskan di sini semata-mata pendapat saya pribadi yang tentu saja sangat bersifat subyektif dan cacat logika <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </div>
<div align="justify">Dari, oleh dan untuk saya pribadi, saya anggap kalau penampakan bintang di langit (beserta segala keterlambatan pancaran cahayanya) merupakan &#8220;jalan menuju Tuhan&#8221;. Tentu saja langit yang begitu luas beserta segala bintang di dalamnya menunjukkan ke-Maha-an Tuhan sebagai Sang Pencipta, tetapi bukan sekadar ke-Maha Pencipta-an Tuhan yang saya maksud saat ini. Kalau &#8220;hanya&#8221; sekedar merenungi Tuhan sebagai Sang Maha Pencipta maka kita tidak usah repot-repot melihat bintang di langit, tetapi cukup dengan melihat jari tangan kita saja maka kita akan tahu betapa hebatnya Tuhan sebagai pencipta.</div>
<div align="justify"> Yang saya maksud dengan &#8220;jalan menuju Tuhan&#8221; disini merujuk pada dua posisi Tuhan, yaitu Tuhan sebagai asal, Sang Pencipta, dan sekaligus sebagai tujuan, Sang Pemilik. Jadi, penampakan bintang di langit akan bisa mengajak kita untuk melihat ke &#8220;belakang&#8221; menuju (titik) &#8220;awal&#8221; kita dan juga sekaligus melihat ke &#8220;depan&#8221; menuju &#8220;pintu tujuan&#8221; kita &#8230; dan itulah yang saya maksud dengan <font color="#0000ff"><i>&#8220;sangkan paraning dumadi&#8221;</i></font>. Apa itu <font color="#0000ff"><i>&#8220;sangkan paraning dumadi&#8221;</i></font>?</div>
<div align="justify"></div>
<div align="center"></div>
<div align="center"><font color="#0000ff"><b>**********</b></font></div>
<div align="center"><font color="#0000ff"><b><i>sangkan paraning dumadi</i></b></font></div>
<p align="justify">Maaf &#8230; penggunaan <font color="#0000ff"><i>&#8220;sangkan paraning dumadi&#8221; </i></font>tidak saya maksudkan untuk ke-suku-an. Mungkin  rekan-rekan dari (suku) Jawa sudah akrab dengan istilah tsb. <i><font color="#0000ff">&#8220;Sangkan paraning dumadi&#8221;</font></i> secara simpelnya adalah &#8220;(tempat) berasal dan kembalinya segala makhluk&#8221; alias &#8220;<i>the origin and the destination of all</i> <i>creatures</i>&#8220;. Ya&#8230;<i><font color="#0000ff">&#8220;sangkan paraning dumadi&#8221;</font></i>  merupakan rangkaian kata yang digunakan oleh sesepuh Jawa untuk merujuk pada sosok Tuhan sebagai pencipta (a.k.a asal) dan pemilik (a.k.a tujuan) segala makhluk-Nya. Maaf&#8230;dengan segala keterbatasan dan kelancangan saya, saya menganggap kalau <i><font color="#0000ff">&#8220;sangkan paraning dumadi&#8221;</font></i> tsb sebenarnya memiliki konsep dan makna yang sama dengan <i><font color="#0000ff">&#8220;innalillahi wa inna ilaihi roji&#8217;un&#8221;</font></i>  dalam agama Islam (maaf saya juga tidak bermaksud untuk ke-agama-an). <font color="#0000ff"><i>&#8220;Innalillahi wa inna ilaihi roji&#8217;un&#8221;</i></font> (juga) berarti sesungguhnya segala makhluk itu milik Alloh dan akan kembali kepada Alloh.</p>
<p align="center"><font color="#ff0000"><b>*****antara bintang dan <i>sangkan paraning dumadi</i>*****</b></font></p>
<p align="justify"><i><font color="#0000ff"></font></i>Lalu apakah hubungan antara bintang di angkasa dengan <i><font color="#0000ff">&#8220;sangkan paraning dumadi&#8221;</font></i>?<br />
Begini&#8230;<br />
Seperti di awal sudah saya sebutkan bahwa cahaya bintang yang kita lihat saat ini sebenarnya berasal dari masa lalu. <b>Masa lalu</b> &#8230; itu kuncinya<br />
Jika kita merunut <font color="#0000ff"><b>masa lalu</b></font> maka pada ujungnya kita akan menuju suatu hulu yang bernama <b><font color="#0000ff">awal</font></b> &#8230; suatu <b><font color="#0000ff">penciptaan</font></b>. Jadi dalam hal ini bintang merupakan simbol dari <font color="#0000ff"><i>&#8220;sangkan&#8221;</i></font> alias awal&#8230; (<b>maaf, bukan berarti saya menganggap Tuhan=bintang</b>).</p>
<div align="justify"></div>
</p>
<p align="justify">Lalu dimana posisi <font color="#0000ff"><i>&#8220;paran&#8221;</i></font>?<br />
Ah terkesan agak memaksakan mungkin, tetapi bagi rekan-rekan yang sudah membaca <a href="http://deking.wordpress.com/2007/08/29/menuju-horison/" target="_blank">tulisan saya yang ini</a> maka mungkin bisa memahami apa arti langit bagi saya. Bagi saya (seperti tersirat di <a href="http://deking.wordpress.com/2007/08/29/menuju-horison/" target="_blank">tulisan saya terseb</a>ut), langit menunjukkan suatu kondisi serba ideal yang ingin saya capai. Jadi bagi saya langit  merupakan <font color="#0000ff"><i>&#8220;paran&#8221;</i></font> &#8230; langit merupakan tujuan yang ingin saya capai.</p>
<div align="justify"></div>
</p>
<p align="justify">Sudah&#8230;itu saja <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /><br />
Pokoknya™ bagi saya bintang sebagai simbol <font color="#0000ff"><i>&#8220;sangkan&#8221; </i></font>yang berada di tengah luasnya langit sebagai suatu <i><font color="#0000ff">&#8220;paran&#8221; </font></i>merupakan perpaduan  yang menciptakan &#8220;jalan menuju Tuhan&#8221;.
</p>
<p align="center">************************</p>
<p align="justify"><i>Tulisan ini lahir dengan susah payah &#8230; melawan segala rasa malas dan lemas</i></p>
<p align="justify"><i>Tulisan ini lahir atas paksaan diri sendiri untuk kembali menulis</i></p>
<p align="justify">Jadi ya begini akibatnya &#8230; i<strike>si dan juga</strike> <i>ending</i> tulisan yang terasa menggantung, hambar dan samar &#8230;</p>
<p align="justify">Maaf  ya <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/deking.wordpress.com/453/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/deking.wordpress.com/453/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deking.wordpress.com/453/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deking.wordpress.com/453/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deking.wordpress.com/453/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deking.wordpress.com/453/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deking.wordpress.com/453/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deking.wordpress.com/453/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deking.wordpress.com/453/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deking.wordpress.com/453/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deking.wordpress.com/453/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deking.wordpress.com/453/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=453&subd=deking&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deking.wordpress.com/2008/01/07/road-to-sangkan-paraning-dumadi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>58</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39600c6c9c29c6b97e73f587c17b4749?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deKing</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ternyata Matematika pun &#8220;mengharamkan&#8221; judi &#8230;</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/12/18/ternyata-matematika-pun-mengharamkan-judi/</link>
		<comments>http://deking.wordpress.com/2007/12/18/ternyata-matematika-pun-mengharamkan-judi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Dec 2007 21:08:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deking</dc:creator>
				<category><![CDATA[antara MATEMATIKA atau KEHIDUPAN...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/12/18/ternyata-matematika-pun-mengharamkan-judi/</guid>
		<description><![CDATA[Mohon jangan dianggap serius tulisan saya ini. Apalagi bagi Anda yang mengharamkan kalau suatu bilangan itu memiliki makna &#8220;istimewa&#8221; (misal bilangan 13 yang melambangkan kesialan, bilangan 4 yang melambangkan kematian dll). Tulisan ini semata-mata saya tujukan untuk bermain-main dengan matematika saja. Dan &#8230; tulisan saya ini benar-benar tulisan ringan. Serius lho &#8230;    [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=452&subd=deking&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="justify"><em><font color="#0000ff">Mohon jangan dianggap serius tulisan saya ini. Apalagi bagi Anda yang mengharamkan kalau suatu bilangan itu memiliki makna &#8220;istimewa&#8221; (misal bilangan 13 yang melambangkan kesialan, bilangan 4 yang melambangkan kematian dll). Tulisan ini semata-mata saya tujukan untuk bermain-main dengan matematika saja. </font><font color="#ff0000"><strong>Dan &#8230; tulisan saya ini benar-benar tulisan ringan. Serius</strong> <strong>lho</strong> &#8230;</font>  </em> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p align="justify"> Saya masih ingat ketika saya masih tinggal di &#8220;kost&#8221; lama saya yang memiliki tradisi main poker (dengan taruhan sejumlah uang) tiap akhir pekan, yang kata teman saya permainan tsb ditujukan untuk menambah keakraban sesama penghuni &#8220;kost&#8221;.  Waktu itu saya benar-benar diselamatkan dari kebangkrutan (karena judi) oleh tuntunan dalam agama saya. Ya waktu itu <a href="http://deking.wordpress.com/2007/03/11/aku-bersyukur-judi-diharamkan/" target="_blank">saya benar-benar bersyukur judi diharamkan</a> dalam agama yang saya anut.<br />
Kali ini saya akan kembali membual tentang judi. Tetapi judi yang saya maksud dalam tulisan ini adalah (hanyalah?) judi dengan menggunakan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kartu_Remi" target="_blank">kartu remi</a>, seperangkat kartu yang memiliki empat macam bentuk (<img src='http://s1.wordpress.com/latex.php?latex=%5Cheartsuit+%2C+%5Cdiamondsuit+%2C+%5Cspadesuit+%2C+%5Cclubsuit+&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='\heartsuit , \diamondsuit , \spadesuit , \clubsuit ' title='\heartsuit , \diamondsuit , \spadesuit , \clubsuit ' class='latex' />). Seperti saya sebutkan di atas kalau tuntunan agama saya mengharamkan yang namanya judi. Tetapi, saya ternyata agak kaget ketika mengetahui dan menyadari kalau ternyata matematika juga ikut-ikutan mengharamkan judi. Lalu bagaimana matematika bisa mengharamkan judi tsb?
</p>
<p align="justify"><span id="more-452"></span></p>
<p align="justify">OK marilah kita telusuri bersama-sama satu perangkat kartu remi tsb dan sekadar catatan, dalam permainan ini <font color="#0000ff"><strong>saya abaikan adanya dua kartu joker.</strong></font></p>
<ul>
<li>
<p align="justify"> Secara normal (setahu saya), permainan remi hanya menggunakan <u><font color="#ff0000"><strong>1</strong></font></u> perangkat kartu saja.</p>
</li>
<li> Dalam satu perangkat kartu remi terdapat <strong><u><font color="#ff0000">2</font></u></strong> warna, yaitu hitam dan merah.</li>
<li> Untuk masing-masing warna tersebut terdapat <strong><u><font color="#ff0000">26</font></u></strong> kartu  (26  merah terdiri dari <img src='http://s2.wordpress.com/latex.php?latex=%5Cheartsuit+&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='\heartsuit ' title='\heartsuit ' class='latex' /> dan <img src='http://s3.wordpress.com/latex.php?latex=%5Cdiamondsuit+&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='\diamondsuit ' title='\diamondsuit ' class='latex' /> sedangkan 26 hitam terdiri dari <img src='http://s1.wordpress.com/latex.php?latex=%5Cspadesuit+&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='\spadesuit ' title='\spadesuit ' class='latex' /> dan <img src='http://s2.wordpress.com/latex.php?latex=%5Cclubsuit+&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='\clubsuit ' title='\clubsuit ' class='latex' />)</li>
<li> Masing-masing bentuk (<img src='http://s3.wordpress.com/latex.php?latex=%5Cheartsuit+%2C+%5Cdiamondsuit+%2C+%5Cspadesuit+%2C+%5Cclubsuit+&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='\heartsuit , \diamondsuit , \spadesuit , \clubsuit ' title='\heartsuit , \diamondsuit , \spadesuit , \clubsuit ' class='latex' />)terdiri dari <strong><u><font color="#ff0000">13</font></u></strong> kartu (2-10, <em><strike>de</strike>King, Queen, Jack dan As</em>)</li>
<li> Dalam satu perangkat kartu remi terdapat <strong><u><font color="#ff0000">12</font></u></strong> kartu bergambar wajah, yaitu masing-masing bentuk ada 3 wajah (<em><strike>de</strike>King, Queen, Jack</em>) sehingga total wajah ada 4&#215;3 alias 12.</li>
<li> Total kartu ada <u><strong><font color="#ff0000">52</font></strong></u>, yaitu 4&#215;13.</li>
</ul>
<p align="justify">Jadi dalam satu permainan remi kita memiliki 6 bilangan istimewa, yaitu <u><font color="#ff0000"><strong>1</strong></font></u>, <strong><u><font color="#ff0000">2</font></u></strong>, <u><strong><font color="#ff0000">26</font></strong></u>, <strong><u><font color="#ff0000">13</font></u></strong>, <strong><u><font color="#ff0000">12</font></u></strong> dan <strong><font color="#ff0000">52</font></strong>. Nach dengan modal keenam bilangan tsb, matematika akhirnya mampu &#8220;mengharamkan&#8221; permainan judi (remi). Mari kita lihat bagaimana cara matematika &#8220;mengharamkan&#8221; judi. Selanjutnya kita akan melakukan beberapa operasi aritmetika dengan melibatkan bilangan-bilangan  dan juga beberapa angka dari <u><font color="#ff0000"><strong>1</strong></font></u>, <strong><u><font color="#ff0000">2</font></u></strong>, <u><strong><font color="#ff0000">26</font></strong></u>, <strong><u><font color="#ff0000">13</font></u></strong>, <strong><u><font color="#ff0000">12</font></u></strong> dan <strong><font color="#ff0000">52</font></strong><font color="#000000">. </font></p>
<ul>
<li>1+2+26+13+(12&#215;52) = &#8230;?</li>
<li>{1226/(-1+3)}-1+2+52=&#8230;?</li>
<li> (1&#215;2x26&#215;13)-1-2-5-2=&#8230;?</li>
<li>-1+(226&#215;1x3)+1-(2&#215;5)-2=&#8230;?</li>
<li>(1&#215;2)+2+613-1+(25&#215;2)=&#8230;?</li>
<li>(1&#215;22)+613+1+ $latex2^{5}$ -2=&#8230;?</li>
</ul>
<p align="justify">Silakan dihitung, berapa hasil dari operasi-operasi di atas. Kalau sudah, silakan dilanjutkan membacanya tetapi kalau belum selesai menghitung juga tidak dilarang untuk melanjutkan membacanya kok <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> <br />
Semua operasi di atas <font color="#000000">memberikan hasil bilangan <strong><u><font color="#ff0000">666</font></u></strong>. Benar tidak? Kalau tidak, berarti kalkulator-nya ngantuk. Eh &#8230; lalu apa hubungannya bilangan <u><strong><font color="#ff0000">666</font></strong></u> tsb dengan &#8220;pengharaman&#8221; judi? Mungkin banyak di antara kita yang tahu kalau bilangan </font><font color="#000000"><u><strong><font color="#ff0000">666</font></strong></u></font><font color="#ff0000"> </font><font color="#000000">sering digunakan untuk <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Number_of_the_Beast" target="_blank">melambangkan setan</a> <strike>atau <font color="#ff0000"><strong><a href="http://qzink666.wordpress.com/tentang/" target="_blank">Qzink</a></strong></font>.</strike> Nach, itulah alasan kenapa saya katakan kalau matematika &#8220;mengharamkan&#8221; judi. Bukankah yang namanya haram itu akrab dan dekat dengan yang namanya setan </font><font color="#000000"><strike>atau <font color="#ff0000"><strong><a href="http://qzink666.wordpress.com/tentang/" target="_blank">Qzink</a></strong></font></strike></font><font color="#000000">?</font></p>
<p align="justify"> <em> Tuch kan, apa saya bilang tadi &#8230;<br />
Jangan anggap serius tulisan saya ini, apalagi sampai mempercayai kalau bilangan 666 melambangkan <a href="http://qzink666.wordpress.com/" target="_blank"><font color="#ff0000"><strike><strong>Qzink</strong></strike></font></a> setan. Sekali lagi, tulisan ini hanya sekedar memginformasikan kalau matematika bisa digunakan untuk bermain-main dan bersenang-senang. BTW lalu bagaimana dengan bentuk perjudian yang lain? Tidak peduli seperti apa bentuknya, <strong><font color="#ff0000">pokoknya™ yang namanya judi itu haram </font></strong><font color="#000000">(bagi umat muslim)!!!</font></em>
</p>
<p align="justify"><font color="#ff0000"><u><strong>PS:</strong></u></font></p>
<p align="justify">Bagi rekan-rekan yang ingin tahu bagaimana cara saya membuat lambang-lambang <img src='http://s1.wordpress.com/latex.php?latex=%5Cheartsuit+%2C+%5Cdiamondsuit+%2C+%5Cspadesuit+%2C+%5Cclubsuit+&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='\heartsuit , \diamondsuit , \spadesuit , \clubsuit ' title='\heartsuit , \diamondsuit , \spadesuit , \clubsuit ' class='latex' /> , saya persilakan untuk membaca tulisan saya tentang <a href="http://deking.wordpress.com/2007/07/23/menulis-karakter-asyik-dengan-latex/" target="_blank">LaTeX</a>.</p>
<p align="justify">Oh ya lupa &#8230; salam damai untuk <font color="#ff0000"><strong>Qzink</strong></font>. Sorry bro, namanya saya catut tanpa ijin <strike>dan saya kaitkan dengan setan</strike>. PEACE Bro <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/deking.wordpress.com/452/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/deking.wordpress.com/452/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deking.wordpress.com/452/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deking.wordpress.com/452/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deking.wordpress.com/452/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deking.wordpress.com/452/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deking.wordpress.com/452/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deking.wordpress.com/452/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deking.wordpress.com/452/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deking.wordpress.com/452/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deking.wordpress.com/452/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deking.wordpress.com/452/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=452&subd=deking&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deking.wordpress.com/2007/12/18/ternyata-matematika-pun-mengharamkan-judi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>117</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39600c6c9c29c6b97e73f587c17b4749?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deKing</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Transformasi &#8230;</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/12/14/transformasi/</link>
		<comments>http://deking.wordpress.com/2007/12/14/transformasi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Dec 2007 20:41:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deking</dc:creator>
				<category><![CDATA[antara MATEMATIKA atau KEHIDUPAN...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/12/14/transformasi/</guid>
		<description><![CDATA[Perubahan &#8230; mungkin itu adalah kata yang senantiasa melekat pada diri manusia karena manusia adalah sosok yang senantiasa berubah dan berkembang, entah dilandasi oleh keinginan ataupun kebutuhan. Hal itulah yang menyebabkan  piramida Maslow mengalami perubahan puncaknya dari self actualitation menjadi self transcendence. Terjadinya perubahan (kebutuhan) tersebut sebenarnya merupakan suatu akibat dari terpenuhinya kebutuhan-kebutuhan manusia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=447&subd=deking&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="justify">Perubahan &#8230; mungkin itu adalah kata yang senantiasa melekat pada diri manusia karena manusia adalah sosok yang senantiasa berubah dan berkembang, entah dilandasi oleh <a href="http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/" target="_blank">keinginan ataupun kebutuhan</a>. Hal itulah yang menyebabkan  <a href="http://fertobhades.wordpress.com/2007/12/11/aman-portal-dan-paranoid/" target="_blank">piramida Maslow mengalami perubahan</a> puncaknya dari <em>self actualitation</em> menjadi <em>self transcendence.</em> Terjadinya perubahan (kebutuhan) tersebut sebenarnya merupakan suatu akibat dari terpenuhinya kebutuhan-kebutuhan manusia pada suatu level.</p>
<p align="justify"><span id="more-447"></span></p>
<p align="justify"> Sebagai salah satu unsur yang ada dalam kehidupan, matematika juga memuat perubahan. Perubahan dalam matematika lebih sering dikenal dengan nama transformasi. Ada empat macam transformasi dasar dalam matematika, yaitu translasi (pergeseran), rotasi (perputaran), refleksi (pencerminan), dan dilatasi (perbesaran).</p>
<ol>
<li>
<p align="justify"><strong>Translasi (pergeseran)</strong></p>
</li>
<p align="justify">Secara gampangnya translasi merupakan suatu perubahan posisi yang diperoleh dengan cara menggeser.</p>
<li>
<p align="justify"><strong>Rotasi (perputaran)</strong></p>
</li>
<p align="justify">Perubahan posisi dalam rotasi diperoleh dengan cara memutar obyek  dengan  mengacu pada  pusat perputaran tertentu. Rotasi berbeda dengan translasi karena perubahan posisi pada translasi tidak mengacu pada suatu titik tertentu. Keistimewaan dari rotasi adalah jarak antara titik pusat dengan masing-masing bagian dari obyek yang diputar akan selalu tetap, seberapa jauh pun obyek itu diputar.</p>
<li>
<p align="justify"><strong>Refleksi (pencerminan)</strong></p>
</li>
<p align="justify">Refleksi merupakan perubahan yang dilakukan dengan mencerminkan suatu obyek terhadap suatu garis (untuk dua dimensi) atau bidang (untuk tiga dimensi). Refleksi biasanya tidak hanya perubahan posisi, tetapi juga diiringi dengan perubahan bentuk.</p>
<li><strong>Dilatasi (perbesaran)</strong></li>
<p align="justify">Seperti halnya refleksi yang tidak hanya terpaku pada perubahan posisi, dilatasi menghasilkan suatu perubahan ukuran selain perubahan posisi. Dilatasi diperoleh dengan mengalikan suatu obyek dengan faktor pengali tertentu (bisa memperbesar ataupun memperkecil).</p>
</ol>
<p align="justify">Untuk memperjelas penjelasan di atas, saya sertakan juga contoh-contoh gambar dari transformasi tersebut (<em>silakan diklik untuk memperjelas</em>).</p>
<p align="justify"> <a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/12/translasi.jpg" title="translasi.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/12/translasi.jpg?w=229&#038;h=154" alt="translasi.jpg" height="154" width="229" /></a><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/12/rotasi.jpg" title="rotasi.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/12/rotasi.jpg?w=218&#038;h=155" alt="rotasi.jpg" height="155" width="218" /></a></p>
<p align="justify">  <a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/12/refleksi.jpg" title="refleksi.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/12/refleksi.jpg?w=231&#038;h=169" alt="refleksi.jpg" height="169" width="231" /></a><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/12/dilatasi.jpg" title="dilatasi.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/12/dilatasi.jpg?w=221&#038;h=167" alt="dilatasi.jpg" height="167" width="221" /></a></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="center"><font color="#ff0000"><strong>******** Transformasi dalam kehidupan********</strong></font></p>
<p align="justify">Seperti biasa, saya ingin mengaitkan konsep matematika tersebut ke dalam kehidupan. <font color="#0000ff">Tetapi maaf, untuk saat ini saya hanya akan mengaitkan konsep transformasi ke dalam kehidupan saya sendiri</font> &#8230; saya tidak akan melakukan maupun merekomendasikan upaya generalisasi. Sekali lagi ini untuk kehidupan saya pribadi &#8230;</p>
<ol>
<li><strong> Translasi</strong></li>
<p>Untuk translasi ini saya tidak akan berpanjang lebar. Sederhana saja, saya ingin bergeser menuju kedewasaan. Saya merasa kalau sampai saat ini saya belumlah menjadi sosok manusia yang dewasa.</p>
<li><strong> Rotasi</strong></li>
<p align="justify">Rotasi di sini bukan tentang roda kehidupan yang konon kabarnya senantiasa berputar kadang di atas kadang di bawah.sama sekali bukan karena maaf saya pribadi kurang setuju dengan ungkapan tsb, menurut saya kehidupan itu lebih mirip dengan grafik &#8220;equation of time&#8221; (lampiran terakhir dari thesis saya hehehe) yang mirip dengan grafik fungsi sinus tetapi tidak simetris. Lalu apa yang saya maksud dengan rotasi?<br />
Salah satu poin penting dari rotasi adalah adanya jarak yang selalu tetap, yaitu jarak terhadap suatu poin tertentu.  Jadi dengan ber-rotasi saya ingin tetap menjadi manusia yang <strong>konsisten</strong> pada hal-hal <strong>tertentu</strong> (mungkin tentang prinsip atau lainnya).</p>
<li><strong> Refleksi</strong></li>
<p align="justify">Seperti saya sebutkan di atas bahwa refleksi tidak hanya menghasilkan perubahan posisi, tetapi juga sering diiringi dengan perubahan bentuk. Oleh karena itulah sekarang saya ingin mengalami perubahan rupa (saya sengaja menganalogikan secara kasar antara bentuk dan rupa). Saya merasa selama ini saya sangat jarang &#8220;bercermin&#8221;, saya tidak menyadari betapa usaha saya untuk mempercantik <strike>mempertampan</strike> diri saya gagal total dan malahan hanya berujung pada banyaknya coreng moreng di wajah saya. Kenapa usaha saya tsb gagal? Jawabannya sederhana, yaitu cermin. Selama ini saya jarang sekali memakai &#8220;cermin&#8221; ketika saya &#8220;bersolek&#8221;, saya tidak tahu bagian mana dari wajah saya yang perlu &#8220;diperbaiki&#8221;. Hal tsb mengakibatkan saya tetap membiarkan bagian buruk wajah saya dan malahan saya membuat buruk bagian baik wajah saya. Oleh karena itu saya sangat berharap di masa-masa mendatang saya lebih mampu dan mau untuk menggunakan cermin.</p>
<li><strong> Dilatasi</strong></li>
<p align="justify">Dilatasi selalu diiringi perubahan ukuran (entah memperbesar maupun memperkecil). Oleh karena itulah saya berharap saya juga bisa men-transformasi diri saya secara dilatatif. Saya ingin meningkatkan (anggap meningkatkan sama dengan memperbesar) segala kebaikan yang saya miliki (seandainya saya memiliki kebaikan). Di lain sisi saya juga ingin memperkecil alias mengurangi segala kekurangan yang tentu saja saya miliki.</p>
</ol>
<p align="justify"> Demikianlah harapan-harapan saya di masa mendatang, semoga saja hal tsb masih bisa dianggap memenuhi kriteria <a href="http://sawali.wordpress.com/2007/12/11/refleksi-narcis-menjelang-akhir-tahun/" target="_blank">PR resolusi</a> yang diberikan oleh guru saya, <a href="http://sawali.wordpress.com/" target="_blank">Pak Sawali</a>. Saya akui resolusi saya masih terlalu general alias sangat luas dan kurang spesifik. Tetapi, ijinkan saya untuk memiliki resolusi yg luas karena bagi saya hal tsb akan lebih fleksibel, walau saya akui ke-luas-an resolusi saya tsb akan berakibat pada upaya yang mungkin kurang terarah.<br />
Mengenai jumlah (<em>sebenarnya secara matematika bukan jumlah, melainkan cacah alias &#8220;banyaknya&#8221;</em> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' />  ) yang hanya empat itu bukan saya ikut-ikutan <a href="http://unclegoop.wordpress.com/2007/12/13/delapan/" target="_blank">Uncle Goop</a> apalagi bermaksud tidak menghormati Pak Sawali yang telah memberikan PR ini. BUKAN! Saya hanya menulis 4 resolusi bukan 8 karena menurut saya ada hubungan yang erat antara 4 (resolusi yg saya tulis), 8 (banyak resolusi yang &#8220;seharusnya&#8221;) dan 12 (bulan saya menulis resolusi). Hubungan tsb adalah 4= 12(mod <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_cool.gif' alt='8)' class='wp-smiley' /> atau bisa juga 4+8=12 hehehe&#8230;<br />
Ehm agak serius sedikit, alasan saya hanya menulis 4 butir adalah karena saya merasa tidak bisa mencantumkan secara detail dan banyak semua resolusi saya. Resolusi bagi saya sepertinya lebih berdasar pada keinginan saya <strong>semata</strong>, tanpa adanya kesadaran akan (kemungkinan) <strong>kebutuhan saya yang sesungguhnya</strong>. Ya tentu saja saya tidak akan pernah tahu apa yang benar-benar saya butuhkan. Sehingga tidak mungkin saya mengakomodir semua resolusi saya (yang berawal dari keinginan semata tsb) dalam bentuk rangkaian kata karena keinginan saya sangat banyak dan sulit untuk memilih 8 di antara mereka.</p>
<p align="justify">Lalu kenapa saya tidak menuliskan resolusi saya berkaitan dengan ibadah, persembahan untuk orang tua dll? Terlalu lama jika saya harus menunggu tahun depan untuk memenuhi hal tsb (maaf ini pendapat saya dan saya juga tidak bermaksud menyalahkan teman-teman yang menuliskan poin-poin tsb), tetapi sebenarnya poin-poin detail tsb (agama dan orang tua) bisa jg dimasukkan ke resolusi-resolusi general saya kan?<br />
Oh ya maaf saya juga tidak bisa meneruskan PR ini ke delapan saudara saya karena saya merasa kesulitan untuk memilih 8 dari sekian banyak saudara saya.<br />
Kepada Pak Sawali, saya sudah mengerjakan PR lho. Dapat nilai berapa Pak? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p align="justify"> <strong> Khusus kepada <a href="http://almascatie.wordpress.com" target="_blank">Almascatie</a>:</strong><br />
Maaf dulu saya menolak PR semacam ini dari Almascatie. Bukan apa-apa, tetapi secara jujur dulu saya benar-benar tidak ada ide tentang hal ini. Lha ide tulisan ini juga saya dapatkan ketika sedang tiduran sambil melamun, d<strike>an memang pada awalnya saya juga tidak berencana mengerjakan PR dari Pak Sawali.</strike> Karena Sebenarnya secara jujur saya tidak bisa dan tidak terbiasa untuk membuat tulisan-tulisan yang sedang trend, sama seperti <a href="http://unclegoop.wordpress.com/" target="_blank">Uncle Goop</a> yang cukup menikmati hal-hal aktual dari sumber-sumber lain. Selama ini saya lebih nyaman untuk membuat tulisan dengan gaya saya sendiri.</p>
<p align="justify"><strong>Tambahan:</strong><br />
<em>Ada beberapa teman yang &#8220;protes&#8221; karena saya tidak menanggapi komentar-komentar pada beberapa tulisan terdahulu. Saya benar-benar mohon maaf atas hal itu. Jujur saja saya masih agak lumayan sibuk, tetapi saya benar-benar akan berusaha kembali seperti dulu yaitu menanggapi komentar-komentar dari rekan-rekan. Insya Alloh postingan yang ini menjadi tonggak kembalinya tanggapan komentar dari saya &#8230; </em></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/deking.wordpress.com/447/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/deking.wordpress.com/447/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deking.wordpress.com/447/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deking.wordpress.com/447/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deking.wordpress.com/447/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deking.wordpress.com/447/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deking.wordpress.com/447/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deking.wordpress.com/447/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deking.wordpress.com/447/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deking.wordpress.com/447/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deking.wordpress.com/447/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deking.wordpress.com/447/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=447&subd=deking&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deking.wordpress.com/2007/12/14/transformasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>53</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39600c6c9c29c6b97e73f587c17b4749?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deKing</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/12/translasi.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">translasi.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/12/rotasi.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">rotasi.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/12/refleksi.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">refleksi.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/12/dilatasi.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">dilatasi.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kebijaksanaan Socrates (kisah dalam dua bahasa) &#8230;</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/12/11/kebijaksanaan-socrates-kisah-dalam-dua-bahasa/</link>
		<comments>http://deking.wordpress.com/2007/12/11/kebijaksanaan-socrates-kisah-dalam-dua-bahasa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Dec 2007 14:33:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deking</dc:creator>
				<category><![CDATA[antara MATEMATIKA atau KEHIDUPAN...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/12/11/kebijaksanaan-socrates-kisah-dalam-dua-bahasa/</guid>
		<description><![CDATA[Masih bukan matematika! Setelah kemarin sedikit menyinggung tentang Descartes maka sekarang saya ingin menuliskan sedikit kisah Socrates&#8230;
Tulisan saya kali ini hanyalah realisasi obsesi lama saya untuk memperkenalkan budaya daerah saya. Setelah dulu saya mengenalkan bagaimana wajah cantik tempat saya dilahirkan, yaitu disini dan disini, maka sekarang ijinkan saya untuk mengenalkan bahasa yang dulu saya pakai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=446&subd=deking&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="justify"><em>Masih bukan matematika! Setelah kemarin sedikit menyinggung tentang Descartes maka sekarang saya ingin menuliskan sedikit kisah Socrates&#8230;</em><br />
Tulisan saya kali ini hanyalah realisasi obsesi lama saya untuk memperkenalkan budaya daerah saya. Setelah dulu saya mengenalkan bagaimana wajah cantik tempat saya dilahirkan, yaitu <a href="http://deking.wordpress.com/2007/05/27/tamasya-ke-banjarnegara-part-1/" target="_blank">disini</a> dan <a href="http://deking.wordpress.com/2007/05/27/tamasya-ke-banjarnegara-part-2/" target="_blank">disini</a>, maka sekarang ijinkan saya untuk mengenalkan bahasa yang dulu saya pakai untuk komunikasi sehari-hari <strong>dengan teman sebaya saya</strong>. Kenapa saya pertebal &#8220;dengan teman sebaya&#8221;? Karena saya menggunakan &#8220;kasta&#8221; yang berbeda-beda dalam berkomunikasi, saya menggunakan bahasa Jawa <em>kromo</em> untuk berkomunikasi dengan orang-orang yang lebih tua dari saya sedangkan untuk teman sebaya saya menggunakan bahasa Jawa <em>ngoko</em>. Lalu kenapa kali ini saya memilih untuk menulis dengan bahasa Jawa <em>ngoko</em> yang tingkat kesopanan-nya kurang? Karena (menurut saya) perbedaan bahasa <em>ngapak</em> daerah saya dengan bahasa alus gaya <em>wetan</em> (Yogya-Solo dkk) terletak pada bahasa <em>ngoko</em>-nya. Pada tingkat <em>kromo</em> bisa dikatakan tidak ada perbedaan antara bahasa <em>ngapa</em>k dengan bahasa alus gaya <em>wetan</em>. Selain itu tulisan dengan bahasa Jawa <em>kromo</em> sudah sering ditayangkan oleh <a href="http://nudee.wordpress.com/" target="_blank">Pak Dee</a> sang pakar bahasa Jawa, contohnya di tulisan yang <a href="http://nudee.wordpress.com/2007/11/30/1461-dina-kepungkur/" target="_blank">ini</a>.<br />
Tetapi supaya tidak terkesan kosong dan hampa, tulisan versi Jawa saya kali ini akan <strong>berkisah tentang <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Socrates" target="_blank">Socrates</a> sang bijaksana</strong>. Jangan khawatir bagi rekan-rekan yang tidak memahami bahasa Jawa karena saya juga menyediakan versi bahasa Indonesia dari tulisan saya ini . <strong>Bagi yang kurang ber<a href="http://deking.wordpress.com/2007/12/08/hasrat/" target="_blank">hasrat</a> untuk mengetahui bahasa daerah saya maka saya persilakan untuk langsung membaca yang versi bahasa Indonesia</strong>
</p>
<p align="justify"><span id="more-446"></span></p>
<p align="center"><font color="#ff0000"><strong>****</strong></font><font color="#0000ff"><strong>Kisah Socrates versi bahasa Jawa ngapak Banjarnegara</strong></font><font color="#ff0000"><strong>****</strong></font></p>
<p align="justify">Nang jaman Yunani kuno, Socrates kuwi jan kondhang temenan merga kepinterané sing mantep. Cerita nang ngisor iki kuwi ngisahna salah sawijiné kebijaksanaané Socrates<br />
Ing salah sawijiné dina, ana wong (sing jané ora patia akrab karo Socrates) ketemu karo Mbah Socrates nang ndalan.<br />
Wong kuwe langsung ngomong karo Socrates, &#8220;Hei Kang Crates, nyong duwé kabar tentang kancané njenengan lho. Kira-kira njenengan wis ngerti durung tentang kabar kuwe ya? Tak ceritani ya Kang?&#8221;<br />
Socrates langsung semaur, &#8220;Mengko dhimin Kang. Sedurungé njenengan crita tentang kancaku, nyong pengin njenengan lulus tes cilik2an. Tes iki tak jenengi Tes Telu(ng) Saringan (hehehe maksa banget ya terjemahané)&#8221;<br />
&#8220;Halah apa kuwe kok ana tes telu(ng) saringan barangan?&#8221;, wong mau langsung njawali.<br />
&#8220;Kaya kiyé Kang, sedurunge njenengan cerita kayané luwih kepénak nék dhéwék nyanté sedhéla sekaliyan nyaring apa sing arep njenengan ceritakna mau. Merga kuwi, tes iki tak jenengi tes SARINGAN&#8221;</p>
<p align="justify"><u><strong><font color="#ff0000">Saringan pertama: KEBENERAN</font></strong></u><br />
&#8220;Apa njenengan yakin temenan nék apa sing arep njenengan ceritakna kuwi bener? Yakin gola gokin apa ora?&#8221;, Socrates takon karo wong mau.<br />
Wong mau langsung semaur, &#8220;Jané sich ora Kang. Nyong mung krunga krungu baén babagan iki&#8221;<br />
Socrates nyambung maning, &#8220;Nach njenengan jebulé ora yakin temenan cerita mau jané bener apa nglombo. OK lah, ora papa mungkin njenengan isih bisa lolos saringan kaping loro&#8221;</p>
<p align="justify"><u><font color="#0000ff"><strong>Saringan kaping loro: KABECIKAN</strong></font></u><br />
&#8220;Nyong tak takon maning. Jané sing arep njenengan ceritakna mau kuwé hal sing apik apa ala?&#8221;, Socrates tambah nggetem le takon.<br />
Wong mau tambah bingung tapi ya tetep semaur baé, &#8220;Jané ya ora Kang. Kabar sing nyong krungu mau jané hal kurang apik.&#8221;<br />
Socrates saya nggetem nggoné omong, &#8220;Wéladhalah! Njenengan arep cerita hal kurang apik tentang kancaku tapi njenengan dhéwék ora yakin tur mantep kabar kuwé temenan apa mung lomboan. OK-lah, ora papa. Sapa ngerti njenengan lolos saringan terakhir.&#8221;<br />
&#8220;Nyong isih duwé saringan terakhir kiyé Kang, ya sapa ngerti njenengan lolos. Nek lolos ya mengko nyong diceritani kabar mau. Tapi nék ora lolos ya ngapura baén, mendhingan njenengan ora usah cerita kabar mau.&#8221;</p>
<p align="justify"><strong><u><font color="#ff0000">Saringan kaping telu: MAMPANGAT (MANFAAT):</font></u></strong><br />
Socrates nyambung maning, &#8220;Iki saringan terakhir ya kang. Apa sing arep njenengan ceritakna mau ana manfaaté nggo nyong?&#8221;<br />
Wong mau gagéyan njawab, &#8220;Ora Kang. Babar pisan cerita iki ora mampangat kanggo Kang Crates&#8221;<br />
Akhiré Socrates ngunjal ambegan &#8230; pfyuhhhh&#8230;pfyuhhhh&#8230;<br />
&#8220;Kaya kiyé ya Kang, nyong njaluk ngapura sedurungé. Nuwun séwu, lha <font color="#ff0000"><strong>ngapa njenengan arep nyeritakna kabaré kancaku nék kabar mau kuwé ora genah bener orané, ora apik kabaré tur ora ana mampangaté?</strong></font>&#8220;<br />
Nach hal-hal sing katoné sepélé kaya kuwi mau sing nggawé Socrates dadi saya bijaksana.<br />
Nach sedulur kabéh, ora ana salahé ngecék dhisit kabar-kabar sing ora-ora sa&#8217;durungé dhéwék njukut kesimpulan. Lewih apik maning mantapna kebeneran kabar sak durungé dhéwék NGRUNGOKNA kabar mau.
</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="center"> <font color="#0000ff"><strong>****</strong></font><font color="#ff0000"><strong>Kisah Socrates versi bahasa <font color="#ff0000">nasional Bahasa Indonesia</font></strong></font><font color="#0000ff"><strong>****</strong></font></p>
<p align="justify">Socrates merupakan tokoh dari jaman Yunani kuno yang dikenal akan kebijaksanaannya. Kisah berikut merupakan salah satu cerita akan kebijaksanaan Socrates…<br />
Pada suatu hari, Socrates bertemu dengan seorang yang sebenarnya tidak begitu akrab dengannya. Tanpa <a href="http://unclegoop.wordpress.com/2007/12/10/angin/" target="_blank">angin</a> tanpa hujan tiba-tiba orang tersebut langsung mengajak ngobrol Socrates, …<br />
“Wahai Socrates, tahukah engkau tentang kabar si X temanmu? Biarkan aku ceritakan kepadamu tentang kabar itu”, orang tsb langsung mengawali percakapan dengan Socrates.<br />
Socrates dengan tenang langsung menanggapi obrolan orang tsb dengan pertanyaan balik, “Sebentar wahai saudaraku. Sebelum engkau memberitahuku kabar temanku, ijinkan aku untuk mengajukan pertanyaan kepadamu. Aku sebut hal ini dengan nama ujian tiga saringan, jika engkau bisa melewati ketiga saringan tsb maka aku bersedia mendengar ceritamu”<br />
“Ujian tiga saringan? Seperti apakah ujian tsb wahai Socrates?”, dengan penuh bingung orang tsb pun bertanya.<br />
Sambil tersenyum, Socrates pun melanjutkan pembicaraannya “Baiklah, mari kita mulai saja dengan pertanyaan pertama …”<br />
<u><strong><font color="#0000ff">UJI KEBENARAN:</font></strong></u><br />
“Pertanyaanku yang pertama adalah apakah engkau benar-benar yakin dan percaya dengan kebenaran berita yang ingin engkau sampaikan itu?”, Socrates pun mulai mengajukan pertanyaan pertamanya.<br />
Dengan cepat dan masih penuh bingung orang tsb menjawab, “Tidak wahai Socrates. Sama sekali aku tidak tahu kabar yang aku ketahui ini benar atau tidak karena aku hanya mendengarkannya dari mulut ke mulut”<br />
“Waduch … ternyata engkau sendiri tidak yakin akan kebenaran berita tsb. Lalu kenapa engkau ingin memberitahukan padaku suatu berita yang belum pasti? Tapi tidak apa wahai saudaraku, aku masih ada dua pertanyaan lagi yang mungkin bisa membuatku  mau mendengar berita tsb.”, dengan bijaksana Socrates meneruskan pembicaraannya.</p>
<p align="justify"> <u><strong><font color="#ff0000">UJI KEBAIKAN:</font></strong></u><br />
“Sekarang mari kita coba pertanyaan kedua wahai saudaraku. Apakah berita yang kamu bawa itu mengandung nilai-nilai kebaikan?”, Socrates melanjutkan pertanyaan yang selanjutnya.<br />
“Maaf Socrates, untuk kali ini aku hanya membawa kabar yang kurang baik tentang kawanmu.”, dengan wajah penuh penyesalan orang tsb memberikan jawabannya.<br />
“Mmmm… saudaraku, ternyata engkau ingin memberitahukan padaku tentang berita kurang baik akan kawanku yang engkau sendiri tidak yakin benar akan kebenaran berita tsb.  Tapi tidak apa-apa wahai saudaraku karena kadang sesuatu yang kurang baik dan tidak jelas pun masih memberikan manfaat untuk kita.”</p>
<p align="justify"> <u><strong><font color="#0000ff">UJI KEBERMANFAATAN:</font></strong></u><br />
“Nach, kebermanfaatan itulah yang menjadi pertanyaan terakhirku. Apakah berita yang engkau bawa memberikan manfaat untukku wahai saudaraku?”, Socrates pun mengajukan pertanyaan terakhirnya.<br />
Setelah sedikit berpikir, orang tsb pun memberikan jawaban “Mmmmmm … menurutku berita yang aku bawa ini tidak akan memberikan manfaat apapun untukmu wahai Socrates.”<br />
“Begini wahai saudaraku. Sebelumnya aku mohon maaf jika aku untuk saat ini tidak bersedia mendengarkan kabar yang engkau bawa. Untuk apa aku mendengarkan beritar kurang baik tentang temanku jika berita tsb tidak akan memberikan manfaat apapun untukku, apalagi kebenaran dari berita tsb juga tidak jelas.”, Socrates pun menutup pembicaraan dan langsung pergi …<br />
Semoga kisah singkat ini bisa memberikan manfaat bagi kita untuk lebih berhati-hati dan bijaksana dalam menerima dan memberikan reaksi akan suatu berita. <strong>Sudahkah kita mempertimbangkan dan mengkaji kebenaran, kebaikan dan kebermanfaatan dari suatu berita? </strong>Dengan menerapkan ketiga saringan tsb, mungkin kita <a href="http://sawali.wordpress.com/2007/12/09/tak-perlu-bersikap-reaktif/" target="_blank">tidak terlalu reaktif</a> dalam menyikapi suatu kabar. Termasuk dalam menyikapi suatu blog yang sepertinya lumayan memancing reaksi beraneka ragam.
</p>
<p align="center"><strong>**********************</strong></p>
<p align="justify">Tulisan ini tidak saya maksudkan untuk suku-isme. Sama sekali tidak!!!<br />
Saya hanya berusaha untuk memperkenalkan (dan semoga bisa melestarikan) salah satu budaya bangsa, ya hanya budaya bahasa inilah yang bisa saya kuasai dan pertahankan sampai detik ini.
</p>
<p align="justify">Oh ya, kisah Socrates ini saya dapatkan dari milis tetapi sedikit banyak sudah saya lakukan perubahan cerita tanpa merubah makna</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/deking.wordpress.com/446/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/deking.wordpress.com/446/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deking.wordpress.com/446/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deking.wordpress.com/446/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deking.wordpress.com/446/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deking.wordpress.com/446/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deking.wordpress.com/446/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deking.wordpress.com/446/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deking.wordpress.com/446/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deking.wordpress.com/446/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deking.wordpress.com/446/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deking.wordpress.com/446/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=446&subd=deking&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deking.wordpress.com/2007/12/11/kebijaksanaan-socrates-kisah-dalam-dua-bahasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>56</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39600c6c9c29c6b97e73f587c17b4749?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deKing</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hasrat &#8230;</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/12/08/hasrat/</link>
		<comments>http://deking.wordpress.com/2007/12/08/hasrat/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 Dec 2007 04:12:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deking</dc:creator>
				<category><![CDATA[antara MATEMATIKA atau KEHIDUPAN...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/12/08/hasrat/</guid>
		<description><![CDATA[Sepertinya ini saat yang tidak tepat bagi saya sendiri untuk ber-matematika, jadi mari kita mengobrol santai  
&#160;
Kali ini saya ingin sedikit berbicara tentang hasrat, tetapi saya akan mengawalinya dengan sedikit menyentuh passion. Sebenarnya saya bingung istilah yang tepat untuk passion (mungkin ada rekan-rekan yang tahu?), tetapi mbah Wiki di sini menyebutkan kalau sedikit-banyak passion [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=445&subd=deking&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;"><span style="font-style:italic;">Sepertinya ini saat yang tidak tepat </span><strike>bagi saya sendiri</strike><span style="font-style:italic;"> untuk ber-matematika, jadi mari kita mengobrol santai</span> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">Kali ini saya ingin sedikit berbicara tentang hasrat, tetapi saya akan mengawalinya dengan sedikit menyentuh <span style="font-style:italic;">passion</span>. Sebenarnya saya bingung istilah yang tepat untuk <span style="font-style:italic;">passion</span> (mungkin ada rekan-rekan yang tahu?), tetapi mbah Wiki <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Passions_of_the_Soul" target="_blank">di sini</a> menyebutkan kalau sedikit-banyak <span style="font-style:italic;">passion</span> bisa diekuivalenkan dengan emosi. Walaupun begitu, tetap ada perbedaan antara <span style="font-style:italic;">passion</span> dan emosi yaitu passion lebih berkesan pasif (dari sudut pandang subyek) karena penyebab <span style="font-style:italic;">passion</span> adalah pihak luar (eksternal) sedangkan emosi lebih bersifat aktif karena penyebab emosi ada di dalam diri subyek (internal). <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Descartes" target="_blank">Descartes,</a> di bukunya yang berjudul <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Passions_of_the_Soul" target="_blank"><strong><span style="font-style:italic;">Passions of the Sou</span>l</strong></a> (<em>Les passions de l&#8217;âme</em>), menyebutkan bahwa ada enam <span style="font-style:italic;">passion</span> dasar yang dimiliki manusia yaitu <strong><font color="#00ff00">kekaguman</font>, <font color="#ff99cc">cinta</font>, <font color="#ff0000">kebencian</font>, <font color="#0000ff">hasrat</font>, <font color="#00ccff">kebahagiaan</font> </strong>dan<strong> <font color="#000000">kesedihan</font></strong>. Tetapi untuk kali ini perkenankan saya untuk hanya memilih hasrat sebagai topik membual.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-445"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Apa itu hasrat? Secara sederhana hasrat adalah keinginan tetapi hasrat bukan hanya sekedar keinginan untuk meraih hal-hal &#8220;baik&#8221; yang belum kita miliki tetapi juga mencakup keinginan untuk mempertahankan segala &#8220;kebaikan&#8221; yang sudah kita miliki. Hasrat merupakan  motivator pertama bagi jiwa untuk melakukan suatu tindakan. Betapa pentingnya arti hasrat bagi tindakan membuat Descartes menyatakan bahwa <strong>hasrat juga  merupakan jembatan antara <span style="font-style:italic;">passion</span> yang lain dan tindakan nyata kita</strong>. Jadi hasrat sangat berpengaruh dalam perubahan kondisi potensial menjadi kondisi faktual. Segala potensi akan sia-sia tanpa adanya hasrat untuk mewujudkannya menjadi suatu aksi. Eh lalu bagaimana dengan peringatan rutin Bang Napi (tokoh di salah satu TV swasta), &#8220;<em>Waspadalah! Karena kejahatan tidak muncul hanya karena adanya niat, tetapi juga kesempatan</em>&#8220;? Bisakah kita samakan niat yang dimaksud Bang Napi tsb dengan hasrat? Seandainya iya maka itu berarti suatu aksi (dalam hal ini kejahatan) bisa muncul tanpa adanya hasrat (yaitu niat), melainkan cukup dengan kesempatan. Benarkah hal tsb? Menurut saya jawabannya adalah TIDAK!! Menurut saya niat berbeda dengan hasrat itu sendiri karena niat sudah merupakan perwujudan dari hasrat, ya &#8230; niat merupakan suatu bentuk reaksi dari aksi yang bernama hasrat atau dengan kata lain niat adalah turunan dari fungsi hasrat *<em>halah matematikanya tetap muncul</em>*. Pada awalnya kita sudah memiliki suatu hasrat yang terlebih dahulu kita &#8220;terjemahkan&#8221; menjadi aksi abstrak berupa niat sebelum pada akhirnya (mungkin) kita lakukan finalisasi dalam bentuk aksi yang konkrit alias perbuatan nyata. Lalu bagaimana dengan kejahatan karena kesempatan? Tidak jauh beda dengan &#8220;versi&#8221; niat &#8230; kesempatan yang melandasi suatu kejahatan bukan berarti tidak ada niat di dalamnya &#8230; apalagi hasrat. Di dalam kesempatan tsb ada hasrat dan juga niat, hanya saja hasrat dan niat tsb datangnya lebih terlambat dari kejahatan yang diawali dengan niat. <font color="#ff0000"><strong>Bagaimanapun juga hasrat akan menemani hidup kita &#8230; dia akan selalu mengiringi kita. Waspadalah&#8230;waspadalah!!!</strong></font></p>
<p style="text-align:justify;">Oh ya &#8230; di bagian akhir buku <em>Passions of the Soul</em>, Descartes menyatakan bahwa <font color="#0000ff"><strong>&#8220;<em>it is on the passions alone that all the good and evil of this life depends</em>&#8220;</strong></font>. Jadi passion sangat bertanggung jawab atas lahirnya tindakan yang dalam hal ini hanya merupakan suatu akibat. Jadi bagaimana kawan? Menjadi malaikat atau iblis hanya tergantung pada KEMAUAN dan KEMAMPUAN untuk mengendalikan hasrat (<strong>ingat bahwa hasrat-lah yang menjembatani adanya perwujudan passion dalam bentuk tindakan</strong>).</p>
<p align="center"><strong>*****************************************</strong></p>
<p style="text-align:justify;"> Tulisan ini saya persembahkan untuk seorang <a href="http://" title="orang aneh yang menyedihkan ... ">sahabat</a> saya yang jelek dan aneh, panggil saja dia <strong><font color="#0000ff">Bunga</font></strong> <strike><strong>Bangkai</strong></strike> (padahal dia laki-laki hahahaha <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' />  ). Sahabat saya tsb pernah berbagi kisah kehidupannya pada saya dan dari kisah beliau tsb saya juga semakin banyak belajar tentang nilai-nilai kehidupan. Beruntunglah dia yang mempunyai sahabat seperti saya yang akhirnya mau memenuhi <strike>rengekannya</strike> permintaannya akan sebuah tulisan khusus berkaitan dengan penderitaan yang sedang dialaminya. Berhubung sahabat saya tsb sedang banyak pikiran, maka saya pilih pendekatan non matematika untuk tulisan ini &#8230;<br />
Betapa beruntungnya rekan-rekan semua yang tidak kenal sahabat saya tsb *iri mode ON*, rugi sekali memiliki kawan seperti dia hehehehe<br />
Hehehehehe <em>peace</em> bro &#8230;<br />
Sekali lagi bro,  &#8220;<em>it is on <strike>the</strike> (your) passions alone that all the good and evil of <strike>this</strike> (your) life depends</em>&#8220;.<br />
<em> So just make your decision and be ready for all its consequences</em>&#8230; <em>No regret nor cry!!!!!!!! </em></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/deking.wordpress.com/445/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/deking.wordpress.com/445/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deking.wordpress.com/445/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deking.wordpress.com/445/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deking.wordpress.com/445/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deking.wordpress.com/445/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deking.wordpress.com/445/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deking.wordpress.com/445/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deking.wordpress.com/445/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deking.wordpress.com/445/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deking.wordpress.com/445/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deking.wordpress.com/445/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=445&subd=deking&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deking.wordpress.com/2007/12/08/hasrat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>73</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39600c6c9c29c6b97e73f587c17b4749?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deKing</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Implikasi-biimplikasi kehidupan &#8230;</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/12/05/implikasi-biimplikasi-kehidupan/</link>
		<comments>http://deking.wordpress.com/2007/12/05/implikasi-biimplikasi-kehidupan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Dec 2007 15:49:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deking</dc:creator>
				<category><![CDATA[antara MATEMATIKA atau KEHIDUPAN...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/12/05/implikasi-biimplikasi-kehidupan/</guid>
		<description><![CDATA[ Salam semuanya &#8230;
Perkenankanlah saya untuk kembali menulis lagi dan sekarang saya ingin kembali membual tentang matematika dan kehidupan, yang sepertinya tulisan saya saat ini bisa saja dikaitkan dengan tulisan saya yang ini.

Bagi rekan rekan yang pernah kenal dengan logika (apalagi rekan-rekan yang bergelut bidang komputer) tentu akrab dengan yang namanya implikasi (jika &#8211; maka) [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=440&subd=deking&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="justify"> Salam semuanya &#8230;<br />
Perkenankanlah saya untuk kembali menulis lagi dan sekarang saya ingin kembali membual tentang matematika dan kehidupan, yang sepertinya tulisan saya saat ini bisa saja dikaitkan dengan tulisan saya yang <a href="http://deking.wordpress.com/2007/11/16/matematika-yang-demokratis-pancasila-atau-demokrasi-pancasila-yang-matematis/" target="_blank">ini</a>.</p>
<p align="justify"><span id="more-440"></span><br />
Bagi rekan rekan yang pernah kenal dengan logika (apalagi rekan-rekan yang bergelut bidang komputer) tentu akrab dengan yang namanya implikasi (jika &#8211; maka) dan biimplikasi (jika dan hanya jika). Tetapi tidak ada salahnya jika saya (seperti biasa) mengajak rekan-rekan untuk mengingat kembali tentang implikasi dan biimplikasi.
</p>
<p align="center"><font color="#0000ff"><strong>******Implikasi dan biimplikasi******</strong></font></p>
<p align="justify"><em>[Bagian ini bisa dilewati bagi yang masih ingat tentang implikasi dan biimplikasi]</em></p>
<p align="justify"><font color="#ff0000"><strong>Implikasi </strong></font></p>
<p align="justify">Implikasi diwujudkan dengan pernyataan &#8220;jika-maka&#8221; atau juga &#8220;<em>if-then</em>&#8220;.<br />
Implikasi adalah suatu pernyataan logika yang <strong>hanya akan bernilai salah</strong> ketika sebab (atau antiseden) bernilai benar <strong>DAN</strong> akibat (atau konsekuen) bernilai salah (ingat ada kata &#8220;DAN&#8221; lho ya). Untuk lebih jelasnya kita lihat tabel kebenaran berikut:
</p>
<p align="center"> <a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/12/implikasi.jpg" title="implikasi.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/12/implikasi.jpg" alt="implikasi.jpg" /></a></p>
<p align="justify">Tetapi kita harus ingat kalau &#8220;jika A maka B&#8221; tidak sama dengan &#8220;jika B maka A&#8221; karena alur implikasi hanyalah berjalan satu arah saja.</p>
<p align="justify"><strong>Contoh:</strong></p>
<p align="justify"><font color="#0000ff"><em>&#8220;Jika lampu merah menyala maka kendaraan bermotor akan berhenti&#8221;</em></font><br />
Hal berikut tidak akan sama (secara umum) dengan pernyataan tersebut di atas:<br />
<font color="#0000ff"><em>&#8220;Jika kendaraan bermotor berhenti maka lampu merah menyala&#8221;</em></font><br />
Lha coba kalau kendaraan berhenti karena ban-nya kempes, apa lantas lampu merahnya menyala? Saya rasa tidak, jika hal tsb terjadi maka saya rasa hanya kebetulan belaka <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' />
</p>
<p align="justify"><font color="#ff0000"><strong>Biimplikasi</strong></font></p>
<p align="justify">Biimplikasi diwujudkan dengan istilah &#8220;jika dan hanya jika&#8221; atau &#8220;<em>iff</em>&#8221; alias &#8220;<em>if and only if</em>&#8220;. Secara gampangnya biimplikasi adalah sepasang implikasi dari arah yang berlawanan, jadi untuk biimplikasi nilai kebenaran tidak akan berubah walau kita mengubah arahnya. Biimplikasi akan bernilai benar selama kedua &#8220;pihak&#8221; memiliki nilai kebenaran yang sama (sama-sama benar atau sama-sama salah).<br />
Tabel kebenaran:
</p>
<p align="center"><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/12/biimplikasi.jpg" title="biimplikasi.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/12/biimplikasi.jpg" alt="biimplikasi.jpg" /></a></p>
<p align="justify"> Berbeda dengan implikasi yang hanya berjalan satu arah, biimplikasi memiliki alur perjalanan dua arah sehingga akan berlaku &#8220;A jika dan hanya jika B&#8221; bernilai sama dengan &#8220;B jika dan hanya jika A&#8221;.</p>
<p align="center"><font color="#0000ff"><strong>***** Implikasi-biimplikasi dalam kehidupan*****</strong></font></p>
<p align="justify">OK, sekarang saya akan mengaitkan konsep implikasi dan biimplikasi tersebut dalam konteks kehidupan (bernegara?). Seperti saya sebutkan di awal tulisan ini, mungkin tulisan saya kali ini bisa dikaitkan dengan tulisan saya tentang <a href="http://deking.wordpress.com/2007/11/16/matematika-yang-demokratis-pancasila-atau-demokrasi-pancasila-yang-matematis/" target="_blank">matematika dan berserikat,</a> tapi sebenarnya tulisan ini bersifat general kok.<br />
Seperti biasa hal terpenting dalam bualan saya selama ini adalah definisi karena saya mencoba menggabungkan dua domain yang berbeda (yaitu matematika dan kehidupan), jadi pendefinisian merupakan hal utama sebelum pembahasan lebih lanjut. Kali ini saya akan mendefinisikan makna nilai kebenaran dari implikasi (maupun biimplikasi).</p>
<p align="justify"><font color="#800080"><strong>Implikasi dalam kehidupan: </strong></font><br />
Untuk saat ini saya mendefinisikan <font color="#ff0000">&#8220;benar&#8221;</font> pada <strong>P</strong> (yaitu bagian sebab alias antiseden) sebagai <font color="#ff0000">&#8220;memberi perintah&#8221;</font>  dan <font color="#0000ff">&#8220;benar&#8221;</font> pada <strong>Q</strong> (yaitu akibat atau konsekuen) sebagai <font color="#0000ff">&#8220;menjalankan perintah&#8221;. </font><font color="#000000">Untuk nilai &#8220;salah&#8221; saya definisikan sebaliknya. Dan berikut tabel kebenaran dari implikasi versi baru (silakan kalau mau diklik supaya terlihat lebih jelas, gratis kok <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' />  ):</font>
</p>
<p align="justify"> <a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/12/new-table-1.jpg" title="new-table-1.jpg"></a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/12/new-table01.jpg" title="new-table01.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/12/new-table01.jpg" alt="new-table01.jpg" height="85" width="487" /></a></p>
<p align="justify">Dalam kehidupan (apalagi dalam berserikat) kita tentu tidak akan lepas dari suatu proses pemberian DAN penerimaan keputusan atau perintah atau pendapat atau lainnya (<em>tetapi dalam tabel baru saya sengaja memilih &#8220;perintah&#8221;</em> <em>yang secara sepihak bisa saya anggap mirip dengan &#8220;keinginan&#8221;</em>). Apa maksud tabel kebenaran tsb?<br />
Sebagai contoh mari kita lihat pada bagian data di baris kedua. Seperti bisa kita lihat pada tabel kebenaran kalau pada baris kedua implikasi bernilai salah karena bagian &#8220;sebab&#8221; bernilai &#8220;benar&#8221; DAN bagian &#8220;akibat&#8221; bernilai &#8220;salah&#8221;. Apa artinya jika kita kaitkan dalam kehidupan nyata?<br />
<strong> Artinya adalah kita akan divonis salah alias melanggar peraturan jika kita tidak melaksanakan perintah para &#8220;atasan&#8221; !!!</strong><br />
Selain itu, seperti sudah saya sebutkan di awal bahwa implikasi hanya &#8220;berjalan&#8221; satu arah dan begitu juga jika kita kaitkan dengan kehidupan nyata dimana &#8220;bawahan&#8221; tidak bisa memberi perintah (atau menuntut pemenuhan keinginannya) kepada &#8220;atasan&#8221;. Dan jika boleh saya mengaitkannya dengan kehidupan bernegara (kita), sepertinya sampai saat ini rakyat juga masih berada di pihak &#8220;bawahan&#8221; yang selalu diinjak-injak dan disuruh untuk memenuhi kebutuhan para &#8220;atasan&#8221; dan akan selalu berada pada posisi rugi jika tidak menuruti &#8220;perintah&#8221; para &#8220;atasan&#8221;. Lalu dimanakah letak nilai-nilai demokrasi yang konon kabarnya <strong>&#8220;pemerintahan itu dari, oleh dan UNTUK rakyat&#8221;</strong>?.</p>
<p align="justify"><font color="#800080"><strong>Biimplikasi dalam kehidupan:</strong></font><br />
Untuk biimplikasi saya rasa lebih sederhana dalam mengaitkannya ke konteks kehidupan keseharian kita. Seperti telah kita ketahui bersama kalau biimplikasi hanya akan bernilai benar jika kedua belah &#8220;pihak&#8221; memiliki nilai kebenaran yang sama, jadi biimplikasi dalam kehidupan akan tercapai ketika kedua belah pihak memiliki &#8220;kekuatan&#8221; yang sama. Dalam hal ini tidak masalah jika tetap ada pihak yang memimpin-mengatur dan pihak yang dipimpin-diatur, tetapi yang lebih penting adalah adanya kekuatan dan hak dari pihak yang diatur-dipimpin untuk memberikan penolakan atas keputusan pihak pemimpin-pengatur. Kalau dalam pelajaran PMP atau PPKn <strike>yang sepertinya selalu hanya sebatas teori saja tanpa ada pengamalan yang nyata</strike> hal ini disebut sebagai MUFAKAT, sama-sama setuju dan sama-sama untung maupun rugi.<br />
Oleh karena itu inilah saatnya kita merubah keadaan, sekarang mari kita wujudkan adanya biimplikasi dalam kehidupan  kita ini. Mari kita jadikan diri kita sebagai pihak yang memiliki <em>bargaining position</em> dan <em>bargaining power</em> yang kuat supaya kita tidak hanya menurut apa perintah &#8220;atasan&#8221; saja. Salah satu cara pertama dari upaya tsb adalah mari kita tingkatkan dan tunjukkan kualitas diri kita, dengan kualitas diri yang bagus tentu (harapannya) kita akan semakin dianggap dan diakui.<br />
<font color="#0000ff"><em>Belajar yang rajin ya nak. Ngeblog boleh tapi jangan lupa kerjakan tugas sekolah, kuliah, <a href="http://aryaperdhana.wordpress.com/" target="_blank">skr</a><a href="http://antobilang.wordpress.com/" target="_blank">ipsi</a>, <a href="http://asruldinazis.wordpress.com/" target="_blank">TA</a>, <a href="http://deking.wordpress.com/" target="_blank"><strike>thesis</strike></a></em>- *sambil lirik Arul, Arya, Anto <strike>dan</strike> <strike>diri sendiri</strike>*</font><br />
Memang sich, ada kenyataan pahit yang harus kita hadapi di negara kita ini karena di negara kita sepertinya kebijakan lebih berpihak pada &#8220;kulit&#8221; yang berupa status. Di negara kita ini sepertinya lembar-lembar ijazah masih jauh lebih berharga dari kecakapan pikiran dan tenaga, bahkan yang lebih parah negara kita juga lebih menghargai wajah-wajah asing (baca: expatriat) yang pada kenyataannya seringkali kemampuan mereka tidak lebih baik dari kemampuan putra bangsa. <a href="http://extremusmilitis.wordpress.com/2007/12/03/kamu-expatriat-aku-expert/" target="_blank">Lha koneksi hilang gara-gara wireless tidak dinyalakan kok malahan menyalahkan network</a> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /><br />
<strong>Tetapi sulit itu bukan berarti tidak mungkin kan?</strong> *<em>meminjam perkataan <a href="http://smellsliketeenspirit.wordpress.com/" target="_blank">Alex</a></em>*
</p>
<p align="justify"><em>Omong-omong</em> biimplikasi dalan konteks kenegaraan seperti apa ya? Sepertinya hal ini lebih mudah dicapai, jika wakil-wakil kita di DPR sana benar-benar mewakili aspirasi kita maka dijamin akan terwujudlah biimplikasi dalam kehidupan kenegaraan kita. Lalu bagaimana caranya? Jangan-jangan seperti yang dikatakan Slank &#8230; &#8220;100 tahun lagi mungkin&#8221; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p align="justify">*<em>scroll up</em>*<br />
Busyet &#8230; mentang-mentang lama tidak nulis, sekalinya datang langsung panjang begini.<br />
*cuek*</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/deking.wordpress.com/440/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/deking.wordpress.com/440/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deking.wordpress.com/440/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deking.wordpress.com/440/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deking.wordpress.com/440/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deking.wordpress.com/440/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deking.wordpress.com/440/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deking.wordpress.com/440/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deking.wordpress.com/440/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deking.wordpress.com/440/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deking.wordpress.com/440/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deking.wordpress.com/440/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=440&subd=deking&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deking.wordpress.com/2007/12/05/implikasi-biimplikasi-kehidupan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>58</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39600c6c9c29c6b97e73f587c17b4749?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deKing</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/12/implikasi.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">implikasi.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/12/biimplikasi.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">biimplikasi.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/12/new-table01.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">new-table01.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tulisan gado-gado: antara bubur, pohon pisang dan semangat [Tulisan santai ala deKing]</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/11/19/tulisan-gado-gado-antara-bubur-pohon-pisang-dan-semangat-tulisan-santai-ala-deking/</link>
		<comments>http://deking.wordpress.com/2007/11/19/tulisan-gado-gado-antara-bubur-pohon-pisang-dan-semangat-tulisan-santai-ala-deking/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Nov 2007 21:31:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deking</dc:creator>
				<category><![CDATA[curhat tidak mutu...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/11/19/tulisan-gado-gado-antara-bubur-pohon-pisang-dan-semangat-tulisan-santai-ala-deking/</guid>
		<description><![CDATA[Bukan maksud saya untuk menyalahi pakem blog saya, lha saya memang tidak mempunyai pakem tertentu untuk blog saya ini kok 
Walaupun saya selama ini sering memakai matematika, itu sebenarnya hanyalah salah satu cara saya untuk menyampaikan apa yang ingin saya sampaikan (*halah*). Untuk kali ini saya akan menulis tanpa pendekatan matematika. Anggap saja tulisan ini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=439&subd=deking&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="justify">Bukan maksud saya untuk menyalahi pakem blog saya, lha saya memang tidak mempunyai pakem tertentu untuk blog saya ini kok <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /><br />
Walaupun saya selama ini sering memakai matematika, itu sebenarnya hanyalah <strong>salah satu</strong> cara saya untuk menyampaikan apa yang ingin saya sampaikan (*halah*). Untuk kali ini saya akan menulis tanpa pendekatan matematika. Anggap saja tulisan ini sebagai selingan sebelum tulisan matematika saya yang sudah nongkrong di draft keluar dari persembunyiannya <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_twisted.gif' alt=':twisted:' class='wp-smiley' /><br />
Tulisan ini merupakan tulisan gado-gado yang memang saya tulis secara agak acak-acakan. Tetapi semoga penyajian yang kurang indah ini tetap menyisakan cita rasa (baca: pesan) yang masih bisa dinikmati.
</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="center"><font color="#ff0000"><strong>********** Sepenggal kisah bubur**********</strong></font></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<blockquote>
<p align="justify"><em>[?] Masak berapa takar hari ini mak?</em></p>
<p align="justify"><em>[+] Sedikit dikurangi dari takaran kemarin?</em></p>
<p align="justify"><em>[?] Kenapa mak?</em></p>
<p align="justify"><em>[+] Karena kemarin tidak ada yang membeli bubur kita nak.</em></p>
<p align="justify"><em>[-] oooo …..</em></p>
<p align="justify"><strong><em>Keesokan harinya …</em></strong></p>
<p align="justify"><em>[?] Apakah hari ini kita masak bubur dengan porsi yang lebih sedikit lagi mak?</em></p>
<p align="justify"><em>[+] Iya anakku. Kenapa kamu bertanya begitu?</em></p>
<p align="justify"><em>[?] Karena kemarin tetap masih belum ada pembeli juga mak. Benar kan mak?</em></p>
<p align="justify"><em>[+] Engkau benar anakku. Mari bantu emakmu ini …</em></p>
<p align="justify"><strong><em>Keesokan harinya … lagi …</em></strong></p>
<p align="justify"><em>[?] Kenapa masih masak bubur mak? Bukankah kemarin juga masih belum ada yang membeli bubur kita?</em></p>
<p align="justify"><em>[+] Itu kan kemarin nak. Kita belum tahu rejeki yang diberikan Alloh hari ini. Semoga saja hari ini kita dapat pembeli bubur …</em></p>
<p align="justify"><em>[?] Tapi mak …</em></p>
<p align="justify"><strong><em>Sore harinya …</em></strong></p>
<p align="justify"><em>[+] Benar apa yang emak bilang tadi kan nak? Kita tidak akan pernah tahu rejeki yang akan Alloh berikan pada kita.</em></p>
<p align="justify"><em>[?] iya mak … *tanpa berkata2 langsung memeluk emak*</em></p>
</blockquote>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Kenapa saya menuliskan dialog tsb? Silakan saja dinikmati dialog tsb, semoga ada pesan yang bisa diambil. Disimpan dulu ya pesannya &#8230;</p>
<p align="justify"><span id="more-439"></span></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="center"><strong><font color="#ff0000">*******Semangat pohon pisang*******</font></strong></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Ada yang tidak tahu buah pisang? Semoga saja tahu semua &#8230;<br />
Ada yang tahu pohon pisang? Mungkin ada yang tidak tahu seperti apa dan bagaimana sesungguhnya pohon pisang itu &#8230;
</p>
<p align="justify">Saya merupakan salah satu orang yang lumayan tertarik dengan yang namanya pohon pisang. Kenapa? Pertama tentu saja karena asas kebermanfaatannya. Sama seperti halnya pohon kelapa, hampir semua bagian &#8220;tubuh&#8221; pohon pisang bisa dimanfaatkan. Tapi ada hal lain yang membuat pohon pisang bagi saya memiliki posisi yang lebih tinggi daripada pohon kelapa. Bagi yang benar-benar kenal dengan pohon pisang maka akan tahu kalau pohon pisang itu lumayan susah dimatikan (beda dengan pohon kelapa). Jika kita menebas batang pohon pisang maka dia akan tetap hidup dan selalu tumbuh. Bahkan ketika kita  batang pohonnya kita hancurkan sekali pun, pohon pisang tetap akan bangkit dan tumbuh lagi. Pohon pisang akan tetap tumbuh lagi selama &#8220;umbi&#8221;-nya tidak hancur. Yupzx &#8230; pohon pisang memiliki semangat juang yang sangat tinggi. Jangan anggap remeh tubuh pohon pisang yang lunak (tidak sekeras pohon kelapa). Lihatlah yang ada di dalam tubuh lemah tsb!!! Ada selaksa semangat terkandung dalam tubuh lemah itu.</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify"> Maaf tidak ada bagian penutup dari tulisan ini karena tulisan ini memang tidak berpenutup &#8230;</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify"><strong>PS:</strong></p>
<ol>
<li>Bagian dialog tentang kisah bubur di awal tulisan ini saya cuplik dari komentar saya sendiri di blog <a href="http://unclegoop.wordpress.com/2007/11/15/diantara-kepalan-cotto-dan-butiran-bakso/#comment-269" target="_blank">Paman Goop</a>. Dan apa yang ada dalam dialog tsb benar-benar kisah nyata yang dialami langsung oleh seorang deking a.k.a manusia biasa. Ya&#8230;deKing merupakan anak dari seorang ibu yang tinggal di desa dan pernah menjual bubur (di bawah pohon di halaman rumah) selama tiga hari tanpa pembeli.</li>
<li>Silakan dicari sendiri keterkaitan antara kisah bubur dan pohon pisang tsb.</li>
</ol>
<p align="justify"><font color="#0000ff"><strong>[Dedicated to my emak, as a (belated) birthday present. It should have been written on 15 November]</strong></font></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/deking.wordpress.com/439/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/deking.wordpress.com/439/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deking.wordpress.com/439/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deking.wordpress.com/439/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deking.wordpress.com/439/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deking.wordpress.com/439/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deking.wordpress.com/439/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deking.wordpress.com/439/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deking.wordpress.com/439/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deking.wordpress.com/439/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deking.wordpress.com/439/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deking.wordpress.com/439/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=439&subd=deking&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deking.wordpress.com/2007/11/19/tulisan-gado-gado-antara-bubur-pohon-pisang-dan-semangat-tulisan-santai-ala-deking/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>89</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39600c6c9c29c6b97e73f587c17b4749?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deKing</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Matematika yang demokratis (Pancasila) atau demokrasi (Pancasila) yang matematis?</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/11/16/matematika-yang-demokratis-pancasila-atau-demokrasi-pancasila-yang-matematis/</link>
		<comments>http://deking.wordpress.com/2007/11/16/matematika-yang-demokratis-pancasila-atau-demokrasi-pancasila-yang-matematis/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Nov 2007 23:22:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deking</dc:creator>
				<category><![CDATA[antara MATEMATIKA atau KEHIDUPAN...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/11/16/matematika-yang-demokratis-pancasila-atau-demokrasi-pancasila-yang-matematis/</guid>
		<description><![CDATA[Ya &#8230;saya manusia biasa yang benar-benar biasa ini (mulai) kembali lagi. Tetapi seperti biasa, tulisan ini hanyalah sekedar kebiasaan yang biasa dan memang biasa-biasa saja adanya. Jadi saya harap rekan-rekan untuk bisa membiasakan diri dengan bahasa-bahasa dan pesan-pesan saya yang selalu biasa-biasa saja ini &#8230;   
 ****************************************

Kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=438&subd=deking&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="justify"><em>Ya &#8230;saya <strong>manusia biasa</strong> yang benar-benar <strong>biasa</strong> ini (mulai) kembali lagi. Tetapi seperti <strong>biasa</strong>, tulisan ini hanyalah sekedar ke<strong>biasa</strong>an yang <strong>biasa</strong> dan memang <strong>biasa-biasa </strong>saja adanya. Jadi saya harap rekan-rekan untuk bisa mem<strong>biasa</strong>kan diri dengan bahasa-bahasa dan pesan-pesan saya yang selalu biasa-biasa saja ini &#8230; </em> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p align="center"> ****************************************</p>
<blockquote>
<p align="justify"><font color="#ff0000"><strong>Kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan</strong> <strong>sebagainya ditetapkan dengan undang-undang.</strong></font></p>
</blockquote>
<p align="justify">Hayo&#8230;jangan-jangan sudah banyak yang lupa dengan kalimat di atas? Ayo ngaku! Yupzx&#8230;kalimat di atas merupakan bunyi pasal 28 UUD 1945 yang saya kopi pais secara utuh dari <a href="http://www.perdaonline.org/" target="_blank">sini</a>. Lho, memang ada hubungannya antara pasal 28 UUD 1945 tsb dengan matematika? Hohoho&#8230;tentu saja ada, walau <font color="#ff0000"><strong>dipaksakan dengan amat sangat</strong></font> (seperti <strong>biasa</strong>nya) <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p align="justify"><span id="more-438"></span></p>
<p align="justify">Begini&#8230;langsung saja ya&#8230; Apa yang saya maksudkan dengan matematika dan demokrasi adalah berkaitan dengan konsep modulo dalam matematika. Maaf, mungkin sebaiknya saya awali dengan mengingatkan kembali apa yang dimaksud dengan modulo. Saya lebih akan memakai contoh untuk mengingatkan apa yang dimaksud dengan modulo. Dan saya harap pemakaian contoh tsb akan mempermudah kita untuk mengingat kembali apa itu modulo.</p>
<p align="center"> <font color="#0000ff"><strong>***Mari kita mengingat lagi sahabat lama yang bernama modulo***</strong></font></p>
<p align="justify">Modulo sangat berkaitan dengan konsep pembagian karena secara gampangnya modulo bisa kita katakan sebagai <strong>&#8220;sisa pembagian&#8221;</strong>. Jadi semua bilangan dalam suatu modulo akan merupakan bilangan bulat. <strong> Contoh:</strong> Kita akan memakai modulo 5 sehingga bilangan-bilangan yang diijinkan untuk &#8220;masuk&#8221; di modulo 5 adalah {0,1,2,3,4}. Kenapa 5 sendiri dilarang &#8220;masuk&#8221; anggota kumpulan bilangan tsb? Jawabannya cukup simpel karena 5 itu habis dibagi 5, jadi 5:5 akan memberikan sisa pembagian 0. Jadi berapa pun bilangan (di modulo 10 yang kita kenal) akan berakhir menjadi di antara bilangan 0 atau 1 atau 2 atau 3 atau 4&#8230;tidak ada pilihan lain pokoknya. Sudah ingat belum? Kalau masih belum ingat dengan modulo maka mari kita lihat contoh-contoh berikut.</p>
<p align="justify"> <strong><em> Akan menjadi berapakah 16 di modulo 5?</em></strong></p>
<p align="justify">Pertama kita bagi 16 dengan 5, yaitu 3 dengan sisa 1, nach 1 itulah yang kita pakai. Jadi 16 ekuivalen dengan 1 (mod 5). Cara yang sama tsb juga kita terapkan pada bilangan2 lain, misal 17 &#8211;&gt; 2(mod 5); 33 &#8211;&gt; 3 (mod 5); 64 &#8211;&gt; 4 (mod 5); 40 &#8211;&gt; 0 (mod 5); 19087654032106 &#8211;&gt; 1 (mod 5); 9999223324433554507 &#8211;&gt; 2 (mod 5) dan lain-lain. Semoga contoh-contoh tsb cukup untuk mengingatkan kita semua pada makhluk bernama modulo itu. Kalau begitu, marilah kita bersama-sama melanjutkan acara kali ini.</p>
<p align="center"> <font color="#ff0000"><strong>****Ketika matematika berdemokrasi ****</strong></font></p>
<p align="justify"> Apakah kaitan antara modulo dan pasal 28 UUD 1945? Jawaban saya sederhana saja, yaitu yang pertama adalah &#8220;berserikat dan berkumpul&#8221; dan yang kedua adalah &#8220;diatur dengan undang-undang&#8221;. Mari kita amati satu per satu.</p>
<ol>
<li> Berserikat dan berkumpul
<p align="justify"> Yupzx&#8230;berdasarkan urutan pada bunyi pasal 28 UUD 1945 tsb maka adanya suatu &#8220;serikat dan perkumpulan&#8221; merupakan kemiripan (keterkaitan?) pertama antara modulo dan pasal 28 UUD 1945.</p>
<ul>
<li>Pasal 28 UUD 1945</li>
<p align="justify">Jika pada pasal 28 UUD 1945 yang dimaksud dengan &#8220;berserikat dan berkumpul&#8221; adalah (mungkin sebagai contoh) adanya berbagai macam bentuk dan ukuran organisasi, baik dari tingkat Karang Taruna sampai dengan yang namanya partai politik <strike>yang sering mengobral janji tanpa bukti</strike>. Biasanya berdirinya suatu organisasi berangkat dari adanya kesamaan visi dan misi yang kemudian di-jlentréhkan a.k.a dijabarkan menjadi bentuk program-program dkk. Inti dari organisasi adalah berserikat dan berkumpul (yang secara idealnya) dengan bertujuan untuk memperjuangkan misi yang sama tsb.</p>
<li>Modulo</li>
<p>Lalu bagaimana dengan modulo? Tidak berbeda jauh kok <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p align="justify">Inti dari modulo juga adanya suatu perserikatan dimana bilangan-bilangan yang memiliki &#8220;karakter&#8221; sejenis akan dikelompokkan dalam satu serikat yang sama. Misalnya bilangan 21, 26 dan 1006 akan dikelompokkan dalam satu oraganisasi yang bernama 1 (mod 5). Begitu juga bilangan-bilangan 33, 48 dan 99903 juga tetap akan dikelompokkan dalam organisasi yang lain, yaitu partai 3 (mod 5). Lalu apa sebenarnya kesamaan visi dan misi dalam konteks bilangan tsb yang melandasi berdirinya suatu &#8220;partai&#8221; atau &#8220;organisasi&#8221; bernama **(mod 5)? Kesamaan &#8220;visi dan misi&#8221; yang dimiliki oleh 21, 26 dan 1006 adalah semuanya sama-sama memiliki sisa 1 jika dibagi dengan 5. Begitu juga 33, 48 dan 99903 yang memiliki &#8220;visi dan misi&#8221; berupa sama-sama bersisa 3 jika dibagi dengan 5.</p>
</ul>
</li>
<li>Diatur dengan undang-undang.
<p align="justify">Kesamaan yang kedua antara pasal 28 UUD 1945 dengan matematika adalah adanya suatu pengaturan oleh undang-undang.</p>
<ul>
<li> Pasal 28 UUD 1945</li>
<p align="justify">Kata-kata &#8220;diatur dengan undang-undang&#8221; dalam konteks ini sepertinya lumayan jelas. Sama-sama kita ketahui kalau kebebasan dalam berserikat dan berkumpul pun tetap harus bisa dipertanggungjawabkan terutama kepada negara (pemerintah?), semua tetap ada aturannya. Sepertinya tidak peduli dengan pertanggungjawaban kepada rakyat&#8230;pokoknya selama negara (pemerintah?) OK ya tidak apa-apa &#8230; Berorganisasi itu:<br />
Jangan memuat suatu upaya subversif terhadap <strike>pejabat pemerintah</strike> (bangsa dan) negara<br />
Jangan melakukan tindakan korupsi <strike>kalau tidak bagi-bagi </strike><br />
Jangan ngelantur&#8230;upppsss kalau &#8220;jangan&#8221; yang ini untuk saya yang sudah ngelantur.</p>
<li>Modulo</li>
<p align="justify">Mengenai &#8220;diatur dengan undang-undang&#8221; dalam modulo secara tidak langsung sudah kita bahas di awal ketika kita sama-sama mengingat kembali tentang modulo. Undang-undang dalam modulo itu berupa pemilihan bilangan sebagai basis modulo. &#8220;Undang-undang&#8221; pada contoh yang sudah kita pakai adalah &#8220;undang-undang&#8221; 5. Dan peraturan dari undang-undang tsb adalah semua bilangan harus dibagi 5 dan sisa pembagian harus masuk menjadi anggota salah satu &#8220;partai&#8221;&#8230; that&#8217;s the rule!!</p>
</ul>
</li>
</ol>
<p>Tapi &#8230;</p>
<p align="justify"> Bagaimanapun juga tetap ada perbedaan antara pasal 28 UUD 1945 dengan sistem modulo tsb, yaitu tentang keberadaan &#8220;kebebasan&#8221;. Dalam pasal 28 UUD 1945, berserikat dan berkumpul tsb merupakan suatu kebebasan bagi setiap warga negara (dengan diatur undang-undang). Sedangkan pada sistem modulo semua &#8220;warga negara&#8221; diwajibkan untuk berserikat dan berkumpul karena pada sistem modulo tsb setiap bilangan (di modulo lain) pasti akan memiliki pasangan di modulo 5 (misalnya).</p>
<p><strong>Apakah kewajiban untuk berserikat</strong> <strike>dalam modulo</strike> <strong>itu jelek?</strong> Tidak &#8230;</p>
<p align="justify">Sebagai contoh adalah sistem modulo seperti yang sudah kita bahas.</p>
<p align="justify">Sistem modulo tertentu banyak membantu pemecahan masalah (khususnya dalam mencari solusi dari polinomial) yang tidak bisa diselesaikan dalam sistem modulo yang lain. <strong>Jadi penerapan modulo itu memudahkan dalam mengatur.</strong></p>
<p align="justify">Lalu bagaimana dengan konteks demokrasi di dunia nyata?</p>
<p align="justify">Dengan menganalogikan secara kasar terhadap modulo maka kira-kira dalam konteks kehidupan demokrasi yang nyata juga tidak akan jauh berbeda karena dengan adanya organisasi dan partai maka (secara idealnya) diharapkan kepentingan dan kebutuhan warga negara lebih bisa diorganisir dan diakomodir. Walau tidak bisa dipungkiri juga kalau <strike>kedok</strike> demokrasi tsb akan berakhir pada suatu bentuk penjajahan gaya baru. Tapi namanya juga usaha &#8230; masak mau kalah sebelum bertanding sich?</p>
<p align="justify">Jadi &#8230;.</p>
<p align="justify">Jika bilangan-bilangan pun memiliki &#8220;kesadaran&#8221; <strike>walau dalam keterpaksaan</strike> untuk bergabung bersama mewujudkan &#8220;visi-visi&#8221; mereka dalam bentuk modulo. Masak kita sebagai penemu bilangan malahan kalah sama bilangan? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p align="justify">Bagaimana pun juga kita semua memiliki misi dan visi demi kebaikan bangsa dan negara kita tercinta ini, jadi marilah kita wujudkan bangsa dan negara yang lebih baik. Akankah &#8220;diam&#8221; itu tetap menjadi emas?Jika diam mengandung sejuta makna, maka makna apa sajakah yang terkandung dalam diam kita itu?Akankah kita kubur dalam-dalam semua &#8220;makna&#8221; yang terpendam dalam diam kita itu? Tapi jika memang diam itu benar-benar emas, maka bagaimanapun juga kita harus siap bertanggung jawab dan menerima resiko akan emas-emas itu.</p>
<p align="justify">Jika memang tidak suka, katakanlah tidak!!</p>
<p align="justify"><strong>PS:</strong></p>
<p align="justify">Tidak ada niat untuk kampanye lho.</p>
<p align="justify">Lha partai blog saja belum dibentuk, masak saya sudah jadi juru kampanye <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p align="justify">Tulisan ini adalah lahir secara prematur dari rahim pikiran yang lemah. Tulisan ini hanya lahir karena perasaan tidak tahan untuk lahir kembali dan melihat terangnya dunia ini</p>
<p align="justify">Maaf kalau tulisan tetap carut marut. Maklum otak juga sedang dan semakin carut marut karena banyaknya kesibukan didalamnya <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/deking.wordpress.com/438/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/deking.wordpress.com/438/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deking.wordpress.com/438/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deking.wordpress.com/438/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deking.wordpress.com/438/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deking.wordpress.com/438/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deking.wordpress.com/438/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deking.wordpress.com/438/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deking.wordpress.com/438/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deking.wordpress.com/438/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deking.wordpress.com/438/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deking.wordpress.com/438/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=438&subd=deking&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deking.wordpress.com/2007/11/16/matematika-yang-demokratis-pancasila-atau-demokrasi-pancasila-yang-matematis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>67</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39600c6c9c29c6b97e73f587c17b4749?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deKing</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Arti penting poligami bagi Matematika&#8230;</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/11/02/arti-penting-poligami-poliandri-bagi-matematika/</link>
		<comments>http://deking.wordpress.com/2007/11/02/arti-penting-poligami-poliandri-bagi-matematika/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Nov 2007 19:47:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deking</dc:creator>
				<category><![CDATA[antara MATEMATIKA atau KEHIDUPAN...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/11/02/arti-penting-poligami-poliandri-bagi-matematika/</guid>
		<description><![CDATA[[Berdasarkan tambahan pengetahuan dari Saudara Grak, maka saya memperbaiki penggunaan istilah poligami dalam tulisan ini kecuali keterangan2 pada gambar tidak saya ubah karena hal tsb lumayan merepotkan. Terima kasih saya sampaikan kepada Saudara Grak atas tambahan pengetahuannya]
Tulisan ini tidak saya maksudkan untuk menyebarkan ajaran/aliran sesat deKing maupun membicarakan bagaimana memenuhi suatu kebutuhan dengan cara yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=428&subd=deking&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;"><em>[Berdasarkan <a href="http://deking.wordpress.com/2007/11/02/arti-penting-poligami-poliandri-bagi-matematika/#comment-5060" target="_blank">tambahan pengetahuan</a> dari Saudara <a href="http://penggerak.wordpress.com/" target="_blank">Grak</a>, maka saya memperbaiki penggunaan istilah poligami dalam tulisan ini kecuali keterangan2 pada gambar tidak saya ubah karena hal tsb lumayan merepotkan. Terima kasih saya sampaikan kepada Saudara Grak atas tambahan pengetahuannya]</em></p>
<p style="text-align:justify;">Tulisan ini tidak saya maksudkan untuk menyebarkan <a href="http://danalingga.wordpress.com/2007/10/21/pak-deking-itu-ternyata/" target="_blank">ajaran/aliran <strike>sesat</strike> deKing</a> maupun membicarakan bagaimana <a href="http://regsa.wordpress.com/2007/10/31/tak-kan-ada-yang-abadi/#more-83" target="_blank">memenuhi suatu kebutuhan dengan cara yang halal</a>. Anggap saja tulisan saya ini hanya bercanda karena memang itulah maksud tulisan saya yang sesungguhnya. Ya&#8230;saya hanya sekadar meneruskan hobi dan tradisi saya untuk memaksakan unsur matematika dalam tulisan saya. Saya harap tidak akan ada anggapan bahwa saya memperolok tindakan poligami (yang diperbolehkan oleh agama saya&#8230;Islam) karena memang maksud tulisan saya hanya sekadar berbagi informasi informasi matematika dengan cara saya sendiri.</p>
<p style="text-align:justify;"> <font color="#ff0000"><strong> Apa itu polgami dalam matematika? Mari kita susuri bersama-sama&#8230;</strong></font></p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-428"></span></p>
<p align="center"><font color="#ff0000"><strong><font color="#0000ff">******</font></strong></font><font color="#ff0000"><strong><font color="#0000ff">Matematika-nya dulu ya &#8230;</font> </strong> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> <strong> </strong></font><font color="#ff0000"><strong><font color="#0000ff">******</font></strong></font></p>
<p align="justify"><u><strong> Fungsi dan macamnya&#8230;</strong></u><br />
Definisi fungsi dalam matematika adalah suatu pemetaan yang memasangkan setiap anggota domain (daerah asal) dengan tepat satu pasangan di kodomain (daerah kawan).<br />
Fungsi itu sendiri dikelompokkan menjadi 3, yaitu:</p>
<ol>
<li>Fungsi injektif</li>
<p>Yaitu fungsi dimana untuk setiap anggota daerah kawan yang berbeda, selalu dihasilkan oleh pre image yang berbeda pula di daerah asal. Untuk lebih jelasnya silakan amati gambar berikut:</p>
<p><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/11/injektif-beneran.jpg" title="injektif-beneran.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/11/injektif-beneran.jpg?w=283&#038;h=150" alt="injektif-beneran.jpg" height="150" width="283" /></a><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/11/injektif.jpg" title="injektif.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/11/injektif.jpg?w=295&#038;h=146" alt="injektif.jpg" height="146" width="295" /></a></p>
<li>Fungsi surjektif</li>
<p>Setiap anggota kodomain selalu memiliki pre image di daerah asal atau istilah gampangnya tidak ada anggota daerah kawan yang menjomblo. Lagi-lagi mari kita perhatikan gambar yang ada:</p>
<p><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/11/surjektif.jpg" title="surjektif.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/11/surjektif.jpg" alt="surjektif.jpg" /></a><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/11/non-surjektif.jpg" title="non-surjektif.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/11/non-surjektif.jpg" alt="non-surjektif.jpg" height="158" width="358" /></a></p>
<li> Fungsi bijektif</li>
<p>Merupakan perpaduan antara injektif dan surjektif, yaitu pemetaan satu-satu antara anggota daerah asal dan daerah kawan. Ada gambar lagi lho &#8230;</p>
<p><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/11/bijektif1.jpg" title="bijektif1.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/11/bijektif1.jpg" alt="bijektif1.jpg" height="150" width="306" /></a><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/11/non-bijektif.jpg" title="non-bijektif.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/11/non-bijektif.jpg" alt="non-bijektif.jpg" height="151" width="326" /></a><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/11/non-bijektif-2.jpg" title="non-bijektif-2.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/11/non-bijektif-2.jpg" alt="non-bijektif-2.jpg" height="149" width="328" /></a></ol>
</p>
<p align="center"><font color="#ff0000"><strong>***********************</strong></font></p>
<p style="text-align:justify;">Lalu apa kaitannya dengan <strike></strike>poligami?</p>
<p align="center"><font color="#0000ff"><strong>***********</strong></font><font color="#0000ff"><strong>Poligami dalam matematika ***********</strong></font></p>
<p style="text-align:justify;"> Sekali lagi saya tegaskan bahwa tujuan tulisan saya ini hanyalah sekadar berbagi sedikit pengetahuan matematika dengan cara saya sendiri. Nah kali ini saya sengaja memilih topik panas poligami untuk menjelaskan tentang fungsi surjektif.<br />
Seperti definisi di atas, fungsi surjektif adalah fungsi dimana setiap anggota kodomain selalu mempunyai pasangan (pre image) di domain &#8230; alias secara gampangnya tidak ada anggota kodomain yang menjomblo. Nach, sekarang saya akan mengaitkan fungsi surjektif dengan poliandri. Sebenarnya pengaitan antara fungsi poliandri sudah terlihat pada gambar-gambar di atas.</p>
<p style="text-align:justify;"> Domain dalam hal ini saya definisikan sebagai kumpulan laki-laki, sedangkan kodomain merupakan kumpulan dari para wanita. Kenapa saya mendefinisikan domain sebagai kumpulan laki-laki? Ya karena fungsi (dalam matematika) selalu berangkat dari domain menuju kodomain, dan (mungkin) kita sama-sama sudah tahu bahwa (konon kabarnya) wanita diciptakan dari tulang rusuk laki-laki (ah&#8230;saya tidak akan mempermasalahkan interpretasi dari kalimat tsb). Jadi jelas, kalau laki-laki merupakan awal. Selain itu saya punya alasan lain, yaitu (sepertinya secara mayoritas) pihak laki-laki merupakan pihak inspirator dengan melakukan tindakan awal berupa lamaran (maupun &#8220;lamaran&#8221;) atas pihak wanita.<br />
Nach dari gambar fungsi surjektif jelas sekali terlihat bahwa kadang kala fungsi surjektif menuntut adanya poliandri, yaitu ada beberapa &#8220;wanita&#8221; (di kodomain) yang memiliki lebih dari satu &#8220;suami&#8221; (di domain). Jadi bisa kita sadari betapa pentingnya poliandri bagi matematika. Seandainya poliandri tidak diijinkan, maka pada kasus kedua tidak akan bisa terwujud suatu keluarga yang sakinah yang berupa fungsi surjektif.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8230;&#8230;&#8230;..<br />
<strong> Ehmm&#8230;.ehm&#8230;.</strong><br />
Sebagai laki-laki seringkali saya merasakan adanya ego yang cukup kuat, oleh karena itu ijinkan saya untuk membahas fungsi surjektif sebagai suatu fungsi poligini (walau saya pribadi insya Alloh tidak berniat untuk berpoligami &#8230; karena tidak ada yang mau untuk saya poligami kekekeke). Sebenarnya sangat bisa fungsi surjektif saya pandang dari sudut pandang poligami. Mari kita lihat bersama-sama&#8230;<br />
Hal penting pertama tentu saja definisi. Untuk kali ini saya definisikan domain sebagai kumpulan wanita dan kodomain sebagai kumpulan laki-laki. Lho&#8230;kok terbalik? Berarti ini suatu pengingkaran fakta kalau wanita (konon kabarnya) diciptakan dari tulang rusuk laki-laki. Sabar dulu ya&#8230;<br />
Terus terang kali ini saya mengeliminir hal itu, alias saya tidak menganggap faktor urutan beserta hukum sebab akibat akan penciptaan laki-laki dan wanita. Saya kali ini hanya akan menyoroti faktor inspirator dan eksekutor terjadinya suatu hubungan antara laki-laki dan perempuan. Berhubung wanita ada di domain, maka dalam kasus poligami ini berarti bahwa laki-laki merupakan pihak yang dikejar-kejar alias dilamar alias didambakan *ehm&#8230;ehm&#8230;*<br />
Jadi jika ditinjau dari sudut pandang poligini, maka fungsi surjektif merupakan suatu fungsi dimana ada laki-laki (di kodomain) yang sangat dibutuhkan dan didambakan oleh beberapa wanita untuk melakukan poligami  supaya semua lelaki di kodomain tidak ada yang menjomblo.
</p>
<p style="text-align:justify;"><font color="#0000ff"><strong>Lalu bagaimana dengan monogami????? </strong></font></p>
<p align="justify">Bagi yang berencana monogami (insya Alloh termasuk saya pribadi), jangan khawatir karena tetap ada kaitan antara monogami dengan fungsi (matematika). Jika kita kaitkan dengan konsep fungsi maka monogami dimiliki oleh fungsi injektif dan bijektif (bisa dilihat pada gambar). Tetapi untuk fungsi injektif (secara umum), ada suatu resiko yang harus siap dihadapi oleh beberapa anggota kodomain karena ada anggota kodomain yang terpaksa menjomblo.</p>
<p align="center"><font color="#ff0000">********************* </font></p>
<p><u><strong>Kesimpulan</strong></u></p>
<p align="justify"> Tidak ada kesimpulan kok, saya hanya ingin menyampaikan bahwa poligami (poligini maupun poliandri) memiliki arti yang penting dalam matematika hehehe&#8230;<br />
Yaitu bagi rekan-rekan pelajar yang mungkin bingung antara fungsi surjektif dan fungsi injektif, maka dipersilakan untuk memikirkan bahwa fungsi surjektif adalah suatu fungsi yang tidak memperbolehkan adanya jomblo di pihak kodomain, yaitu dengan cara melakukan poligami. Sedangkan fungsi injektif adalah fungsi yang mengharuskan monogami, walau resikonya ada anggota kodomain yang menganggur <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' />
</p>
<p align="justify">Anggap saja tulisan saya ini sebagai salah satu <a href="http://deking.wordpress.com/2007/03/18/peringatan-dini-tidak-usah-memaksakan-diri-untuk-membaca-ini-ya/" target="_blank">cara untuk membantu mempermudah dalam mengingat konsep</a> fungsi&#8230;</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Semoga tulisan ini bermanfaat walaupun hanya bermanfaat bagi provider koneksi internet, yaitu karena tulisan ini telah membuat rekan-rekan membuang-buang benwit <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p align="justify">Uppppsss&#8230;ada yang lupa. Walau saya mengaitkan tulisan saya dengan poligami dan monogami (yang notabene ada dalam ranah pernikahan), saya harap rekan-rekan tidak beranggapan kalau saya sudah kebelet menikah. Santai saja&#8230;saya masih menikmati <a href="http://deking.wordpress.com/2007/03/04/kenapa-tidak-kawin/" target="_blank">status saya</a> saat ini <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/deking.wordpress.com/428/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/deking.wordpress.com/428/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deking.wordpress.com/428/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deking.wordpress.com/428/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deking.wordpress.com/428/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deking.wordpress.com/428/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deking.wordpress.com/428/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deking.wordpress.com/428/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deking.wordpress.com/428/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deking.wordpress.com/428/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deking.wordpress.com/428/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deking.wordpress.com/428/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=428&subd=deking&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deking.wordpress.com/2007/11/02/arti-penting-poligami-poliandri-bagi-matematika/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>75</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39600c6c9c29c6b97e73f587c17b4749?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deKing</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/11/injektif-beneran.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">injektif-beneran.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/11/injektif.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">injektif.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/11/surjektif.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">surjektif.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/11/non-surjektif.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">non-surjektif.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/11/bijektif1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">bijektif1.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/11/non-bijektif.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">non-bijektif.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/11/non-bijektif-2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">non-bijektif-2.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Eadem mutata resurgo&#8230;</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/10/28/eadem-mutata-resurgo/</link>
		<comments>http://deking.wordpress.com/2007/10/28/eadem-mutata-resurgo/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Oct 2007 11:02:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deking</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sedikit nyenggol komputer...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/10/28/eadem-mutata-resurgo/</guid>
		<description><![CDATA[Kemunculan saya kembali di dunia blogsphere ini bukanlah karena nafas buatan yang telah diberikan oleh dia&#8230;sang nafas (*ehm&#8230;ehm*). Bukan pula karena mantera jaelangkung yang dirapalkan oleh Oom Dana maupun ungkapan kangen dari Bos Sawali ( hehehe   ). Saya kembali hanya karena saya ingin kembali bertemu saudara-saudara semua dan sekaligus menyebarkan ajaran dari aliran [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=425&subd=deking&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="justify">Kemunculan saya kembali di dunia <strike>blogsphere</strike> ini bukanlah karena nafas buatan yang telah diberikan oleh dia&#8230;<a href="http://pijarkejora.wordpress.com/2007/10/28/ijinkanlah/" target="_blank">sang nafas</a> (*ehm&#8230;ehm*). Bukan pula karena <a href="http://danalingga.wordpress.com/2007/10/21/pak-deking-itu-ternyata/" target="_blank">mantera jaelangkung</a> yang dirapalkan oleh <a href="http://danalingga.wordpress.com/" target="_blank">Oom Dana</a> maupun ungkapan kangen dari <a href="http://sawali.wordpress.com/2007/10/21/sang-primadona/#comment-860" target="_blank">Bos Sawali</a> ( hehehe <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' />  ). Saya kembali hanya karena saya ingin kembali bertemu saudara-saudara semua <strike>dan sekaligus menyebarkan ajaran dari aliran deKing</strike><br />
Kalimat eadem mutata resurgo sengaja saya pilih sebagai kalimat yang menandakan kemunculan kembali deKing (walau secara perlahan)&#8230;</p>
<p align="justify"><span id="more-425"></span><br />
<strong> Eadem mutata resurgo</strong> adalah kalimat yang tertera pada makam salah seorang ilmuwan Swedia yg terkenal, Jacob Bernoulli, yang berarti <strong>though changed i shall arise the same</strong>.<br />
Kenapa saya memilih kalimat &#8220;Eadem mutata resurgo&#8221;?</p>
<ol>
<li>
<p align="justify">Saya hanya ingin menunjukkan kalau deKing yang dulu masihlah tetap ada. Ya&#8230;(mungkin) kesibukan dan berbagai kepentingan <strike>masalah</strike> secara pelan dan tidak saya sadari telah mengubah saya, kendati pun begitu saya tetap kembali sebagai deKing yang dulu.</p>
</li>
<p align="justify">Definisi perubahan dan ke-tetap-an tentu saja luas&#8230;dan yang saya maksud dengan &#8220;i shall arise the same&#8221; adalah saya tetap deKing yang Anda kenal dulu (dari segi keakraban kali ya <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' />  ), tentu saja kalau dari segi kualitas diri saya tidak mau statis&#8230;saya ingin maju dan berkembang.</p>
<li>
<p align="justify">Judul yang saya pilih kali ini ada kaitannya dengan foto yang saya lampirkan dalam postingan kali ini. Foto dalam postingan saya kali ini <strike>adalah foto saya di depan mobil Renault F1 asli</strike> merupakan hasil edit dengan menggunakan droste efect, yaitu secara gampangnya adalah &#8220;ada diri di dalam diri&#8221;.</p>
</li>
</ol>
<p align="justify">Kali ini saya tidak akan membahas alasan pertama saya di atas, saya hanya akan sedikit <strong>berbagi informasi</strong> tentang software yang saya gunakan droste effect tsb. Foto tsb saya edit dengan menggunakan software GIMP 2 dengan special effect &#8220;mathmap&#8221;. Seperti namanya, mathmap, memang ada matematika di balik droste effect tsb, yaitu logarithmic spiral. Tetapi kali ini saya juga sedang tidak berminat untuk membahas logarithmic spiral &#8230; maklum masih benar2 buntu isi kepala ini. Kapan-kapan saja ya <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p align="justify">Saya rasa droste effect bagus untuk dipelajari oleh teman-teman yang hobi di bidang desain grafis semacam itu. Walau ada teori matematika di balik efek tsb tetapi untuk memberi sentuhan efek tsb kita tidak perlu mempelajari tentang logarithmic spiral kok&#8230;kecuali jika Anda mau. Informasi lebih detail beserta tutorial GIMP dan mathmap bisa rekan-rekan simak <a href="http://www.flickr.com/photos/joshsommers/378056770/in/photostream/" target="_blank">di sini</a>.</p>
<p align="justify">Dan silakan menikmati foto2 berikut ini&#8230;.</p>
<p><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/10/renaultsensorde2.jpg" title="renaultsensorde2.jpg"></a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/10/renaultsensorde2.jpg" title="renaultsensorde2.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/10/renaultsensorde2.jpg" alt="renaultsensorde2.jpg" /></a></p>
<p align="justify">Maaf, tulisan masih ngaco&#8230;maklum otak masih agak kaget memasuki blogsphere lagi. Anggap saja tulisan ini sebagai pembuka kemunculan saya kembali&#8230;semoga saja saya tidak muncul dan hilang secara tiba-tiba lagi. Maaf&#8230;(lagi-lagi) jika mungkin saya sementara ini masih jarang jalan-jalan ke tempat rekan-rekan semua, maklum proses kembalinya saya ke blog akan saya lakukan secara bertahap. Sebenarnya kemarin saya berencana untuk mematikan deKing tetapi karena ternyata ada beberapa (banyak?) rekan yang protes maka saya batalkan niat tsb. Saya tidak menyangka jika eksistensi dunia maya ternyata bukanlah &#8220;nothing&#8221; &#8230; karena banyak rekan yang menganggap dan mengakui keberadaan saya tsb, tidak peduli atas dan karena apa pengakuan eksistensi tsb. Pokoknya terima kasih untuk semuanya&#8230;</p>
<p align="justify">Bagi yang sudah menunggu gaya khas tulisan deKing *<em>halah</em>*, dimohon untuk bersabar karena saya masih harus menata pikiran untuk ini <strike>walau sebenarnya di draft ada beberapa tulisan yang sudah nongkrong</strike>.</p>
<p align="justify"><strong>PS:</strong></p>
<p align="justify">Maaf jika ada yang kurang berkenan dengan foto tsb. Bukan maksud hati dan diri untuk bernarsis-narsis ria <strike>seperti <a href="http://aryaperdhana.wordpress.com/" target="_blank">Arya,</a></strike><strike> <a href="http://chikastuff.wordpress.com/" target="_blank">Chika</a> dan <a href="http://almascatie.wordpress.com/" target="_blank">Almascatie</a>.</strike>..saya sedang malas untuk mencari-cari foto untuk diedit dengan mathmap tsb, jadi seadanya saja. Sebenarnya ada foto lain yang bisa saya jadikan skrinsyut tapi sepertinya saya harus membayar lisensi untuk itu, jadi lebih baik saya pakai foto di atas saja <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/deking.wordpress.com/425/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/deking.wordpress.com/425/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deking.wordpress.com/425/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deking.wordpress.com/425/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deking.wordpress.com/425/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deking.wordpress.com/425/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deking.wordpress.com/425/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deking.wordpress.com/425/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deking.wordpress.com/425/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deking.wordpress.com/425/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deking.wordpress.com/425/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deking.wordpress.com/425/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=425&subd=deking&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deking.wordpress.com/2007/10/28/eadem-mutata-resurgo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>52</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39600c6c9c29c6b97e73f587c17b4749?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deKing</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/10/renaultsensorde2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">renaultsensorde2.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Maaf &#8230;</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/10/10/maaf/</link>
		<comments>http://deking.wordpress.com/2007/10/10/maaf/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Oct 2007 21:37:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deking</dc:creator>
				<category><![CDATA[tulisan biasa...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/10/10/maaf/</guid>
		<description><![CDATA[Maaf &#8230;
Untuk kesekian kalinya saya mengucapkan (dan menuliskan) kata tersebut.
Kenapa?
Ya jelas &#8230; jelas sekali karena saya sering melakukan kesalahan.
Bahkan seringnya saya mengucapkan maaf sebenarnya kalah jauh banyaknya dari seringnya saya melakukan kesalahan
Ya&#8230;
Terlalu banyak kesalahan yang saya sembunyikan dan tidak saya mintakan maaf atasnya &#8230; sejujurnya
Untuk itulah perkenankan saya sekedar masuk blog sejenak untuk mengurangi timbunan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=424&subd=deking&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="justify">Maaf &#8230;<br />
Untuk kesekian kalinya saya mengucapkan (dan menuliskan) kata tersebut.<br />
Kenapa?<br />
Ya jelas &#8230; jelas sekali karena saya sering melakukan kesalahan.<br />
Bahkan seringnya saya mengucapkan maaf sebenarnya kalah jauh banyaknya dari seringnya saya melakukan kesalahan<br />
Ya&#8230;<br />
Terlalu banyak kesalahan yang saya sembunyikan dan tidak saya mintakan maaf atasnya &#8230; sejujurnya<br />
Untuk itulah perkenankan saya <strike>sekedar masuk blog sejenak</strike> untuk mengurangi timbunan sampah-sampah kesalahan yang sudah membusuk dan membau &#8230;<br />
Untuk itu perkenankanlah saya untuk meminta maaf &#8230;</p>
<p>Alangkah payahnya saya ini yang memanfaatkan momen <a href="http://deking.wordpress.com/wp-admin/" title="Hari Raya Idul Fitri">INI</a> hanya untuk meminta maaf &#8230;<br />
Biarkanlah &#8230; semoga masih ada sejumput tulus dalam maaf ini &#8230;</p>
<p>Sekali lagi &#8230; maaf
</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="center"><font color="#0000ff"><strong> MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN</strong></font></p>
<p align="center">&nbsp;</p>
<p align="justify"> Dan tidak lupa pula perkenankan saya untuk mengucapkan</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="center"><strong><font color="#0000ff"> SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI</font></strong></p>
<p align="center">&nbsp;</p>
<p>Bagi rekan-rekan yang merayakan<br />
Semoga semua amal ibadah kita tidaklah sia-sia</p>
<p>PS:<br />
Maaf secara khusus saya sampaikan kepada seluruh khalayak penghuni blogsphere ini.<br />
Mungkin (sangat mungkin) saya tidak bisa bersilaturahmi (satu per satu) ke blog rekan-rekan semua untuk mengucapkan maaf.<br />
Ijinkanlah saya mengucapkan maaf ini secara massal hanya melalui blog saya sendiri.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/deking.wordpress.com/424/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/deking.wordpress.com/424/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deking.wordpress.com/424/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deking.wordpress.com/424/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deking.wordpress.com/424/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deking.wordpress.com/424/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deking.wordpress.com/424/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deking.wordpress.com/424/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deking.wordpress.com/424/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deking.wordpress.com/424/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deking.wordpress.com/424/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deking.wordpress.com/424/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=424&subd=deking&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deking.wordpress.com/2007/10/10/maaf/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>49</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39600c6c9c29c6b97e73f587c17b4749?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deKing</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kembali Untuk Pergi dan Pergi Untuk Kembali &#8230;</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/09/29/kini-tlah-tiba-masanya/</link>
		<comments>http://deking.wordpress.com/2007/09/29/kini-tlah-tiba-masanya/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Sep 2007 12:29:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deking</dc:creator>
				<category><![CDATA[curhat tidak mutu...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/09/29/kini-tlah-tiba-masanya/</guid>
		<description><![CDATA[ [Updated version: Bonus foto   ]
Tidak terasa sudah lama saya tidak menjenguk blogsphere ini. Kali ini saya menyempatkan dan menyengajakan diri untuk memasuki blogsphere lagi sebagai bentuk jawaban untuk beberapa teman yang menanyakan ketidakmunculan saya selama ini, baik melalui SMS (maaf tidak sempat saya balas) maupun melalui offline message (maaf juga ada beberapa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=417&subd=deking&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="justify"> [<em>Updated version</em>: Bonus foto <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' />  ]</p>
<p align="justify">Tidak terasa sudah lama saya tidak menjenguk blogsphere ini. Kali ini saya menyempatkan dan menyengajakan diri untuk memasuki blogsphere lagi sebagai bentuk jawaban untuk beberapa teman yang menanyakan ketidakmunculan saya selama ini, baik melalui SMS (maaf tidak sempat saya balas) maupun melalui offline message (maaf juga ada beberapa yang tidak sempat saya balas).</p>
<p align="justify">Sebenarnya selama ini saya jarang online dikarenakan selain saya sibuk dengan pekerjaan dan kuliah, saya juga agak sibuk <strike>safari Romadhon alias buka puasa gratis</strike> membantu mencari housing untuk teman-teman yang baru datang ke negeri tempat saya berteduh sekarang.</p>
<p align="justify">Ehm&#8230;ehm&#8230;.</p>
<p align="justify">Tetapi saat ini saya ingin menginformasikan sesuatu hal, yaitu:</p>
<p align="justify"><span id="more-417"></span></p>
<p align="center"> **************************************************************************************************</p>
<p align="center"><strong>SURAT KEPUTUSAN</strong><br />
<strong>deKing a.k.a Manusia Biasa</strong>
</p>
<p align="center">Nomor: 01/SK/dK/IX -2007</p>
<p align="center"><strong>Tentang :</strong><br />
<strong>PENGUMUMAN PENGUNDURAN DIRI (UNTUK SEMENTARA)</strong><br />
<strong>deKing a.k.a Manusia Biasa yang benar-benar biasa&#8230;</strong>
</p>
<p align="center">&nbsp;</p>
<p align="center"><u><strong>Menimbang</strong></u></p>
<ol>
<li>
<p align="justify">Telah terlantarnya thesis saya selama hampir 2 bulan ini <strike>(teman-teman lain sudah bimbingan lebih dari 5 kali sedangkan saya baru 2 kali)</strike>.</p>
</li>
<li>
<p align="justify">Sudah dimulainya kembali kegiatan perkuliahan saya terhitung 3 September 2007.</p>
</li>
<li>
<p align="justify">Identitas ganda (kuliah dan part time job) yang saya miliki dan juga bertambahnya hari kerja saya.</p>
</li>
</ol>
<p align="center"><u><strong>Mengingat</strong></u></p>
<ol>
<li>
<p align="justify">Tujuan utama keberadaan saya di sini</p>
</li>
<li>
<p align="justify">Adanya tuntutan dari diri sendiri untuk memberikan usaha dan hasil terbaik untuk seluruh orang-orang yang telah mendukung perjalanan hidup saya.</p>
</li>
</ol>
<p align="center"><u><strong>Mencegah<br />
</strong></u></p>
<ol>
<li>
<p align="justify">Terjadinya penyimpangan tulisan saya dari pakem alias gaya yang sudah saya jalani selama ini yang mungkin disebabkan kesibukan pikiran.</p>
</li>
<li>Terjadinya disorientasi diri</li>
</ol>
<p align="center"><u><strong>Memutuskan</strong></u></p>
<ol>
<li>
<p align="justify">Memberhentikan (untuk sementara) aktivitas blog “Manusia biasa yang benar-benar biasa”.</p>
</li>
<li>
<p align="justify">Memberhentikan (untuk sementara) aktivitas deKing sebagai pemilik gubug <a href="http://deking.wordpress.com" target="_blank">www.deking.wordpress.com</a> maupun sebagai penghuni perkampungan blogsphere.</p>
</li>
</ol>
<p align="justify">Demikian surat keputusan ini saya buat secara sepihak tanpa ada paksaan maupun tuntutan dari pihak luar mana pun.</p>
<p align="center">&nbsp;</p>
<p align="right">Ditetapkan di 52,1<sup>o</sup> LU dan 5,23<sup>o</sup> BT,<br />
Pada Tanggal, 29 September 2007
</p>
<p align="right">&nbsp;</p>
<p align="right">Yang berkepentingan dan bertanggung jawab,</p>
<p align="right">&nbsp;</p>
<p align="right">deKing</p>
<p align="center">**************************************************************************************************</p>
<p align="justify">Melalui tulisan ini saya ingin mengucapkan ucapan terima kasih kepada teman-teman yang sudah, masih dan akan tetap menyempatkan diri mengunjungi gubug saya ini. Saya juga ingin menyampaikan permohonan maaf diri saya pribadi karena tidak bisa menanggapi komentar-komentar dari teman-teman semua dan juga tidak sempat mengunjungi &#8220;kediaman&#8221; teman-teman semua.</p>
<p align="justify">Sampai jumpa lagi suatu saat nanti (jika memang semuanya memungkinkan).</p>
<p align="justify">Insya Alloh saya tetap bisa dihubungi melalui SMS atau offline message (tapi tidak janji bisa membalas <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' />  )</p>
<p align="justify">Jika ada sesuatu yang bisa saya lakukan/bantu untuk teman-teman (asal jangan finansial ya hehehe) maka silakan menghubungi saya melalui tiga penasehat spiritual saya, yaitu <a href="http://aryaperdhana.wordpress.com" target="_blank">A</a>, <a href="http://almascatie.wordpress.com" target="_blank">B</a>, <a href="http://chikastuff.wordpress.com" target="_blank">C</a> (hehehe namanya kok bisa diurutkan secara alfabetik ya <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' />  ). Semoga dan insya Alloh beliau-beliau tsb akan menyampaikan pesan langsung kepada saya.</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Tambahan:</p>
<p align="justify">Dapat mesej dari teman melalui YM yang memberikan link <a href="http://youtube.com/watch?v=a30E1UQrIPc" target="_blank">ini</a></p>
<p align="justify">Tapi aneh-aneh saja dia itu, lha saya hanya pergi untuk kembali kok. Bukannya mau pergi &#8220;selamanya&#8221;</p>
<p><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/09/ndhingkluk-4.jpg" title="ndhingkluk-4.jpg"></a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/09/ndhingkluk-4.jpg" title="ndhingkluk-4.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/09/ndhingkluk-4.thumbnail.jpg" alt="ndhingkluk-4.jpg" /></a></p>
<p align="center"><em>Tertidur dalam dunia maya untuk menuju mimpi yang berupa dunia nyata &#8230;</em></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/deking.wordpress.com/417/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/deking.wordpress.com/417/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deking.wordpress.com/417/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deking.wordpress.com/417/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deking.wordpress.com/417/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deking.wordpress.com/417/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deking.wordpress.com/417/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deking.wordpress.com/417/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deking.wordpress.com/417/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deking.wordpress.com/417/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deking.wordpress.com/417/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deking.wordpress.com/417/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=417&subd=deking&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deking.wordpress.com/2007/09/29/kini-tlah-tiba-masanya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>87</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39600c6c9c29c6b97e73f587c17b4749?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deKing</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/09/ndhingkluk-4.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">ndhingkluk-4.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menunggu Detik-detik Kematian(nya?)&#8230;</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/09/20/menunggu-detik-detik-kematianmu/</link>
		<comments>http://deking.wordpress.com/2007/09/20/menunggu-detik-detik-kematianmu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Sep 2007 23:27:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deking</dc:creator>
				<category><![CDATA[tulisan biasa...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/09/20/menunggu-detik-detik-kematianmu/</guid>
		<description><![CDATA[Bukan bermaksud untuk mengekor tulisan-tulisan tentang kematian disini, disana, disitu, dll. Bukan pula saya menulis ini untuk meneruskan hobi lama saya dalam membicarakan kematian.
Saya menuliskan kata &#8220;Kematian&#8221; dalam judul tulisan ini hanya untuk mengajak diri saya sendiri dan juga rekan-rekan (bagi yang mau) untuk sedikit merenung. Dan kali ini saya tidak akan berkata-kata banyak &#8230;
Marilah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=415&subd=deking&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="justify">Bukan bermaksud untuk mengekor tulisan-tulisan tentang kematian <a href="http://danalingga.wordpress.com/2007/09/14/kematian-ke-3/" target="_blank">disini</a>, <a href="http://chaosregion.wordpress.com/2007/09/11/penulis-yang-dipanggil-oleh-nya/" target="_blank">disana</a>, <a href="http://mabanget.wordpress.com/2007/09/15/meninggal/" target="_blank">disitu</a>, <a href="http://bachtiar.wordpress.com/2007/09/16/kematian-itu/" target="_blank">dll</a>. Bukan pula saya menulis ini untuk meneruskan hobi lama saya dalam membicarakan kematian.</p>
<p align="justify">Saya menuliskan kata &#8220;Kematian&#8221; dalam judul tulisan ini hanya untuk mengajak diri saya sendiri dan juga rekan-rekan (bagi yang mau) untuk sedikit merenung. Dan kali ini saya tidak akan berkata-kata banyak &#8230;</p>
<p align="justify">Marilah kita &#8230;</p>
<p>Merenungkan apa saja yang <strong>ingin</strong> direnungkan</p>
<p>Merenungkan apa saja yang (memang) <strong>perlu</strong> direnungkan</p>
<p>Dari foto berikut&#8230;</p>
<p><span id="more-415"></span></p>
<p><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/09/pulitzer.jpg" title="pulitzer.jpg"></a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/09/pulitzer.jpg" title="pulitzer.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/09/pulitzer.jpg" alt="pulitzer.jpg" /></a></p>
<p>Marilah kita renungkan&#8230;</p>
<p align="justify">
<p><strong>PS:</strong><br />
Gambar saya ambil dari <a href="http://raszp.freeblog.hu/tags/1994/" target="_blank">sini</a></p>
<ul></ul>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/deking.wordpress.com/415/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/deking.wordpress.com/415/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deking.wordpress.com/415/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deking.wordpress.com/415/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deking.wordpress.com/415/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deking.wordpress.com/415/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deking.wordpress.com/415/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deking.wordpress.com/415/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deking.wordpress.com/415/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deking.wordpress.com/415/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deking.wordpress.com/415/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deking.wordpress.com/415/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=415&subd=deking&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deking.wordpress.com/2007/09/20/menunggu-detik-detik-kematianmu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>82</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39600c6c9c29c6b97e73f587c17b4749?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deKing</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/09/pulitzer.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">pulitzer.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kenapa mesti (ke) Cina?</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/09/17/kenapa-mesti-ke-cina/</link>
		<comments>http://deking.wordpress.com/2007/09/17/kenapa-mesti-ke-cina/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Sep 2007 05:11:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deking</dc:creator>
				<category><![CDATA[antara MATEMATIKA atau KEHIDUPAN...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/09/17/kenapa-mesti-ke-cina/</guid>
		<description><![CDATA[
“Uthlubul ‘ilma walaw bishshiin”
(Tuntutlah ilmu walau sampai ke negeri Cina)

 [diriwayatkan oleh Anas bin Malik]
 **************
[Jika ada yang merasa tersinggung dengan penggunaan kata "Cina"  (bukan "China") maka saya mohon maaf dan silakan lihat bagian akhir tulisan ini]
 **************
Terlepas dari perdebatan nilai kebenaran hadits tsb (shahih, hasan, dha&#8217;if atau bahkan mungkin maudzu), saya berusaha berpikir [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=409&subd=deking&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote>
<p align="justify">“<em>Uthlubul ‘ilma walaw bishshiin</em>”<br />
(Tuntutlah ilmu walau sampai ke negeri Cina)</p>
</blockquote>
<p align="right"> [<em>diriwayatkan oleh Anas bin Malik</em>]</p>
<p align="center"> **************</p>
<p align="justify"><font color="#0000ff"><em>[Jika ada yang merasa tersinggung dengan penggunaan kata "Cina"  (bukan "China") maka saya mohon maaf dan silakan lihat bagian akhir tulisan ini]</em></font></p>
<p align="center"> **************</p>
<p align="justify">Terlepas dari perdebatan nilai kebenaran hadits tsb <em>(shahih, hasan, dha&#8217;if atau bahkan mungkin maudzu)</em>, <strong>saya</strong> berusaha berpikir positif dan obyektif akan hadits tsb. Walaupun misalnya ternyata hadits di atas adalah hadits palsu (alias bukan perkataan Nabi Muhammad) menurut saya tidak ada salahnya menerapkan kalimat tsb, toch<strong> inti dari kalimat di atas</strong> tidak berkaitan dengan akidah melainkan <strong>merupakan nasehat untuk menuntut ilmu</strong>. Bukankah selama ini banyak di antara <strong>kita </strong>yang<strong> menuruti nasehat orang tua</strong> kita padahal <strong>orang tua kita bukanlah Nabi apalagi Rasul</strong>. Yang penting adalah apa isi nasehatnya kan? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /><br />
Uppsss kok jadi ngelantur&#8230;<span id="more-409"></span></p>
<p align="justify">Lufakan sahaja ya <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /><br />
Sebenarnya inti tulisan saya bukan tentang hadits kok. Siapa sich saya kok berani-beraninya mengkritisi hadits? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_twisted.gif' alt=':twisted:' class='wp-smiley' /> </p>
<p align="justify">Kali ini saya hanya berusaha menyoroti kenapa (dianjurkan) menuntut ilmu sampai negeri Cina. Kenapa mesti Cina?<br />
Selama ini kita mungkin sudah mengetahui kalau beberapa bangsa yang terkenal maju dalam hal dalam ilmu pengetahuan adalah bangsa Yunani, Mesir dan Babilonia. Lalu bagaimana dengan Cina? Apakah bangsa Cina (kuno) telah mencapai kemajuan dalam hal ilmu pengetahuan (selain dalam hal konstruksi &#8230; tembok besar Cina)?
</p>
<p align="justify">Mari kita cermati pencapaian bangsa Cina (kuno) dalam hal matematika, khususnya tentang teorema Pythagoras. Sebelum menulis lebih lanjut tentang teorema Pythagoras bangsa Cina (kuno), perkenankan saya untuk sekedar mengingatkan kembali tentang teorema Pythagoras, yaitu:</p>
<p align="justify"> <a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/09/segitiga-sikusiku.jpg" title="segitiga-sikusiku.jpg"></a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/09/segitiga-sikusiku.jpg" title="segitiga-sikusiku.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/09/segitiga-sikusiku.jpg?w=144&#038;h=122" alt="segitiga-sikusiku.jpg" height="122" width="144" /></a></p>
<p align="center"><strong> c<sup>2</sup>=a<sup>2</sup> + b<sup>2</sup></strong></p>
<p align="justify">Teorema Pythagoras sebetulnya tidak ditemukan oleh Pythagoras, melainkan sudah ditemukan oleh matematikawan-matematikawan dari India, Yunani, Cina dan Babilonia. Pemberian nama &#8220;Pythagoras&#8221; untuk teorema tsb hanyalah karena Pythagoras-lah yang pertama kali mampu membuktikan kebenaran umum dari teorema tsb secara matematis. Sekarang kita mungkin sudah familiar dengan berbagai macam versi pembuktian teorema Pythagoras, tetapi mari sejenak kita lihat bagaimana bangsa Cina (kuno) membuktikan teorema Pythagoras. Pada periode antara 300 SM dan 200 M, bangsa Cina sudah menemukan dan membuktikan teorema Pythagoras.</p>
<p align="justify">Sebenarnya apa yang dilakukan oleh bangsa Cina (kuno) lebih pada &#8220;menunjukkan&#8221;, bukan &#8220;membuktikan&#8221; karena  pembuktian versi mereka tsb tidak bisa digeneralisasikan. <em>(Ingat pembuktian teorema Pythagoras yang berlaku general pertama kali dilakukan oleh Pythagoras)</em>. Bangsa Cina &#8220;membuktikan&#8221; teorema Pythagoras secara konstruksi visual dengan bantuan gambar. Untuk lebih jelasnya silakan lihat gambar berikut, tetapi sayangnya pada teks asli tidak terdapat penjelasan mendetail tentang pembuktian tsb.</p>
<p align="justify"> <a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/09/pythagoras-cina.jpg" title="pythagoras-cina.jpg"></a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/09/pythagoras-cina.jpg" title="pythagoras-cina.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/09/pythagoras-cina.jpg" alt="pythagoras-cina.jpg" /></a></p>
<p align="justify">Pembuktian di atas sebenarnya &#8220;hanya sekadar&#8221; menunjukkan kalau &#8220;<em>Azure</em>&#8221; dan &#8220;<em>Red</em>&#8221; jika digabungkan akan membentuk suatu persegi baru, yaitu persegi dengan panjang sisi sama dengan panjang hypotenusa (sisi miring) segitiga siku-siku. Ternyata jika bagian-bagian &#8220;<em>Red remove</em> (a dan b)&#8221; dan &#8220;<em>Azure remove</em> (c)&#8221; jika &#8220;dipotong&#8221; dan &#8220;ditempelkan&#8221; pada bagian &#8220;Red enter dan Azure enter&#8221; (a&#8217;, b&#8217; dan c&#8217;) bisa membentuk suatu persegi dengan panjang sisi sama dengan panjang hypotenusa (sisi miring) siku-siku.</p>
<p align="justify"> Apa yang dilakukan bangsa Cina (kuno) tsb sebenarnya kira-kira sama dengan pembuktian sederhana <strike>hanya sekedar menunjukkan</strike> akan jumlah besar sudut pada segitiga (<em>Euclidian</em>) sebesar 180<sup>o</sup>, seperti terlihat pada gambar di bawah:</p>
<p align="justify"> <a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/09/bukti-sudut.jpg" title="bukti-sudut.jpg"></a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/09/bukti-sudut.jpg" title="bukti-sudut.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/09/bukti-sudut.jpg" alt="bukti-sudut.jpg" height="142" width="393" /></a></p>
<p align="justify">Tapi benarkah apa yang dilakukan oleh bangsa Cina (kuno) tsb tidak bisa digeneralisasikan karena hanya berdasarkan permainan konstruksi saja? Mengingat tidak ada penjelasan mendetail pada teks aslinya maka mari sama-sama kita telusuri pembuktian tsb. Untuk mempermudah pembahasan selanjutnya, maka saya gambar ulang konstruksi gambar asli dari bangsa Cina tsb.</p>
<p align="justify"><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/09/pythagoras-cina-3.jpg" title="pythagoras-cina-3.jpg"></a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/09/pythagoras-cina-3.jpg" title="pythagoras-cina-3.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/09/pythagoras-cina-3.jpg" alt="pythagoras-cina-3.jpg" /></a></p>
<p align="justify">Untuk bisa meng-generalisasi-kan pembuktian tsb, maka kita harus bisa membuktikan secara matematis kalau segitiga A<sub>4</sub>C<sub>4</sub>O<sub>3</sub> = segitiga B<sub>1</sub>C<sub>1</sub>O<sub>1</sub>; segitiga A<sub>1</sub>A<sub>2</sub>C<sub>4</sub> = segitiga B<sub>3</sub>C<sub>3</sub>O<sub>2</sub> dan segitiga B<sub>2</sub>B<sub>3</sub>O<sub>1</sub>= segitiga C<sub>3</sub>O<sub>2</sub>O<sub>3</sub>.</p>
<p align="justify">Karena pembuktian ketiga kesamaan bagian tsb mirip maka saya buktikan salah satunya saja, yaitu segitiga A<sub>1</sub>A<sub>2</sub>C<sub>4</sub> = segitiga B<sub>3</sub>C<sub>3</sub>O<sub>2</sub>.</p>
<ol>
<li>Garis A<sub>1</sub>A<sub>2</sub> sejajar dengan garis A<sub>3</sub>A<sub>4</sub> dan kedua garis tsb dipotong garis C<sub>1</sub>C<sub>4</sub> sehingga sudut A<sub>1</sub>A<sub>2</sub>C<sub>4</sub> = sudut C<sub>4</sub>ZA<sub>4</sub>.</li>
<li>Garis C<sub>1</sub>C<sub>4</sub> sejajar dengan garis C<sub>2</sub>C<sub>3</sub> dan kedua garis tsb dipotong garis A<sub>4</sub>C<sub>2</sub> sehingga sudut A<sub>4</sub>C<sub>2</sub>C<sub>3</sub> = sudut C<sub>4</sub>ZA<sub>4</sub>.</li>
<li>Dari dua langkah di atas maka terbukti kalau sudut A<sub>1</sub>A<sub>2</sub>C<sub>4</sub> = sudut A<sub>4</sub>C<sub>2</sub>C<sub>3</sub>.</li>
<li>Secara analog kita akan mendapatkan sudut A<sub>1</sub>C<sub>4</sub>A<sub>2</sub> = sudut O<sub>2</sub>C<sub>3</sub>C<sub>2</sub>.</li>
<li>Panjang sisi A<sub>2</sub>C<sub>4</sub> = panjang sisi C<sub>2</sub>C<sub>3</sub>.</li>
<li>Karena kedua segitiga tsb memiliki ukuran sudut yang sama dan salah satu panjang sisinya sama maka kedua segitiga tsb kongruen, yaitu sama bentuk dan ukuran alias segitiga A<sub>1</sub>A<sub>2</sub>C<sub>4</sub> = segitiga B<sub>3</sub>C<sub>3</sub>O<sub>2</sub>.</li>
</ol>
<p align="justify">Secara analog kita akan bisa membuktikan kalau segitiga A<sub>4</sub>C<sub>4</sub>O<sub>3</sub> = segitiga B<sub>1</sub>C<sub>1</sub>O<sub>1</sub> dan segitiga B<sub>2</sub>B<sub>3</sub>O<sub>1</sub>= segitiga C<sub>3</sub>O<sub>2</sub>O<sub>3</sub>.  Oleh karena itu kita bisa membuktikan kalau ternyata apa yang dilakukan bangsa Cina (kuno) memang benar-benar sebuah pembuktian yang bisa digeneralisasikan.</p>
<p align="justify">Terbukti kalau bangsa Cina (kuno) telah mencapai kemajuan yang cukup pesat dalam hal ilmu pengetahuan. Jadi memang tidak ada salahnya untuk menuntut ilmu sampai ke negeri Cina kan?</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify"><u><strong>CATATAN:</strong></u></p>
<ul>
<li>
<p align="justify"><font color="#ff0000"><strong>Saya mohon maaf kalau penulisan &#8220;Cina&#8221; salah karena saya pernah membaca perbedaan pendapat antara &#8220;Cina&#8221; dan &#8220;China&#8221; terkait dengan konotasi positif-negatif dari kedua istilah tsb. </strong></font><font color="#000000">Sama sekali tidak ada maksud dari saya untuk merendahkan jika memang ternyata &#8220;Cina&#8221;  memiliki konotasi negatif. Tapi jika ada yang merasa keberatan, maka saya siap untuk meralatnya.</font><strong><br />
</strong></p>
</li>
<li>
<p align="justify">Gambar pertama saya culik dari buku &#8220;A History of <em>Chinese</em> Mathematics&#8221; karangan Jean-Claude Martzloff.</p>
</li>
<li>
<p align="justify">Yang saya maksud dengan segitiga A<sub>1</sub>A<sub>2</sub>C<sub>4</sub> = segitiga B<sub>3</sub>C<sub>3</sub>O<sub>2</sub> adalah kedua segitiga tsb kongruen.</p>
</li>
<li>
<p align="justify">Yang saya maksud dengan Garis A<sub>1</sub>A<sub>2</sub> adalah garis yang memuat/melalui titik A<sub>1</sub> dan titik A<sub>2</sub>.</p>
</li>
</ul>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/deking.wordpress.com/409/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/deking.wordpress.com/409/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deking.wordpress.com/409/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deking.wordpress.com/409/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deking.wordpress.com/409/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deking.wordpress.com/409/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deking.wordpress.com/409/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deking.wordpress.com/409/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deking.wordpress.com/409/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deking.wordpress.com/409/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deking.wordpress.com/409/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deking.wordpress.com/409/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=409&subd=deking&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deking.wordpress.com/2007/09/17/kenapa-mesti-ke-cina/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>83</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39600c6c9c29c6b97e73f587c17b4749?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deKing</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/09/segitiga-sikusiku.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">segitiga-sikusiku.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/09/pythagoras-cina.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">pythagoras-cina.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/09/bukti-sudut.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">bukti-sudut.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/09/pythagoras-cina-3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">pythagoras-cina-3.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bagaimana kita tahu dan bagaimana kita tahu kalau kita tahu&#8230;</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/09/12/bagaimana-kita-tahu-dan-bagaimana-kita-tahu-kalau-kita-tahu/</link>
		<comments>http://deking.wordpress.com/2007/09/12/bagaimana-kita-tahu-dan-bagaimana-kita-tahu-kalau-kita-tahu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Sep 2007 23:54:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deking</dc:creator>
				<category><![CDATA[antara MATEMATIKA atau KEHIDUPAN...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/09/12/bagaimana-kita-tahu-dan-bagaimana-kita-tahu-kalau-kita-tahu/</guid>
		<description><![CDATA[Bagaimana kita tahu dan bagaimana kita tahu kalau kita tahu ?
Ada yang mau menjawab pertanyaan tersebut?  

Kalimat di atas hanyalah sekedar intro dari sedikit cerita tentang Munchhausen Trilemma. Ya, kalimat di awal tulisan ini adalah contoh dari regressus ad infinitum yang merupakan salah satu dari Munchhausen Trilemma alias insoluble trilemma. Munchhausen Trilemma adalah tiga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=408&subd=deking&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p>Bagaimana kita tahu dan bagaimana kita tahu kalau kita tahu ?</p></blockquote>
<p align="justify">Ada yang mau menjawab pertanyaan tersebut? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p align="justify"><span id="more-408"></span></p>
<p align="justify">Kalimat di atas hanyalah sekedar intro dari sedikit cerita tentang <em><strong>Munchhausen Trilemma</strong>. </em>Ya<em>, </em>kalimat di awal tulisan ini adalah contoh dari <em>regressus ad infinitum</em> yang merupakan salah satu dari <em>Munchhausen Trilemma</em> alias <em>insoluble trilemma</em>. <strong><em>Munchhausen Trilemma</em></strong> adalah <strong>tiga hal yang menjadi penyebab tidak mungkin-nya dilakukan pembuktian<em> the true truth</em> atau <u>kebenaran sejati</u> dari suatu hal</strong>, baik secara logika-matematika atau metode lain. Adapun ketiga <em>Munchhausen Trilemma</em> alias <em>insoluble trilemma</em> tersebut adalah:</p>
<ol>
<li><font color="#0000ff"><em>Dogmatism</em></font></li>
<li><font color="#0000ff"><em>Regressus ad infinitum (infinite regression)</em></font></li>
<li><font color="#0000ff"><em>Petitio Principii</em></font></li>
</ol>
<p align="center"><font color="#ff0000"><strong>****************</strong></font></p>
<p align="justify"><strong><font color="#0000ff">1. <em>Dogmatism</em></font></strong></p>
<p align="justify">Secara sederhananya dogma merupakan suatu doktrin atau kepercayaan yang tidak boleh diragukan kebenarannya. Biasanya dogma dikeluarkan oleh agama, ideologi-kepercayaan maupun organisasi kuat dimana semua umat atau pengikutnya benar-benar harus menaati dogma tsb.</p>
<p align="justify">Dari definisi dogma tersebut sepertinya sudah cukup jelas kalau pembuktian kebenaran sejati bisa dikatakan sebagai suatu hal yang mustahil karena dogma sudah dianggap sebagai kebenaran sejati itu sendiri.</p>
<p align="justify">Berhubung dogma menyangkut suatu agama atau ideologi maka maaf jika saya tidak bisa memberikan contoh dari dogma.</p>
<p align="justify"><font color="#0000ff">Lalu kenapa (harus) ada dogma? &#8211;&gt; jangan anggap serius pertanyaan ini beserta jawabannya <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </font></p>
<p align="justify"><font color="#0000ff">Dogma (mungkin) dilahirkan sebagai salah satu upaya pengikatan dan pemaksaan kepada pihak lain demi mempertahankan dan menguatkan eksistensi diri sendiri. Ya &#8230; sepertinya dogma muncul dari <strong><font color="#ff0000">rasa takut </font></strong>manusia. Rasa takut akan &#8220;kematian&#8221; eksistensi (bagian) dirinya.</font></p>
<p align="center"><font color="#ff0000"><strong>**************** </strong></font></p>
<p align="justify"><strong><font color="#0000ff">2. <em>Regressus ad infinitum</em></font></strong></p>
<p align="justify">Secara etimologi <em>regressus ad infinitum</em> adalah:</p>
<blockquote>
<p align="justify"><em> Regressus (Philosophy)</em> is a series of statements in which a logical procedure is continually reapplied to its own result without approaching a useful conclusion.</p>
<p align="right">(<em>MSDict Oxford English Dictionary version 2.11.0 special for Symbian OS™</em>)</p>
</blockquote>
<p align="justify">Sedangkan <em>infinitum</em> atau <em>infinite</em> memiliki arti tidak berhingga.</p>
<p align="justify">Jadi secara sederhananya <em>regressus ad infinitum</em> adalah suatu rangkaian (tak berhingga) pernyataan dimana hasil prosedur logika diterapkan ulang pada setiap masalah sebelumnya.</p>
<p align="justify">Mmmm bingung ya? Kalau tidak ya syukur tapi kalau bingung ya sama <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p align="justify">OK saya ada tawaran lain dari definisi <em>regressus ad infinitum</em> tsb, yaitu:</p>
<p align="justify"><font color="#0000ff"><strong><em>Regressus ad infinitum</em> adalah suatu upaya pemecahan masalah dimana masalah yang sama (yaitu masalah yang ingin dipecahkan di awal) ditawarkan sebagai solusi dari masalah itu sendiri.</strong></font></p>
<p align="justify"> Contoh <em>regressus ad infinitum</em>:</p>
<ul>
<li>
<p align="justify"><font color="#ff0000">Bagaimana kita tahu dan bagaimana kita tahu kalau kita tahu</font></p>
</li>
<p align="justify">Kalimat di atas merupakan regressus ad infinitum karena &#8220;solusi&#8221; dari permasalahan <u><em>&#8220;<font color="#000000">(bagaimana) kita tahu</font>&#8220;</em></u> adalah &#8220;masalah&#8221; itu sendiri, yaitu &#8220;<u><em><font color="#000000">(kalau) kita tahu</font></em></u>&#8220;. Jadi dalam hal ini kita tidak dapat membuktikan &#8220;kebenaran sejati&#8221; dari pernyataan tsb karena &#8220;solusi&#8221; yang ditawarkan itu sendiri masih berupa &#8220;masalah&#8221; yang harus dipecahkan.</p>
<li>
<p align="justify"><em><font color="#ff0000">I need an introduction to introduce the introduction and another introduction to that introduction</font> </em></p>
</li>
<p align="justify">Sama halnya dengan contoh pertama, pada contoh kedua ternyata <u><font color="#000000"><em>introduction</em></font></u> yang sebenarnya merupakan &#8220;masalah&#8221; yang ingin dipecahkan justru ditawarkan sebagai &#8220;solusi&#8221; dari <u><font color="#000000"><em>introduction</em></font></u> itu sendiri.</p>
</ul>
<p align="justify"><font color="#0000ff">Lalu kenapa ada <em>regressus ad infinitum</em>?  &#8211;&gt; mohon jangan anggap serius pertanyaan ini beserta jawabannya <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </font></p>
<p align="justify"><font color="#0000ff">Ah sepertinya <em>regressus ad infinitum</em> hanyalah merupakan perwujudan (atau cerminan ya?) dari </font><font color="#ff0000"><strong>sifat keragu-raguan (dan kemunafikan?)</strong></font> <font color="#0000ff">manusia. Coba kita lihat saja&#8230;masak masalah yang ingin dipecahkan malahan dijadikan sebagai solusi.</font></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="center"><font color="#ff0000"><strong>**************** </strong></font></p>
<p align="justify"> <strong><em><font color="#0000ff">3.  Petitio Principii</font></em></strong></p>
<p align="justify"><em> Petitio principii</em> sering juga disebut sebagai <em>circular argument</em>, yaitu dimana pengambilan kesimpulan dari suatu argumen hanya didasarkan pada satu premis saja. Pada <em>petitio principii</em> biasanya bukti pendukung (dalam pengambilan kesimpulan) sebenarnya hanyalah pernyataan ulang dari argumen awal (dasar?) sehingga pada akhirnya hanya akan terbentuk suatu lingkaran atau <em>circular</em> argumen.</p>
<p align="justify">Contoh <em>Petitio Principii</em>:</p>
<ul>
<li>
<p align="justify"><font color="#ff0000">Pokoknya™ hanya pendapat kami-lah yang benar karena pendapat-pendapat yang lain salah</font></p>
</li>
<p align="justify">Argumen dasar dari kalimat di atas adalah <u>&#8220;<em><font color="#000000">Pokoknya™ hanya pendapat kami-lah yang benar</font></em>&#8220;</u> sedangkan bukti pendukung untuk pengambilan kesimpulan adalah <u>&#8220;<em><font color="#000000">karena pendapat-pendapat yang lain salah</font></em>&#8220;</u>. Sangat jelas terlihat kalau bukti pendukung <u><em>&#8220;<font color="#000000">karena pendapat-pendapat yang lain salah</font>&#8220;</em></u> hanyalah merupakan pernyataan ulang dari argumen dasar <em><u>&#8220;<font color="#000000">Pokoknya™ hanya pendapat kami-lah yang benar</font>&#8220;</u></em>.</p>
<li>
<p align="justify"><em><font color="#ff0000">If a smoker <strong>wants to quit</strong>, all they need is <strong>will power and a desire to quit</strong>!</font> (diambil dari <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Begging_the_question" target="_blank">wikipedia</a>)</em></p>
<p align="justify">Sama halnya dengan contoh pertama. Pada contoh kedua ini bukti pendukung yang berupa<em> <strong>&#8220;</strong></em><u><em><strong><font color="#000000">will power and a desire to quit</font>&#8220;</strong></em></u><em><strong> </strong></em>hanyalah merupakan pernyataan ulang dari argumen dasar yang berupa <em><strong>&#8220;</strong><strong><u><font color="#000000">wants to quit</font></u>&#8220;.</strong></em></p>
</li>
</ul>
<p align="justify"><font color="#0000ff">Lalu kenapa ada <em>petitio principii</em>?  &#8211;&gt; Lagi-lagi jangan anggap serius pertanyaan ini beserta jawabannya <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /><br />
</font>
</p>
<p align="justify"><font color="#0000ff">Mungkin saja</font> <font color="#ff0000"><strong><em>petitio principii</em> hanyalah merupakan perwujudan (atau cerminan ya?) dari egoisme (dan kekeraskepalaan) manusia</strong></font> <font color="#0000ff">karena pada petitio  principii pengambilan keputusan hanya didasarkan pada satu <strike>premis </strike>sudut pandang saja</font> <font color="#0000ff"><strike>yaitu dirinya sendiri</strike> dan bukti pendukung yang ada pun diambil dari sudut pandang sendiri. Ah egois sekali ya&#8230;</font></p>
<p align="center"><strong><font color="#ff0000">***********************************************************</font></strong></p>
<p align="justify">Ternyata <em>Munchhausen Trilemma</em> alias <em>insoluble trilemma </em>merupakan cerminan dan perwujudan sifat manusia juga ya&#8230;</p>
<ol>
<li><font color="#0000ff"><em>Dogmatism &#8212;&gt; KETAKUTAN<br />
</em></font></li>
<li><font color="#0000ff"><em>Regressus ad infinitum (infinite regression) &#8212;&gt; KERAGU-RAGUAN (dan KEMUNAFIKAN?)<br />
</em></font></li>
<li><font color="#0000ff"><em>Petitio Principii &#8212;&gt; EGOIS dan KERAS KEPALA<br />
</em></font></li>
</ol>
<p align="justify">Kalau ada yang tidak setuju dengan simpulan saya di atas ya silakan. Lha saya ini juga menyimpulkannya secara ngawur kok <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p align="justify">Apa yang saya lakukan hanyalah sekadar ingin melihat <em>Munchhausen Trilemma </em>dari sudut pandang saya sendiri, yaitu mengaitkannya dengan  sifat manusia.</p>
<p align="justify">Eh ketakutan, keraguan (dan kemunafikan) dan egois itu bisa dikaitkan dengan nafsu atau tidak ya?</p>
<p align="justify">Kalau begitu mari kita lebih mengendalikan nafsu kita di bulan Romadhon. Selamat beribadah puasa bagi yang menjalankan&#8230; *<em>maksa mode ON</em>*</p>
<p align="justify"><strong>Catatan: </strong></p>
<p align="justify"><em>Tulisan ini lahir karena terinspirasi sebuah essay berjudul &#8220;The Intuitive Foundations of Rationality&#8221; karya Rosemary R.P. Lerner dengan berbagai tambahan informasi dari <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Munchhausen-Trilemma" target="_blank">wikipedia</a>.</em></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/deking.wordpress.com/408/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/deking.wordpress.com/408/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deking.wordpress.com/408/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deking.wordpress.com/408/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deking.wordpress.com/408/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deking.wordpress.com/408/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deking.wordpress.com/408/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deking.wordpress.com/408/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deking.wordpress.com/408/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deking.wordpress.com/408/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deking.wordpress.com/408/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deking.wordpress.com/408/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=408&subd=deking&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deking.wordpress.com/2007/09/12/bagaimana-kita-tahu-dan-bagaimana-kita-tahu-kalau-kita-tahu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>74</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39600c6c9c29c6b97e73f587c17b4749?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deKing</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tiga Pesan yang Tersisa&#8230;</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/09/08/tiga-pesan-yang-tersisa/</link>
		<comments>http://deking.wordpress.com/2007/09/08/tiga-pesan-yang-tersisa/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 Sep 2007 20:55:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deking</dc:creator>
				<category><![CDATA[tulisan biasa...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/09/08/tiga-pesan-yang-tersisa/</guid>
		<description><![CDATA[Sekali dua kali nulis yang santai ya  
Sebenarnya sebagian dari tulisan ini sudah nangkring di draft sejak kepulangan saya dari &#8220;menembus batas&#8221;. Tetapi karena satu dan lain hal, saya tidak bisa segera mem-publish-nya.
Tulisan ini hanya sedikit cerita &#8220;oleh-oleh&#8221; dari kunjungan saya ke Belgia untuk menemui Kang Roffi. Jika Bang Fertob mempunyai cara curhat cerdas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=404&subd=deking&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><em>Sekali dua kali nulis yang santai ya</em> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p align="justify">Sebenarnya sebagian dari tulisan ini sudah nangkring di draft sejak kepulangan saya dari <a href="http://deking.wordpress.com/2007/08/07/menembus-batas/" target="_blank">&#8220;menembus batas&#8221;</a>. Tetapi karena satu dan lain hal, saya tidak bisa segera mem-publish-nya.<br />
Tulisan ini hanya sedikit cerita &#8220;oleh-oleh&#8221; dari <a href="http://deking.wordpress.com/2007/08/09/inikah-rasanyamenembus-batas-kopdar/" target="_blank">kunjungan</a> saya ke Belgia untuk menemui <a href="http://roffi.akuatika.net/" target="_blank">Kang Roffi</a>. Jika <a href="http://fertobhades.wordpress.com/" target="_blank">Bang Fertob</a> mempunyai cara <a href="http://fertobhades.wordpress.com/2007/08/12/cerita-diri-curhat-intelek/" target="_blank">curhat cerdas</a> (lain dari yang lain), maka saya juga mempunyai keunikan tersendiri dalam hal &#8220;oleh-oleh&#8221; perjalanan liburan.</p>
<p align="justify"><span id="more-404"></span><br />
Setiap berkunjung ke beberapa tempat baru, biasanya saya selalu tetap berusaha untuk memberi perhatian lebih pada hal-hal yang bisa saya ambil &#8220;nilai-nilai&#8221; kehidupannya. Memang saya tetap mempunyai beberapa foto diri <strike>narsis</strike> sebagai bukti otentik pen-jejak-an kaki saya di tempat bersangkutan, tetapi semua dokumentasi itu tidak cukup bagi saya karena semua itu hanya akan berhenti sebatas mata kepala saja. Oleh karena itu biasanya saya mengamati hal-hal yang tidak hanya berhenti sebatas mata kepala tetapi juga bisa mencapai mata rasa dan mata pikir saya.<br />
Seperti ketika saya mengunjungi Brugge (Belgia), saya menemukan banyak hal yang benar-benar menarik bagi 3 mata saya (mata raga, mata rasa dan mata pikir). Hal yang menarik tersebut adalah tulisan-tulisan yang ditempel di rumah-rumah di pinggir jalan menuju katedral. Tetapi sayangnya saya melakukan sedikit kesalahan waktu mengambil foto (yaitu lupa menyalakan flash) sehingga ketika saya sadar ternyata semua foto yang sudah saya ambil tidak bisa terlihat tulisannya karena cahaya blitz memantul di kaca. Untunglah, setelah menyadari kesalahan tersebut saya masih bisa mengambil 3 gambar lagi&#8230;lumayan daripada tidak sama sekali</p>
<p>Inilah tiga <strike>pesan</strike> yang tersisa tersebut adalah:</p>
<p><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/09/bahan2.jpg" title="bahan2.jpg"></a>
</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/09/bahan2.jpg" title="bahan2.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/09/bahan2.jpg" alt="bahan2.jpg" /></a></p>
<p><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/09/bahan-1.jpg" title="bahan-1.jpg"></a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/09/bahan-1.jpg" title="bahan-1.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/09/bahan-1.jpg" alt="bahan-1.jpg" /></a></p>
<p align="center"><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/09/bahan3.jpg" title="bahan3.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/09/bahan3.jpg" alt="bahan3.jpg" /></a></p>
<ul>
<li><strong><font color="#ff0000"><em> De mensen denken elkaar te verstaan, en ze weten niet eens mekaar te ontmoeten</em></font></strong></li>
<p>&#8220;When people think they understand (listen) each other and they don&#8217;t even know how to meet each other&#8221;</p>
<li><font color="#ff0000"><strong><em>Ik heb geen handen genoeg vor alles wat mijn hart wil geven</em></strong></font><br />
&#8220;I don&#8217;t have enough hands for everything my heart want to give&#8221;</li>
<li><font color="#ff0000"><strong><em>Als we onze handen openen om te delen met anderen, zetten we de deur open voor God</em></strong></font><br />
<em> (R Singh)</em></li>
<p>&#8220;If we open our hands to share with others, we open the door to God&#8221;</ul>
<p align="justify">Tetapi maaf saat ini saya sedang tidak berminat untuk memberikan pandangan saya atas 3 kalimat tsb, selain itu <strike>saat ini saya sedang fakir bandwidth sehingga saya online memakai HP</strike> menurut saya pesan dari 3 kalimat tersebut sudah cukup eksplisit. Jadi saya persilakan untuk memahami masing-masing <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/deking.wordpress.com/404/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/deking.wordpress.com/404/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deking.wordpress.com/404/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deking.wordpress.com/404/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deking.wordpress.com/404/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deking.wordpress.com/404/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deking.wordpress.com/404/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deking.wordpress.com/404/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deking.wordpress.com/404/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deking.wordpress.com/404/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deking.wordpress.com/404/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deking.wordpress.com/404/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=404&subd=deking&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deking.wordpress.com/2007/09/08/tiga-pesan-yang-tersisa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>57</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39600c6c9c29c6b97e73f587c17b4749?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deKing</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/09/bahan2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">bahan2.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/09/bahan-1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">bahan-1.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/09/bahan3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">bahan3.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ternyata semua laki-laki adalah pembohong&#8230;</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/09/05/ternyata-semua-laki-laki-adalah-pembohong/</link>
		<comments>http://deking.wordpress.com/2007/09/05/ternyata-semua-laki-laki-adalah-pembohong/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Sep 2007 22:12:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deking</dc:creator>
				<category><![CDATA[antara MATEMATIKA atau KEHIDUPAN...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/09/05/ternyata-semua-laki-laki-adalah-pembohong/</guid>
		<description><![CDATA[Pengumuman:
Setelah membaca komentar dari Saudara Dementor,saya baru tahu kalau ternyata ada seorang blogger yang sudah membahas tentang LIAR PARADOX ini. Oleh karena itu saya informasikan kalau saya benar-benar tidak tahu tentang tulisan sejenis yang ditulis oleh Saudara Enda dan saya informasikan juga kalau sama sekali saya tidak melakukan kopipais dr Enda&#8217;s blog.Tulisan saya ini saya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=401&subd=deking&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="justify"><strong><u>Pengumuman:</u></strong><br />
Setelah membaca komentar dari Saudara Dementor,saya baru tahu kalau ternyata ada seorang blogger yang sudah membahas tentang <em><strong>LIAR PARADO</strong>X</em> ini. Oleh karena itu saya informasikan kalau saya benar-benar tidak tahu tentang tulisan sejenis yang ditulis oleh Saudara Enda dan saya informasikan juga kalau sama sekali saya tidak melakukan kopipais dr Enda&#8217;s blog.Tulisan saya ini saya tulis karena saya mendapat ide setelah membaca buku <em><strong>QUANTUM PHILOSOPHY</strong></em>.Demikian informasi dari saya,terima kasih.<br />
<em>(Maaf belum saya beri link untuk pihak-pihak bersangkutan karena saya melakukan penambahan informasi ini dengan HP,sebagai imbas hilangnya koneksi internet di rumah)</em>
</p>
<p align="center"><strong>******************** </strong></p>
<blockquote>
<p align="justify"><strong>Sebagai seorang laki-laki, <u>aku</u> katakan kalau ternyata semua <u>laki-laki</u> adalah pembohong&#8230;</strong></p>
</blockquote>
<p align="right">(<em>versi deKing dengan mengadaptasi paradoks Megaris)<br />
</em></p>
<blockquote><p><em><strong>“Epimenides, the Cretan, says that all Cretans are liars.”</strong></em></p></blockquote>
<p align="right">(<em>versi asli paradoks Megaris)</em></p>
<p><u><strong>Keterangan:</strong></u></p>
<p align="justify">Kata &#8220;pembohong&#8221; disini <u>didefinisikan</u> <strong>selalu</strong> berkata bohong, sama sekali tidak pernah berkata jujur. Begitu juga sebaliknya, seorang yang jujur didefinisikan tidak pernah berbohong sama sekali.</p>
<p align="center"><strong>***********************</strong></p>
<p align="center"><span id="more-401"></span></p>
<p align="justify">Tulisan saya ini bukanlah tentang kebohongan laki-laki lho, melainkan tentang paradoks <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p align="justify">Sebenarnya ini bukan tulisan pertama saya tentang paradoks karena saya pernah menulis tentang paradoks Russell <a href="http://deking.wordpress.com/2007/01/29/paradox-tukang-cukur/">disini</a> dan <a href="http://deking.wordpress.com/2007/02/03/mampukah-tuhanlagi-lagi-paradox/">disini</a>. Lalu apakah yang disebut dengan paradoks itu? Secara sederhana paradoks adalah suatu pernyataan yang mengarah pada suatu kontradiksi alias pernyataan yang memuat hal-hal saling bertolak belakang.</p>
<p align="center"><strong>***********************</strong></p>
<p>Kembali ke pembicaraan utama&#8230;</p>
<p align="justify"> Dari pernyataan di awal tulisan ini kira-kira apa kesimpulan yang bisa kita ambil? Apakah &#8220;aku&#8221; <em>(sebagai seorang laki-laki)</em> adalah seorang pembohong ataukah &#8220;aku&#8221; <em>(sebagai seorang laki-laki)</em> adalah seorang yang jujur?<br />
Kalau kita amati baik-baik, pernyataan di awal tulisan ini sangatlah jelas merupakan suatu paradoks. Kira-kira seperti ini:
</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<ol>
<li>
<p align="justify"><font color="#000099"><strong>Jika &#8220;aku&#8221; berkata jujur</strong></font> (<em>bahwa semua laki-laki adalah pembohong</em>), maka &#8220;aku&#8221; adalah contoh seorang laki-laki yang bukan pembohong. Dan itu berarti <font color="#ff0000"><strong>sesungguhnya &#8220;aku&#8221; telah berbohong</strong></font> karena telah mengatakan <em>kalau <u><strong>semua</strong></u> laki-laki adalah pembohong</em>.</p>
</li>
<li>
<p align="justify"><font color="#ff0000"><strong>Jika &#8220;aku&#8221; memang berkata bohong</strong></font> maka berarti pernyataan &#8220;<em>kalau semua laki-laki adalah pembohong</em>&#8221; sudah benar karena &#8220;aku&#8221; sebagai laki-laki juga telah berkata bohong. Tapi jika ini kenyataannya maka seharusnya dalam hal ini <strong><font color="#000099">&#8220;aku&#8221; telah menyampaikan suatu kejujuran</font></strong>.</p>
</li>
</ol>
<p>Jadi berdasarkan dua hal di atas, sekali lagi kira-kira apa kesimpulan yang sebenarnya? &#8220;Aku&#8221; adalah laki-laki pembohong atau &#8220;aku&#8221; adalah laki-laki jujur? Benarkah &#8220;semua laki-laki pembohong&#8221; atau malahan &#8220;semua laki-laki jujur&#8221;?</p>
<p align="center"><strong>***** Sesempit itukah paradoks <em>Megaris?</em>*****</strong></p>
<p align="justify">Sebenarnya &#8220;masalah&#8221; ini tidak terlalu sempit hanya tentang paradoks saja, jika kita mau mencermatinya maka sebenarnya ada celah dalam paradoks tersebut yang bisa mengarahkan kita pada <strong><em>negasi</em> </strong>(atau kebalikan) suatu pernyataan. Tetapi kita harus berhati-hati dalam menegasikan pernyataan <em>&#8220;semua laki-laki adalah pembohong&#8221;. </em>Karena negasi dari <em>&#8220;semua laki-laki adalah pembohong&#8221;</em> <u><strong>bukanlah</strong></u> <em>&#8220;semua laki-laki jujur</em>&#8220;, melainkan <em>&#8220;tidak semua laki-laki adalah pembohong&#8221;</em> atau <em>&#8220;ada laki-laki yang pembohong&#8221;. </em>Jadi yang dinegasikan bukanlah kata &#8220;bohong&#8221; menjadi &#8220;jujur&#8221;, melainkan kata &#8220;semua&#8221; dinegasikan menjadi &#8220;ada&#8221;.<br />
Jadi secara tidak langsung negasi tsb bisa digunakan sebagai solusi untuk menyelesaikan paradoks <em>Megaris.</em>
</p>
<p align="center"> <strong>*********Apakah ada yang lain?</strong><strong>*********</strong></p>
<p align="justify">Karena memiliki unsur subyek berupa <em>&#8220;semua&#8221;</em> (yang bisa dinegasikan menjadi <em>&#8220;ada&#8221;</em>) maka paradoks <em>Megaris</em> (seperti contoh di atas) masih bisa dicari suatu solusi yaitu dengan mengarahkannya ke suatu negasi. Tetapi sekarang ada paradoks yang relatif lebih rumit karena tidak memuat unsur subyek yang bisa dinegasikan. Paradoks tersebut adalah:</p>
<blockquote><p><em><font color="#0000ff"><strong>&#8220;Saya sedang berbohong&#8221;</strong></font></em></p></blockquote>
<p>Kira-kira apa kesimpulannya? Dari pernyataan singkat tsb kira-kira saya sedang berbohong atau sedang jujur?</p>
<p>Mari kita lihat bersama-sama:</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<ol>
<li>Jika kenyataannya saya memang benar-benar berbohong maka sesungguhnya pernyataan <u><font color="#000099">&#8220;<em>saya sedang berbohong</em>&#8220;</font></u> itu sudah merupakan suatu kejujuran, jadi pada akhirnya saya berkata jujur (kontradiktif dengan kenyataan awal saya berbohong).</li>
<li>Tetapi jika pada kenyataannya saya memang berkata jujur dan mengatakan bahwa <u><font color="#000099">&#8220;<em>saya sedang berbohong</em>&#8220;</font></u> maka itu artinya saya telah jujur kalau saya sedang berbohong. Jujur kalau sedang berbohong itu sendiri sudah merupakan suatu kontradiksi.</li>
</ol>
<p align="justify">Jadi pernyataan <em><font color="#0000ff"><strong>&#8220;Saya sedang berbohong&#8221; </strong></font></em><font color="#000000">murni merupakan suatu paradoks yang tidak bisa diarahkan menuju negasi sebagai salah satu bentuk solusi.</font></p>
<p><font color="#000000"><em>Maaf jika tulisan saya agak kacau dan tidak jelas, karena:<br />
</em></font></p>
<ol>
<li><em>Sedang kurang bisa begitu berpikir karena sedang banyak &#8220;tuntutan kerja&#8221; dalam beberapa hari ini.</em></li>
<li><em>Walau sudah memanfaatkan ScribeFire (dan juga notepad) tetapi koneksi internet yang kacau (sebagai imbas pindah rumah baru) membuat saya agak kehilangan mood dalam blogging.</em></li>
</ol>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/deking.wordpress.com/401/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/deking.wordpress.com/401/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deking.wordpress.com/401/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deking.wordpress.com/401/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deking.wordpress.com/401/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deking.wordpress.com/401/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deking.wordpress.com/401/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deking.wordpress.com/401/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deking.wordpress.com/401/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deking.wordpress.com/401/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deking.wordpress.com/401/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deking.wordpress.com/401/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=401&subd=deking&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deking.wordpress.com/2007/09/05/ternyata-semua-laki-laki-adalah-pembohong/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>83</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39600c6c9c29c6b97e73f587c17b4749?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deKing</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>menuju horison&#8230;</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/08/29/menuju-horison/</link>
		<comments>http://deking.wordpress.com/2007/08/29/menuju-horison/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Aug 2007 22:02:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deking</dc:creator>
				<category><![CDATA[antara MATEMATIKA atau KEHIDUPAN...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/08/29/menuju-horison/</guid>
		<description><![CDATA[
“Since the beautiful is the opposite of the ugly, they are two. And since they are two, each is one. And the same account is true of the just and the unjust, the good and the bad, and all the Forms. Each of them is itself one &#8230;”

(Plato)
 *********************************************************

Setelah sekian lama menggunakan header hasil latihan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=387&subd=deking&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote>
<p align="justify">“Since the beautiful is the opposite of the ugly, they are two. And since they are two, each is one. And the same account is true of the just and the unjust, the good and the bad, and all the Forms. Each of them is itself one &#8230;”</p>
</blockquote>
<p align="right"><em>(Plato)</em></p>
<p align="center"><font color="#0000ff"><strong> *********************************************************</strong></font></p>
<p align="justify"><span id="more-387"></span><br />
Setelah sekian lama menggunakan header hasil latihan sendiri, sekarang saya menggunakan sebuah header baru hasil karya salah satu <a href="http://almascatie.wordpress.com/" target="_blank">suhu</a> saya yang memang merupakan salah satu ahli grafis di blogsphere ini.
</p>
<p align="justify"><em>Tanpa mengurangi rasa hormat saya pada <a href="http://almascatie.wordpress.com/" target="_blank">Almascatie</a> (selaku pembuat header), saya ingin sedikit memaknai header hasil karya beliau tsb (untuk diri saya pribadi tentunya) </em> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> <em> </em></p>
<p align="justify"> <a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/02-king-kecil.jpg" title="02-king-kecil.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/02-king-kecil.jpg" alt="02-king-kecil.jpg" /></a></p>
<p align="justify">Dari header tsb sangat jelas kalau <em><font color="#0000ff">manusia biasa</font><font color="#0000ff">™</font></em> sedang menatap ke arah horison. Sebenarnya bukan hanya sekadar menatap, tapi<em><font color="#0000ff"> </font><font color="#000000">(deep inside of..)</font> </em><em><font color="#0000ff">manusia biasa</font></em><em><font color="#0000ff">™</font></em>  ini memiliki asa untuk mencapai horison. Ya..itulah makna header baru saya. (<em>Lho pendek banget?</em> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' />  )</p>
<p align="justify"><em>Secara estimologi, horison berasal dari kata <strong>Orizein</strong> (bahasa Yunani) yang memiliki arti garis pemisah antara bumi dan langit. (definisi dari <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Horizon" target="_blank">sini</a>).</em></p>
<p align="justify">Atau kalau boleh, saya ingin mendefinisikan bahwa horison merupakan tempat bertemunya langit dan bumi.  <strong>Horison merupakan kondisi dimana kita bisa meraih dua hal, yaitu mencapai langit tanpa harus meninggalkan bumi tempat berpijak ini.</strong></p>
<p align="justify">Sering kali kata &#8220;langit&#8221; dikaitkan dengan nuansa surgawi (<em>kira-kira seperti itulah</em>) sedangkan kata &#8220;bumi&#8221; lebih mewakili hal-hal yang bersifat duniawi. Secara manusiawi <em><font color="#0000ff">manusia biasa</font></em><em><font color="#0000ff">™</font></em>  ini adalah sosok yang tetap memiliki keinginan untuk mencapai langit, tetapi bagaimanapun juga <em><font color="#0000ff">manusia biasa</font></em><em><font color="#0000ff">™</font></em>  menyadari kelahirannya di bumi ini lengkap dengan segala sifat ke-bumi-annya.</p>
<p align="justify"><font color="#0000ff"><strong>Oleh karena itu dengan mencapai horison, <font color="#ff0000"><em>manusia biasa</em></font><em><font color="#ff0000">™</font>  </em>ini ingin mencapai langit tanpa harus meninggalkan kodrat ke-bumi-annya.</strong></font></p>
<p align="justify"><em>Kenapa tidak mencapai &#8220;langit&#8221; saja sekalian? Ah saya hanya mencoba berpikir realistis akan keberadaan dan keadaan saya ini, saya hanyalah manusia biasa dengan segala sisi gelap yang dimiliki&#8230;bisa sedikit menyentuh langit saja sudah bersyukur hehehe<br />
</em>
</p>
<p align="justify">Tapi &#8230; sepertinya tidaklah mungkin bagi <em><font color="#0000ff">manusia biasa</font></em><em><font color="#0000ff">™ </font></em>untuk mencapai horison karena<strong> horison akan selalu &#8220;melangkah&#8221; menjauh seiring dengan usaha kita mendekatinya. Langit dan bumi akan senantiasa terpisah seiring dengan usaha kita memadukannya.</strong></p>
<p align="justify">Seperti apa yang terkandung dalam quote di awal tulisan ini&#8230; (<em>yang kira-kira maksudnya seperti ini</em>)</p>
<blockquote>
<p align="justify"><em>Karena keindahan adalah lawan dari keburukan, maka mereka adalah dua. Dan karena mereka dua, maka masing-masing merupakan (pribadi) yang tunggal. Sama halnya untuk benar dan salah, baik dan buruk dan segala bentuk-bentuk yang lain. Masing-masing dari mereka adalah diri mereka sendiri (sebagai sosok tunggal)&#8230;</em></p>
</blockquote>
<p align="right"><em>(Plato)</em></p>
<p align="justify">Dari pernyataan tersebut betapa dapat kita lihat bahwa bagaimanapun juga &#8220;langit&#8221; dan &#8220;bumi&#8221; adalah berbeda dan masing-masing dari mereka adalah sosok (&#8220;pribadi&#8221;) yang tunggal yang tak tersatukan. Jadi mungkinkah <em><font color="#0000ff">manusia biasa</font></em><em><font color="#0000ff">™</font></em> memadukannya? Mungkinkah <em><font color="#0000ff">manusia biasa</font></em><em><font color="#0000ff">™</font></em> menyatukan &#8220;langit&#8221; dan &#8220;bumi&#8221;? Mungkinkah ini pertanda untuk memilih satu di antara mereka?</p>
<p align="justify">Tapi&#8230;tidak peduli dengan kemustahilan untuk mencapai horison itu, <em><font color="#0000ff">manusia biasa</font></em><em><font color="#0000ff">™</font></em>  tetap ber-asa untuk mencapai horison. (<strong><em>titik</em></strong>)</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify"><u><strong>PS:</strong></u></p>
<p align="justify">Jika ingin memuji keindahan header blog ini, silakan ditujukan langsung kepada suhu saya, <a href="http://almascatie.wordpress.com/" target="_blank">Almascatie</a>, sebagai pembuat header tsb. Keberadaan saya dalam &#8220;kasus&#8221; ini hanyalah sekadar pengguna dan sekaligus <strike>sok</strike> penerjemah gambar.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/deking.wordpress.com/387/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/deking.wordpress.com/387/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deking.wordpress.com/387/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deking.wordpress.com/387/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deking.wordpress.com/387/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deking.wordpress.com/387/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deking.wordpress.com/387/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deking.wordpress.com/387/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deking.wordpress.com/387/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deking.wordpress.com/387/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deking.wordpress.com/387/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deking.wordpress.com/387/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=387&subd=deking&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deking.wordpress.com/2007/08/29/menuju-horison/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>89</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39600c6c9c29c6b97e73f587c17b4749?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deKing</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/02-king-kecil.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">02-king-kecil.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>My republished story&#8230;</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/08/27/republished-story/</link>
		<comments>http://deking.wordpress.com/2007/08/27/republished-story/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Aug 2007 00:10:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deking</dc:creator>
				<category><![CDATA[antara MATEMATIKA atau KEHIDUPAN...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/08/27/republished-story/</guid>
		<description><![CDATA[Honestly this post is not a new stuff, it is only a republished story. No special reason behind this republishing, i just think that this information may be useful for us. Actually I wrote this post for my old blog, before I moved to WP. I hope you enjoy my old stuff.
*******************************

Caesar Chiper, A Classic [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=385&subd=deking&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="justify"><strong>Honestly this post is not a new stuff, it is only a republished story. No special reason behind this republishing, i just think that this information may be useful for us. Actually I wrote this post for my old blog, before I moved to WP. I hope you enjoy my old stuff.</strong></p>
<p align="center"><strong>*******************************</strong></p>
<p align="center"><span id="more-385"></span><br />
Caesar Chiper, A Classic Cryptography
</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">&#8230;&#8230;&#8230;. 6 4 17_2 18 24_21 8 4 7_16 2_16 8 22 22 4 10 8</p>
<p align="justify">&#8230;&#8230;&#8230;.15 8 23 22_14 8 8 19_18 24 21_22 8 6 21 8 23_22 4 9 8&#8230;&#8230;</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Have you ever read ‘Digital Fortress’, a book writen by Dan Brown <em>(the author of well known book, The Da Vinci Code &#8211; a book which has already been filmed in Hollywood)</em>? The ‘Digital Fortress’ tell us about an organisation called National Security Agent (NSA) which has responsibility in encrypting and decrypting secret codes. However, I will not tell you about the ‘Digital Fortress’. I just want to share with you about a simple clasic encryption and decryption.</p>
<p align="justify">I think cryptography is so common for you who have learnt Algebra or computer, in Algebra we can learn about simpel cryptography (which is widely used in computer and information technology). Now, I want to share with you about Caesar Chiper, a classic cryptography which is used by Julius Caesar in his wars. When sending the messages (about the strategy of the war), Julius Caesar always encrypted his messages to keep them safe from his enemies.</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Caesar Chiper is a (quite) simple cryptography. It is not so complicated because it just uses <em>translasion</em> (a part of transformation in Mathematics) of the alphabet (A, B, C, … ). We just need to move the alphabet <em>&#8216;n&#8217;</em> steps to the right or to the left. Next, the number of the steps is called shift code. For instance, if we move the letters 3 steps to right we call it Caesar Chiper Shift R3. Is it difficult? I hope it will be (quite) easy after I give you an example, here it is ….. </p>
<ul>
<li>We start from an array of alphabets : A B C D E F G H ….</li>
<li>For instance we will use Caesar Chiper Shift 3 so move the alphabet 3 steps to right and we will get the new array of alphabets : D E F G H I J K ….</li>
<li>I will give you an example of words to make it easier to learn :
<ul>
<li>Before encryption we have : ‘Digital Fortress’</li>
<li>Move ‘D’ 3 steps to right and we will get ‘G’</li>
<li>Move ‘I’ 3 steps to right and we will get ‘L’</li>
<li>And so on&#8230;.</li>
<li>After encryption we will obtain : Gljlwdo Iruwugvv</li>
</ul>
</li>
</ul>
<p align="justify">It is easy to ‘play’ Caesar Chiper, isn’t it? Of course it is free for us to choose the shift code (the number and the direction of the steps). We can move the letters to the right or to the left. If we move letters to the left we can use L (for Left) as its special code. For instance if we move the alphabet 4 steps to the left, it is called the Caesar Chiper shift L4.</p>
<p align="justify">Decrypting codes is as easy as encrypting codes. To decrypt the codes we move the alphabet in the same number of steps we&#8217;ve taken when we encrypted the codes, but we have to move them to the opposite direction.</p>
<p align="center"><strong> *******</strong></p>
<p align="justify">Caesar Chiper does not only use alphabetical code but also use numerical code. We can use numbers from zero until 25. Why 25? Because we have 26 letters from A to Z so we use modulo 26, usually written as mod(26).</p>
<p align="justify">First we have to change alphabetical codes to first numerical codes, for instances A = 0, B = 1, C = 2 …and so on. The next step is doing the encryption and decryption using the ‘formula’:</p>
<ul>
<li><strong>Encryption : En(x)=(x+n)mod 26 </strong></li>
<li><strong>Decryption : Dn(x)=(x-n)mod 26</strong></li>
</ul>
<p align="justify"><u><strong>Example :</strong></u></p>
<ul>
<li><strong>Encryption: </strong></li>
</ul>
<p align="justify">We choose n = 3 and the first code A = 0, B = 1, C = 2 …</p>
<p align="justify">And then we code the letter A use the formula for encryption…<strong>En(x)=(x+n)mod 26</strong></p>
<p align="justify">E3(0)=(0+3)mod 26</p>
<p align="justify">E3(0)=3 mod 26</p>
<p align="justify">Finally we get A = 3 (not zero anymore), 3 is the new code for A. For the the codes of the other letters we just continue the list of alphabet (B=4, C=5, &#8230; , W=25, X=0, Y=1, Z=2).</p>
<ul>
<li><strong>Decryption </strong></li>
</ul>
<p align="justify">We have a number ‘4’ and we know the code is E3.</p>
<p align="justify">So what does ‘3’ mean?</p>
<p align="justify"><strong>    Let’s find it out!</strong></p>
<p align="justify">We use the formula Dn(x)=(x-n)mod 26</p>
<p align="justify">D3(4)=(4-3)mod 26</p>
<p align="justify">D3(4)=1 mod 26</p>
<p align="justify">Because in the first code 1 means B so finally we know that ‘4’ in E3 means B.</p>
<p align="justify"><strong>Now, I will challenge you!</strong></p>
<p align="justify">17 5 24 9 17 5 24 13 15 5 _5 8 5 16 5 12_20 9 22 17 5 13 18 5 18_3 5 18 11_17 9 18 11 5 23 3 13 15 15 5 18</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">The ‘sentence’ above uses E5. Can you tell me about what that ‘sentence’ is talking about?</p>
<p align="justify">Finally, what does the code in the beginning of this ‘story’ mean?</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="right"><em>This story was finished in 15 December 2006 </em></p>
<p align="right"><em> de King</em></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/deking.wordpress.com/385/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/deking.wordpress.com/385/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deking.wordpress.com/385/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deking.wordpress.com/385/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deking.wordpress.com/385/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deking.wordpress.com/385/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deking.wordpress.com/385/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deking.wordpress.com/385/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deking.wordpress.com/385/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deking.wordpress.com/385/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deking.wordpress.com/385/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deking.wordpress.com/385/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=385&subd=deking&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deking.wordpress.com/2007/08/27/republished-story/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>41</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39600c6c9c29c6b97e73f587c17b4749?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deKing</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sedih&#8230; (kok tidak ada yang serius?)</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/08/25/sedih-kok-tidak-ada-yang-serius/</link>
		<comments>http://deking.wordpress.com/2007/08/25/sedih-kok-tidak-ada-yang-serius/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 25 Aug 2007 03:55:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deking</dc:creator>
				<category><![CDATA[tulisan biasa...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/08/25/sedih-kok-tidak-ada-yang-serius/</guid>
		<description><![CDATA[Seperti Bang Fertob yang mengungkapkan kekagetan beliau karena tulisan beliau ditanggapi tidak seperti apa yang beliau harapkan. Maka ijinkan saya untuk mengungkapkan &#8220;kesedihan&#8221; saya berkaitan dengan tulisan saya kemarin &#8230;
Kenapa tulisan saya yang kemarin ini &#8220;diributkan&#8221; ya?  

Apakah karena saya terkesan tidak konsisten, seperti apa yang disampaikan oleh Bang Erander di sini? Ah saya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=383&subd=deking&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="justify"><em>Seperti <a href="http://fertobhades.wordpress.com/" target="_blank">Bang Fertob</a> yang mengungkapkan <a href="http://fertobhades.wordpress.com/2007/08/21/entahlah/" target="_blank">kekagetan</a> beliau karena tulisan beliau ditanggapi tidak seperti apa yang beliau harapkan. Maka ijinkan saya untuk mengungkapkan &#8220;kesedihan&#8221; saya berkaitan dengan tulisan saya <a href="http://deking.wordpress.com/2007/08/22/ketika-keraguan-datang/" target="_blank">kemarin</a> &#8230;</em></p>
<p align="justify">Kenapa tulisan saya yang <a href="http://deking.wordpress.com/2007/08/22/ketika-keraguan-datang/" target="_blank">kemarin ini</a> &#8220;diributkan&#8221; ya? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p align="justify"><span id="more-383"></span></p>
<p align="justify">Apakah karena saya terkesan tidak konsisten, seperti apa yang disampaikan oleh Bang Erander <a href="http://deking.wordpress.com/2007/08/22/ketika-keraguan-datang/#comment-3487" target="_blank">di sini</a>? Ah saya konsisten kok, saya tetap konsisten dengan predikat &#8220;manusia biasa yang benar-benar biasa&#8230;&#8221; yang saya sandang, manusia biasa yang lengkap dengan segala keterbatasan dan kebiasaannya. Tapi sejujurnya tulisan saya yang kemarin tsb bukanlah sekedar coretan, tetap ada pesan (moral?) external yang ingin yang saya sampaikan di balik sandi-sandi kata. Eh kalau membicarakan tentang sandi, kok tiba-tiba saya menjadi teringat <a href="http://deking.wordpress.com/2007/01/23/how-to-keep-our-secret/" target="_blank">tulisan lama</a> saya <strike>yang tidak laku</strike> (sekalian promosi tulisan lama hehe). <a href="http://deking.wordpress.com/2007/01/23/how-to-keep-our-secret/" target="_blank">Tulisan lama</a> saya tsb adalah tentang Caesar Chiper, yaitu suatu bentuk kode yang bisa digunakan untuk &#8220;mengamankan&#8221; pesan rahasia. Jadi bagaimanapun juga tulisan saya masih konsisten kan, karena saya menerapkan suatu &#8220;pengkodean&#8221; dalam tulisan saya. Anggap saja tulisan kemarin adalah salah satu aplikasi nyata &#8220;kriptografi&#8221; (pakai tanda kutip lho).</p>
<p align="justify">Tapi kenapa semua hanya syok dan terpana akan tulisan yang kemarin <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<p align="justify">Apakah karena bentuknya puisi? Kalau masalah puisi, ini bukanlah yang  pertama kali karena saya pernah membuat puisi <a href="http://deking.wordpress.com/2007/08/07/menembus-batas/" target="_blank">di sini</a>. Jadi apa yang salah dengan tulisan kemarin? Apakah reaksi-reaksi yang ada karena ada kata &#8220;dia&#8221; dalam tulisan saya?</p>
<p align="center"><strong> ******Apa (salah satu) pesan saya?</strong><strong>******</strong></p>
<p align="justify"><strong>Segala baju dan atribut merujuk pada status kita dll, sedangkan ketelanjangan  bermakna kejujuran, kebersihan hati dll.</strong> Untuk pesan selanjutnya, silakan diteruskan sendiri. Lalu kenapa semu? Ah banyak sekali kejujuran yang semu kan? Lalu kenapa ragu? Bukankah melakukan suatu kejujuran itu bukanlah hal yang mudah? Saya sich realistis saja kalau saya masih sering merasa kesulitan untuk itu. Oleh karena itu biarkan saya untuk tetap meragu.</p>
<p align="justify">Kira-kira apa salah satu pesan di balik tulisan saya yang kemarin?</p>
<p align="justify">Sebentar lagi kita akan memasuki bulan suci ramadhon (bagi saudara-saudara muslim), jadi marilah kita bersihkan hati. Eh tapi membersihkan hati jangan hanya menjelang bulan Romadhon saja ya, pembersihan hati kan bisa (dan memang sebaiknya) dilakukan setiap saat. Pembersihan hati sebaiknya dilakukan terlepas dari segala macam atribut (pamrih, paksaan dll).</p>
<p align="justify">Menjelang bulan Romadhon ini marilah kita &#8220;telanjangi&#8221; hati kita. Walau semua itu sulit&#8230;</p>
<p align="justify">Bagi saudara-saudara muslim&#8230;selamat menyambut bulan suci Romadhon dan untuk saudara-saudara yang lain marilah kita &#8220;telanjangi&#8221; hati kita.</p>
<p align="center"><strong>*********</strong></p>
<p align="justify">Pesan untuk &#8220;dia&#8221; <em>(*senang membuat orang lain bingung dan penasaran* ) </em> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p align="justify">Maaf dan terima kasih.</p>
<blockquote>
<p align="justify"><strong><em>Hidup adalah jalinan dari pilihan-pilihan</em></strong></p>
<p align="justify"><em><strong>Hidup adalah perpaduan dari keputusan-keputusan</strong> </em></p>
</blockquote>
<p align="justify">Bagaimanapun juga kita (ya aku dan &#8220;kamu&#8221;) harus tetap menjalin pilihan-pilihan dan merangkai putusan-putusan demi melanjutkan hidup &#8220;kita masing-masing&#8221;</p>
<p align="justify"><strong>Jalin dan rangkailah hidupmu&#8230;jalanmu masih panjang</strong></p>
<p align="justify"><strong>Berjalanlah&#8230;janganlah kau tengok  <strike>padaku</strike> <strike><em>(GR </em></strike></strong><em> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </em><strong><strike><em> )</em></strike> jalan semu ini jika itu hanya akan menghambat jalan nyatamu</strong></p>
<p align="justify">Tetap berjalanlah wahai &#8220;engkau&#8221; &#8230; raihlah jalan nyatamu</p>
<p align="justify">Suatu bilangan <em>(bulat &gt; 1)</em> pun sejatinya tidaklah satu, karena dia memiliki faktor yang membentuknya&#8230;ya satu (bilangan) itu pun sejatinya berbeda</p>
<p align="justify">Inilah yang terbaik &#8230;</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/deking.wordpress.com/383/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/deking.wordpress.com/383/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deking.wordpress.com/383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deking.wordpress.com/383/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deking.wordpress.com/383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deking.wordpress.com/383/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deking.wordpress.com/383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deking.wordpress.com/383/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deking.wordpress.com/383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deking.wordpress.com/383/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deking.wordpress.com/383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deking.wordpress.com/383/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=383&subd=deking&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deking.wordpress.com/2007/08/25/sedih-kok-tidak-ada-yang-serius/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>49</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39600c6c9c29c6b97e73f587c17b4749?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deKing</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ketika Keraguan Datang</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/08/22/ketika-keraguan-datang/</link>
		<comments>http://deking.wordpress.com/2007/08/22/ketika-keraguan-datang/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Aug 2007 13:48:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deking</dc:creator>
				<category><![CDATA[tulisan biasa...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/08/22/ketika-keraguan-datang/</guid>
		<description><![CDATA[

&#160;


&#160;

&#160;
Haruskah kutanggalkan semua baju dan atribut ini hanya demi mengejar ketelanjangan semu itu?
Ah siapa peduli dengan semua malu dan takut&#8230;bukankah kita lahir dalam ketelanjangan?
Ya&#8230;tapi&#8230;
&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;
Biar&#8230;biarlah aku tetap meragu wahai kawan
Biar&#8230;biarkan tetap kupeluk keraguanku ini
&#160;
&#160;
&#160;
[52,1o Lintang Utara dan 5,23o Bujur Timur; 20 Agustus 2007]

&#160;


&#160;
&#160;
&#160;





&#160;
Tulisan di atas adalah renungan biasa seorang manusia biasa dan sekaligus berlatih menggunakan blogframe. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=370&subd=deking&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="492">
<tr>
<td colspan="3" style="background-image:url('http://deking.files.wordpress.com/2007/08/kop-baru-7.png');background-repeat:no-repeat;width:492px;height:215px;">&nbsp;</td>
</tr>
<tr>
<td style="background-image:url('http://www.snapdrive.net/files/462494/scroll/scroll_r2_c1.png');">&nbsp;</td>
<td style="background-image:url('http://www.snapdrive.net/files/462494/scroll/scroll_r2_c2.png');width:387px;">
<p align="left">&nbsp;</p>
<p align="justify">Haruskah kutanggalkan semua baju dan atribut ini hanya demi mengejar ketelanjangan semu itu?</p>
<p align="justify">Ah siapa peduli dengan semua malu dan takut&#8230;bukankah kita lahir dalam ketelanjangan?</p>
<p align="justify">Ya&#8230;tapi&#8230;</p>
<p align="justify">&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</p>
<p align="justify">Biar&#8230;biarlah aku tetap meragu wahai kawan</p>
<p align="justify">Biar&#8230;biarkan tetap kupeluk keraguanku ini</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="right"><em>[52,1<sup>o</sup> Lintang Utara dan 5,23<sup>o</sup> Bujur Timur; 20 Agustus 2007]</em></p>
</td>
<td style="background-image:url('http://www.snapdrive.net/files/462494/scroll/scroll_r2_c3.png');">&nbsp;</td>
</tr>
<tr>
<td style="width:63px;height:43px;background-image:url('http://www.snapdrive.net/files/462494/scroll/scroll_r3_c1.png');background-repeat:no-repeat;">&nbsp;</td>
<td style="background-image:url('http://www.snapdrive.net/files/462494/scroll/scroll_r3_c2.png');width:387px;">&nbsp;</td>
<td style="width:42px;height:43px;background-image:url('http://www.snapdrive.net/files/462494/scroll/scroll_r3_c3.png');background-repeat:no-repeat;">&nbsp;</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="3"><img src="http://www.snapdrive.net/files/462494/scroll/scroll_r4_c1.png" style="border:medium none;margin:0;padding:0;" /></td>
</tr>
</table>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Tulisan di atas adalah renungan biasa seorang manusia biasa dan sekaligus berlatih menggunakan blogframe. Maaf kalau ngaco, maklum tidak pernah menulis yang seperti ini.</p>
<p align="justify">Bagi yang mau mengaitkannya dengan tulisan yang <a href="http://deking.wordpress.com/2007/08/20/semua-agama-sebangun-tapi-tidak-kongruen-ngobrol-agama-dengan-sedikit-tinjauan-matematika/" target="_blank">kemarin</a> silakan. Atau ada yang lain?</p>
<p align="left"><strong>Tapi yang jelas, tulisan ini saya persembahkan untuk <a href="http://deking.id" title="oo siapa dia?" target="_blank">dia</a>&#8230;</strong></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify"><em>Untuk menuangkan sesuatu yang tidak jelas ini maka saya memilih produk blogframe &#8220;seri&#8221; Secret <a href="http://blogframes.wordpress.com/2007/06/23/secret-scroll/" target="_blank">Scroll</a> dengan sedikit ubahan atas bimbingan salah satu <a href="http://almascatie.wordpress.com/" target="_blank">suhu</a> saya.</em></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/deking.wordpress.com/370/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/deking.wordpress.com/370/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deking.wordpress.com/370/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deking.wordpress.com/370/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deking.wordpress.com/370/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deking.wordpress.com/370/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deking.wordpress.com/370/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deking.wordpress.com/370/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deking.wordpress.com/370/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deking.wordpress.com/370/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deking.wordpress.com/370/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deking.wordpress.com/370/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=370&subd=deking&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deking.wordpress.com/2007/08/22/ketika-keraguan-datang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>90</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39600c6c9c29c6b97e73f587c17b4749?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deKing</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.snapdrive.net/files/462494/scroll/scroll_r4_c1.png" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Semua Agama Sebangun Tapi TIDAK KONGRUEN: Ngobrol agama dengan sedikit tinjauan matematika</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/08/20/semua-agama-sebangun-tapi-tidak-kongruen-ngobrol-agama-dengan-sedikit-tinjauan-matematika/</link>
		<comments>http://deking.wordpress.com/2007/08/20/semua-agama-sebangun-tapi-tidak-kongruen-ngobrol-agama-dengan-sedikit-tinjauan-matematika/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Aug 2007 00:28:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deking</dc:creator>
				<category><![CDATA[antara MATEMATIKA atau KEHIDUPAN...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/08/20/semua-agama-sebangun-tapi-tidak-kongruen-ngobrol-agama-dengan-sedikit-tinjauan-matematika/</guid>
		<description><![CDATA[Hehehehe&#8230;.maaf ya saya akan meneruskan hobi saya untuk bermain analogi. Walaupun lumayan panjang tapi saya persilakan membaca sampai selesai. Semoga tidak membosankan  
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;
Sebenarnya saya tidak paham agama sehingga saya tidak pernah menulis tentang agama, tetapi lagi-lagi saya tertarik untuk mendaur ulang komentar saya sendiri di sini. Sering saya membaca tulisan tentang agama di tempat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=357&subd=deking&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="justify"><em>Hehehehe&#8230;.maaf ya saya akan meneruskan hobi saya untuk bermain analogi. Walaupun lumayan panjang tapi saya per<strong>silakan membaca sampai selesai</strong>. Semoga tidak membosankan</em> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p align="center">&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p align="justify">Sebenarnya saya tidak paham agama sehingga saya tidak pernah menulis tentang agama, tetapi lagi-lagi saya tertarik untuk <a href="http://deking.wordpress.com/2007/08/15/zodiak-astrologi-atau-astronomi-hanya-suatu-prequel/#comment-3208" target="_blank">mendaur ulang</a> komentar saya sendiri di <a href="http://secondprince.wordpress.com/2007/08/14/nyatanya-semua-agama-tidak-sama/#comment-142" target="_blank">sini</a>. Sering saya membaca tulisan tentang agama di tempat saudara saya antara lain <a href="http://joesatch.wordpress.com/2007/01/08/ketika-umat-islam-malas-berpikir/" target="_blank">Joe</a>, <a href="http://kosongempatsembilan.wordpress.com/2007/08/06/pak-jenggot-bersorban-putih-yang-mengenakan-kalung-salib-besar-itu-sedang-bertapa-di-klenteng/" target="_blank">Neo 49</a>, <a href="http://danalingga.wordpress.com/2007/08/08/ternyata-semua-agama-sama/" target="_blank">Danalingga</a>, <a href="http://secondprince.wordpress.com/" target="_blank">Secondprince</a> dan mungkin yang lain (maaf kalau tidak tercantum). Kadang saya hanya sanggup untuk membaca saja tanpa mampu meninggalkan jejak komentar. Tetapi karena kemarin saya menemukan dua pendapat yang berbeda (bertolak belakang?) tentang agama maka akhirnya saya tertarik untuk nimbrung juga. Pendapat itu adalah &#8220;<a href="http://danalingga.wordpress.com/2007/08/08/ternyata-semua-agama-sama/" target="_blank">Ternyata semua agama sama</a>&#8221; vs &#8220;<a href="http://secondprince.wordpress.com/2007/08/14/nyatanya-semua-agama-tidak-sama/" target="_blank">Nyatanya semua agama itu tidak sama</a>&#8220;.</p>
<p align="justify"><span id="more-357"></span></p>
<p align="center"><strong>******Kesebangunan dan Kongruensi*******</strong></p>
<p align="justify">Secara umum topik yang akan saya bahas sama dengan Danalingga dan Bharma tetapi saya akan menggunakan cara saya sendiri untuk membicarakan tentang agama ini, yaitu dengan analogi (matematika).</p>
<p align="justify">Kalau Danalingga menggunakan lingkaran sebagai salah satu unsur dalam penyimbolan agama maka saya akan menggunakan segitiga sebagai simbol agama. Hal ini karena saya pernah membaca bahwa segitiga merupakan lambang religi dan segiempat lambang ilmu pengetahuan (CMIIW ya). Seperti di salah satu artikel yang saya temukan <a href="http://deking.wordpress.com/wp-admin/www.nshi.org/Material/LotusNewsMaret2006.pdf" target="_blank">di sini</a> diyatakan bahwa <strong>segitiga merupakan simbol dari api spiritual atau triatna</strong>.</p>
<p align="justify"> Oleh karena itulah  <strong>saya memilih untuk menganalogikan agama dengan segitiga </strong>(semoga tulisan saya ini tidak <a href="http://pitoyoadhi.wordpress.com/2007/08/15/puisi-malaikat/" target="_blank">diberangus</a> karena sembarangan main analogi&#8230;.masak agama disamakan dengan bangun datar seperti itu).</p>
<p align="justify">Di dalam geometri ada dua istilah yang agak dekat, yaitu <strong>SEBANGUN</strong> dan <strong>KONGRUEN</strong>. Secara sederhana definisi kedua hal tsb adalah:</p>
<ol>
<li>Sebangun &#8212;&gt; memiliki <strong>bentuk</strong> yang sama.</li>
<p align="justify">Dalam hal ini biasanya indikator kesamaan bentuk adalah ukuran sudut. Jika dua segitiga memiliki ukuran-ukuran sudut yang sama maka segitiga-segitiga tsb dikatakan sebangun.</p>
<p><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/sebangun.jpg" title="sebangun.jpg"></a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/sebangun.jpg" title="sebangun.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/sebangun.jpg?w=363&#038;h=110" alt="sebangun.jpg" height="110" width="363" /></a></p>
<li>Kongruen &#8212;&gt; memiliki <strong>bentuk dan ukuran</strong> yang sama.</li>
<p align="justify">Untuk kongruensi kita tidak hanya melihat sudut saja sebagai penentu kesebangunan (kesamaan bentuk), tetapi kita masih membutuhkan satu ukuran lagi yaitu panjang sisi. Panjang sisi dalam hal ini menentukan ukuran segitiga. Jadi jika dua segitiga kongruen maka kedua segitiga tsb tidak hanaya memiliki kesamaan dalam halukuran sudut, tetapi juga panjang sisi-sisinya.</p>
</ol>
<p align="center"><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/kongruen.jpg" title="kongruen.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/kongruen.jpg?w=343&#038;h=117" alt="kongruen.jpg" height="117" width="343" /></a></p>
<p align="justify">Jika diilihat definisi sebangun dan kongruen di atas maka bisa kita katakan kalau sifat <u><strong>kesebangunan lebih umum dari kongruensi</strong></u> karena dua segitiga yang kongruen pasti sebangun sedangkan dua segitiga sebangun belum tentu kongruen. Kalau digambarkan dengan diagram venn maka kira-kira seperti berikut:</p>
<p align="center"> <a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/venn.jpg" title="venn.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/venn.jpg?w=245&#038;h=228" alt="venn.jpg" height="228" width="245" /></a></p>
<p align="center">&nbsp;</p>
<p align="center">&nbsp;</p>
<p align="center"><strong>***********Agama dari sudut pandang matematika**********</strong></p>
<p align="justify">OK sekarang saya akan menarik benang merah antara konsep kesebangunan dan kongruensi dengan konsep agama.</p>
<p align="justify">Sebelumnya saya akan mendefinisikan dulu ke dalam konteks agama mengenai dua hal penting berkaitan kesebangunan dan kongruensi , yaitu sudut dan  sisi. Saya pribadi akan mendefinisikan dan mengaitkan konsep sudut dan sisi ke dalam konteks agama sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>
<p align="justify">Seperti telah disebutkan pada definisi kesebangunan, <strong>suatu sudut lebih berpengaruh terhadap bagimana bentuk</strong> segitiga. Oleh karena itu <strong>sudut dalam konteks agama akan saya kaitkan dengan &#8220;bentuk&#8221; agama</strong>. Menurut saya pribadi, semua agama memiliki &#8220;bentuk&#8221; yang sama yaitu setidaknya memuat hal-hal berikut:</p>
<ul>
<li>Adanya obyek yang disembah, sesembahan yang bernama Alloh, Tuhan, Dewa atau lainnya</li>
<li>Adanya ritual penyembahan sebagai bentuk komunikasi dan interaksi vertikal antara sesembahan dan manusia (yang diikat oleh suatu aturan komunitas agama bersangkutan)</li>
<li>Mengajarkan untuk berbuat baik kepada sesama sebagai suatu bentuk komunikasi dan interaksi horisontal</li>
</ul>
</li>
<li>
<p align="justify">Jika sudut berpengaruh terhadap bentuk, maka <strong>sisi akan lebih berpengaruh terhadap ukuran</strong>. Semoga kita bisa sepakat kalau menentukan (mengenali?) suatu bentuk akan lebih mudah dibandingkan mengetahui <strong>ukuran</strong> dari bentuk tsb. <strong>Untuk mengetahui ukuran maka kita akan lebih memperhatikan dan melakukan hal-hal detail.</strong> Nah oleh karena itulah saya mendefinisikan <strong>sisi sebagai suatu usaha dan bentuk bagian <u>detail</u> dari agama</strong>. Jadi sisi berkaitan dengan hal-hal yang bersifat dengan lebih khusus dari suatu agama:</p>
<ul>
<li>Apa dan bagaimana sang sesembahan (nama, jumlah dll)</li>
<li>Aturan khusus dalam ritual sesembahan sebagai bentuk komunikasi dan interaksi vertikal antara manusia dan sang sesembahan</li>
<p>Misal: Sholat untuk muslim, misa untuk kristen+katolik, dan ritual agama lain (maaf jika tidak lengkap dan salah&#8230;mohon koreksi)</p>
<li>Aturan khusus dalam komunikasi dan interaksi horisontal sesama manusia (mungkin hanya ada di agama tertentu).</li>
<p align="justify">Misal: zakat yang harus dibayarkan sebagai suatu bentuk kepedulian kepada sesama. (maaf karena keterbatasan pengetahuan maka saya hanya bisa memberi contoh dalam agama Islam, bagi rekan agama yang lain dipersilakan berbagi informasi).</p>
</ul>
</li>
</ol>
<p align="justify">Nah mari kita lanjutkan&#8230;</p>
<p align="justify">Salah satu syarat dua segitiga (atau lebih) dikatakan sebangun adalah memiliki dua ukuran sudut yang sama. Nah jika melihat ke definisi sudut dalam konteks agama yang sudah saya sebutkan di atas maka kita bisa melihat bahwa semua agama setidaknya memiliki dua ukuran sudut agama yang sama, yaitu adanya &#8220;sudut&#8221; sesembahan dan adanya &#8220;sudut&#8221; ritual penyembahan. Jadi menurut saya pribadi karena <strong>semua agama sama-sama memiliki &#8220;ukuran sudut&#8221; berupa obyek sesembahan dan aturan ritual penyembahan </strong>maka semua agama memenuhi syarat umum dalam hal kesebangunan. Jadi <strong>semua agama adalah sebangun</strong>.</p>
<p align="justify">Tetapi mengenai &#8220;ukuran&#8221;, yaitu hal-hal yang lebih bersifat detail dan khusus maka ternyata <strong>setiap agama memiliki &#8220;ukuran&#8221; kedetailan masing-masing. </strong>Hal tsb tercermin dari fakta bahwa setiap agama mempunyai aturan masing-masing. Sebagai contoh nyata, spertinya semua agama memiliki nama-nama yang berbeda untuk menyebut nama sang sesembahan (walaupun mungkin sebenarnya obyek yang disembah itu satu sama tapi nama tetap beda). Setiap agama juga memiliki aturan khusus dalam hal ritual penyembahan yang dilakukan.</p>
<p align="justify">Dalam hal-hal yang bersifat detail dan khusus (sebagai bentuk perwujudan dari sisi dan ukuran dalam konteks matematika) ternyata semua agama tidaklah sama sehingga tidak bisa memenuhi syarat kongruensi. Jadi semua agama tidak ada yang kongruen.</p>
<p align="justify">Jadi menurut saya <strong>semua agama hanyalah sekedar sebangun, tetapi tidaklah kongruen</strong>.</p>
<p align="justify">Simpulan secara sepihak, menurut saya:</p>
<ol>
<li> &#8220;Ternyata semua agama itu sama&#8221; yang dicetuskan oleh Danalingga memiliki makna yang sama dengan &#8220;Semua agama adalah sebangun&#8221; menurut versi saya.</li>
<li> &#8220;Nyatanya semua agama tidak sama&#8221; gagasan Bharma sama dengan &#8220;Semua agama tidak ada yang kongruen&#8221; versi saya.</li>
</ol>
<p align="justify">Memang perbedaan pendapat tentang kesamaan atau ketaksamaan agama selalu hanya berakar dari pemilihan sudut pandang yang berbeda, begitu juga saya yang hanya mengambil satu analogi tapi ternyata memuat dua sudut pandang sekaligus&#8230;plin-plan hehehehe</p>
<p>Tapi ya seperti itu pendapat saya&#8230;silakan rekan-rekan simpulkan sendiri.</p>
<p>&#8220;Tiap orang kan beda-beda™&#8221; (dipinjam dari ucapan seorang <a href="http://calonorangtenarsedunia.wordpress.com/" target="_blank">calon psikolog</a>)</p>
<blockquote>
<p align="center"><strong>BAGIKU AGAMAKU DAN BAGIMU AGAMAMU </strong></p>
</blockquote>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/deking.wordpress.com/357/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/deking.wordpress.com/357/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deking.wordpress.com/357/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deking.wordpress.com/357/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deking.wordpress.com/357/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deking.wordpress.com/357/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deking.wordpress.com/357/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deking.wordpress.com/357/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deking.wordpress.com/357/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deking.wordpress.com/357/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deking.wordpress.com/357/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deking.wordpress.com/357/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=357&subd=deking&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deking.wordpress.com/2007/08/20/semua-agama-sebangun-tapi-tidak-kongruen-ngobrol-agama-dengan-sedikit-tinjauan-matematika/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>101</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39600c6c9c29c6b97e73f587c17b4749?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deKing</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/sebangun.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">sebangun.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/kongruen.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kongruen.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/venn.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">venn.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Makna Kemerdekaan kita: Suatu Tinjauan Kimia</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/08/16/makna-kemerdekaan-kita-suatu-tinjauan-kimia/</link>
		<comments>http://deking.wordpress.com/2007/08/16/makna-kemerdekaan-kita-suatu-tinjauan-kimia/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Aug 2007 19:59:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deking</dc:creator>
				<category><![CDATA[tulisan biasa...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/08/16/makna-kemerdekaan-kita-suatu-tinjauan-kimia/</guid>
		<description><![CDATA[ ******Preambule******
Padamu negeri aku berjanji&#8230;
Padamu negeri aku berbakti&#8230;
Oleh karena itu walaupun sedikit terlambat, ijinkan saya untuk menulis tentang kemerdekaan. Yah hanya hal sepele seperti inilah yang bisa saya persembahkan untuk negara kita.
Pada awalnya saya tidak berniat menulis tentang kemerdekaan&#8230;
Bukan karena saya tidak merasa nasionalis, saya yakin rekan-rekan setuju jika arti nasionalisme tidak hanya sekedar keikutsertaan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=356&subd=deking&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="center"><strong> ******Preambule******</strong></p>
<blockquote><p>Padamu negeri aku berjanji&#8230;<br />
Padamu negeri aku berbakti&#8230;</p></blockquote>
<p align="justify">Oleh karena itu walaupun sedikit terlambat, ijinkan saya untuk menulis tentang kemerdekaan. Yah hanya hal sepele seperti inilah yang bisa saya persembahkan untuk negara kita.</p>
<p align="justify">Pada awalnya saya tidak berniat menulis tentang kemerdekaan&#8230;</p>
<p align="justify">Bukan karena saya tidak merasa nasionalis, saya yakin rekan-rekan setuju jika arti nasionalisme tidak hanya sekedar keikutsertaan dalam upacara, lomba, atau lewat tulisan di blog. Saya awalnya tidak berniat menulis karena saya lihat sudah cukup banyak tulisan-tulisan bagus dari rekan-rekan semua.</p>
<p align="justify">Keputusan saya menulis ini karena terinspirasi komentar saya sendiri di tempat saudara saya <a href="http://kosongempatsembilan.wordpress.com/2007/08/17/puisi-anak-bangsa/#comment-3779" target="_blank">ini</a> (maaf kalau hal ini disebut narsis <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  ) sehingga akhirnya saya kembangkan komentar saya sendiri menjadi bentuk tulisan. Seperti komentar <a href="http://pitoyoadhi.wordpress.com/" target="_blank">Kang Adhi</a> dan <a href="http://arifkurniawan.wordpress.com/" target="_blank">Bangaiptop</a> <a href="http://deking.wordpress.com/2007/08/15/zodiak-astrologi-atau-astronomi-hanya-suatu-prequel/#comment-3208" target="_blank">disini</a> dan <a href="http://deking.wordpress.com/2007/08/15/zodiak-astrologi-atau-astronomi-hanya-suatu-prequel/#comment-3245" target="_blank">disini</a>, inilah saya yang memang memiliki hobi mendaur ulang komentar. Tetapi kali ini saya akan mendaur ulang komentar saya sendiri <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p align="center"><strong>**************Batang Tubuh dan Penjelsan Singkat**************</strong></p>
<p align="center"><span id="more-356"></span></p>
<p align="justify">Dari sekian banyak tulisan rekan-rekan tentang kemerdekaan <a href="http://antobilang.wordpress.com/2007/08/16/merdeka-bung/" target="_blank">disini</a>, <a href="http://almascatie.wordpress.com/2007/08/15/persembahan-untuk-indonesia/" target="_blank">disini</a>, <a href="http://cakmoki86.wordpress.com/2007/08/14/merdeka-dari-apa/" target="_blank">disini</a>, <a href="http://erander.wordpress.com/2007/08/14/merdeka-dari-apa/" target="_blank">disini</a> dll (maaf bagi yang tidak sempat tercantum), secara sepihak saya simpulkan bahwa pada intinya hampir semua tulisan mempertanyakan &#8220;Apakah kita sudah merdeka? Dari apa?&#8221;</p>
<p align="justify">Sekarang giliran saya, tetapi jinkan saya menulis kemerdekaan dengan gaya khas saya. Maaf sekali lagi saya akan main analogi&#8230;</p>
<p align="justify">Walau saya tidak tahu apa-apa tentang kimia (maklum mantan anak STM yang tidak belajar Kimia), tetapi ijinkan saya sedikit menculik sebagian dari ilmu Kimia untuk saya jadikan analogi (maaf hobi saya memang main analogi).</p>
<p align="justify">Menurut saya jika dianalogikan ke dalam ilmu kimia maka <strong>kemerdekaan <strike>kita</strike> itu bukanlah suatu unsur, melainkan suatu senyawa atau bahkan campuran. </strong>Sebelum saya lanjutkan tulisan ini, ijinkan saya menayangkan definisi unsur, senyawa dan campuran dalam ilmu kimia.</p>
<ol>
<li>
<p align="justify">Unsur adalah suatu zat yang sudah tidak bisa dibagi-bagi lagi menjadi bagian yang lebih kecil.</p>
</li>
<p>Contoh: Unsur tembaga (cu), Hatrium (Na)</p>
<li>
<p align="justify">Senyawa adalah zat tunggal yang terdiri atas beberapa unsur yang saling kait-mengait.</p>
</li>
<p>Contoh: Air (H<sub>2</sub>0)</p>
<li>
<p align="justify">Campuran adalah zat yang tersusun dari beberapa zat yang lain jenis dan tidak tetap susunannya dari unsur dan senyawa.</p>
</li>
<p>Contoh: Udara, tanah</ol>
<p align="right"><em>Definisi unsur, senyawa dan campuran saya culik dari <a href="http://www.organisasi.org/pengertian_dan_definisi_unsur_senyawa_dan_campuran_pada_zat_disertai_contoh_penjelasan_zat_dan_wujudnya_ilmu_sains_fisika" target="_blank">sini</a>.</em></p>
<p> Sekarang saya lanjutkan&#8230;</p>
<p align="justify"><strong>Kemerdekaan <strike>kita</strike> bukanlah suatu unsur karena kemerdekaan <strike>kita</strike> bukanlah hal yang benar-benar tunggal tanpa kumpulan &#8220;organ&#8221; pembentuk.</strong> Kemerdekaan <strike>kita</strike> terbentuk dari sekian unsur kemerdekaan. <strike>Lagi-lagi</strike> Menurut saya kemerdekaan <strike>kita</strike>  itu terbentuk dari sekian banyak unsur-unsur kemerdekaan, beberapa diantaranya unsur tsb adalah unsur status politik (dan fisik?), status ekonomi, sosial (moral, berpendapat), dan mungkin unsur yang lain.</p>
<p align="justify">Saat ini status kita memang sudah merdeka, tetapi sepertinya masih sebatas unsur tertentu yaitu status politik dan fisik (dari negara lain). Bagaimana dengan unsur-unsur yang lain seperti ekonomi, sosial (berpendapat) dll? Ya kita bisa menilai hal itu sendiri&#8230;</p>
<p align="justify">Jadi jika kita ingin merdeka sepenuhnya-seutuhnya maka kita harus memerdekaan semua unsur yang ada</p>
<p align="center"><strong>*******Aturan Tambahan dan Aturan Peralihan*******</strong></p>
<p align="justify">Ada satu yang saya bingungkan&#8230;</p>
<p align="justify">Sebenarnya kemerdekaan <strike>kita</strike> itu suatu senyawa atau campuran ya?</p>
<p align="justify">Jika kemerdekaan <strike>kita</strike> suatu senyawa maka berarti  setiap unsur kemerdekaan itu saling berkaitan sedangkan jika kemerdekaan <strike>kita</strike> itu suatu campuran maka berarti tidak ada kaitan di antara unsur-unsur kemerdekaan itu.</p>
<p align="justify">Secara ideal sich kemerdekaan itu suatu senyawa karena unsur-unsur  dalam kemerdekaan itu seharusnya saling berkaitan dan mendukung, tetapi secara real kok sepertinya unsur-unsur itu tidak saling berkaitan. Buktinya banyak yang merasa &#8220;santai-santai&#8221; saja (terpaksa ataupun tidak) walaupun sebagian unsurnya masih belum merdeka&#8230;.</p>
<p align="justify">Walau kita belum merdeka sepenuhnya tapi TETAP SEMANGAT!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!</p>
<p align="center"><strong>M</strong></p>
<p align="center"><strong>E</strong></p>
<p align="center"><strong>R</strong></p>
<p align="center"><strong>D</strong></p>
<p align="center"><strong>E</strong></p>
<p align="center"><strong>K</strong></p>
<p align="center"><strong>A</strong></p>
<p align="center"><strong>*************MERDEKA***********</strong>**</p>
<blockquote><p><strong>Bagimu negeri jiwa raga kami&#8230;</strong></p></blockquote>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/deking.wordpress.com/356/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/deking.wordpress.com/356/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deking.wordpress.com/356/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deking.wordpress.com/356/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deking.wordpress.com/356/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deking.wordpress.com/356/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deking.wordpress.com/356/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deking.wordpress.com/356/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deking.wordpress.com/356/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deking.wordpress.com/356/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deking.wordpress.com/356/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deking.wordpress.com/356/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=356&subd=deking&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deking.wordpress.com/2007/08/16/makna-kemerdekaan-kita-suatu-tinjauan-kimia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>52</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39600c6c9c29c6b97e73f587c17b4749?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deKing</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Zodiak: Astrologi atau Astronomi? (Suatu Klarifikasi)</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/08/15/zodiak-astrologi-atau-astronomi-hanya-suatu-prequel/</link>
		<comments>http://deking.wordpress.com/2007/08/15/zodiak-astrologi-atau-astronomi-hanya-suatu-prequel/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Aug 2007 11:14:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deking</dc:creator>
				<category><![CDATA[antara MATEMATIKA atau KEHIDUPAN...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/08/15/zodiak-astrologi-atau-astronomi-hanya-suatu-prequel/</guid>
		<description><![CDATA[[Mohon dibaca sampai selesai    ]
Tulisan ini saya munculkan sebagai tanggapan resmi beberapa komentar di tulisan saya kemarin.  Maksud saya menulis hal ini hanyalah sekedar usaha pelurusan  kesalahan (atau hanya sekedar perbedaan ya?) persepsi tentang zodiak yang selama ini  terjadi. Kesalahan saya satu hal, semestinya saya menulis hal ini sebelum [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=321&subd=deking&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="justify"><strong><em>[Mohon dibaca sampai selesai  </em></strong> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> <strong><em>]</em></strong></p>
<p align="justify">Tulisan ini saya munculkan sebagai tanggapan resmi beberapa komentar di tulisan saya <a href="http://deking.wordpress.com/2007/08/13/apa-sebenarnya-hubungan-tanggal-lahir-kita-dengan-zodiak/" target="_blank">kemarin</a>.  Maksud saya menulis hal ini hanyalah sekedar usaha pelurusan  kesalahan (atau hanya sekedar perbedaan ya?) persepsi tentang zodiak yang selama ini  terjadi. Kesalahan saya satu hal, semestinya saya menulis hal ini sebelum saya menuliskan tentang zodiak <a href="http://deking.wordpress.com/2007/08/13/apa-sebenarnya-hubungan-tanggal-lahir-kita-dengan-zodiak/" target="_blank">kemarin</a>. Ya anggap saja tulisan ini sebagai prequel tulisan kemarin.</p>
<p align="justify"><span id="more-321"></span></p>
<p>Sebagai pembuka saya akan mengutip lagi definisi astrologi dan astronomi:</p>
<ol>
<li>
<p align="justify">Astrologi: ilmu yang menerjemahkan tentang kenyataan dan keberadaan manusiawi, berdasarkan posisi dan gerak-gerik relatif berbagai <span class="new">benda langit</span>,  terutama Matahari, Bulan, planet<span class="new"></span> seperti  dilihat pada waktu dan tempat <span class="new">lahir</span> atau lain peristiwa  dipelajari.</p>
</li>
<p align="justify">Atau secara singkatnya astrologi adalah ilmu yang mengasumsikan bahwa takdir manusia dapat dikaitkan dengan letak benda-benda astronomis di langit</p>
<li>
<p align="justify">Astronomi: ilmu yang melibatkan pengamatan dan penjelasan kejadian yang terjadi di luar Bumi dan atmosfernya. Ilmu ini mempelajari asal-usul, evolusi, sifat fisik dan kimiawi benda-benda yang bisa dilihat di langit (dan di luar Bumi), juga proses yang melibatkan mereka.</p>
</li>
</ol>
<p align="right"><em>Definisi astrologi dan astronomi tsb saya ambil mentah-mentah dari <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Astronomi" target="_blank">wikipedia</a>.</em></p>
<p align="justify"> Setelah kita pahami perbedaan astronomi dan astrologi mari kita telaah definisi sumber masalah, yaitu zodiak.</p>
<p align="justify">Secara etimologi  zodiak (zodiac) berasal dari kata latin zodiacus yang berarti (lingkaran) hewan. Hal inilah yang melatarbelakangi pemakaian nama-nama binatang untuk menamai zodiak.</p>
<p>Definisi zodiak secara ilmiah adalah:</p>
<blockquote><p><strong>Zodiak</strong> menyatakan suatu siklus tahunan dari <strong>12 wilayah</strong> <strong>sepanjang</strong> <strong>lingkaran ekliptik</strong> (yaitu suatu pola lintasan perubahan posisi matahari di angkasa) yang terbentuk karena lingkaran ekliptik ini dibagi oleh gugus-gugus bintang menjadi 12 area dengan ukuran busur yang sama.</p>
<p><em>(Note: di tulisan saya yang ini sudah saya sebutkan bahwa masing-masing area memiliki ukuran 30<sup>o</sup>)</em></p></blockquote>
<p align="right"> Definisi zodiak dari <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Zodiac" target="_blank">sini</a></p>
<p align="justify">Mari kita pahami secara pelan-pelan definisi zodiak di atas. Apakah definisi tsb menyinggung masalah nasib (jodoh, rejeki dll)? Tidak!!</p>
<p align="justify">Dari definisi di atas zodiak hanyalah 12 area di sepanjang lingkaran ekliptika yang berkaitan dengan posisi matahari di angkasa pada waktu-waktu tertentu. Tetapi kenapa pada akhirnya zodiak selalu dikaitkan dengan ramalan nasib yang pada akhirnya mengaburkan definisi zodiak sesungguhnya? Itulah nasib buruk zodiak?</p>
<p align="justify"><strong>Ijinkan saya memakai suatu analogi untuk menjelaskan apa yang saya maksud dengan nasib buruk zodiak. Saya akan memakai analogi buku tulis&#8230;</strong></p>
<p align="justify">Fungsi buku tulis yang sesungguhnya adalah sebagai tempat untuk menulis kan? Tetapi buku tulis juga bisa kita manfaatkan sebagai kipas di cuaca yang terik. Berarti dalam hal ini fungsi buku tulis bisa dua, yaitu untuk menulis (fungsi utama) dan kipas (fungsi bonus). Sebenarnya fungsi buku tulis sebagai kipas lumayan menyalahi &#8220;takdir&#8221; kelahiran buku tulis, tetapi karena adanya berbagai alasan (termasuk mungkin pemaksaan alasan) maka buku tulis tetap bisa berfungsi sebagai kipas.  Tapi bagaimanapun juga kita tetap mengenali fungsi utama buku tulis itu kan?</p>
<p>Lalu apa yang terjadi dengan zodiak?</p>
<p align="justify">Fungsi utama zodiak adalah semacam peta kedudukan atau posisi matahari di angkasa, tetapi sayangnya karena berbagai alasan ternyata zodiak <strong>dimanfaatkan</strong>  (disalahgunakan?) secara paksa MUNGKIN keluar dari ranah ilmiah untuk <strong>meramal nasib</strong> seseorang (seperti buku sebagai kipas).</p>
<p align="justify">Tetapi alangkah mengenaskan nasib zodiak karena dia tidak seperti buku tulis yang masih dikenali fungsi utamanya. Fungsi utama zodiak ternyata telah terkaburkan dan terpinggirkan oleh fungsi lainnya (walau mungkin fungsi lain tsb benar2 muncul karena ada pemaksaan).</p>
<p align="justify">Mengenai alasan secara pasti tentang pemakaian zodiak dalam astrologi saya tidak tahu karena jika saya memaksa membahas masalah ini maka berarti saya harus memasuki ranah astrologi, dan saya tidak suka dengan hal-hal seperti itu.</p>
<p align="justify"><strong>Bagaimana? Sudahkah kita menemukan apa sebenarnya zodiak itu?</strong></p>
<p align="justify">Kesimpulan saya pribadi (silakan rekan-rekan ambil kesimpulan sendiri) adalah jika mengacu definisi zodiak maka <strong>sesungguhnya zodiak berada dalam ranah astronomi, zodiak adalah suatu hal yang ilmiah karena membahas posisi matahari sepanjang tahun</strong>. Mengenai kesan sekarang bahwa zodiak berkaitan dengan astrologi menurut saya merupakan suatu &#8220;kecelakaan&#8221; sejarah.</p>
<p align="center"><strong> *******************************</strong></p>
<p>Apa alasan saya menulis tentang zodiak <a href="http://deking.wordpress.com/2007/08/13/apa-sebenarnya-hubungan-tanggal-lahir-kita-dengan-zodiak/" target="_blank">kemarin</a>?</p>
<ol>
<li>
<p align="justify">Saya ingin berbagi informasi bahwa sesungguhnya hubungan antara tanggal lahir dan zodiak adalah suatu hal yang ilmiah, sama halnya dengan hubungan antara bulan tertentu dengan musim, misalnya kenapa kalau bulan Desember adalah musim dingin dan bulan Juni musim panas (di belahan bumi utara).</p>
</li>
<li>
<p align="justify">Saya ingin mengingatkan supaya kita tidak mengaitkan zodiak dengan nasib.</p>
</li>
<p align="justify">Maaf bagi saudara yang muslim mungkin pernah tahu riwayat gerhana matahari yang terjadi setelah cucu Nabi Muhammad SAW wafat. Waktu itu banyak orang yang mengaitkan peristiwa tsb dengan kematian cucu Nabi (misal alam pun ikut berduka dll). Nah waktu itu Nabi Muhammad mengingatkan bahwa gerhana matahari tsb hanyalah fenomena alam biasa sebagai bukti kekuasaan Alloh.</p>
</ol>
<p align="justify">Nah sesungguhnya hal inilah yang menjadi alasan saya menulis tentang zodiak kemarin. Saya ingin mengingatkan bahwa zodiak adalah sesuatu yang ilmiah, zodiak bukanlah suatu hal yang berkaitan dengan ramalan.</p>
<p align="justify"> Mungkin judul dan bagian pembuka tulisan saya kemarin yang menjebak beberapa rekan sehingga tidak meneruskan membaca dan lantas memvonis bahwa tulisan saya adalah tentang astrologi hehehehehe&#8230;.</p>
<p align="center"> <strong> *******************************</strong></p>
<p align="justify">Saya ingin menanggapi komentar dari Saudara Abu Maulid</p>
<blockquote><p> @Amd</p>
<p align="justify">Sangat relevan menurut saya. Mengapa? <strong>Karena membicarakan zodiak, terlebih di Indonesia, tidak bisa dipisahkan dengan ramalan dan hitung-hitungan para paranormal/dukun/tukang ngibul/pendusta</strong>. Nggak usah jauh-jauh melongok keluar, <strong>komentar2 di atas saja cukup sebagai bukti</strong>. Maka renungkanlah jauh ke depan imbas dari topik yang diangkat. Tidak sekadar beda telaah atau sisi pandang lantas masalah yang utama diabaikan. <strong>Mengapa musti takut dengan tracback? Toh nilai keilmiahan tetap dijunjung tinggi</strong>. Don’t worry Guest!</p>
<p>@ Deking</p>
<p align="justify"> Tanggapan buat Amd relevan juga buat Anda dan sebagai tanggapan dari komentar Anda di blog saya. Barakallahu fiik</p>
</blockquote>
<p align="justify">Ijinkan saya menanggapi komentar tsb (khususnya bagian yang saya pertebal)&#8230;</p>
<p align="justify">Begini Mas Abu Maulid, <strong>kalau tidak ada yang mengingatkan bahwa sesungguhnya zodiak itu semata-mata sesuatu hal yang ilmiah (tentang posisi matahari) maka akan sampai kapan penyelewengan zodiak terjadi?</strong> Apakah kita akan membiarkan orang senantiasa hanya memikirkan ramalan saja setiap menyebut zodiak? Bukankah kita harus saling mengingatkan?</p>
<p align="justify">Kalau masih ada komentar yang Mas Abu Maulid anggap sebagai bukti &#8220;kejahiliyahan&#8221; (mengaitkan zodiak dengan ramalan nasib) itu wajar, namanya juga proses pembelajaran. Suatu perubahan selalu butuh proses Bung, lha Tuhan menciptakan alam semesta saja secara bertahap padahal  Tuhan kan maha kuasa. Apa sulitnya bagi Tuhan menciptakan alam semesta sekaligus tanpa tahapan, tapi Tuhan tetap menciptakannya secara bertahap&#8230;proses.</p>
<p>Mengenai tracback saya sich senantiasa terbuka hehehehe</p>
<p align="justify">Santai saja, saya senantiasa membuka kesempatan trackback dan komentar karena menurut saya diskusi sangat berguna dalam proses belajar.</p>
<p align="justify">Tapi saya sangat berterima kasih pada Mas Abu Maulid karena saya belajar banyak dari tulisan Mas Abu Maulid tentang zodiak tsb. Kita memang berbeda sudut pandang, Mas Abu MAulid menggunakan dalil naqli sedangkan saya karena keterbatasan kemampuan saya maka lebih memilih menggunakan dalil aqli (semoga saja saya tidak kafir atau musyrik karena menggunakan akal saya).</p>
<p align="justify">Semoga saja perbedaan sudut pandang kita tsb bisa saling mendukung dalam rangka mengingatkan supaya jangan bermain dengan ramalan nasib.</p>
<p align="justify"><strong>***Catatan tambahan***</strong></p>
<p align="justify">Melihat beberapa komentar rekan-rekan maka saya rasa saya perlu menambahkan bahwa yang saya singgung selama ini tentang astrologi adalah kaitannya dengan ramalan nasib lho ya, bukannya  hubungan antara zodiak dengan karakter-watak seseorang. Kalau mengaitkan zodiak dengan <strong>ramalan nasib</strong> maka saya pribadi tidak suka/setuju tetapi kalau mengaitkan zodiak dengan <strong>karakter</strong> maka saya pribadi menyatakan mungkin hal itu ada kaitan secara ilmiahnya mengingat segala macam unsur di alam semesta (seperti komentar Danalingga)</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/deking.wordpress.com/321/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/deking.wordpress.com/321/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deking.wordpress.com/321/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deking.wordpress.com/321/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deking.wordpress.com/321/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deking.wordpress.com/321/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deking.wordpress.com/321/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deking.wordpress.com/321/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deking.wordpress.com/321/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deking.wordpress.com/321/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deking.wordpress.com/321/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deking.wordpress.com/321/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=321&subd=deking&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deking.wordpress.com/2007/08/15/zodiak-astrologi-atau-astronomi-hanya-suatu-prequel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>35</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39600c6c9c29c6b97e73f587c17b4749?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deKing</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Apa sebenarnya hubungan tanggal lahir kita dengan zodiak?</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/08/13/apa-sebenarnya-hubungan-tanggal-lahir-kita-dengan-zodiak/</link>
		<comments>http://deking.wordpress.com/2007/08/13/apa-sebenarnya-hubungan-tanggal-lahir-kita-dengan-zodiak/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Aug 2007 10:45:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deking</dc:creator>
				<category><![CDATA[antara MATEMATIKA atau KEHIDUPAN...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/08/13/apa-sebenarnya-hubungan-tanggal-lahir-kita-dengan-zodiak/</guid>
		<description><![CDATA[[Catatan awal: tulisan ini tentang western zodiac (yang lebih mengacu pada tropical zodiac a.k.a sidereal zodiac) yang masih belum memasukkan Ophiucus dalam daftar zodiak.]
Saya yakin teman-teman sudah kenal apa yang namanya zodiak. Kita semua pasti memiliki yang namanya zodiak, terlepas kita peduli atau tidak dengan yang namanya zodiak. Zodiak sangat berkaitan erat dengan tanggal lahir [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=271&subd=deking&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="justify"><em>[</em><em>Catatan awal: tulisan ini tentang western zodiac (yang lebih mengacu pada tropical zodiac a.k.a sidereal zodiac) yang masih belum memasukkan Ophiucus dalam daftar zodiak.]</em></p>
<p align="justify">Saya yakin teman-teman sudah kenal apa yang namanya zodiak. Kita semua pasti memiliki yang namanya zodiak, terlepas kita peduli atau tidak dengan yang namanya zodiak. Zodiak sangat berkaitan erat dengan tanggal lahir seseorang karena zodiak ditetapkan berdasarkan tanggal lahir kita. Apakah zodiak mempengaruhi karakter seseorang? Wah maaf sekali saya bukanlah seorang dukun ataupun pakar strologi jadi saya tidak bisa menjawab pertanyaan tsb. Yang akan saya bahas hanyalah hubungan tanggal lahir seseorang dengan zodiak yang dimiliki (<strong>secara matematika astronomi</strong>)? Kenapa orang yang lahir tanggal 16 Juli bisa memiliki zodiak Cancer?</p>
<p align="justify"><span id="more-271"></span></p>
<p align="justify">Sebenarnya zodiak tidak hanya termasuk dalam ranah astrologi saja tetapi zodiak juga termasuk dalam ranah astronomi, hal ini tergantung bagaimana kita memandang zodiak tsb. Tetapi banyak orang yang beranggapan kalau kita membicarakan zodiak maka berarti kita telah memasuki ranah astrologi. Secara singkat saya cantumkan definisi astrologi dan astronomi yang saya ambil dari wikipedia.</p>
<p>Pertama mari kita lihat definisi astrologi dan astronomi:</p>
<ol>
<li>
<p align="justify">Astrologi: ilmu yang menerjemahkan tentang kenyataan dan keberadaan manusiawi, berdasarkan posisi dan gerak-gerik relatif berbagai <span class="new">benda langit</span>,  terutama Matahari, Bulan, planet<span class="new"></span> seperti  dilihat pada waktu dan tempat <span class="new">lahir</span> atau lain peristiwa  dipelajari.</p>
</li>
<p align="justify">Atau secara singkatnya astrologi adalah ilmu yang mengasumsikan bahwa takdir manusia dapat dikaitkan dengan letak benda-benda astronomis di langit</p>
<li>
<p align="justify">Astronomi: ilmu yang melibatkan pengamatan dan penjelasan kejadian yang terjadi di luar Bumi dan atmosfernya. Ilmu ini mempelajari asal-usul, evolusi, sifat fisik dan kimiawi benda-benda yang bisa dilihat di langit (dan di luar Bumi), juga proses yang melibatkan mereka.</p>
</li>
</ol>
<p align="right"><em>Definisi astrologi dan astronomi tsb saya ambil mentah-mentah dari <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Astronomi" target="_blank">wikipedia</a>.</em></p>
<p align="justify">Sekarang kita kembali ke masalah zodiak, apakah zodiak tsb? Zodiak sebenarnya merujuk pada konstelasi (gugus bintang) yang ada di angkasa. Tetapi saya tidak akan berbagi secara detail tentang apa definisi zodiak. Sesuai judul tulisan ini &#8220;Kenapa kita memiliki zodiak?&#8221; maka saya akan berbagi <strong><font color="#0000ff" face="”arial”" size="4"> bagaimana sebenarnya hubungan antara tanggal lahir dengan zodiak yang bersesuaian?</font></strong></p>
<p align="justify">Seperti sudah saya sebutkan bahwa zodiak merujuk pada gugus bintang di langit, pembagian gugus bintang di langit ini dilakukan sepanjang eliptik *(&#8220;lintasan&#8221; semu matahari) dan pembagian dimulai dari vernal equinox (perpotongan antara ekliptik dan garis khatulistiwa bola langit). Oleh ilmuwan jaman Babilonia lingkaran eliptik dibagi menjadi 12 wilayah ** dengan ukuran sama, yaitu:</p>
<ol>
<li>Aries: <img src='http://s2.wordpress.com/latex.php?latex=0%5Eo+%5Cle+%5Clambda+%3C+30%5Eo&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='0^o \le \lambda &lt; 30^o' title='0^o \le \lambda &lt; 30^o' class='latex' /></li>
<li>Taurus : <img src='http://s3.wordpress.com/latex.php?latex=30%5Eo+%5Cle+%5Clambda+%3C+60%5Eo&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='30^o \le \lambda &lt; 60^o' title='30^o \le \lambda &lt; 60^o' class='latex' /></li>
<li>Gemini: <img src='http://s1.wordpress.com/latex.php?latex=60%5Eo+%5Cle+%5Clambda+%3C+90%5Eo&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='60^o \le \lambda &lt; 90^o' title='60^o \le \lambda &lt; 90^o' class='latex' /></li>
<li>Cancer: <img src='http://s2.wordpress.com/latex.php?latex=90%5Eo+%5Cle+%5Clambda+%3C+120%5Eo&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='90^o \le \lambda &lt; 120^o' title='90^o \le \lambda &lt; 120^o' class='latex' /></li>
<li>Leo: <img src='http://s3.wordpress.com/latex.php?latex=120%5Eo+%5Cle+%5Clambda+%3C+150%5Eo&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='120^o \le \lambda &lt; 150^o' title='120^o \le \lambda &lt; 150^o' class='latex' /></li>
<li>Virgo: <img src='http://s1.wordpress.com/latex.php?latex=150%5Eo+%5Cle+%5Clambda+%3C+180%5Eo&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='150^o \le \lambda &lt; 180^o' title='150^o \le \lambda &lt; 180^o' class='latex' /></li>
<li>Libra: <img src='http://s2.wordpress.com/latex.php?latex=180%5Eo+%5Cle+%5Clambda+%3C+210%5Eo&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='180^o \le \lambda &lt; 210^o' title='180^o \le \lambda &lt; 210^o' class='latex' /></li>
<li>Scorpio: <img src='http://s3.wordpress.com/latex.php?latex=210%5Eo+%5Cle+%5Clambda+%3C+240%5Eo&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='210^o \le \lambda &lt; 240^o' title='210^o \le \lambda &lt; 240^o' class='latex' /></li>
<li>Sagitarius: <img src='http://s1.wordpress.com/latex.php?latex=240%5Eo+%5Cle+%5Clambda+%3C+270%5Eo&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='240^o \le \lambda &lt; 270^o' title='240^o \le \lambda &lt; 270^o' class='latex' /></li>
<li>Capricorn: <img src='http://s2.wordpress.com/latex.php?latex=270%5Eo+%5Cle+%5Clambda+%3C+300%5Eo&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='270^o \le \lambda &lt; 300^o' title='270^o \le \lambda &lt; 300^o' class='latex' /></li>
<li>Aquarius: <img src='http://s3.wordpress.com/latex.php?latex=300%5Eo+%5Cle+%5Clambda+%3C+330%5Eo&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='300^o \le \lambda &lt; 330^o' title='300^o \le \lambda &lt; 330^o' class='latex' /></li>
<li>Pisces: <img src='http://s1.wordpress.com/latex.php?latex=330%5Eo+%5Cle+%5Clambda+%3C+360%5Eo&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='330^o \le \lambda &lt; 360^o' title='330^o \le \lambda &lt; 360^o' class='latex' /></li>
</ol>
<p align="justify">Nah seperti yang pernah saya tulis <a href="http://deking.wordpress.com/2007/05/21/ketika-matematika-bicara-pergantian-musim/" target="_blank">di sini</a>, pada tanggal 21 Maret matahari berada pada vernal equinox sehingga longitude-nya <img src='http://s2.wordpress.com/latex.php?latex=0%5Eo&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='0^o' title='0^o' class='latex' /> (<img src='http://s3.wordpress.com/latex.php?latex=%5Clambda+%3D+0%5Eo&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='\lambda = 0^o' title='\lambda = 0^o' class='latex' />). Oleh karena itulah orang yang lahir pada tanggal 21 Maret memiliki zodiak Aries. Untuk mengetahui zodiak pada tanggal-tanggal yang lain kita bisa menghitung besar <img src='http://s1.wordpress.com/latex.php?latex=%5Clambda&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='\lambda' title='\lambda' class='latex' /> seperti yang pernah saya tulis <a href="http://deking.wordpress.com/2007/07/05/matematika-mengejar-matahari/" target="_blank">di sini</a>, yaitu:</p>
<blockquote>
<p align="justify">w (<em>longitude</em>)=(selisih hari tanggal bersangkutan dengan 21 Maret) x 0,986<sup>o</sup></p>
</blockquote>
<p align="justify"><font color="#0000ff" face="”arial”" size="4"> <strong>Kenapa orang yang lahir tanggal 16 Juli (<a href="http://passya.net/" target="_blank">Bang Passya</a>, <a href="http://lookatmyfish.blogspot.com/" target="_blank">Kang Roffi</a>, <a href="http://deking.wordpress.com/" target="_blank">deKing</a>) memiliki zodiak Cancer?</strong></font>.</p>
<p>Pertama kita harus menghitung besar longitude matahari pada tanggal 16 Juli, yaitu:</p>
<p>(1) Selisih 16 Juli dengan 21 Maret adalah 117 hari</p>
<p>(2) Longitude (w) = 117 x 0,986<sup>o</sup> = 115,362<sup>o</sup></p>
<p align="justify">Nah karena pada tanggal 16 Juli matahari memiliki longitude sebesar 115,362<sup>o</sup> maka orang yang lahir tanggal 16 Juli akan memiliki zodiak Cancer, yaitu karena 115,362<sup>o</sup> terletak dalam selang <img src='http://s2.wordpress.com/latex.php?latex=90%5Eo+%5Cle+%5Clambda+%3C+120%5Eo&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='90^o \le \lambda &lt; 120^o' title='90^o \le \lambda &lt; 120^o' class='latex' /></p>
<p align="justify"><font color="#0000ff" face="”arial”" size="4"> Jadi hubungan antara tanggal lahir seseorang dengan zodiak tertentu sebenarnya karena jika dilihat dari bumi maka penampakan posisi matahari di langit senantiasa berpindah dari satu gugus bintang yang satu ke gugus bintang lain sesuai dengan fungsi waktu (perubahan hari)</font>. Maksud perubahan posisi sesuai dengan fungsi waktu adalah karena logitude matahari senantiasa berubah seiring dengan pergantian hari, nah longitude ini adalah salah satu hal yang menunjukkan posisi matahari di langit. Perubahan penampakan posisi matahari di langit disebabkan oleh adanya inklinasi bumi sehingga pergerakan revolusi bumi tidak &#8220;tetap&#8221; (hal ini pernah saya tulis <a href="http://deking.wordpress.com/2007/05/21/ketika-matematika-bicara-pergantian-musim/" target="_blank">di sini</a>)</p>
<p>*************</p>
<p><u><strong>Keterangan:</strong></u></p>
<p align="justify">*) :</p>
<p align="justify">Eliptik bukanlah lintasan matahari mengelilingi bumi melainkan perbedaan posisi matahari di langit relatif terhadap bumi yang berubah sekitar <img src='http://s3.wordpress.com/latex.php?latex=1%5Eo&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='1^o' title='1^o' class='latex' /> setiap hari sehingga dalam waktu satu tahun akan membentuk <img src='http://s1.wordpress.com/latex.php?latex=360%5Eo&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='360^o' title='360^o' class='latex' /> alias satu lingkaran penuh.</p>
<p align="justify"><strong>**) :</strong></p>
<p align="justify"><strong>Sebenarnya gugus bintang tidak hanya 12, melainkan 13 yaitu gugus Ophiucus</strong> (yang baru-baru ini heboh disebut sebagai zodiak ke-13) tetapi pada <em>western zodiac</em> (yang mengacu pada <em>tropical zodiac</em> atau <em>sidereal zodiac</em>) gugus ini tidak dipakai salah satu alasannya adalah matahari hanya berada pada gugus ini selama 18 hari. Semoga suatu saat saya bisa menulis tentang Ophiucus.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/deking.wordpress.com/271/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/deking.wordpress.com/271/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deking.wordpress.com/271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deking.wordpress.com/271/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deking.wordpress.com/271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deking.wordpress.com/271/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deking.wordpress.com/271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deking.wordpress.com/271/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deking.wordpress.com/271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deking.wordpress.com/271/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deking.wordpress.com/271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deking.wordpress.com/271/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=271&subd=deking&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deking.wordpress.com/2007/08/13/apa-sebenarnya-hubungan-tanggal-lahir-kita-dengan-zodiak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>97</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39600c6c9c29c6b97e73f587c17b4749?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deKing</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Inikah rasanya&#8230;menembus batas kopdar</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/08/09/inikah-rasanyamenembus-batas-kopdar/</link>
		<comments>http://deking.wordpress.com/2007/08/09/inikah-rasanyamenembus-batas-kopdar/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Aug 2007 23:31:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deking</dc:creator>
				<category><![CDATA[tulisan biasa...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/08/09/inikah-rasanyamenembus-batas-kopdar/</guid>
		<description><![CDATA[Pertama saya mohon maaf kepada Bang Amed, Chika dan Mr. Kurt karena saya belum bisa menanggapi offline message rekan-rekan semua. Maklum selama 3 hari kemarin saya memang sedang puasa dari dunia maya.
Terima kasih kepada rekan-rekan yang telah mau membuang sedikit bandwith untuk memberikan komentar pada tulisan super singkat saya yang &#8220;menembus batas&#8220;. Sepertinya dua penggal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=324&subd=deking&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="justify"><em>Pertama saya mohon maaf kepada <a href="http://allthaticantleavebehind.wordpress.com/" target="_blank">Bang Amed</a>, <a href="http://chikastuff.wordpress.com/">Chika</a> dan <a href="http://santribuntet.wordpress.com/" target="_blank">Mr. Kurt</a> karena saya belum bisa menanggapi offline message rekan-rekan semua. Maklum selama 3 hari kemarin saya memang sedang puasa dari dunia maya.</em></p>
<p align="justify">Terima kasih kepada rekan-rekan yang telah mau membuang sedikit bandwith untuk memberikan komentar pada tulisan super singkat saya yang &#8220;<a href="http://deking.wordpress.com/2007/08/07/menembus-batas/" target="_blank">menembus batas</a>&#8220;. Sepertinya dua penggal kalimat saya lumayan &#8220;terbuka&#8221; atau bahasa kerennya multi interpretasi (benar atau tidak ya cara menulisnya?).</p>
<p align="justify">Sebenarnya dua kalimat tersebut hanyalah cara saya untuk pamitan mau kopdar <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<blockquote><p>Ingin ‘ku tembus batas antara aksara dan suara</p>
<p>Ingin ‘ku paduasmarakan mata dan telinga</p></blockquote>
<p align="justify">Berhubung saya tidak bisa membuat puisi maka kalimat tersebut super kacau. Maksud dari kalimat tersebut menurut versi saya pribadi adalah sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>
<p align="justify">AKSARA dalam hal ini <strong>saya</strong> gunakan untuk mewakili bahasa TULIS (walau sebenarnya aksara  juga dipakai dalam bahasa lisan) sedangkan SUARA mewakili bahasa LISAN.</p>
</li>
<p>Jadi maksud saya adalah menembus batas antara dunia maya (yaitu bahasa tulis) dengan dunia nyata (bahasa lisan)</p>
<li>
<p align="justify">Memaduasmarakan mata dan telinga maksud saya ngobrol secara langsung, tidak hanya komunikasi lewat tulisan (blog) saja.</p>
</li>
<p align="justify">Maaf, sementara saya tiadakan tekhnologi tele conference ataupun chating dengan menggunakan webcam+mikrofon+speaker <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
</ul>
<p>Nah, jadi begitu maksud dua kalimat pendek saya <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p align="center"> ****************</p>
<p><span id="more-324"></span></p>
<p align="justify">Selama ini saya hanya bisa sekedar menyumbang komentar pada aksi kopdar yang dilakukan banyak rekan seperti <a href="http://antobilang.wordpress.com/" target="_blank">Anto<strike>bilang</strike>girang</a>, <a href="http://venus-to-mars.com/" target="_blank">Mbok Venus</a>, <a href="http://aryaperdhana.blogspot.com/" target="_blank">Arya</a>, <a href="http://chikastuff.wordpress.com/" target="_blank">Chika</a>, <a href="http://erander.wordpress.com/" target="_blank">Bang Erander</a>, <a href="http://chiw.wordpress.com/" target="_blank">Chiw</a> dll (maaf bagi yang tidak tercantum&#8230;). Tetapi akhirnya saya mempunyai kesempatan untuk merasakan bagaimana kopi yang ada daratnya itu. Kemarin saya berkesempatan ketemu langsung dengan Kang <a href="http://roffigrandiosa.wordpress.com/" target="_blank">Roffi Grandiosa</a>, teman yang selama ini hanya komunikasi lewat layar tipis di atas meja. Tidak hanya 1-2 jam, melainkan selama 3 hari (6 s.d. 8 Agustus) hehehehe&#8230;</p>
<p align="justify">Sebenarnya jarak tempat tinggal kami tidak begitu jauh, yaitu sekitar 3 &#8211; 4 jam (total perjalanan) tetapi karena kesibukan masing-masing (sok sibuk mode: ON) maka baru kemarin kami bisa melakukan kopdar. Kopdar ini diawali dengan rencana saya untuk liburan ke Belgia selama 3 hari. Saya sudah membeli tiket bus dan juga booking penginapan, tetapi ketika saya memberitahu Kang Roffi tentang rencana saya ke Belgia tsb eh malahan beliau menawarkan wisma Roffi. Akhirnya saya pun membatalkan pesanan penginapan tersebut dan memilih untuk menginap di tempat Kang Roffi, teman yang kebetulan memiliki tanggal dan bulan lahir yang sama dengan saya yaitu 16 Juli.</p>
<p align="justify">Berhubung kemarin adalah kunjungan saya ke Ghent, maka Kang Roffi dan sang putra (<a href="http://youtube.com/watch?v=gTq6ZYZoaVY" target="_blank">Geraldy</a>) pun menjemput saya di stasiun Ghent. Pada sore harinya saya langsung diantar Kang Roffi untuk mengetahui beberapa sisi wajah kota Ghent. Selama periode kopdar tsb banyak hal yang kami bicarakan (namanya juga 3 hari hehehe&#8230;), tetapi kebanyakan (90%) yang kami obrolkan adalah hal-hal tentang dunia nyata (bukan blog gitu lho).</p>
<p align="justify">Sekarang (setelah kopdar) saya sadari kalau <strong>saya tidak berhasil menembus batas</strong> <strong>karena  ternyata tidak ada batas</strong> antara pertemanan-persahabatan-persaudaraan dunia maya (internet) maupun dunia nyata. Sekali teman-sahabat-saudara ya tetaplah teman-sahabat-saudara <strong>karena hubungan pertemanan, persahabatan dan persaudaraan memanglah tidak selayaknya terikat dan terbatasi oleh dimensi&#8230;dimensi ruang maupun dimensi waktu.</strong></p>
<p align="justify">Maaf kalau tulisan saya aneh dan tidak enak dinikmati karena saya memang paling tidak bisa menulis hal-hal yang seperti ini. Untuk mempersingkat kalimat, silakan nikmati foto-foto kopdar kami (walaupun minder karena Kang Roffi tinggi banget, sepertinya di atas 180 cm):</p>
<p align="justify"> <a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/kopdar011.jpg" title="kopdar011.jpg"></a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/kopdar015.jpg" title="kopdar015.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/kopdar015.jpg" alt="kopdar015.jpg" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/kopdar023.jpg" title="kopdar023.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/kopdar023.jpg" alt="kopdar023.jpg" /></a></p>
<p align="justify"> <a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/kopdar03.jpg" title="kopdar03.jpg"></a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/kopdar033.jpg" title="kopdar033.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/kopdar033.jpg" alt="kopdar033.jpg" height="300" width="228" /></a></p>
<p align="justify">Eh maaf, saya sudah terlanjur menyensor wajah saya hehehehe</p>
<p align="justify">Tapi saya punya foto pribadi hasil jalan-jalan di Belgia yang uncensored edition kok, silakan dinikmati:</p>
<p align="center"><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/pantai5.jpg" title="pantai5.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/pantai5.jpg" alt="pantai5.jpg" /></a></p>
<p align="center"> <a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/atomium3.jpg" title="atomium3.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/atomium3.jpg" alt="atomium3.jpg" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/atomium1.jpg" title="atomium1.jpg"></a></p>
<p align="justify">Melalui tulisan ini, saya ingin menyampaikan terima kasih dan maaf kepada:</p>
<ol>
<li>
<p align="justify"><a href="http://roffigrandiosa.wordpress.com/" target="_blank">Kang Roffi</a>: atas penyediaan tempat menginap untuk saya dan juga atas segala sambutan dan bantuan yang diberikan.</p>
</li>
<li>
<p align="justify"><a href="http://lookatmyfish.blogspot.com" target="_blank">Mbak Desiani</a> (istri Kang Roffi dan tentu saja sekaligus mama-nya Geraldy): atas segala masakan yang telah disediakan untuk memenuhi rongga-rongga kosong dalam lambung perut saya.</p>
</li>
<li>
<p align="justify"><a href="http://youtube.com/watch?v=gTq6ZYZoaVY" target="_blank">Geraldy</a>: atas obrolan dan mainan selama oom di tempat Geraldy</p>
</li>
<li>
<p align="justify">Teman-teman saya yang sudah mau menemani saya menjelajahi 4 kota-3 propinsi di Belgia (Brussell, Ghent, Brugge dan Oostende). Ya saya memang sengaja untuk mengunjungi Belgia dengan hanya ditemani teman-teman saya berikut&#8230;sengaja ingin menikmati sebagai <em>solo traveller</em></p>
<ul>
<li>
<p align="justify">The NorthFace: sandal butut saya yang merelakan diri untuk senantiasa saya injak.</p>
</li>
<p><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/teman3.jpg" title="teman3.jpg"></a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/teman3.jpg" title="teman3.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/teman3.jpg" alt="teman3.jpg" height="195" width="258" /></a></p>
<li>The Choppers: kaca mata yang senantiasa melindungi saya <strike>ketika melirik cewek-cewek</strike> dari panas dan silaunya sinar matahari.</li>
<p><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/teman2.jpg" title="teman2.jpg"></a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/teman2.jpg" title="teman2.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/teman2.jpg" alt="teman2.jpg" height="192" width="253" /></a></p>
<li>
<p align="justify">Jeans Pack beserta isinya (baju): tas punggung murahan yang melengkapi tampang turis saya hehehe&#8230;</p>
</li>
<p><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/teman4.jpg" title="teman4.jpg"></a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/teman4.jpg" title="teman4.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/teman4.jpg" alt="teman4.jpg" height="192" width="254" /></a></p>
</ul>
</li>
</ol>
<p align="center">***************************************</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/deking.wordpress.com/324/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/deking.wordpress.com/324/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deking.wordpress.com/324/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deking.wordpress.com/324/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deking.wordpress.com/324/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deking.wordpress.com/324/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deking.wordpress.com/324/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deking.wordpress.com/324/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deking.wordpress.com/324/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deking.wordpress.com/324/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deking.wordpress.com/324/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deking.wordpress.com/324/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=324&subd=deking&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deking.wordpress.com/2007/08/09/inikah-rasanyamenembus-batas-kopdar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>64</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39600c6c9c29c6b97e73f587c17b4749?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deKing</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/kopdar015.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kopdar015.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/kopdar023.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kopdar023.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/kopdar033.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kopdar033.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/pantai5.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">pantai5.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/atomium3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">atomium3.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/teman3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">teman3.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/teman2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">teman2.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/teman4.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">teman4.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menembus Batas&#8230;</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/08/07/menembus-batas/</link>
		<comments>http://deking.wordpress.com/2007/08/07/menembus-batas/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Aug 2007 22:16:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deking</dc:creator>
				<category><![CDATA[tulisan biasa...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/08/07/menembus-batas/</guid>
		<description><![CDATA[ 

 **************************************************
Ingin &#8216;ku tembus batas antara aksara dan suara
Ingin &#8216;ku paduasmarakan mata dan telinga

&#160;
&#160;
&#8212;
&#8212;
&#8212;
&#160;
&#160;
&#160;
&#160;
what is it about?
&#160;
&#160;
&#160;
&#160;
&#8212;
&#8212;
&#8212;
&#160;
Sudah diingatkan tidak ada kelanjutannya lagi kok masih diklik. Bagian terakhir hanya sekedar informasi bahwa gambar yang saya pakai telah saya culik dari  sini
       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=323&subd=deking&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p> <a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/240px-fa-18_hornet_breaking_sound_barrier_7_july_1999.jpg" title="240px-fa-18_hornet_breaking_sound_barrier_7_july_1999.jpg"></a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/240px-fa-18_hornet_breaking_sound_barrier_7_july_1999.jpg" title="240px-fa-18_hornet_breaking_sound_barrier_7_july_1999.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/240px-fa-18_hornet_breaking_sound_barrier_7_july_1999.jpg" alt="240px-fa-18_hornet_breaking_sound_barrier_7_july_1999.jpg" /></a></p>
<p align="center"> **************************************************</p>
<p align="center">Ingin &#8216;ku tembus batas antara aksara dan suara</p>
<p align="center">Ingin &#8216;ku paduasmarakan mata dan telinga</p>
<p align="center"><span id="more-323"></span></p>
<p align="center">&nbsp;</p>
<p align="center">&nbsp;</p>
<p align="center">&#8212;</p>
<p align="center">&#8212;</p>
<p align="center">&#8212;</p>
<p align="center">&nbsp;</p>
<p align="center">&nbsp;</p>
<p align="center">&nbsp;</p>
<p align="center">&nbsp;</p>
<p align="center">what is it about?</p>
<p align="center">&nbsp;</p>
<p align="center">&nbsp;</p>
<p align="center">&nbsp;</p>
<p align="center">&nbsp;</p>
<p align="center">&#8212;</p>
<p align="center">&#8212;</p>
<p align="center">&#8212;</p>
<p align="center">&nbsp;</p>
<p align="justify">Sudah diingatkan tidak ada kelanjutannya lagi kok masih diklik. Bagian terakhir hanya sekedar informasi bahwa gambar yang saya pakai telah saya culik dari  <em><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mach" target="_blank">sini</a></em></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/deking.wordpress.com/323/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/deking.wordpress.com/323/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deking.wordpress.com/323/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deking.wordpress.com/323/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deking.wordpress.com/323/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deking.wordpress.com/323/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deking.wordpress.com/323/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deking.wordpress.com/323/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deking.wordpress.com/323/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deking.wordpress.com/323/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deking.wordpress.com/323/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deking.wordpress.com/323/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=323&subd=deking&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deking.wordpress.com/2007/08/07/menembus-batas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>31</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39600c6c9c29c6b97e73f587c17b4749?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deKing</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/240px-fa-18_hornet_breaking_sound_barrier_7_july_1999.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">240px-fa-18_hornet_breaking_sound_barrier_7_july_1999.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Themes for Firefox: Pengusir Kejenuhan</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/08/04/themes-for-firefox-pengusir-kejenuhan/</link>
		<comments>http://deking.wordpress.com/2007/08/04/themes-for-firefox-pengusir-kejenuhan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Aug 2007 08:08:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deking</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sedikit nyenggol komputer...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/08/04/themes-for-firefox-pengusir-kejenuhan/</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin ini informasi basi, tapi siapa tahu ada beberapa rekan (terutama pengguna Internet Explorer) yang belum mengetahui informasi ini.
Selama ini saya memakai dua web browser sekaligus (yaitu Internet Explorer a.k.a IE dan Mozilla Firefox a.k.a FF), tetapi yang saya gunakan sebagai main web browser di komputer adalah IE. Sebenarnya saya lebih menyukai FF tetapi karena [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=313&subd=deking&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="justify"><em>Mungkin ini informasi basi, tapi siapa tahu ada beberapa rekan (terutama pengguna Internet Explorer) yang belum mengetahui informasi ini.</em></p>
<p align="justify">Selama ini saya memakai dua web browser sekaligus (yaitu Internet Explorer a.k.a IE dan Mozilla Firefox a.k.a FF), tetapi yang saya gunakan sebagai <em>main web browser</em> di komputer adalah IE. Sebenarnya saya lebih menyukai FF tetapi karena saya memiliki kebiasaan yang ternyata tidak di<em>support</em> oleh FF maka saya tetap memelihara dan menggunakan IE sebagai <em>main web browser</em>, kebiasaan saya tsb adalah mendengarkan musik di <em><a href="http://music.yahoo.com/launchcast/stations/" target="_blank">LAUNCHcast Radio</a></em> milik Yahoo.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/music-yahoo.jpg" title="music-yahoo.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/music-yahoo.jpg?w=397&#038;h=214" alt="music-yahoo.jpg" height="214" width="397" /></a></p>
<p align="justify">Sebenarnya punya beberapa koleksi lagu yang sering saya &#8220;putar&#8221; dengan Sonique, tapi tidak tahu kenapa saya lebih menyukai mendengarkan musik dari <em><a href="http://music.yahoo.com/launchcast/stations/" target="_blank">LAUNCHcast Radio</a></em>. Setelah saya memperoleh informasi tentang <em><a href="http://musicovery.com/" target="_blank">Musicovery</a></em> di tempat <a href="http://almascatie.wordpress.com/2007/07/07/252/" target="_blank">Almascatie</a>, maka saya langsung mempensiunkan IE sebagai <em>main web browser</em> di komputer dan saya mengganti posisinya dengan FF.</p>
<p align="justify"><span id="more-313"></span></p>
<p align="justify">Saya hanya memiliki beberapa alasan sepele dan bersifat pribadi atas pemilihan FF sebagai main web browser, yaitu:</p>
<ol>
<li>Karena jika menggunakan IE saya selalu menemukan keanehan setiap mau menulis postingan. Silakan klik gambar berikut untuk mengetahui keanehan macam apa yang saya temui.</li>
<p><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/ie-aneh.jpg" title="ie-aneh.jpg"></a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/ie-aneh.jpg" title="ie-aneh.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/ie-aneh.jpg?w=407&#038;h=252" alt="ie-aneh.jpg" height="252" width="407" /></a></p>
<p align="justify">Pada awalnya saya kira itu hanyalah karena proses maintenance rutin dari WP. Tetapi anehnya setiap saya membuka dengan FF semuanya normal-normal saja. Oleh karena itulah saya memilih menggunakan FF.</p>
<li>Banyak tawaran <em>Add-ons</em> dari Firefox</li>
</ol>
<p align="justify">Beberapa <em>add-ons</em> tsb antara lain <em><a href="http://deking.wordpress.com/2007/07/21/launching-blog-deking-aka-manusia-biasa-versi-tulisan-arab/" target="_blank">translator,</a> FoxyTunes</em> (untuk mengontrol musik langsung dari halaman FF), <em>themes</em>.</p>
<p align="justify">Nah, kali ini saya akan berbagi (kepada yang belum tahu) tentang <em>Add-ons</em> yang berupa <em>themes</em>. Awalnya saya kira tampilan web browser ini hanya seperti itu, tetapi ternyata ada banyak themes yang bisa kita pakai untuk menggantikan penampilan standar FF. Kita juga bisa menyesuaikan theme FF dengan <em>theme windows</em> di komputer kita (maaf tahunya cuma <em>windows</em>, saya tidak tahu apakah OS yang lain memiliki semacam <em>themes</em> atau tidak).</p>
<p align="left">Bagaimana cara mengganti <em>themes</em> FF?</p>
<ol>
<li><em>Download</em> dulu <em>themes</em> yang Anda inginkan <a href="https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/browse/type:2" target="_blank">di sini</a>.</li>
<li>Masuk ke &#8220;menu&#8221; <em>TOOLS</em> pada halaman FF Anda. Pilihlah <em>Add-On</em>s, setelah Anda pilih Add-ons maka akan muncul jendela kecil beserta pilihan berupa: <em>Extensions, Themes</em>, dan <em>Updates</em> (khusus <em>Updates</em> tidak selalu ada).</li>
<p><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/addons.jpg" title="addons.jpg"></a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/addons.jpg" title="addons.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/addons.jpg?w=340&#038;h=249" alt="addons.jpg" height="249" width="340" /></a></p>
<li>Pilih <em>Themes</em>, lalu pilihlah <em>themes</em> yang Anda kehendaki dengan cara menekan <em>&#8220;Use Theme&#8221;</em></li>
<li>Tampilan halaman FF tidak akan otomatis berubah begitu kita memilih <em>theme</em> tertentu. Restart dulu FF (bukan restart komputer ya). Cara gampang tinggal tutup FF lalu buka lagi.</li>
</ol>
<p align="justify">Silakan rekan-rekan bandingkan sendiri bagaimana perbedaan theme standar FF dengan theme-theme yang lain.</p>
<p><em>Theme</em> standar FF  &#8212;&gt; Jujur agak membosankan</p>
<p><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/default.jpg" title="default.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/default.jpg?w=591&#038;h=119" alt="default.jpg" height="119" width="591" /></a></p>
<p><em>Theme: Redshift v2 &#8211;&gt; </em>my fav theme<em><br />
</em></p>
<p><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/redshift-v2.jpg" title="redshift-v2.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/redshift-v2.jpg?w=593&#038;h=89" alt="redshift-v2.jpg" height="89" width="593" /></a></p>
<p><em> Theme: Metal-Lion Vista &#8211;&gt; </em>cocok untuk pengguna Windows Vista ataupun Mac-Apple<em><br />
</em></p>
<p><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/metal-lion-vista.jpg" title="metal-lion-vista.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/metal-lion-vista.jpg?w=595&#038;h=85" alt="metal-lion-vista.jpg" height="85" width="595" /></a></p>
<p align="justify">Dan masih banyak lagi tawaran pilihan <em>theme </em>yang bisa kita gunakan. Selamat menikmati tampilan baru FF Anda. Firefox memang mantap, pantas saja Mas Anas memberikan penghargaan dengan membuat <a href="http://learnsimply.wordpress.com/2007/07/28/firefox-banner/" target="_blank">banner spesial</a> untuk FF.</p>
<p><em><strong>Maaf kalau ini informasi basi hehehehe.</strong></em></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/deking.wordpress.com/313/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/deking.wordpress.com/313/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deking.wordpress.com/313/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deking.wordpress.com/313/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deking.wordpress.com/313/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deking.wordpress.com/313/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deking.wordpress.com/313/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deking.wordpress.com/313/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deking.wordpress.com/313/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deking.wordpress.com/313/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deking.wordpress.com/313/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deking.wordpress.com/313/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=313&subd=deking&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deking.wordpress.com/2007/08/04/themes-for-firefox-pengusir-kejenuhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>30</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39600c6c9c29c6b97e73f587c17b4749?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deKing</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/music-yahoo.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">music-yahoo.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/ie-aneh.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">ie-aneh.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/addons.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">addons.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/default.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">default.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/redshift-v2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">redshift-v2.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/08/metal-lion-vista.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">metal-lion-vista.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Monodualisme Manusia dalam Konteks Bilangan</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/08/01/monodualisme-manusia-dalam-konteks-bilangan/</link>
		<comments>http://deking.wordpress.com/2007/08/01/monodualisme-manusia-dalam-konteks-bilangan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Jul 2007 22:22:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deking</dc:creator>
				<category><![CDATA[antara MATEMATIKA atau KEHIDUPAN...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/08/01/monodualisme-manusia-dalam-konteks-bilangan/</guid>
		<description><![CDATA[******Sekelumit Pengantar******

&#8220;Of all the species we&#8217;ve made contact with yours is the only one we can&#8217;t define. You have the arrogance of    Andorians , the stubborn pride of Tellarites. One moment you&#8217;re as driven by your emotions as Klingons, and the next you confound us by suddenly embracing logic.&#8221;
Ambassador Soval and Vice-Admiral [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=312&subd=deking&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="center"><font color="#6600ff" face="”arial”" size="3"><strong><em>******Sekelumit Pengantar******</em></strong></font></p>
<blockquote>
<p align="justify"><em>&#8220;<strong>Of all the species we&#8217;ve made contact with yours is the only one we can&#8217;t define. You have the <u>arrogance</u> of    <font color="#0023ff" face="”arial”" size="3">Andorians</font> , the <u>stubborn pride</u> of </strong><strong><font color="#0023ff" face="”arial”" size="3">Tellarites</font>. One moment you&#8217;re as <u>driven by your </u></strong><u></u></em><u><em><strong>emotions</strong></em></u><em><strong> as </strong><strong><font color="#0023ff" face="”arial”" size="3">Klingons</font>, and the next you confound us by suddenly embracing <u>logic</u></strong>.&#8221;</em></p>
<p><strong><em><font color="#0023ff" face="”arial”" size="3">Ambassador Soval</font> and <font color="#0023ff" face="”arial”" size="3">Vice-Admiral Maxwell Forrest</font></em></strong></p></blockquote>
<p><span id="more-312"></span></p>
<p align="right"><em> [Yang berwarna biru menunjukkan karakter dalam kisah Star Trek]</em></p>
<p align="justify">Kutipan di atas saya temukan secara tidak sengaja dari sebuah website yang sepertinya terinspirasi dari kisah Star Trek, dari namanya saja website tsb sudah berbau Star Trek yaitu <a href="http://memory-alpha.org/en/wiki/Human_philosophy" target="_blank">Memory Alpha</a>.</p>
<p>Secara kasar dan asal-asalan mungkin kutipan di atas bisa kita pahami sebagai berikut:</p>
<blockquote>
<p align="justify"><em>Dari semua spesies yang telah kami temui hanya (karakter) kalianlah yang sangat sulit kami pahami. Kalian memiliki <strong><u>arogansi</u></strong> seperti halnya (bangsa) <font color="#0023ff" face="”arial”" size="3">Andorians</font>, watak <strong><u>keras kepala</u></strong> seperti (bangsa) <font color="#0023ff" face="”arial”" size="3">Tellarites</font>. Suatu saat kalian dikendalikan oleh <u><strong>emos</strong>i</u> layaknya (bangsa) <font color="#0023ff" face="”arial”" size="3">Klingons</font>, tetapi di waktu lain kalian  membuat kami bingung dengan <strong><u>logika</u> </strong>yang kalian terapkan.</em></p>
</blockquote>
<p>Kutipan di atas menggambarkan karakter manusia yang lumayan kompleks</p>
<p align="center"><font color="#6600ff" face="”arial”" size="3"><strong>************<em>Manusia</em>***********</strong></font></p>
<p>Sebenarnya<em> <strike>si</strike></em>apakah makhluk yang bernama manusia itu?</p>
<p align="justify">Secara biologis manusia masuk dalam kingdom animalia (seperti komentar Bang <a href="http://fertobhades.wordpress.com/" target="_blank">Fertob</a> di <a href="http://deking.wordpress.com/2007/07/26/animal-imitator-antara-degradasi-ke-manusia-an-dan-kemanusiaan/#comment-2793" target="_blank">sini</a>), kelas mamalia, ordo primata, genus homo dan spesies homo sapiens. Jika melihat fakta bahwa manusia masih dalam kingdom animalia maka sangat wajar jika banyak <a href="http://deking.wordpress.com/2007/07/26/animal-imitator-antara-degradasi-ke-manusia-an-dan-kemanusiaan/" target="_blank">manusia yang bertingkah seperti binatang</a>  (<em>tapi walau begitu saya tidak mau mengakui bahwa saya termasuk dalam keluarga besar binatang</em> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  ). Walau katanya manusia masih dalam kerajaan binatang, manusia  memiliki perbandingan massa otak dengan tubuh terbesar di antara semua hewan besar. Hal inilah yang membuat manusia memiliki akal dan pada akhirnya membedakan manusia (dengan akal) dengan hewan (yang tanpa akal).</p>
<p align="justify">Secara mentali, manusia adalah makhluk yang memiliki kemampuan perasaan (emosi), memiliki kesadaran (diri). Karena akal yang dimiliki (<em>secara tidak langsung sebagai akibat perbandingan massa otak dengan tubuh yang relatif besar</em>) maka manusia selalu menganggap dirinya sendiri sebagai organisme paling pintar. <em>(definisi manusia versi <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Manusia" target="_blank">wiki</a>)</em></p>
<p align="center"><font color="#6600ff" face="”arial”" size="3"><strong><em>********Monodualisme Manusia</em></strong><strong><em>********</em></strong></font></p>
<p align="justify">Manusia pada hakekatnya adalah makhluk yang monodualisme alias dwitunggal. Secara kodrati manusia mempunyai kemampuan berkehendak sebagai diri sendiri yang pada akhirnya manusia menjadi makhluk yang individual. Tetapi pada saat yang bersamaan, pemenuhan berbagai macam tuntutan manusia sebagai individu tidak dapat lepas dari faktor eksternal yang berupa individu-individu lain. Hal inilah yang mendorong berpadu dan bekerjasamanya manusia-manusia individualis dalam suatu komunitas, yaitu komunitas sosial. Jadi manusia adalah makhluk individu sekaligus makhluk sosial.</p>
<p align="center"><font color="#6600ff" face="”arial”" size="3"><strong><em>********Monodualisme Manusia Dalam Konteks Bilangan********</em></strong></font></p>
<p align="justify"><em> Lalu apa yang saya maksud dengan manusia dalam konteks bilangan?</em></p>
<p align="justify">Bilangan yang saya maksud dalam tulisan ini adalah bilangan asli (1, 2, 3, dst), tetapi khusus bilangan 1 akan saya simpan dulu. Semua bilangan asli pasti memiliki faktor (istilah gampangnya pembagi yang menghasilkan bilangan bulat, bukan pecahan). Untuk bilangan asli lebih besar dari 1 pasti setidaknya memiliki 2 faktor, yaitu 1 dan dirinya sendiri.</p>
<p>Contoh:</p>
<ol>
<li> Faktor dari 2 adalah <em><strong><font color="#0023ff" face="”arial”" size="3">1</font></strong></em> dan <strong><font color="#ff0000" face="”arial”" size="3"><em>2</em> </font></strong><font color="#ff0000" face="”arial”" size="3"><em>(</em></font><font color="#ff0000" face="”arial”" size="3"><em>&#8220;diri&#8221; bilangan itu sendiri</em></font><font color="#ff0000" face="”arial”" size="3"><em>)</em></font></li>
<li> Faktor dari 6 adalah <em><strong><font color="#0023ff" face="”arial”" size="3">1</font></strong></em>, 2, 3 dan <strong><font color="#ff0000" face="”arial”" size="3"><em>6</em> </font></strong><font color="#ff0000" face="”arial”" size="3"><em>(</em></font><font color="#ff0000" face="”arial”" size="3"><em>&#8220;diri&#8221; bilangan itu sendiri</em></font><font color="#ff0000" face="”arial”" size="4"><em>)</em></font></li>
<li><strong><font color="#ff0000" face="”arial”" size="4"> </font></strong> Dan lain-lain&#8230;</li>
</ol>
<p>Kenapa saya memberi penekanan pada dua faktor bilangan, yaitu <em><strong><font color="#0023ff" face="”arial”" size="3">1</font></strong></em> dan <em><font color="#ff0000" face="”arial”" size="3"><strong>&#8220;diri&#8221; bilangan itu sendiri</strong> </font></em>?</p>
<p align="justify">Ya karena 2 faktor yang selalu dimiliki oleh setiap bilangan tersebut bisa menggambarkan monodualisme manusia.</p>
<p><strong><em><font color="#ff0000" face="”arial”" size="3">#) &#8220;diri&#8221; bilangan itu sendiri </font></em>&#8212;-&gt; Manusia sebagai makhluk individu</strong></p>
<p align="justify">Adanya faktor yang berupa <em><font color="#ff0000" face="”arial”" size="3"><strong>&#8220;dirinya sendiri&#8221;</strong></font></em> tsb jika (secara paksa) saya tarik benang merah ke dalam konteks ke-manusia-an (bukan kemanusiaan ya)  menggambarkan manusia sebagai diri manusia itu sendiri, yaitu manusia sebagai makhluk individu. Setiap bilangan yang berbeda pasti memiliki faktor yang berupa <em><font color="#ff0000" face="”arial”" size="3"><strong>&#8220;dirinya sendiri&#8221; </strong></font></em>yang berbeda pula. Hal tersebut menunjukkan bahwa sebenarnya setiap individu manusia berbeda dengan individu-individu yang lain. Adanya kemiripan antara beberapa individu tidak menunjukkan bahwa pribadi-pribadi tsb sama, melainkan hanyalah mirip.</p>
<p align="justify">Jika saya tarik ke dalam konteks bilangan maka kemiripan antara beberapa manusia hanyalah karena ada faktor lain yang sama.</p>
<p align="justify">Contoh:</p>
<p align="justify">Pribadi &#8220;6&#8243; mirip dengan pribadi &#8220;12&#8243;.</p>
<p align="justify">Kemiripan tersebut tidak menunjukkan bahwa 6=12.</p>
<p align="justify">6 dan 12 tetaplah individu-individu yang berbeda, tetapi mereka memiliki beberapa faktor yang sama yaitu &#8220;3&#8243; dan &#8220;6&#8243;. Lho berarti pribadi &#8220;6&#8243; merupakan bagian dari pribadi &#8220;12&#8243;? Ya mungkin hal inilah yang menggambarkan bahwa sebenarnya banyak manusia yang tidak bisa sepenuhnya merdeka karena mereka selalu berada di bawah determinasi manusia-manusia lain.</p>
<p align="justify">Sekecil apapun itu, pasti manusia akan terpengaruh atau bahkan berada dalam &#8220;kekuasaan&#8221; manusia lain.</p>
<p align="justify">Contohnya anak kecil yang disuruh diam ketika menangis, itu artinya sang anak tsb tidak sepenuhnya merdeka.</p>
<p align="justify">Apakah ada pribadi yang sepenuhnya merdeka secara utuh? Hmmmm&#8230;menurut saya tidak karena bagi manusia yang percaya pada suatu paham tertentu (entah agama atau hal lainnya) pasti mereka akan terikat pada manusia lain, setidaknya manusia pembawa pesan Tuhan (bagi komunitas agama) atau manusia penyebar paham tertentu (bagi komunitas lain).</p>
<p align="justify"><strong>Tapi yang jelas banyak pribadi yang merdeka dari beberapa pribadi tertentu.</strong></p>
<p align="justify">Contohnya pribadi &#8220;3&#8243; merdeka dari pribadi &#8220;7&#8243;. Kenapa?</p>
<p align="justify">Karena antara pribadi &#8220;3&#8243; dan pribadi &#8220;7&#8243; hanya memiliki satu faktor yang sama yaitu <em><strong><font color="#0023ff" face="”arial”" size="3">1</font></strong></em> yang merupakan ikatan komunitas sosial.</p>
<p align="justify"><strong><em><font color="#0023ff" face="”arial”" size="3">#) 1</font></em> &#8212;-&gt; Manusia sebagai makhluk sosial</strong></p>
<p align="justify">Setiap bilangan pasti setidaknya memiliki satu faktor yang sama, yaitu  <em><strong><font color="#0023ff" face="”arial”" size="3">1</font></strong></em>. Hal ini menunjukkan bahwa setiap bilangan diikat oleh faktor <em><strong><font color="#0023ff" face="”arial”" size="3">1</font></strong></em> tsb. Nah keterikatan inilah yang menunjukkan adanya ketergantungan manusia individu satu terhadap manusia individu yang lain sehingga pada akhirnya membawa manusia-manusia tersebut pada suatu ikatan yang disebut komunitas sosial. Jadi faktor <em><strong><font color="#0023ff" face="”arial”" size="3">1</font></strong></em> melambangkan manusia sebagai makhluk sosial.</p>
<p align="center"><strong>***************************</strong></p>
<p align="justify">Sepertinya ada satu yang ketinggalan, yaitu bilangan &#8220;1&#8243;. Bilangan &#8220;1&#8243; hanya memiliki satu faktor, yaitu <em><strong><font color="#0023ff" face="”arial”" size="3">1</font></strong></em> sebagai dirinya sendiri. Nah bilangan &#8220;1&#8243; inilah satu kesatuan komunitas sosial manusia.</p>
<p align="justify"><em>Tulisan iseng ini semata-mata hanya dari sudut pandang manusia biasa yang ngawur. Kalau aneh, mohon jangan diambil hati ya. Namanya juga tulisan iseng </em> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> <em><br />
</em></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/deking.wordpress.com/312/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/deking.wordpress.com/312/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deking.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deking.wordpress.com/312/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deking.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deking.wordpress.com/312/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deking.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deking.wordpress.com/312/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deking.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deking.wordpress.com/312/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deking.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deking.wordpress.com/312/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=312&subd=deking&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deking.wordpress.com/2007/08/01/monodualisme-manusia-dalam-konteks-bilangan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>48</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39600c6c9c29c6b97e73f587c17b4749?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deKing</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Animal imitator: Antara degradasi ke-manusia-an dan kemanusiaan.</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/07/26/animal-imitator-antara-degradasi-ke-manusia-an-dan-kemanusiaan/</link>
		<comments>http://deking.wordpress.com/2007/07/26/animal-imitator-antara-degradasi-ke-manusia-an-dan-kemanusiaan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Jul 2007 10:27:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deking</dc:creator>
				<category><![CDATA[antara MATEMATIKA atau KEHIDUPAN...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/07/26/animal-imitator-antara-degradasi-ke-manusia-an-dan-kemanusiaan/</guid>
		<description><![CDATA[[Tulisan ini sebenarnya sudah lama nongkrong di draft karena saya tidak berhasil menemukan gambar yang tepat. Alhamdulillah berkat bantuan néng Chika, saya mendapatkan beberapa gambar yang tepat untuk tulisan ini. ]

 Gambar dicuri dari sini
[Foto di atas bukanlah foto dari manusia aneh keturunan harimau tapi benar-benar manusia normal yang dioperasi] 
************************************************
 Sekitar empat minggu yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=270&subd=deking&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="justify"><em>[Tulisan ini sebenarnya sudah lama nongkrong di draft karena saya tidak berhasil menemukan gambar yang tepat. Alhamdulillah berkat bantuan néng <a href="http://chikastuff.wordpress.com/" target="_blank">Chika</a>, saya mendapatkan beberapa gambar yang tepat untuk tulisan ini. ]</em></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/catman-2.jpg" title="catman-2.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/catman-2.jpg?w=166&#038;h=177" alt="catman-2.jpg" height="177" width="166" /></a></p>
<p align="center"> Gambar dicuri <a href="http://www.bradmesser.com/images2005c/Catman.jpg" target="_blank">dari sini</a></p>
<p align="center"><em>[Foto di atas bukanlah foto dari manusia aneh keturunan harimau tapi benar-benar manusia normal yang dioperasi] </em></p>
<p align="center"><strong><em>************************************************</em></strong><span id="more-270"></span></p>
<p align="justify"> Sekitar empat minggu yang lalu saya menonton acara yang namanya Animal Imitator di stasiun TV kesayangan, Discovery Chanel. Acara tersebut menceritakan tentang beberapa orang yang sangat fanatik terhadap binatang, beberapa di antara mereka bahkan ada yang tidak sekedar koleksi barang-barang yang berkaitan dengan binatang (boneka, aksesori dll) tetapi sampai melakukan perubahan pada tubuh mereka demi kefanatikan mereka pada binatang. Ada yang hanya sekedar melukis kulit tubuhnya dengan tattoo pola dan warna yang sama dengan binatang tetapi ada yang lebih parah karena sampai merubah bentuk wajah semirip mungkin dengan binatang idolanya.</p>
<p align="justify">Salah seorang yang sangat ekstrem adalah seorang teknisi IT yang menamakan dirinya sebagai <em>Cat</em>.  Dia sampai mengubah wajahnya semirip mungkin dengan harimau. Bibirnya bahkan sampai disobek demi mengejar bentuk moncong harimau. Ironis ya, yang bibirnya (maaf) sumbing  saja rela menabung dan bekerja ekstra demi bentuk bibir yang normal. Eh kok ini yang normal malahan dibuat sumbing. Bukan itu saja, selain gigi yang dibuat runcing ternyata si <em>Cat</em> ini menanamkan beberapa logam di atas bibir dan matanya sebagai dudukan untuk meletakkan kumis dan alis harimau.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/catman1.jpg" title="catman1.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/catman1.jpg?w=202&#038;h=167" alt="catman1.jpg" height="167" width="202" /></a></p>
<p align="center"> Gambar asli ada <a href="http://image.guardian.co.uk/sys-images/Guardian/Pix/gallery/2001/08/09/catman.jpg" target="_blank">di sini</a> nich</p>
<p align="justify"> Sebenarnya apakah yang mereka cari? Sebegitu besarkah pesona binatang bagi mereka?</p>
<p> <font color="#0023ff" face="”arial”" size="3"> <em>[Inikah pertanda degradasi ke-manusia-an?]</em></font></p>
<p align="justify">mmmmmm&#8230;&#8230;</p>
<p align="justify">Sebenarnya disadari atau tidak <strong>sudah banyak sekali manusia yang meniru binatang</strong>. Bahkan menurut saya apa yang dilakukan orang kebanyakan jauh lebih parah dari apa yang dilakukan oleh <em>Cat</em>. <strong><em>Cat</em> hanya melakukan imitasi dari binatang sebatas fisik  saja tetapi</strong> lihatlah di sekitar kita&#8230;.<strong>banyak manusia yang melakukan imitasi kelakuan binatang</strong>. Banyak manusia yang tidak hanya melakukan <a href="http://telmark.wordpress.com/2007/07/02/banteng-sekarat-dan-seringai-buas-kemenangan/" target="_blank">penindasan terhadap makhluk lain</a> (binatang, alam) tetapi juga melakukan aksi &#8220;kanibal&#8221;, yaitu penindasan terhadap sesama manusia. Pembunuhan&#8230;perampokan&#8230;pemerkosaan dan masih banyak tindakan kriminal lain yang sebenarnya banyak di antaranya merupakan sifat alami binatang. Maaf, bukannya saya merendahkan dan mengatakan para binatang sebagai pembunuh, perampok dll lho ya. Tetapi membunuh memang merupakan &#8220;perbuatan&#8221; yang sangat alami bagi hewan. Hewan  membunuh dan memangsa hewan lain karena mereka memang hanya memiliki nafsu.</p>
<p align="justify">Tetapi ironis sekali, manusia yang katanya makhluk dengan kasta tertinggi karena dilengkapi oleh akal untuk mengendalikan nafsu yang ada malahan lebih brutal dari hewan. Hewan memangsa hewan lain karena kebutuhan&#8230;makan, tetapi trend yang ada saat ini pembunuhan yang dilakukan manusia seringkali tanpa alasan yang jelas. Memang manusia membunuh juga karena kebutuhan, yaitu butuh untuk menjadi kaya&#8230;butuh untuk menjadi penguasa dan ke-butuh-an yang lain. Tetapi alangkah anehnya jika manusia yang dikaruniai akal ternyata melakukan pemenuhan kebutuhan dengan cara-cara yang tidak akali dan manusiawi, bukankah ada banyak cara lain yang lebih akali dan manusiawi dari membunuh dkk? <strong>Bahkan yang tidak kalah parahnya, manusia juga tega melakukan pembunuhan terhadap diri sendiri</strong>. Hal ini menunjukkan bahwa manusia sudah tidak bisa menghargai dirinya sendiri lagi.</p>
<p align="justify"> <font color="#0023ff" face="”arial”" size="3"><em>[Mungkin beginilah wujud degradasi kemanusiaan]</em></font></p>
<p align="justify"><strong>**************** </strong></p>
<p align="justify"> <strong>Sekadar bertanya&#8230;sebenarnya siapakah yang lebih parah? Cat dkk sebagai peniru fisik binatang atau manusia lain yang meniru kelakuan binatang?</strong></p>
<p align="justify">Melihat kenyataan yang ada sekarang ini benarlah kiranya jika ada ungkapan &#8220;homo homini lupus&#8221; alias &#8220;a man is a wolf to a man&#8221; alias &#8220;manusia adalah serigala bagi manusia lain&#8221;.</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/deking.wordpress.com/270/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/deking.wordpress.com/270/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deking.wordpress.com/270/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deking.wordpress.com/270/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deking.wordpress.com/270/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deking.wordpress.com/270/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deking.wordpress.com/270/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deking.wordpress.com/270/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deking.wordpress.com/270/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deking.wordpress.com/270/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deking.wordpress.com/270/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deking.wordpress.com/270/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=270&subd=deking&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deking.wordpress.com/2007/07/26/animal-imitator-antara-degradasi-ke-manusia-an-dan-kemanusiaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>102</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39600c6c9c29c6b97e73f587c17b4749?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deKing</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/catman-2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">catman-2.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/catman1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">catman1.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menulis karakter asyik dengan LaTeX</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/07/23/menulis-karakter-asyik-dengan-latex/</link>
		<comments>http://deking.wordpress.com/2007/07/23/menulis-karakter-asyik-dengan-latex/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Jul 2007 06:32:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deking</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sedikit nyenggol komputer...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/07/23/menulis-karakter-asyik-dengan-latex/</guid>
		<description><![CDATA[


Penulisan format-format (atau formula ya istilah yang tepat?) matematika di atas dibuat dengan memanfaatkan jasa LaTeX.
Tetapi bagi yang tidak suka matematika jangan lantas paranoid dengan LaTeX karena selain untuk menuliskan format-format matematika, LaTeX bisa juga digunakan untuk menulis berbagai macam karakter asyik seperti contoh berikut:
           [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=301&subd=deking&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img src='http://s2.wordpress.com/latex.php?latex=%5Cfrac%7BdeKing%7D%7Bmanusia+biasa%7D%3D1&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='\frac{deKing}{manusia biasa}=1' title='\frac{deKing}{manusia biasa}=1' class='latex' /></p>
<p><img src='http://s3.wordpress.com/latex.php?latex=deKing%5E%7Bmanusia+biasa%7D+%3D+%5Csqrt%7Bblog%7D&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='deKing^{manusia biasa} = \sqrt{blog}' title='deKing^{manusia biasa} = \sqrt{blog}' class='latex' /></p>
<p style="text-indent:0;margin:0;"><img src='http://s1.wordpress.com/latex.php?latex=blog+%3D+%5Cleft%28+membaca+%5Cright%29+%5E%7B3%7D%2B%5Cleft%28+menulis+%5Cright%29%5E%7B2%7D%2B+%5Csqrt%7Bkomentar%7D&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='blog = \left( membaca \right) ^{3}+\left( menulis \right)^{2}+ \sqrt{komentar}' title='blog = \left( membaca \right) ^{3}+\left( menulis \right)^{2}+ \sqrt{komentar}' class='latex' /></p>
<p align="justify">Penulisan format-format (atau formula ya istilah yang tepat?) matematika di atas dibuat dengan memanfaatkan jasa LaTeX.<br />
Tetapi bagi yang tidak suka matematika jangan lantas paranoid dengan LaTeX karena selain untuk menuliskan format-format matematika, <strong>LaTeX bisa juga digunakan untuk menulis berbagai macam karakter asyik seperti contoh berikut:</strong><br />
<img src='http://s2.wordpress.com/latex.php?latex=%5Cclubsuit&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='\clubsuit' title='\clubsuit' class='latex' />  <img src='http://s3.wordpress.com/latex.php?latex=%5Cdiamondsuit&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='\diamondsuit' title='\diamondsuit' class='latex' />  <img src='http://s1.wordpress.com/latex.php?latex=%5Cheartsuit&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='\heartsuit' title='\heartsuit' class='latex' />  <img src='http://s2.wordpress.com/latex.php?latex=%5Cspadesuit&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='\spadesuit' title='\spadesuit' class='latex' />  <img src='http://s3.wordpress.com/latex.php?latex=%5CcircledS&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='\circledS' title='\circledS' class='latex' /> <img src='http://s1.wordpress.com/latex.php?latex=%5CRe&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='\Re' title='\Re' class='latex' />  <img src='http://s2.wordpress.com/latex.php?latex=%5Cbigstar&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='\bigstar' title='\bigstar' class='latex' />  <img src='http://s3.wordpress.com/latex.php?latex=%5Calpha&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='\alpha' title='\alpha' class='latex' />  <img src='http://s1.wordpress.com/latex.php?latex=%5Cbeta&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='\beta' title='\beta' class='latex' />  <img src='http://s2.wordpress.com/latex.php?latex=%5Cgamma&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='\gamma' title='\gamma' class='latex' />  <img src='http://s3.wordpress.com/latex.php?latex=%5Cleftrightsquigarrow&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='\leftrightsquigarrow' title='\leftrightsquigarrow' class='latex' />  <img src='http://s1.wordpress.com/latex.php?latex=%5CnLeftarrow&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='\nLeftarrow' title='\nLeftarrow' class='latex' />  <img src='http://s2.wordpress.com/latex.php?latex=%5CLongleftrightarrow&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='\Longleftrightarrow' title='\Longleftrightarrow' class='latex' />  <img src='http://s3.wordpress.com/latex.php?latex=%5CUpdownarrow&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='\Updownarrow' title='\Updownarrow' class='latex' />  <img src='http://s1.wordpress.com/latex.php?latex=%5Ccirclearrowright&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='\circlearrowright' title='\circlearrowright' class='latex' /><br />
<strong> Yang lebih asyik lagi LaTeX</strong> tidak hanya <strong>bisa digunakan untuk di tulisan (postingan)</strong> saja melainkan bisa <strong>juga digunakan untuk komentar</strong>.</p>
<p align="justify"><span id="more-301"></span><br />
Informasi mengenai LaTeX itu sendiri pernah dibahas oleh <a href="http://urip.wordpress.com/" target="_blank">Pak Urip</a> a.k.a Helgeduelbek di <a href="http://urip.wordpress.com/2007/02/21/persamaan-matematika-dengan-latex/" target="_blank">sini</a> dan juga Mas <a href="http://axireaxi.wordpress.com/" target="_blank">Adi Nugroho</a> a.k.a axireaxi <a href="http://axireaxi.wordpress.com/tag/free-software/latex/" target="_blank">di sana</a> dan <a href="http://axireaxi.wordpress.com/2007/04/23/menyulap-dokumen-latex/" target="_blank">di sini</a>. Oleh karena itu saya tidak akan bercerita mengenai apa itu LaTeX dll karena info detail tentang LaTeX juga bisa kita lihat <a href="http://www.latex-project.org/" target="_blank">di sini</a>.
</p>
<p align="justify">Tetapi kebetulan baik Pak Urip maupun Mas Adi tidak memberikan cukup contoh kode-kode LaTeX yang tersedia. Oleh karena itulah saya ingin sekedar berbagi beberapa kode alias script LaTeX karena mungkin banyak di antara rekan semua yang <strong>enggan menginstall program LaTeX tetapi ingin membuat atau menulis berbagai macam rumus dengan format matematika</strong>. Atau ada juga ada rekan-rekan yang sekedar ingin membuat <strong>karakter aneh, seperti sekop-wajik (kartu remi), bintang, atau aksara Yunani</strong>.</p>
<p style="text-indent:0;margin:0;" align="center"><strong>****Bagaimana cara menulis kode alias script LaTeX?</strong><strong>****</strong></p>
<p align="justify"><strong>Untuk menuliskan kode LaTeX ini kita cukup menuliskannya di &#8220;kamar&#8221; </strong><strong>visual, tanpa perlu repot-repot masuk &#8220;kamar&#8221; kode.</strong> Untuk lebih jelasnya saya sertakan kutipan penulisan kode LaTeX tsb dari <a href="http://faq.wordpress.com/2007/02/18/can-i-put-math-or-equations-in-my-posts/" target="_blank">FAQ WP</a>.</p>
<blockquote><p> To include <img src="http://l.wordpress.com/latex.php?latex=%5CLaTeX&amp;bg=ffffff&amp;fg=000000&amp;s=0" alt="\LaTeX" class="latex" /> code in your post, use the following.</p>
<p><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/latex1.jpg" title="latex1.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/latex1.jpg" alt="latex1.jpg" /></a></p>
<p>So, for example,</p>
<p><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/latex2.jpg" title="latex2.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/latex2.jpg" alt="latex2.jpg" /></a></p>
<p>produces</p>
<p><img src="http://l.wordpress.com/latex.php?latex=i%5Chbar%5Cfrac%7B%5Cpartial%7D%7B%5Cpartial+t%7D%5Cleft%7C%5CPsi%28t%29%5Cright%3E%3DH%5Cleft%7C%5CPsi%28t%29%5Cright%3E&amp;bg=ffffff&amp;fg=000000&amp;s=0" alt="i\hbar\frac{\partial}{\partial t}\left|\Psi(t)\right&gt;=H\left|\Psi(t)\right&gt;" class="latex" /></p></blockquote>
<p>Semoga di keyboard rekan-rekan semua ada tombol untuk dollar ($) hehehe&#8230;<br />
Ingat antara kata latex dan kode dipisahkan oleh spasi lho.</p>
<p style="text-indent:0;margin:0;" align="center"> <strong>*****Beberapa kode alias script LaTeX</strong><strong>*****</strong></p>
<p align="justify">Berhubung keterbatasan ruang tulis maka  saya hanya akan memberikan beberapa kode LaTeX untuk menuliskan beberapa ekspresi dan karakter yang sering dipakai di &#8220;pasaran&#8221;.</p>
<p style="text-indent:0;margin:0;" align="justify"><strong>Oh ya, sebelumnya saya informasikan bahwa:</strong></p>
<p style="text-indent:0;margin:0;" align="justify">Kode-kode yang saya berikan nantinya silakan <strong>diletakkan menggantikan kata &#8220;your-latex-code-here&#8221; pada &#8220;rumus&#8221; berikut </strong><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/latex11.jpg" title="latex11.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/latex11.jpg" alt="latex11.jpg" /></a> seperti contoh yang saya ambil dari FAQ WP di atas.<br />
Saya sengaja tidak menuliskan <img src='http://s2.wordpress.com/latex.php?latex=dan+lambang+dollar+di+belakang+karena+jika+saya+menuliskannya+maka+secara+otomatis+kode+tsb+akan+berubah+menjadi+karakter+yang+bersesuaian+sehingga+kode+asli+tidak+kelihatan.+%3C%2Fp%3E+%3Cp+style%3D%5C%22text-indent%3A0%3Bmargin%3A0%3B%5C%22+align%3D%5C%22justify%5C%22%3E1.+&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='dan lambang dollar di belakang karena jika saya menuliskannya maka secara otomatis kode tsb akan berubah menjadi karakter yang bersesuaian sehingga kode asli tidak kelihatan. &lt;/p&gt; &lt;p style=\&quot;text-indent:0;margin:0;\&quot; align=\&quot;justify\&quot;&gt;1. ' title='dan lambang dollar di belakang karena jika saya menuliskannya maka secara otomatis kode tsb akan berubah menjadi karakter yang bersesuaian sehingga kode asli tidak kelihatan. &lt;/p&gt; &lt;p style=\&quot;text-indent:0;margin:0;\&quot; align=\&quot;justify\&quot;&gt;1. ' class='latex' />latex \frac{A}{B}$          <strong>kode</strong> \frac{A}{B}</p>
<p style="text-indent:0;margin:0;" align="justify">2.  <img src='http://s3.wordpress.com/latex.php?latex=X%5E%7BY%7D%3D++%5Csqrt%7BW%7D&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='X^{Y}=  \sqrt{W}' title='X^{Y}=  \sqrt{W}' class='latex' />       <strong>kode </strong>X^{Y}=  \sqrt{W}</p>
<p style="text-indent:0;margin:0;" align="justify">3.  <img src='http://s1.wordpress.com/latex.php?latex=M_%7B5%7D&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='M_{5}' title='M_{5}' class='latex' />      <strong>kode </strong>M_{5}</p>
<p style="text-indent:0;margin:0;" align="justify">4.  <img src='http://s2.wordpress.com/latex.php?latex=f+%5E%7B3%7D%5Cleft%28+x+%5Cright%29&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='f ^{3}\left( x \right)' title='f ^{3}\left( x \right)' class='latex' />     <strong>kode</strong> f ^{3}\left( x \right)</p>
<p style="text-indent:0;margin:0;" align="justify">5.  <img src='http://s3.wordpress.com/latex.php?latex=%5Csqrt%7Bz%7D&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='\sqrt{z}' title='\sqrt{z}' class='latex' />               <strong>kode</strong>   \sqrt{z}</p>
<p style="text-indent:0;margin:0;" align="justify">6. <img src='http://s1.wordpress.com/latex.php?latex=%5Cclubsuit&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='\clubsuit' title='\clubsuit' class='latex' />         <strong>kode</strong>        \clubsuit</p>
<p style="text-indent:0;margin:0;" align="justify">7. <img src='http://s2.wordpress.com/latex.php?latex=%5Cdiamondsuit&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='\diamondsuit' title='\diamondsuit' class='latex' />         <strong>kode</strong>        \diamondsuit</p>
<p style="text-indent:0;margin:0;" align="justify">8. <img src='http://s3.wordpress.com/latex.php?latex=%5Cheartsuit&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='\heartsuit' title='\heartsuit' class='latex' />         <strong>kode</strong>        \heartsuit</p>
<p style="text-indent:0;margin:0;" align="justify">9. <img src='http://s1.wordpress.com/latex.php?latex=%5Cspadesuit&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='\spadesuit' title='\spadesuit' class='latex' />         <strong>kode</strong>        \spadesuit</p>
<p style="text-indent:0;margin:0;" align="justify">10. <img src='http://s2.wordpress.com/latex.php?latex=%5Cbigstar&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='\bigstar' title='\bigstar' class='latex' />         <strong>kode</strong>        \bigstar</p>
<p style="text-indent:0;margin:0;" align="justify"> 11. <img src='http://s3.wordpress.com/latex.php?latex=%5CRe&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='\Re' title='\Re' class='latex' />         <strong>kode</strong>        \Re</p>
<p style="text-indent:0;margin:0;" align="justify">12. <img src='http://s1.wordpress.com/latex.php?latex=%5Cexists&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='\exists' title='\exists' class='latex' />         <strong>kode</strong> \exists   &#8212;&gt; contoh untuk penggemar Eminem   <img src='http://s2.wordpress.com/latex.php?latex=EMIN+%5Cexists+M&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='EMIN \exists M' title='EMIN \exists M' class='latex' /></p>
<p style="text-indent:0;margin:0;" align="justify">13. <img src='http://s3.wordpress.com/latex.php?latex=%5Cleftrightsquigarrow&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='\leftrightsquigarrow' title='\leftrightsquigarrow' class='latex' />         <strong>kode</strong> \leftrightsquigarrow</p>
<p style="text-indent:0;margin:0;" align="justify">14. <img src='http://s1.wordpress.com/latex.php?latex=%5CnLeftarrow&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='\nLeftarrow' title='\nLeftarrow' class='latex' />         <strong>kode</strong> \nLeftarrow</p>
<p style="text-indent:0;margin:0;" align="justify"> 15. <img src='http://s2.wordpress.com/latex.php?latex=%5CLongleftrightarrow&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='\Longleftrightarrow' title='\Longleftrightarrow' class='latex' />         <strong>kode</strong> \Longleftrightarrow</p>
<p style="text-indent:0;margin:0;" align="justify">16. <img src='http://s3.wordpress.com/latex.php?latex=%5CUpdownarrow&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='\Updownarrow' title='\Updownarrow' class='latex' />         <strong>kode</strong> \Updownarrow</p>
<p style="text-indent:0;margin:0;" align="justify">17. <img src='http://s1.wordpress.com/latex.php?latex=%5Ccirclearrowright&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='\circlearrowright' title='\circlearrowright' class='latex' />         <strong>kode</strong> \circlearrowright</p>
<p style="text-indent:0;margin:0;" align="justify">18. <img src='http://s2.wordpress.com/latex.php?latex=%5Cnatural&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='\natural' title='\natural' class='latex' />         <strong>kode</strong> \natural</p>
<p style="text-indent:0;margin:0;" align="justify">19. <img src='http://s3.wordpress.com/latex.php?latex=%5Csharp&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='\sharp' title='\sharp' class='latex' />         <strong>kode</strong> \sharp</p>
<p style="text-indent:0;margin:0;" align="justify">20. <img src='http://s1.wordpress.com/latex.php?latex=%5Cflat&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='\flat' title='\flat' class='latex' />         <strong>kode</strong> \flat</p>
<p style="text-indent:0;margin:0;" align="justify">&nbsp;</p>
<p style="text-indent:0;margin:0;" align="justify">Untuk aksara Yunani lebih mudah lagi:</p>
<p style="text-indent:0;margin:0;" align="justify">21.  <img src='http://s2.wordpress.com/latex.php?latex=%5Calpha&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='\alpha' title='\alpha' class='latex' />         <strong>kode</strong> \alpha</p>
<p style="text-indent:0;margin:0;" align="justify">22. <img src='http://s3.wordpress.com/latex.php?latex=%5Cbeta&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='\beta' title='\beta' class='latex' />         <strong>kode</strong> \beta</p>
<p style="text-indent:0;margin:0;" align="justify">23. <img src='http://s1.wordpress.com/latex.php?latex=%5Cgamma&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='\gamma' title='\gamma' class='latex' />         <strong>kode</strong> \gamma</p>
<p style="text-indent:0;margin:0;" align="justify">24. <img src='http://s2.wordpress.com/latex.php?latex=%5Cdelta&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='\delta' title='\delta' class='latex' />         <strong>kode</strong> \delta</p>
<p style="text-indent:0;margin:0;" align="justify">Untuk aksara Yunani selanjutnya silakan dengan cara <strong><em>backslash</em> (&#8220;\&#8221;)</strong> diikuti nama aksara yang diinginkan. Misalnya: epsilon, varepsilon, eta, tau, varphi, psi, upsilon, theta, vartheta, lambda, mu, pi, rho, sigma, omega, phi dll.</p>
<p style="text-indent:0;margin:0;" align="justify">Jika kita ingin menuliskan huruf kapital (besar) dari aksara  Yunani maka tinggal menuliskan abjad awal namanyadengan huruf kapital.</p>
<p style="text-indent:0;margin:0;" align="justify">Misal delta (untuk huruf kecil) maka Delta (untuk huruf besar) dll.</p>
<p style="text-indent:0;margin:0;" align="justify"> <img src='http://s3.wordpress.com/latex.php?latex=%5Cdelta&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='\delta' title='\delta' class='latex' />         <strong>kode</strong> \delta</p>
<p style="text-indent:0;margin:0;" align="justify"><img src='http://s1.wordpress.com/latex.php?latex=%5CDelta&#038;bg=ffffff&#038;fg=000000&#038;s=0' alt='\Delta' title='\Delta' class='latex' />         <strong>kode</strong> \Delta</p>
<p style="text-indent:0;margin:0;" align="center"><strong>*******************</strong></p>
<p style="text-indent:0;margin:0;" align="justify">Semoga tulisan ini bisa bermanfaat&#8230;.</p>
<p style="text-indent:0;margin:0;" align="justify">&nbsp;</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/deking.wordpress.com/301/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/deking.wordpress.com/301/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deking.wordpress.com/301/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deking.wordpress.com/301/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deking.wordpress.com/301/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deking.wordpress.com/301/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deking.wordpress.com/301/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deking.wordpress.com/301/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deking.wordpress.com/301/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deking.wordpress.com/301/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deking.wordpress.com/301/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deking.wordpress.com/301/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=301&subd=deking&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deking.wordpress.com/2007/07/23/menulis-karakter-asyik-dengan-latex/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>288</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39600c6c9c29c6b97e73f587c17b4749?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deKing</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://l.wordpress.com/latex.php?latex=%5CLaTeX&#38;bg=ffffff&#38;fg=000000&#38;s=0" medium="image">
			<media:title type="html">\LaTeX</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/latex1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">latex1.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/latex2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">latex2.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://l.wordpress.com/latex.php?latex=i%5Chbar%5Cfrac%7B%5Cpartial%7D%7B%5Cpartial+t%7D%5Cleft%7C%5CPsi%28t%29%5Cright%3E%3DH%5Cleft%7C%5CPsi%28t%29%5Cright%3E&#38;bg=ffffff&#38;fg=000000&#38;s=0" medium="image">
			<media:title type="html">i\hbar\frac{\partial}{\partial t}\left&#124;\Psi(t)\right&#62;=H\left&#124;\Psi(t)\right&#62;</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/latex11.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">latex11.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Launching Blog deKing aka Manusia Biasa versi tulisan Arab&#8230;</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/07/21/launching-blog-deking-aka-manusia-biasa-versi-tulisan-arab/</link>
		<comments>http://deking.wordpress.com/2007/07/21/launching-blog-deking-aka-manusia-biasa-versi-tulisan-arab/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Jul 2007 17:33:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deking</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sedikit nyenggol komputer...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/07/21/launching-blog-deking-aka-manusia-biasa-versi-tulisan-arab/</guid>
		<description><![CDATA[ [Mohon tulisan ini dibaca sampai selesai supaya tidak terjadi kesalahan interpretasi atas tulisan ini]
Sebelumnya mohon maaf, tulisan saya kali ini hanyalah sekadar informasi alias pengumuman saja.
Melalui tulisan saya ini, saya hanya ingin mengumumkan bahwa saya deking aka manusia biasa telah meluncurkan (duch bahasanya   )  blog versi Arab maksud saya blog dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=296&subd=deking&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><em> [Mohon tulisan ini dibaca sampai selesai supaya tidak terjadi kesalahan interpretasi atas tulisan ini]</em></p>
<p>Sebelumnya mohon maaf, tulisan saya kali ini hanyalah sekadar informasi alias pengumuman saja.</p>
<p>Melalui tulisan saya ini, saya<strong> </strong>hanya ingin mengumumkan bahwa saya <strong>deking</strong> <strong>aka manusia biasa telah meluncurkan</strong> (duch bahasanya <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  )  <strong>blog versi Arab maksud saya blog dengan menggunakan tulisan Arab</strong> (ingat hanya tulisan Arab lho, bukannya bahasa Arab).</p>
<p><strong>Peluncuran blog baru tsb bukan karena munculnya beberapa komentar</strong><strong> yang</strong><strong> <strike>sedikit menyudutkan</strike>  berkaitan dengan agama Islam <a href="http://deking.wordpress.com/2007/02/07/oknum-umat-islam-melakukan-blunder/#comment-2335" target="_blank">di sini</a> dan <a href="http://deking.wordpress.com/2007/02/07/oknum-umat-islam-melakukan-blunder/#comment-2358" target="_blank">di sini</a>. </strong>Kelahiran blog baru ini hanyalah karena saya ingin memanfaatkan fasilitas yang ada, yaitu &#8220;mesin&#8221;  untuk menulis tulisan Arab.</p>
<p>Berhubung baru diluncurkan maka blog baru tsb belum saya isi, sementara saya  baru bisa menampilkan &#8221; draft&#8221;  tampilan blog tsb.  Silakan diklik gambarnya supaya jelas&#8230;</p>
<p><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/lucu03.jpg" title="lucu03.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/lucu03.jpg" alt="lucu03.jpg" /></a></p>
<p>Ya demikian blog baru dengan tulisan Arab versi deKing aka manusia biasa.</p>
<p><span id="more-296"></span></p>
<p>Dengan menggunakan &#8220;mesin&#8221; yang saya pakai maka saya jamin Anda pun bisa melakukan seperti apa yang sudah saya lakukan tsb, yaitu mengubah bahasa dari suatu website menjadi bahasa yang Anda pahami. Tapi harap dimaklumi jika &#8220;mesin&#8221; tersebut baru menyediakan beberapa bahasa saja. Mesin tsb adalah <a href="https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/3361" target="_blank">translator</a> untuk Firefox.</p>
<p>Maaf sebenarnya tulisan ini hanyalah tulisan santai yang agak bercanda, <strong>tulisan ini hanyalah sekadar usaha saya untuk meneruskan informasi bagus dan berharga yang sudah dirintis oleh Btyop</strong> <a href="http://btyop.wordpress.com/2007/07/17/translator-di-firefox/" target="_blank">di sini</a>. Hanya saja cara yang saya pakai agak lain, kalau Btyop menyampaikan informasi secara serius maka saya menyampaikan informasi ini dengan cara guyon alias bercanda. <em>[Thanx ya <a href="http://btyop.wordpress.com/" target="_blank">Btyop</a> atas informasinya]</em></p>
<p><em>Maaf jika tulisan bercanda ini dianggap tidak sopan. <strong>Pemilihan versi tulisan Arab bukanlah untuk melecehkan Arab apalagi Islam</strong>, pemilihan versi tulisan Arab tsb hanyalah karena versi Arab tersebutlah yang menghasilkan perubahan paling besar dari blog aslinya jika dibandingkan versi bahasa yang lain.</em></p>
<p><em>Contohnya gambar di bawah, gambar di bawah adalah hasil pengubahan ke dalam bahasa Italia yang perubahannya tidak begitu jelas. Karena perubahan yang tidak begitu jelas itulah yang menjadi alasan kenapa saya lebih memilih &#8220;versi&#8221; tulisan Arab sebagai &#8220;pemeran utama&#8221;  tulisan ini. SEKALI LAGI TIDAK BERMAKSUD MELECEHKAN ARAB </em></p>
<p><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/lucu-2.jpg" title="lucu-2.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/lucu-2.jpg" alt="lucu-2.jpg" height="213" width="313" /></a></p>
<p><em><strong>INFORMASI:</strong></em></p>
<p><strong>Translato</strong>r tsb sebenarnya <strong>benar-benar melakukan proses penerjemahan (tidak hanya mengubah tulisan saja)</strong>. Tetapi hal tsb (penerjemahan) hanya bisa dilakukan jika Anda memilih menu yang tersedia, misalnya English-Arab, English-Italy atau menu yang lain. Untuk yang English-Arab saya sudah mencobanya di halaman wikipedia tentang Harry Potter dan semoga saya tidak salah membaca tulisan Arab &#8221; gundul&#8221;  di versi terjemahannya. Saya mencoba memadankan kata di versi asli (bahasa Inggris) dan versi Arab memang sepertinya tidak sekedar ganti tulisan saja tetapi ganti bahasa. Tapi mungkin saya salah, jadi silakan teman-teman yang benar-benar memahami bahasa Arab untuk mencoba mengecek kebenaran penerjemahan. <em>Tapi mohon diingat, jangan memaksakan menerjemahkan web Indonesia menjadi berbahasa Arab karena menu Indonesia-Arab tidak ada.</em></p>
<p>Apalagi kalau rekan-rekan mencoba menerjemahkan English-Italy(atau bahasa lain yang sama-ama memakai huruf latin) maka dijamin jelas kalau yang dilakukan adalah suatu penerjemahan, bukannya pengubahan huruf dan tulisan.</p>
<p>Sedangkan <strong>apa yang saya lakukan di atas (yang saya tampilkan screenshoot-nya) bukanlah suatu penerjemahan (Indonesia-Arab maupun Indonesia-Italy) karena pada translator tsb tidak ditawarkan &#8220;menu&#8221;  Indonesia-Arab</strong>.  Jadi apa yang saya lakukan hanyalah sekedar iseng tanpa makna. Untuk informasi lebih lengkap silakan Anda download translator tsb.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/deking.wordpress.com/296/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/deking.wordpress.com/296/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deking.wordpress.com/296/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deking.wordpress.com/296/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deking.wordpress.com/296/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deking.wordpress.com/296/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deking.wordpress.com/296/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deking.wordpress.com/296/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deking.wordpress.com/296/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deking.wordpress.com/296/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deking.wordpress.com/296/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deking.wordpress.com/296/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=296&subd=deking&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deking.wordpress.com/2007/07/21/launching-blog-deking-aka-manusia-biasa-versi-tulisan-arab/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>36</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39600c6c9c29c6b97e73f587c17b4749?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deKing</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/lucu03.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">lucu03.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/lucu-2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">lucu-2.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kata-kata bijak yang kurang bijak&#8230;</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/07/18/kata-kata-bijak-yang-kurang-bijak/</link>
		<comments>http://deking.wordpress.com/2007/07/18/kata-kata-bijak-yang-kurang-bijak/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Jul 2007 11:15:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deking</dc:creator>
				<category><![CDATA[antara MATEMATIKA atau KEHIDUPAN...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/07/18/kata-kata-bijak-yang-kurang-bijak/</guid>
		<description><![CDATA[Sebelumnya saya mohon maaf. Tulisan ini tidak saya maksudkan untuk menyalahkan, merendahkan atau hal-hal negatif lain atas karya-karya pujangga lama. Tulisan ini juga tidak saya maksudkan untuk merendahkan suatu kebudayaan (jika memang apa yang saya tulis menyangkut kebudayaan). Tulisan saya ini hanya sekadar pendapat dan tanggapan saya pribadi sebagai suatu bagian dari proses belajar manusia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=293&subd=deking&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><em>Sebelumnya saya mohon maaf. Tulisan ini tidak saya maksudkan untuk menyalahkan, merendahkan atau hal-hal negatif lain atas karya-karya pujangga lama. Tulisan ini juga tidak saya maksudkan untuk merendahkan suatu kebudayaan (jika memang apa yang saya tulis menyangkut kebudayaan). Tulisan saya ini hanya sekadar pendapat dan tanggapan saya pribadi sebagai suatu bagian dari proses belajar manusia biasa.</em></p>
<p>Waktu sekolah dulu (SD-SMP-STM) seringkali saya mendengar berbagai macam peribahasa dan kata-kata bijak. Nah, ada beberapa di antara kata-kata bijak tersebut yang ingin saya tanggapi karena menurut saya pribadi kata-kata bijak yang pada awalnya ditujukan sebagai semacam nasehat ternyata (sekali lagi menurut saya) bisa menjadi bumerang.</p>
<p>Beberapa kata-kata bijak (dan mungkin juga peribahasa) yang kurang bijak tersebut adalah:</p>
<p><span id="more-293"></span></p>
<p><strong>1. Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali</strong></p>
<p>Memang benar terlambat (dalam suatu kebaikan) itu jauh lebih baik daripada tidak mengerjakan sama sekali. Tetapi kalimat tsb justru pada akhirnya seperti merupakan pembelaan atas keterlambatan yang terjadi. Kalimat tsb bisa menjadi bumerang karena kalimat tsb tidak mendorong untuk menghindari perbuatan terlambat, melainkan justru mentolerir dan membela keterlambatan tsb. Bagaimana mau tobat kalau dibela terus? Apalagi sampai <a href="http://grace05.wordpress.com/2007/07/13/telat-is-my-middle-name/" target="_blank">dijadikan middle name</a> segala, iya kan Grace? hehehe</p>
<p>Lebih baik tidak terlambat daripada terlambat bukan?</p>
<p><strong>2. Takkan lari gunung dikejar</strong></p>
<p>Kalau tidak salah kalimat di atas merupakan peribahasa ya?</p>
<p>Kalimat &#8220;Takkan lari gunung dikejar&#8221; justru secara tidak langsung mendidik dan mengajarkan kemalasan. Kalimat tsb bisa bermakna bahwa kita tidak perlu repot-repot berusaha karena sang &#8220;gunung&#8221; pasti akan kita raih.</p>
<p>Kenapa tidak diganti&#8230;</p>
<p>Berlarilah karena waktu terus berlari&#8230;</p>
<p>Oh ya, saya juga merasa aneh dengan kalimat &#8220;<em>waktu terus berputar</em>&#8221; . Kata berputar menunjukkan adanya suatu perulangan, sedangkan waktu kan tidak berulang melainkan senantiasa berjalan dan berganti.</p>
<p align="center"><strong>******Yang terakhir ini penting untuk para orang tua******<br />
</strong></p>
<p>Yang terakhir berikut ini bukanlah suatu peribahasa ataupun kata-kata bijak melainkan hal yang sering saya temui di lingkungan sekitar saya. <strong>Di lingkungan saya (tidak tahu kalau di lingkungan teman-teman)</strong>, saya sering melihat fenomena yang saya rasa aneh. Ketika ada anak kecil menangis karena  jatuh (misalnya tersandung sapu yang melintang), seringkali sang orang tua menenangkan sang anak dengan cara &#8230;</p>
<p><em><strong>&#8220;Oh, sapunya nakal ya. Nanti sapu itu bunda/ayah marahi (atau jewer sekalian) karena telah membuat adik jatuh&#8221; </strong></em></p>
<p>Apa yang dikatakan sang orang tua tsb menurut saya sangat tidak tepat karena secara tidak langsung dalam kalimat tsb tersirat adanya ajaran untuk tidak bertanggung jawab. Kalimat tsb tidak hanya mengajarkan anak untuk tidak bertanggung jawab, yang lebih parah lagi juga mendidik anak untuk menyalahkan orang/pihak lain atas kegagalan pribadi.</p>
<p><em><br />
</em></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/deking.wordpress.com/293/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/deking.wordpress.com/293/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deking.wordpress.com/293/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deking.wordpress.com/293/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deking.wordpress.com/293/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deking.wordpress.com/293/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deking.wordpress.com/293/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deking.wordpress.com/293/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deking.wordpress.com/293/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deking.wordpress.com/293/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deking.wordpress.com/293/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deking.wordpress.com/293/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=293&subd=deking&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deking.wordpress.com/2007/07/18/kata-kata-bijak-yang-kurang-bijak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>114</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39600c6c9c29c6b97e73f587c17b4749?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deKing</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Doaku kepada-Mu&#8230;walau hanya setahun sekali&#8230;</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/07/16/doaku-kepada-muwalau-hanya-setahun-sekali/</link>
		<comments>http://deking.wordpress.com/2007/07/16/doaku-kepada-muwalau-hanya-setahun-sekali/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Jul 2007 22:55:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deking</dc:creator>
				<category><![CDATA[antara MATEMATIKA atau KEHIDUPAN...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/07/16/doaku-kepada-muwalau-hanya-setahun-sekali/</guid>
		<description><![CDATA[ [Update sedikit...]
Ijinkan aku untuk memohon kepada-Mu ya Alloh &#8230;walau hanya setahun sekali&#8230;
Ijinkan aku untuk bersyukur kepada-Mu ya Alloh &#8230; walau hanya setahun sekali&#8230;

25 kali sudah Kau antarkan aku mengelilingi matahari-Mu&#8230;
9131 kali matahari telah Kau terbitkan untuk menemani hariku
300 purnama-Mu pun telah menerangi malam-malam gelapku
Tak berhingga sari pati tanah-Mu mengalir menyatu darah ini&#8230;
Tak &#8216;kan mungkin [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=285&subd=deking&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="left"> <em>[Update sedikit...]</em></p>
<p align="left">Ijinkan aku untuk memohon kepada-Mu ya Alloh &#8230;<strong>walau hanya setahun sekali</strong>&#8230;</p>
<p align="left">Ijinkan aku untuk bersyukur kepada-Mu ya Alloh &#8230; <strong>walau hanya setahun sekali</strong>&#8230;</p>
<p align="left"><span id="more-285"></span></p>
<p align="left">25 kali sudah Kau antarkan aku mengelilingi matahari-Mu&#8230;</p>
<p align="left">9131 kali matahari telah Kau terbitkan untuk menemani hariku</p>
<p align="left">300 purnama-Mu pun telah menerangi malam-malam gelapku</p>
<p align="left">Tak berhingga sari pati tanah-Mu mengalir menyatu darah ini&#8230;</p>
<p align="left">Tak &#8216;kan mungkin bisa kubalas semua itu ya Alloh&#8230;</p>
<p align="left">Tak mungkin pula Kau harap balasan dariku &#8230;</p>
<p align="left">Tapi&#8230;</p>
<p align="left">Ijinkan aku untuk berterima kasih pada-Mu ya Alloh&#8230;</p>
<p align="left">Ya&#8230;hanya sekadar syukur yang bisa kupersembahkan untuk-Mu ya Alloh&#8230;<strong>walau hanya setahun sekali</strong>&#8230;</p>
<p align="center">******************************************</p>
<p>Ironis memang&#8230;</p>
<p>Sebenarnya apa bedanya hari ulang tahun dengan hari-hari biasa? Perbedaan yang ada mungkin hanya genapnya usia kita pada hari ulang tahun.</p>
<p>Tetapi kenapa untuk nikmat-nikmat yang sama (pada setiap harinya) aku hanya bersyukur pada hari ulang tahun saja. <a href="http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/" target="_blank" title="ketidakpuasan vs ketidaksyukuran">Dimanakah rasa syukurku pada-Nya</a>? Sebenarnya <a href="http://deking.wordpress.com/2007/01/23/hidupkuantara-kehidupan-dan-penghidupan/" target="_blank">apa yang aku cari</a> dan lakukan selama ini? Benar-benar payah&#8230;</p>
<p>Ya beginilah manusia biasa ini yang hanya bisa mengucap syukur sekali dalam satu tahun walaupun tak berhingga nikmat yang telah Alloh limpahkan&#8230;</p>
<p>Payah sekali bukan? Ingat kemurahan Alloh tapi hanya satu tahun sekali&#8230;</p>
<p align="right"><em><a href="http://deking.wordpress.com/2007/05/27/tamasya-ke-banjarnegara-part-1/" title="kota kecilku yang indah" target="_blank">Banjarnegara</a>&#8230; </em> <strong><font color="#0000ff" face="”arial”" size="4"><em>Jumat</em></font></strong><em><strong> </strong>16 Juli 1982</em></p>
<p align="right"><em>Purwokerto &#8230; </em> <strong><font color="#0000ff" face="”arial”" size="4"><em>Jumat</em></font></strong><em> 16 Juli 1999</em></p>
<p align="right"><em>Yogyakarta &#8230; <strong><font color="#ff0000" face="”arial”" size="4">Senin</font></strong> 16 Juli 2001</em></p>
<p align="right"><em>Utrecht-<a href="http://deking.wordpress.com/2007/01/23/renunganku/" title="apa ya?" target="_blank">The Netherlands</a> &#8230; <strong><font color="#ff0000" face="”arial”" size="4">Senin</font></strong>  16 Juli 2007</em></p>
<p align="center"> ****************************************</p>
<p align="left"><em>Sekadar informasi tambahan hari ini matahari terbit tepat di atas Ka&#8217;bah pada pukul 16.27 WIB. Mungkin ini hadiah ulang tahun yang terindah  &#8230;</em></p>
<p align="left">And this is my first greeting card&#8230;</p>
<p align="left"> <a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/1.jpg" title="1.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/1.jpg?w=151&#038;h=183" alt="1.jpg" height="183" width="151" /></a><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/02.jpg" title="02.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/02.jpg?w=146&#038;h=183" alt="02.jpg" height="183" width="146" /></a><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/3.jpg" title="3.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/3.jpg?w=148&#038;h=183" alt="3.jpg" height="183" width="148" /></a></p>
<p align="left"> Selain kartu ucapan yang dikirim oleh teman (dunia nyata) saya lewat post di atas, saya tidak menyangka kalau ada dua orang teman saya yang mau berrepot-repot ria mengirimkan kartu ucapan untuk saya. Berikut kartu ucapan dari teman saya (urut berdasarkan waktu penerimaan).</p>
<p align="left">Greeting cards from <a href="http://chikastuff.wordpress.com/" target="_blank">Chika the cats lover</a>. Terima kasih ya Chika, sayang lagunya tidak bisa diperdengarkan di sini <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> (</p>
<p align="left"> <a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/hpb2.jpg" title="hpb2.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/hpb2.jpg?w=452&#038;h=255" alt="hpb2.jpg" height="255" width="452" /></a></p>
<p align="left">Berikut kartu dari teman maya saya yang lain, tapi beliau berpesan untuk tidak memberitahukan identitas beliau. Beliau memilih background sesuai dengan dunia hobi saya: otomotif. Terima kasih ya <a href="http://rahasia.com">M (misterius)</a> telah repot-repot membuat greeting cards dengan ukuran super besar, yaitu 5329 pixels x 3674 pixels. Bisa untuk kalender nich hehehe. Pokoknya bedankt&#8230;danke&#8230;merci&#8230;gracias&#8230;maturnuwun.</p>
<p align="left"> <a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/untukari3.jpg" title="untukari3.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/untukari3.jpg?w=447&#038;h=311" alt="untukari3.jpg" height="311" width="447" /></a></p>
<p align="left">Eits&#8230;.lupa. Bahkan ada yang rela membuang pulsa untuk menelpon saya  di dini hari, yaitu 02.30 waktu sini. Sebenarnya beliau ini sudah berusaha menelpon saya sebelumnya tetapi karena saya sedang bekerja (biasa identitas ganda) maka saya tidak mengangkat telpon tsb. Terima kasih <a href="http://chiw.wordpress.com/" target="_blank">Siwi</a>. Omong-omong habis pulsa berapa kamu hehehe, maklum kan panggilan internasional.</p>
<p align="left">Pokoknya terima kasih semua teman-teman atas segala bentuk doa dan ucapannya, baik melalui komentar di blog saya atau dengan cara-cara yang lain.</p>
<p align="left">&nbsp;</p>
<p align="left">&nbsp;</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/deking.wordpress.com/285/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/deking.wordpress.com/285/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deking.wordpress.com/285/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deking.wordpress.com/285/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deking.wordpress.com/285/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deking.wordpress.com/285/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deking.wordpress.com/285/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deking.wordpress.com/285/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deking.wordpress.com/285/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deking.wordpress.com/285/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deking.wordpress.com/285/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deking.wordpress.com/285/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=285&subd=deking&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deking.wordpress.com/2007/07/16/doaku-kepada-muwalau-hanya-setahun-sekali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>83</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39600c6c9c29c6b97e73f587c17b4749?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deKing</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">1.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/02.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">02.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">3.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/hpb2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">hpb2.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/untukari3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">untukari3.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Makna sok filosofis header blog &#8220;manusia biasa&#8221;&#8230;</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/07/13/makna-sok-filosofis-header-blog-manusia-biasa/</link>
		<comments>http://deking.wordpress.com/2007/07/13/makna-sok-filosofis-header-blog-manusia-biasa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Jul 2007 01:33:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deking</dc:creator>
				<category><![CDATA[antara MATEMATIKA atau KEHIDUPAN...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/07/13/makna-sok-filosofis-header-blog-manusia-biasa/</guid>
		<description><![CDATA[ Bagi yang belum membaca tulisan saya yang ini nich diharapkan membaca kisah tsb dulu. Kalau sudah selesai membaca kisah tsb silakan dilanjut membaca dongeng tentang makna header ini.

Sebenarnya saya memang sudah ada rencana menceritakan makna dari header baru saya, tetapi berhubung saya sudah terlanjur membuat tulisan yang ini maka saya tunda &#8220;penerbitan&#8221; tulisan tentang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=281&subd=deking&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p> Bagi yang belum membaca <a href="http://deking.wordpress.com/2007/07/11/kenapa-indonesia-terbagi-menjadi-3-zona-waktu/" target="_blank">tulisan saya yang ini nich</a> diharapkan membaca kisah tsb dulu. Kalau sudah selesai membaca kisah tsb silakan dilanjut membaca dongeng tentang makna header ini.</p>
<p><span id="more-281"></span></p>
<p>Sebenarnya saya memang sudah ada rencana menceritakan makna dari header baru saya, tetapi berhubung saya sudah terlanjur membuat <a href="http://deking.wordpress.com/2007/07/11/kenapa-indonesia-terbagi-menjadi-3-zona-waktu/" target="_blank">tulisan yang ini</a> maka saya tunda &#8220;penerbitan&#8221; tulisan tentang header. Jadi <a href="http://chikastuff.wordpress.com/" target="_blank">Chika</a> jangan GR dulu ya, karena tulisan ini bukan karena komentar Chika <a href="http://deking.wordpress.com/poro-sedherek/#comment-2022" target="_blank">di sini</a> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> . Tulisan tentang header ini juga berbeda dengan <a href="http://chaosregion.wordpress.com/2007/07/03/kaleidoskop-pt1-header/" target="_blank">kaleidoskop header</a> yang ditulis oleh Death Berry.</p>
<p>Karena keterbatasan jatah ukuran header yang diberikan oleh theme MistyLook maka header saya terpotong pada bagian bawahnya. Oleh karena itu, sebelum saya <strike>membual</strike> menceritakan makna <strike>sok</strike> filosofis dari header saya silakan diamati versi lengkap dari header saya tsb.</p>
<p><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/graph03.jpg" title="graph03.jpg"></a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/graph03.jpg" title="graph03.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/graph03.jpg?w=474&#038;h=147" alt="graph03.jpg" height="147" width="474" /></a></p>
<p align="center"> <em>Klik saja gambarnya biar semakin jelas hehehehe</em></p>
<p><!--more setelah lihat gambar, sekarang yuk kita cari tahu maknanya...--><br />
Secara garis besar <strike>bualan</strike> cerita saya  tentang makna header tsb saya bagi menjadi 3 bagian utama yaitu <em>background</em>, tulisan (&#8220;manusia biasa&#8221; dan &#8220;yang benar-benar biasa&#8230;&#8221;) serta gambar jejak langkah kaki.</p>
<p align="center"><strong><em>*******</em></strong><strong><em> Makna background berwarna putih </em></strong><strong><em>*******</em></strong></p>
<p>Pemilihan warna putih sebagai <em>background</em> yang pertama tentu saja dari segi estetika dan komposisi warna. Sifat warna putih adalah warna netral (bahkan ada yang mengatakan putih bukanlah warna) sehingga putih cocok dipadankan dengan warna apa pun. Tetapi ada alasan secara <strike>sok </strike>filosofis kenapa <strong>saya memilih warna putih </strong>sebagai <em>background</em>, alasan tsb <strong>bukanlah</strong> karena putih sering dikatakan sebagai <strong>lambang kesucian</strong>. Masih teramat sangat jauh sekali kata suci dari diri saya sebagai seorang manusia biasa ini. Pemilihan <strong>warna putih</strong> tsb karena bagi saya putih <strong>melambangkan kesederhanaan</strong>. Ya saya <strike>hanyalah</strike> adalah seorang manusia biasa yang berasal dari desa di <a href="http://deking.wordpress.com/2007/05/27/tamasya-ke-banjarnegara-part-1/" target="_blank">kota ini</a> sebagai buah cinta dan sayang (cié&#8230;) seorang guru SD sekaligus petani dengan seorang ibu rumah tangga biasa. Ya&#8230;saya juga seorang manusia biasa yang pernah merasakan bagaimana kerasnya kehidupan sebagai kuli bangunan (walau cuma selama satu minggu).</p>
<p align="center"><strong><em>**</em></strong><em><strong>Tulisan &#8220;manusia biasa&#8221; dan &#8220;yang benar-benar biasa&#8230;&#8221; *</strong></em><strong><em>*</em></strong></p>
<p>Saya menggunakan font dengan nama <em>Wide Eyed</em> (bukan wide eyes lho <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ) untuk menuliskan &#8220;manusia biasa&#8221; karena <strong>bentuk huruf yang dikelilingi oleh suatu bingkai bagi saya menunjukkan diri saya ini yang lengkap dengan segala keterbatasan</strong>. Saya juga tidak memakai huruf kapital satu pun juga dalam menuliskan &#8220;manusia biasa&#8221; karena saya merasa tidak ada yang bisa saya banggakan (sombongkan?) dari diri saya ini (<em>maaf tidak bermaksud menyinggung rekan-rekan yang menggunakan huruf kapital</em>). <strong>Saya juga ingin bingkai yang membatasi &#8220;manusia biasa&#8221; (dengan huruf kecil) menjadi doa dan harapan supaya saya bisa membelenggu arogansi saya.</strong></p>
<p>Sedangkan untuk menuliskan &#8220;yang benar-benar biasa&#8230;&#8221; saya lebih memilih font dengan nama <em>Prystina</em> karena bentuk hurufnya sangat sederhana dan sesuai sekali dengan kata &#8220;biasa&#8221;. Ya&#8230;kesederhanaan dan kesahajaan bukanlah hal yang jelek kan?</p>
<p align="center"><strong><em>******* </em></strong><em><strong>Gambar jejak langkah kaki </strong></em><strong><em>*******</em></strong></p>
<p><strong>Walaupun saya</strong> menyadari bahwa saya ini adalah <strong>makhluk dengan segala keterbatasan</strong> (yang saya lambangkan dengan pemilihan font Wide Eyed pada &#8220;manusia biasa&#8221;), <strong>tetapi itu tidak berarti saya menyerah dan pasrah</strong>. Dalam dan dengan segala keterbatasan yang saya miliki, saya tetap ingin melangkah untuk maju dan berkembang. Oleh karena itulah saya menambahkan gambar jejak langkah kaki pada header saya.</p>
<p><strong>Gambar jejak langkah kaki menggambarkan suatu proses berjalan, yaitu proses perpindahan kedudukan dalam penghidupan dan kehidupan.</strong> Ya&#8230;saya tidak ingin statis duduk terpaku di suatu &#8220;tempat&#8221;, saya ingin untuk melangkah menuju &#8220;tempat&#8221; yang lebih baik. Oleh karena itu juga saya menggambarkan <strong>proses langkah perjalanan saya dari sebelah kiri menuju kanan-atas</strong>.  Seperti kita ketahui &#8220;<strong>kanan</strong>&#8221; sering dikonotasikan lebih <strong>baik </strong>dari &#8220;kiri&#8221;, begitu juga dengan &#8220;<strong>atas</strong>&#8221; yang sering dianggap sebagai posisi yang lebih <strong>baik</strong> dari &#8220;bawah&#8221;. Saya harap perjalanan saya dari posisi kiri-bawah bisa mencapai kondisi ideal bagi saya di kanan-atas. Ada pun gambar <strong>langkah kaki</strong>, saya gambarkan agak <strong>fluktuatif </strong>(naik-turun) sebagai <strong>gambaran bahwa perjalanan hidup ini tidaklah selalu mulus</strong>. Dalam melangkah menjalani kehidupan kita akan menemui dinamika kehidupan, oleh karena itulah kita (saya) harus senantiasa berjuang.</p>
<p>Kalau <strong>posisi</strong> awal dan akhir langkah yang dimulai dari kiri-bawah menuju kanan-atas merupakan <strong>harapan</strong>, maka gambar <strong>fluktuasi langkah</strong> <strong>bukanlah harapan</strong> saya untuk menemui halangan dan rintangan <strong>melainkan</strong> fluktuasi tsb <strong>menunjukkan kesadaran diri saya untuk senantiasa siap menghadapi segala macam ujian</strong> dalam menjalani kehidupan. Ya mirip-mirip dengan yang saya tulis <a href="http://deking.wordpress.com/2007/07/06/be-good-or-be-gone/" target="_blank">di sini</a>.</p>
<p>Jejak langkah kaki yang ada merupakan langkah <strong>kaki telanjang tanpa alas kaki </strong>(sepatu, sandal atau lainnya) bermakna &#8220;ketelanjangan&#8221; alias lebih dalamnya lagi saya artikan sebagai<strong> kejujuran</strong>. Saya berharap saya tetap menjaga kejujuran dalam melangkah di jalan pencapaian <strike>penghidupa</strike>n kehidupan. Selain itu ketelanjangan kaki tsb  juga semata-mata untuk menunjukkan ke-biasa-an saya (ke-biasa-an tidak sama dengan kebiasaan lho). Saya memanglah hanya seorang manusia biasa yang benar-benar biasa&#8230;</p>
<p>Demikian kisah di balik header yang saya pakai, semoga tidak membuat ngantuk dan jenuh <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/deking.wordpress.com/281/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/deking.wordpress.com/281/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deking.wordpress.com/281/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deking.wordpress.com/281/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deking.wordpress.com/281/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deking.wordpress.com/281/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deking.wordpress.com/281/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deking.wordpress.com/281/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deking.wordpress.com/281/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deking.wordpress.com/281/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deking.wordpress.com/281/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deking.wordpress.com/281/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=281&subd=deking&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deking.wordpress.com/2007/07/13/makna-sok-filosofis-header-blog-manusia-biasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>42</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39600c6c9c29c6b97e73f587c17b4749?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deKing</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/graph03.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">graph03.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kenapa Indonesia terbagi menjadi 3 zona waktu?</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/07/11/kenapa-indonesia-terbagi-menjadi-3-zona-waktu/</link>
		<comments>http://deking.wordpress.com/2007/07/11/kenapa-indonesia-terbagi-menjadi-3-zona-waktu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Jul 2007 20:15:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deking</dc:creator>
				<category><![CDATA[antara MATEMATIKA atau KEHIDUPAN...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/07/11/kenapa-indonesia-terbagi-menjadi-3-zona-waktu/</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin semua penduduk dan juga warga negara Indonesia (hayo apa bedanya penduduk dan warga negara hehehe) tahu kalau Indonesia memiliki 3 zona waktu, yaitu:

WIB &#8211;&#62; Waktu Indonesia bagian barat (GMT+7 jam) mencakup wilayah Sumatra, Jawa, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.
WITA &#8211;&#62; Waktu Indonesia bagian tengah (GMT+8 jam) meliputi wilayah Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan Selatan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=278&subd=deking&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Mungkin semua penduduk dan juga warga negara Indonesia <strike><em>(hayo apa bedanya penduduk dan warga negara hehehe)</em></strike> tahu kalau Indonesia memiliki 3 zona waktu, yaitu:</p>
<ol>
<li>WIB &#8211;&gt; Waktu Indonesia bagian barat (GMT+7 jam) mencakup wilayah Sumatra, Jawa, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.</li>
<li>WITA &#8211;&gt; Waktu Indonesia bagian tengah (GMT+8 jam) meliputi wilayah Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur.</li>
<li>WIT &#8211;&gt; Waktu Indonesia bagian timur (GMT+9 jam) meliputi wilayah Maluku dan Papua.</li>
<p><em>	(Sumber informasi tentang area cakupan masing-masing waktu adalah <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Zona_waktu_Indonesia">mbah Wiki</a>).</em></ol>
<p>Yang jadi pertanyaan adalah kenapa Indonesia bisa memiliki 3 zona waktu?</p>
<p><span id="more-278"></span></p>
<p>Secara geografis, posisi Indonesia pada bola bumi ini terletak pada koordinat 6°LU &#8211; 11°LS dan dari 97° BT &#8211; 141°BT (data dari <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia#Geografi" target="_blank">sini</a>). Dari letak bumi secara &#8220;melintang&#8221; utara-selatan kita bisa mengetahui bahwa wilayah Indonesia terletak pada dua belahan dunia, yaitu di bagian utara khatulistiwa dan di sebelah utara khatulistiwa. Sedangkan secara &#8220;membujur&#8221;, letak seluruh wilayah Indonesia terletak di sebelah timur Greenwich (sebagai garis bujur 0°). Bentuk wilayah Indonesia lebih mengarah pada &#8220;membujur&#8221; barat-timur daripada &#8220;melintang&#8221; utara-selata. Hal tersebut dapat kita lihat dari panjang wilayah Indonesia secara &#8220;melintang&#8221; utara-selatan yang hanya &#8220;sepanjang&#8221; 16° (yaitu 6° ke arah utara dan 11° ke arah utara). Sedangkan panjang wilayah Indonesia secara &#8220;membujur&#8221; barat-timur mencapai 44° (141°-97°).</p>
<p>Secara sederhana garis lintang menunjukkan seberapa jauh jarak utara-selatan suatu lokasi dari garis khatulistiwa, sedangkan garis bujur menunjukkan seberapa jauh jarak barat-timur suatu lokasi dari Greenwich.</p>
<p>Penentuan zona waktu menggunakan acuan waktu di Greenwich atau biasa disebut GMT (Greenwich Mean Time). Hal ini disebabkan karena Greenwich merupakan posisi di mana garis bujurnya 0°. Untuk wilayah-wilayah tertentu maka waktunya tergantung pada seberapa jauh jarak wilayah tsb dari Greenwich secara horisontal atau &#8220;membujur&#8221; barat-timur.</p>
<p>Kenapa bisa begitu? <strong>Tanya ken</strong>apa?</p>
<p><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/sidereal-time.jpg" title="sidereal-time.jpg"></a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/sidereal-time.jpg" title="sidereal-time.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/sidereal-time.jpg?w=334&#038;h=348" alt="sidereal-time.jpg" height="348" width="334" /></a></p>
<p align="center"> <em>[seperti biasa gambar dibuat dengan menggunakan jasa program <a href="http://deking.wordpress.com/2007/04/28/curhatnya-seorang-manusia-biasa/" target="_blank">Cabri  Geometry II Plus</a>]</em></p>
<p>Keterangan:</p>
<p><em>P</em> dan <em>Q</em> = kutub utara dan selatan celestial sphere (bola angkasa)</p>
<p><em>p</em> dan <em>q</em> = kutub utara dan selatan bumi</p>
<p><em>C</em>            = titik pusat bumi dan celestial sphere (bola angkasa)</p>
<p><em>M</em>          = Matahari</p>
<p><em>VE</em> = vernal equinox</p>
<p><em>g            </em>= posisi Greenwich pada permukaan bumi</p>
<p><em>0</em>            = posisi pengamat pada permukaan bumi</p>
<p><em>G</em>            = posisi semu Greenwich pada celestial sphere (bola angkasa), diperoleh dari perpanjangan garis <em>Cg</em><br />
<em> O</em>            = posisi semu pengamat pada celestial sphere (bola angkasa), diperoleh dari perpanjangan garis <em>Co</em></p>
<p>Busur (kalau menjelaskan sudutnya tidak memakai kata &#8220;garis busur&#8221;) pada posisi pengamat di o adalah sudut <em>OPG</em>.</p>
<p><strong>Maaf, demi menghindari keruwetan penjelasan maka tulisan ini agak saya singkat dan saya (tidak menggunakan beberapa istilah seperti <em>Local Sidereal Time (LST)</em> dan <em>Local apparent solar time</em> (tentu saja teman-teman yang bergelut di bidang astronomi sangat memahami kedua istilah tsb). Semoga tidak dipakainya kedua istilah tsb bisa sedikit memudahkan pemahaman tanpa menghilangkan makna sesunggunya. </strong></p>
<p><strong>Secara sederhana</strong>nya, penentuan waktu di suatu tempat pengamat <strong>dipengaruhi </strong><em>(saya tidak memakai kata &#8220;didasarkan&#8221; karena penentuan waktu lebih <strong>didasarkan</strong> pada <strong>Local apparent solar time</strong>)</em> pada besarnya <em>Hour Angle</em> antara lokasi pengamat dengan posisi matahari di langit. <em>Hour Angle</em> adalah sudut yang dibentuk antara suatu benda langit (misal matahari) dan zenith (posisi atas kepala) seorang pengamat, dimana kutub utara celestial sphere menjadi titik sudutnya. Untuk lebih mudahnya saya berikan contoh berdasarkan gambar di atas:</p>
<ol>
<li>Hour angle dari matahari terhadap Greenwich adalah sudut <em>GPM</em></li>
<li>Hour angle dari matahari terhadap pengamat di <em>o </em>adalah sudut <em>OPM.</em></li>
</ol>
<p>Pada gambar di atas dapat kita ketahui bahwa besar sudut <em>OPM = GPM+OPM</em>, dimana <em>OPM</em> merupakan busur dari pengamat di <em>o</em> dan <em>GPM</em> sendiri menunjukkan <em>GMT</em>.</p>
<p>Oleh karena itulah <strong>penentuan zona waktu dilakukan berdasarkan posisi garis bujur</strong> suatu wilayah (bukan garis lintang). Sedangkan <strong>garis lintang</strong> suatu lokasi l<strong>ebih mengarah pada penentuan lamanya durasi siang </strong>(matahari bersinar) pada lokasi tsb (tulisan tentang ini mungkin lain waktu ya).<br />
Selama satu hari (24 jam, sebenarnya lebih tepatnya 23 jam 56 menit) bumi berputar pada porosnya sehingga posisi matahari pada celestial sphere akan membentuk tepat satu lingkaran (yang disebut diurnal circle atau lingkaran harian). Mengingat 1 lingkaran adalah 360° dan satu lingkaran tsb ditempuh dalam waktu 24 jam (pendekatan dari 23 jam 56 menit) maka 1 jam pada satuan waktu diwakili 15° pada ukuran derajat. Dan setiap panjang garis bujur 15° ditetapkan sebagai satu zona waktu tersendiri, yaitu GMT+waktu tsb.</p>
<p>Oleh karena itulah Indonesia terbagi menjadi 3 zona waktu karena panjang  wilayah Indonesia secara &#8220;membujur&#8221; barat-timur adalah 44°, sehingga 44° : 15° = 2,93 (dibulatkan menjadi 3). Sehingga &#8220;panjang&#8221; zona waktu Indonesia secara keseluruhan adalah 3 jam yang pada akhirnya menyebabkan zona waktu Indonesia dibagi menjadi 3 zona.</p>
<p>Lalu kenapa WIB memiliki zona waktu GMT+7? Hal tsb disebabkan karena ujung barat wilayah Indonesia terletak pada posisi 97° BT, yang berarti ujung barat wilayah Indonesia terletak sejauh 97° dari Greenwich. Mengingat bahwa setiap 15° ditetapkan sebagai satu zona waktu maka 97° : 15°=6,47 menjadikan WIB = GMT+7. Kenapa bukan GMT+6 mengingat 6,47 jika dibulatkan seharusnya menjadi 6? Tetapi karena 97° BT hanyalah ujung timur wilayah Indonesia dan sebagian besar wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah terletak pada posisi lebih dari 97° BT maka ditetapkanlah WIB = GMT + 7.</p>
<p>Untuk WITA dan WIT dapat dijelaskan dengan cara yang sama.</p>
<p><em>[Sekali lagi penentuan waktu BUKAN berdasar hour angle matahari dan lokasi, tetapi lebih berdasarkan pada Local apparent solar time. Adapun penggunaan hour angle adalah untuk menyederhanakan dan memudahkan istilah. Hour angle HANYA mempengaruhi, bukan MENDASARI] </em></p>
<p>Seri tulisan Matematika-Astronomi:</p>
<ol>
<li><a href="http://deking.wordpress.com/2007/05/21/ketika-matematika-bicara-pergantian-musim/" target="_blank">Pergantian musim<br />
</a></li>
<li><a href="http://deking.wordpress.com/2007/07/02/matahari-pun-suka-matematika/" target="_blank">Analemma</a></li>
<li><a href="http://deking.wordpress.com/2007/07/05/matematika-mengejar-matahari/" target="_blank">Penentuan posisi matahari relatif terhadap bumi</a></li>
</ol>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/deking.wordpress.com/278/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/deking.wordpress.com/278/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deking.wordpress.com/278/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deking.wordpress.com/278/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deking.wordpress.com/278/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deking.wordpress.com/278/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deking.wordpress.com/278/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deking.wordpress.com/278/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deking.wordpress.com/278/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deking.wordpress.com/278/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deking.wordpress.com/278/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deking.wordpress.com/278/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=278&subd=deking&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deking.wordpress.com/2007/07/11/kenapa-indonesia-terbagi-menjadi-3-zona-waktu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>48</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39600c6c9c29c6b97e73f587c17b4749?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deKing</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/sidereal-time.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">sidereal-time.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Be good or be gone&#8230;</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/07/06/be-good-or-be-gone/</link>
		<comments>http://deking.wordpress.com/2007/07/06/be-good-or-be-gone/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Jul 2007 21:54:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deking</dc:creator>
				<category><![CDATA[tulisan biasa...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/07/06/be-good-or-be-gone/</guid>
		<description><![CDATA[ 

 Jangan khawatir, ini bukan tentang matematika kok  
Saya pertama kali mengetahui ungkapan &#8220;be good or be gone&#8221; kalau tidak salah sekitar tahun 1994 ketika saya masih duduk di bangku SD. Pada jaman itu ada suatu kontes musik antar negara asia tenggara yang namanya Asia Bagus dimana kontestannya berasal dari negara-negara di Asia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=215&subd=deking&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p> <a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/untitled-1.jpg" title="untitled-1.jpg"></a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/untitled-1.jpg" title="untitled-1.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/untitled-1.jpg?w=428&#038;h=236" alt="untitled-1.jpg" height="236" width="428" /></a></p>
<p> <em>Jangan khawatir, ini bukan tentang matematika kok</em> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Saya pertama kali mengetahui ungkapan &#8220;be good or be gone&#8221; kalau tidak salah sekitar tahun 1994 ketika saya masih duduk di bangku SD. Pada jaman itu ada suatu kontes musik antar negara asia tenggara yang namanya Asia Bagus dimana kontestannya berasal dari negara-negara di Asia tenggara.  Beberapa artis jebolan Asia Bagus di antaranya adalah Krisdayanti, Denada, Rio Febrian (kalau gak salah Rio memenangkan grand final Asia Bagus yang diselenggarakan di Bali waktu itu), Widi AB 3 dan lain-lain.</p>
<p><span id="more-215"></span></p>
<p>Nah, saya ingat di kontes Asia Bagus tersebut pernah ada seorang kontestan yang menyanyikan lagu berjudul &#8220;Be good or be gone&#8221;. Tapi maaf saya tidak ingat siapa penyanyi asli lagu tsb karena waktu itu saya langsung tertarik hanya dengan judul lagunya saja. Saya juga tidak tahu apakah lagu &#8220;be good or be gone&#8221; yang dinyanyikan oleh Fionn Regan adalah merupakan hasil recycle dari &#8220;be good or be gone&#8221; yg saya dengar di Asia Bagus, maklum namanya juga anak SD di desa (tempo dulu lagi) yang tidak bisa bahasa Inggris sehingga tidak tahu seperti apa isi lirik lagunya. Pokoknya saat itu saya hanya tertarik pada judul lagunya saja&#8230;entah kenapa&#8230;saya tidak tahu apa alasan ketertarikan saya waktu itu padahal saya tidak paham bahasa inggris, yang saya tahu waktu itu &#8220;good&#8221; artinya bagus dan &#8220;gone&#8221; waktu itu yang saya pikirkan artinya sama dengan kata &#8220;go&#8221; alias pergi.</p>
<p>Sekali lagi saya tidak tahu kenapa saya tertarik dengan ungkapan tsb, tetapi yang jelas sejak saat itu saya menggunakan &#8220;be good or be gone&#8221; sebagai salah satu prinsip hidup. Busyet&#8230;.anak SD bicara prinsip hidup hehehe&#8230;</p>
<p>Yang jelas saya langsung menggunakan prinsip &#8220;menang atau atau pergi&#8221;&#8230;.&#8221;berhasil atau malu&#8221;&#8230;</p>
<p>Saat itu saya langsung terpacu untuk selalu berusaha semaksimal mungkin bisa mencapai &#8220;kemenangan&#8221;, saya tidak pernah mau untuk menjadi seseorang yang harus &#8220;pergi&#8221;. &#8220;Pokoknya &#8220;be good or be gone&#8221; dulu benar-benar menjadi <strong>salah satu aditif bahan bakar kehidupan saya</strong>. Terus terang saja &#8220;be good or be gone&#8221; sudah beberapa kali menyelamatkan saya dari kekalahan (maaf saya tidak membicarakan faktor Tuhan karena yang namanya faktor Tuhan menurut saya tidak perlu diperdebatkan karena Tuhan bagi saya sudah bersifat mutlak).</p>
<p>Sebenarnya sejak saya sekolah di STM saya sudah menyadari kalau prinsip tsb tidaklah tepat. Hidup ini tidak sesempit itu yang hanya dinilai dari &#8220;benar-salah&#8221;, &#8220;hitam-putih&#8221;. Tidak akan ada pelangi yang indah jika kita hanya memiliki dua warna, begitu juga dengan hidup kita. Hidup kita tidak akan dihiasi &#8220;pelangi&#8221; jika kita memandang hidup ini hanya dari dua sisi. Tidak akan ada musik yang indah jika kita hanya memiliki dua nada.</p>
<p>Dalam matematika saja tidak hanya mengenal aljabar boolean saja yang hanya memiliki dua pilihan&#8230;benar-salah atau dalam kode digital dipakai istilah 1 dan 0. Matematika juga mengenal suatu keberagaman pilihan, yaitu melalui fuzzy logic.</p>
<p>Tetapi ironis sekali&#8230;walau saya menyadari bahwa prinsip saya tidak tepat tetapi saya tetap mempertahankan prinsip saya tsb sampai selesai kuliah. Saya selalu saja takut gagal, saya selalu ingin menang. Jujur saja <strong>prinsip itu memang telah membantu</strong> saya <strong>meraih</strong> banyak <strong>&#8220;kemenangan&#8221;</strong> <strong>tetapi </strong>sejujurnya juga <strong>prinsip tersebut</strong> telah <strong>menjadi</strong> <strong>rayap-rayap</strong> dan juga <strong>korosi</strong> <strong>yang menggerogoti mental ini</strong>. Ya&#8230;mental saya pada akhirnya menjadi sangat lemah&#8230;</p>
<p>Saya takut akan kegagalan dan saya tidak siap menghadapi kegagalan padahal suatu saat sangat mungkin saya mengalami yang namanya kegagalan, terus terang saja seringkali saya merasa Tuhan terlalu sayang kepada saya karena bisa dikatakan belum pernah saya mengalami kegagalan mulai dari sekolah-kuliah sampai bekerja. Tapi <strong>sebenarnya sayalah yang terlalu buta dan terlena karena sesungguhnya Tuhan sedang menguji saya melalui nikmat-nikmat-Nya, bukan melalui cobaan-cobaan-Nya</strong>. Betapa bodoh dan lemahnya saya yang tidak bisa menghadapi ujian yang diberikan Tuhan, padahal segala kemenangan hanyalah milik Tuhan. Suatu saat teramat sangat mungkin akan saya alami suatu kekalahan (walau jujur saja saya lebih memilih suatu kemenangan).</p>
<p>Teringat kisah zaman Nabi tentang seorang sahabatnya yang pada awalnya sangat rajin beribadah ketika miskin, tetapi ketika doa Nabi Muhammad dikabulkan Alloh dan sahabat tsb menjadi kaya yang terjadi adalah sebaliknya. Sahabat tsb bukannya semakin rajin beribadah sebagai ungkapan syukur atas nikmat Alloh, dia malahan menjadi menjauhi Alloh karena sibuk dengan segala hartanya. Hal tsb sebenarnya menunjukkan betapa u<strong>jian yang berupa nikmat itu tidaklah ringan, seringkali manusia bisa menghadapi ujian berupa musibah tetapi dia gagal mengalami ujian berupa nikma</strong>t. Dan&#8230; ternyata saya pun demikian, saya telah terbutakan dan terlena oleh semua &#8220;kemenangan&#8221; yang Alloh berikan. Sekarang yang bisa saya lakukan adalah sekadar berusaha meningkatkan diri dari sekadar sadar menuju perubahan diri. Saya ingin menjadi hamba yang kuat yang bisa menghadapi ujian kenikmatan maupun ujian kesusahan (musibah).</p>
<p>Ya saya sekarang <strong>tidak hanya</strong> akan mencoba <strong>belajar <a href="http://deking.wordpress.com/2007/04/05/makna-kehidupan-di-balik-huruf-jawa/" target="_blank">tentang makna kehidupan</a></strong> saja <strike>karena ini lebih mengacu pada teori saja</strike> <strong>tetapi </strong>saya juga akan selalu berusaha untuk <strike>mempraktekkan teori itu</strike> <strong>siap menghadapi kehidupan ini</strong>  &#8230;apapun itu. Saya sadar&#8230;sepenuhnya sadar kalau bagaimanapun juga hidup ini penuh dinamika. Bahkan hari pun tidak selalu malam (kecuali di daerah2 tertentu ya <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  ) &#8230; <a href="http://deking.wordpress.com/2007/05/21/ketika-matematika-bicara-pergantian-musim/" target="_blank">musim pun senantiasa berganti</a>. <strong>Perubahan dan pergantian dalam hidup itulah yang membuat hidup kita ini menjadi indah. Perubahan dan pergantian itu jugalah yang membuat diri kita menjadi kuat&#8230;</strong></p>
<p>Be good or be gone?</p>
<p>I don&#8217;t think so&#8230;<strong>we will never be good if we are gone and </strong><strong>we will not be gone although we are not good</strong><strong> &#8230;</strong></p>
<p>Apalah artinya kita menang jika kita lemah karena kelemahan tsb justru akan membuat kita jatuh walau hanya oleh suatu kekalahan yang sangat kecil. Tetapi jika kita kuat maka kita suatu saat pasti akan meraih suatu kemenangan.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/deking.wordpress.com/215/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/deking.wordpress.com/215/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deking.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deking.wordpress.com/215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deking.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deking.wordpress.com/215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deking.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deking.wordpress.com/215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deking.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deking.wordpress.com/215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deking.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deking.wordpress.com/215/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=215&subd=deking&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deking.wordpress.com/2007/07/06/be-good-or-be-gone/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>36</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39600c6c9c29c6b97e73f587c17b4749?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deKing</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/untitled-1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">untitled-1.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bagaimana MATEMATIKA bisa MENGEJAR MATAHARI&#8230;</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/07/05/matematika-mengejar-matahari/</link>
		<comments>http://deking.wordpress.com/2007/07/05/matematika-mengejar-matahari/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Jul 2007 02:33:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deking</dc:creator>
				<category><![CDATA[antara MATEMATIKA atau KEHIDUPAN...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/07/05/matematika-mengejar-matahari/</guid>
		<description><![CDATA[Sebelumnya mohon maaf bagi teman-teman yang kurang suka matematika karena saya masih menulis tentang matematika. Rasanya nanggung, tulisan kemarin belum tuntas sich hehehe&#8230;
Tulisan ini merupakan kelanjutan tulisan saya tentang analemma. Kali ini saya akan secara khusus membahas bagaimana cara menentukan posisi matahari pada sembarang waktu. Apa manfaatnya mengetahui posisi matahari? Dengan mengetahui deklinasi maka kita [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=264&subd=deking&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="left">Sebelumnya mohon maaf bagi teman-teman yang kurang suka matematika karena saya masih menulis tentang matematika. Rasanya nanggung, tulisan <a href="http://deking.wordpress.com/2007/07/02/matahari-pun-suka-matematika/" target="_blank">kemarin</a> belum tuntas sich hehehe&#8230;</p>
<p align="left">Tulisan ini merupakan kelanjutan tulisan saya tentang <a href="http://deking.wordpress.com/2007/07/02/matahari-pun-suka-matematika/" target="_blank">analemma</a>. Kali ini saya akan secara khusus membahas bagaimana cara menentukan posisi matahari pada sembarang waktu. <strong>Apa manfaatnya mengetahui posisi matahari?</strong> Dengan mengetahui deklinasi maka kita akan bisa menentukan lamanya durasi waktu di suatu tempat, tapi caranya beda dengan yang sudah pernah saya tulis <a href="http://deking.wordpress.com/2007/05/21/ketika-matematika-bicara-pergantian-musim/" target="_blank">di sini</a>.</p>
<p align="left">Seperti judul tulisan ini, saat ini saya akan membahas bagaimana matematika &#8220;mengejar&#8221; matahari yaitu menentukan posisi koordinat matahari dalam celestial sphere.</p>
<p align="left"><span id="more-264"></span></p>
<p>Kita tentu hafal dengan istilah garis lintang dan garis bujur kan? Untuk menentukan posisi suatu tempat di permukaan bola bumi kita menggunakan koordinat dimana komponennya merupakan sudut, yaitu garis lintang dan garis bujur. Garis lintang merupakan garis yang menghubungkan tempat-tempat di permukaan bumi yang mempunyai jarak yang sama terhadap garis khatulistiwa oleh karena itu garis lintang ada dua yaitu garis lintang utara untuk tempat-tempat di utara khatulistiwa dan lintang selatan untuk tempat-tempat di sebelah selatan khatulistiwa. Sedangkan garis bujur digunakan untuk menunjukkan seberapa jauh suatu tempat dari posisi Greenwich di Inggris.<br />
Begitu juga halnya dengan matahari pada permukaan bola angkasa (celestial sphere). Posisi matahari di angkasa terhadap bumi (dalam hal ini bumi sebagai pusat celestial sphere) dinyatakan dengan koordinat yang terdiri dari deklinasi dan right ascension. Kalau dianalogikan dengan posisi tempat di bumi maka deklinasi sama dengan garis lintang sedangkan right ascension sama dengan garis bujur. Tetapi yang lebih sering digunakan dalam perhitungan dan penentuan durasi matahari menyinari bumi adalah deklinasi, walau sebenarnya deklinasi berkaitan erat dengan right ascension.</p>
<p>Lalu ada apa dengan posisi matahari? Posisi matahari yang senantiasa berubah merupakan akibat dari adanya inklinasi yaitu kemiringan sumbu rotasi bumi terhadap orbit bumi. Seperti yang pernah saya tulis di <a href="http://deking.wordpress.com/2007/05/21/ketika-matematika-bicara-pergantian-musim/" target="_blank">sini</a>, posisi lintasan matahari (ecliptic) di celestial sphere membentuk sudut 23,5<sup>o</sup> terhadap celestial equator. Adanya kemiringan lintasan matahari relatif terhadap celestial equator disebabkan oleh sudut inklinasi bumi sebesar 23,5<sup>o</sup> juga, yaitu sudut yang terbentuk antara sumbu rotasi bumi dengan bidang orbit revolusi bumi mengelilingi matahari. Sudut deklinasi matahari (sudut antara posisi matahari terhadap celestial equator) berubah mulai dari -23,5<sup>o</sup> pada tanggal 21 Desember sampai dengan 23,5<sup>o</sup> pada tanggal 21 Juni <em>[dengan acuan posisi pengamat ada di belahan bumi utara]</em>. Matahari akan berada tepat pada celestial equator jika deklinasinya 0<sup>o</sup>, yaitu pada tanggal 21 Maret dan 21 September.</p>
<p align="center"><strong>**************** Catch the sun ****************</strong></p>
<p>Lalu bagaimanakah cara menentukan besarnya sudut deklinasi matahari pada suatu waktu yang tertentu?</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/versi-indonesia.jpg" title="versi-indonesia.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/versi-indonesia.jpg" alt="versi-indonesia.jpg" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/xsa.jpg" title="xsa.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/xsa.jpg" alt="xsa.jpg" height="377" width="441" /></a></p>
<p><em>[gambar saya buat dengan menggunakan program Cabri 3D v.10 dengan dikombinasikan Cabri Geometry II Plus dan sentuhan akhir secara kasar dan acak-acakan menggunakan Adobe Photoshop CS <strike>ilegal</strike> ]</em></p>
<p>Jujur saja saya bingung dalam membuat gambaran yang pas tentang posisi matahari tersebut karena 3 dimensi. Oleh karena itu saya membuat dua gambar untuk menggambarkan kondisi yang sama. Untuk gambar pertama saya buat gambar celestial sphere tampak depan sedangkan untuk gambar kedua celestial sphere saya buat secara perspektif. Tetapi kedua gambar tsb menggambarkan situasi yang sama. Tapi maaf berhubung saya lupa ternyata ada notasi huruf yang berbeda untuk menggambarkan keadaan yang sama, misalnya <em><strong>b</strong></em> pada gambar pertama saya malahan membuat kode <em><strong>k</strong></em> pada gambar yang kedua tetapi <strong>b=k</strong>. Maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan saya harap gambar di atas dapat sedikit membantu visualisasi penjelasan rumus selanjutnya.</p>
<p>Sudut deklinasi matahari merupakan suatu fungsi yang tergantung pada waktu, yaitu tanggal.</p>
<p>Pada gambar di atas lingkaran yang ada pada bagian atas kedua gambar sebenarnya merupakan bagian dari bola (celestial sphere). Gambar lingkaran hanya digunakan untuk menggambarkan secara detail right ascension matahari. Celestial sphere digambarkan sebagai suatu bola satuan, yaitu bola yang mempunyai jari-jari 1.</p>
<p>Pada tanggal 21 Maret, sudut deklinasi matahari adalah 0<sup>o</sup>. Sedangkan untuk pada tanggal tertentu besarnya sudut deklinasi matahari bisa ditentukan dengan menggunakan rumus:</p>
<p>sin d=sin w . sin  23,5<sup>o</sup></p>
<p>Dimana:</p>
<p>d=declination (deklinasi)</p>
<p>w=longitude (<strike>garis</strike> busur posisi matahari)</p>
<p>23,5<sup>o</sup> = besar sudut inklinasi bumi (sudut antara sumbu rotasi dengan bidang orbit bumi)</p>
<p>Untuk lebih mudahnya penjelasan rumus berikut berdasarkan gambar pertama.</p>
<ol>
<li>b = sin w.r (tetapi karena merupakan bola satuan maka r=1) sehingga b=sin w.</li>
<li>h = b. sin alpha (a) tetapi karena b = sin w maka</li>
<li>h = sin w. sin a dimana alpha (a) merupakan sudut inklinasi, yaitu 23,5<sup>o</sup>.</li>
<li>Tetapi h = sin d sehingga</li>
<li>sin d = sin w . sin a</li>
</ol>
<p>Sedangkan besar sudut w itu sendiri sangat dipengaruhi oleh waktu. Sebenarnya setiap hari posisi matahari relatif terhadap bintang lain bergeser sebesar 1<sup>o</sup>, sekali lagi hal ini disebabkan karena adanya sudut inklinasi bumi <strike>bukannya matahari yang bergerak menglilingi bumi</strike>. Selama satu tahun pergeseran tsb akan membentuk suatu lingkaran yang disebut ecliptic (sudah saya sebutkan di awal). Tetapi karena jumlah hari dalam satu tahun 365,25 maka secara rata-rata matahari setiap hari bergeser sebesar 360:365,25=0,986<sup>o</sup>.  Karena pada tanggal 21 Maret matahari memiliki deklinasi 0<sup>o</sup> yang berarti matahari terletak pada celestial equator maka besarnya w (right ascension) pada tanggal tsb juga 0<sup>o</sup>. Oleh karena itu tanggal 21 Maret digunakan sebagai acuan.Untuk tanggal-tangal lain maka nilai w (right ascension) dapat dihitung sebagai berikut:</p>
<p>w=(selisih hari tanggal bersangkutan dengan 21 Maret) x 0,986<sup>o</sup></p>
<p>Contoh:</p>
<p>Kita akan menghitung besar longitude dan deklinasi matahari pada tanggal 16 Juli.</p>
<p>(1) Selisih 16 Juli dengan 21 Maret adalah 117 hari</p>
<p>(2) Longitude (w) = 117 x 0,986<sup>o</sup> = 115,362<sup>o</sup></p>
<p>(3) Declination (d)  ========&gt;&gt;&gt; sin d = sin  115,362<sup>o</sup> . sin 23,4<sup>o</sup> = 21,03 <sup>o</sup>.</p>
<p>Jadi pada tanggal 16 Juli matahari terletak 115,362<sup>o</sup> dari equinox dan &#8220;ketinggian&#8221; matahari sebesar 21,03 <sup>o</sup> di atas khatulistiwa. Sekali lagi, apa manfaatnya tahu posisi matahari?</p>
<p><strong>Dengan mengetahui posisi matahari terhadap bumi maka kita akan bisa mengetahui seberapa lama matahari bersinar pada suatu lokasi tertentu. </strong>Bagaimana caranya?</p>
<p>Jangan bosan menunggu kisah selanjutnya ya&#8230;. karena sepertinya tulisan ini sudah terlalu panjang <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/deking.wordpress.com/264/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/deking.wordpress.com/264/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deking.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deking.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deking.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deking.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deking.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deking.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deking.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deking.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deking.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deking.wordpress.com/264/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=264&subd=deking&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deking.wordpress.com/2007/07/05/matematika-mengejar-matahari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>38</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39600c6c9c29c6b97e73f587c17b4749?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deKing</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/versi-indonesia.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">versi-indonesia.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/xsa.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">xsa.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Matahari pun suka matematika&#8230;</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/07/02/matahari-pun-suka-matematika/</link>
		<comments>http://deking.wordpress.com/2007/07/02/matahari-pun-suka-matematika/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Jul 2007 20:38:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deking</dc:creator>
				<category><![CDATA[antara MATEMATIKA atau KEHIDUPAN...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/07/02/matahari-pun-suka-matematika/</guid>
		<description><![CDATA[Semoga tulisan ini menjadi titik awal kepulangan saya ke blogsphere. Semoga setelah tulisan ini saya tidak kabur dan ngumpet pamit lagi untuk jangka waktu yang panjang (hampir satu bulan euy).
Yup&#8230;berhubung saya mempunyai kebiasaan untuk memaksakan keterkaitan antara matematika dengan fenomena kehidupan kita sehari-hari maka tentu saja tulisan saya kali ini masih tentang hubungan antara matematika [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=259&subd=deking&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Semoga tulisan ini menjadi titik awal kepulangan saya ke blogsphere. Semoga setelah tulisan ini saya tidak <strike>kabur dan ngumpet</strike> pamit lagi untuk jangka waktu yang panjang (hampir satu bulan euy).</p>
<p>Yup&#8230;berhubung saya mempunyai kebiasaan untuk memaksakan keterkaitan antara matematika dengan fenomena kehidupan kita sehari-hari maka tentu saja tulisan saya kali ini masih tentang hubungan antara matematika dengan fenomena yang bisa kita temui dalam kehidupan sehari-hari kita. Sekarang saya akan memaksakan diri untuk mengaitkan matematika dengan matahari.</p>
<p>Kalau membicarakan kaitan matematika dengan matahari tentu kita akan memperoleh beberapa fakta matematika. Dari bentuk matahari saja kita bisa membicarakan tentang keliling, luas dan volume matahari. Tapi sekarang saya akan membicarakan tentang analemma bumi kita ini.</p>
<p>Apakah itu analemma?</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/analemma08656.jpg" title="analemma08656.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/analemma08656.jpg?w=220&#038;h=286" alt="analemma08656.jpg" height="286" width="220" /></a></p>
<p align="center"> <em>Sumber gambar di <a href="http://analyzer.depaul.edu/paperplate/subsolar_cup.htm" target="_blank">sini</a></em><br />
Kalau rekan-rekan ada yang punya globe, silakan dicek globe tsb. Apakah pada salah satu bagian globe terhadap gambar yang berbentuk figur angka 8?</p>
<p>Figur angka 8 di globe tersebut bukanlah angka keramat atau angka keberuntungan bagi pemilik globe. Figur angka 8 itulah yang disebut analemma.</p>
<p><span id="more-259"></span></p>
<p>Secara sederhananya analemma adalah kurva yang terbentuk dari lintasan pergerakan benda langit pada celestial sphere (apa itu celestial sphere silakan lihat di <a href="http://deking.wordpress.com/2007/05/21/ketika-matematika-bicara-pergantian-musim/" target="_blank">sini</a>) jika dilihat dari suatu posisi acuan tertentu selama periode tertentu (biasanya satu revolusi suatu planet terhadap pusat tata surya). Definisi lebih lanjut silakan dilihat di <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Analemma">sini</a>.<br />
Contoh sederhananya adalah antara matahari dan bumi. Setiap hari matahari terlihat bergerak dari timur ke barat kan? Tapi mohon diingat sekali lagi menurut saya fenomena terbit dan terbenamnya matahari tersebut bukan karena matahari mengelilingi bumi tetapi karena adanya rotasi bumi pada porosnya. Untuk membicarakan analemma maka kita perlu menetapkan suatu patokan tempat dan waktu. Misalnya kita pilih acuan tempatnya adalah Utrecht (bukan apa-apa sih, saya pilih Utrecht karena kota ini mengalami 4 musim sehingga perbedaan posisi matahari terlihat cukup jelas) dan acuan waktunya jam 16.00. Ingat untuk mengetahui analemma bumi maka kita memerlukan waktu selama satu periode revolusi bumi terhadap matahari, yaitu 1 tahun alias 365,25 hari.</p>
<p>Jika kita mengamati  posisi matahari di langit selama satu tahun pada pukul 16.00 suatu posisi di kota Utrecht mungkin kita berpikir bahwa perubahan posisi matahari di langit dari posisi terendahnya di musim dingin sampai posisi tertingginya di musim panas akan membentuk suatu garis lurus. Tetapi kenyataannya perubahan posisi matahari tersebut tidaklah membentuk suatu lintasan berbentuk garis lurus, melainkan membentuk suatu kurva yang terkenal dengan figure 8 alias bentuk angka 8.</p>
<p><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/analemma_vr.jpg" title="analemma_vr.jpg"></a>
</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/800px-analemma_pattern_in_the_sky.jpg" title="800px-analemma_pattern_in_the_sky.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/800px-analemma_pattern_in_the_sky.jpg?w=420&#038;h=297" alt="800px-analemma_pattern_in_the_sky.jpg" height="297" width="420" /></a></p>
<p align="center"> <em>Gambar diculik dari <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Analemma" target="_blank">sini</a></em></p>
<p>Kenapa analemma bumi membentuk figure angka 8?</p>
<p>Analemma bumi yang berbentuk figure angka 8 disebabkan oleh perubahan posisi matahari relatif terhadap bumi (lebih tepatnya dengan menggunakan garis katulistiwa sebagai acuan) selama bumi berrevolusi mengelilingi matahari. Ada 3 komponen utama yang mempengaruhi ukuran dan analemma suatu benda langit, yaitu:</p>
<ol>
<li>Sudut inklinasi (inklinasi bumi sebesar 23,5<sup>o</sup>)</li>
<li>Eksentrisitas atau istilah gampangnya nilai yang menunjukkan seberapa besar perbedaan bentuk suatu conic section dengan lingkaran (untuk bumi eksentrisitas sebesar 0,0167)</li>
<li>Sudut yang dibentuk antara <em>apse line</em> (garis hubung antara titik terdekat dan terjauh suatu planet dengan matahari) dengan <em>solstices</em> (posisi matahari dengan deklinasi terbesar dan terkecil, untuk bumi pada 21 Juni dan 21 Desember)</li>
</ol>
<p>Seandainya ada suatu planet yang memiliki orbit tepat berbentuk lingkaran (eksentrisitas 0) dan sumbunya tidak miring (inklinasi 0) maka posisi matahari jika dilihat dari planet tersebut akan selalu tetap pada suatu titik, atau analemmanya berbentuk titik. Selain bumi terdapat beberapa planet yang juga memiliki analemma dalam bentuk angka 8, yaitu Saturnu, Uranus, Neptunus <strike>dan Pluto</strike>. Pluto saya coret karena Pluto sudah dipecat sebagai planet di tata surya kita. Venus dan Jupiter memiliki analemma berbentuk ellips, analemma Merkurius berbentuk garis lurus dan Mars memiliki analemma berbentuk tetesan air.</p>
<p>Komponen vertikal dari analemma adalah sudut deklinasi sedangkan komponen horisontalnya adalah perbedaan waktu antara jam biasa dengan jam matahari (jam berdasarkan bayangan matahari). Komponen vertikal analemma menggambarkan seberapa jauh posisi matahari ke arah utara atau selatan dari katulistiwa. Sedangkan komponen horisontal menunjukkan seberapa cepat atau lambat pergerakan matahari relatif terhadap jam. Hal ini dapat dilihat dengan membandingkan <em>sundial</em> (jam matahari) dengan jam biasa.</p>
<p>Karena keterbatasan saya maka saya hanya akan membahas komponen vertikal dari analemma, yaitu deklinasi.</p>
<p>Tetapi berhubung tulisan ini ternyata sudah panjang maka tentang deklinasi akan saya tulis pada edisi selanjutnya&#8230;</p>
<p>Pada tulisan saya selanjutnya, kita akan mempelajari bagaimana cara menentukan posisi matahari pada sembarang waktu (tanggal). Misalkan ada di antara teman-teman yang ingin mengetahui posisi matahari relatif terhadap bumi pada saat ulang tahun atau saat pernikahan maka semua itu bisa rekan-rekan cari tahu sendiri. Tetapi bagaimana caranya?</p>
<p>Tunggu tanggal mainnya ya&#8230;.</p>
<p><em>Eh, kaitan matahari dengan matematika di mana ya? </em></p>
<p><em>Setidaknya  matahari bisa menuliskan angka 8 di langit hehehehe&#8230;</em></p>
<p><em>Tetapi serius ada keterkaitan antara analemma dengan matematika tetapi kaitan tsb akan jelas terlihat di tulisan saya selanjutnya tentang deklinasi matahari. </em></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/deking.wordpress.com/259/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/deking.wordpress.com/259/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deking.wordpress.com/259/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deking.wordpress.com/259/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deking.wordpress.com/259/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deking.wordpress.com/259/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deking.wordpress.com/259/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deking.wordpress.com/259/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deking.wordpress.com/259/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deking.wordpress.com/259/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deking.wordpress.com/259/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deking.wordpress.com/259/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=259&subd=deking&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deking.wordpress.com/2007/07/02/matahari-pun-suka-matematika/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>30</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39600c6c9c29c6b97e73f587c17b4749?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deKing</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/analemma08656.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">analemma08656.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/07/800px-analemma_pattern_in_the_sky.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">800px-analemma_pattern_in_the_sky.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Maaf&#8230;masih BELUM MAMPU dan mau berpikir&#8230;</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/06/23/maafmasih-belum-mampu-dan-mau-berpikir/</link>
		<comments>http://deking.wordpress.com/2007/06/23/maafmasih-belum-mampu-dan-mau-berpikir/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Jun 2007 01:44:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deking</dc:creator>
				<category><![CDATA[tulisan biasa...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/06/23/maafmasih-belum-mampu-dan-mau-berpikir/</guid>
		<description><![CDATA[

Maaf..sekali lagi maaf karena saya masih belum bisa menanggapi komentar rekan-rekan semua. Maaf juga karena saya belum bisa berkunjung ke kediaman rekan-rekan semua karena sejak ucapan atas kelulusan UN saya baru kali ini masuk dunia blog lagi, ini pun hanya sekedar ingin menyapa rekan-rekan semua.
Sebenarnya sudah ingin masuk dunia blog lagi, hanya sekedar corat-coret dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=258&subd=deking&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/06/manusia-biasa.jpeg" title="manusia-biasa.jpeg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/06/manusia-biasa.jpeg?w=532&#038;h=532" alt="manusia-biasa.jpeg" height="532" width="532" /></a></p>
<p><span id="more-258"></span></p>
<p>Maaf..sekali lagi maaf karena saya masih belum bisa menanggapi komentar rekan-rekan semua. Maaf juga karena saya belum bisa berkunjung ke kediaman rekan-rekan semua karena sejak ucapan atas kelulusan UN saya baru kali ini masuk dunia blog lagi, ini pun hanya sekedar ingin menyapa rekan-rekan semua.</p>
<p>Sebenarnya sudah ingin masuk dunia blog lagi, hanya sekedar corat-coret dan juga terutama untuk berkunjung ke kediaman rekan-rekan semua. Apa daya&#8230;ada hal yang sangat penting <strike>thesis</strike>  yang harus saya urus secepatnya <strike>karena jadi  terbengkalai gara-gara saya nekad memaksa liburan padahal bukan waktu libur hehehe</strike></p>
<p>Sebenarnya kemarin mau nulis surat pamit lagi, tetapi khawatir kejadian lalu terulang ketika baru saja nulis surat pamit eh besoknya sudah nongol lagi.</p>
<p>Sementara silakan menikmati utak-atik iseng sok menggambar manusia biasa  hehehe&#8230;</p>
<p>Sekalian silakan bagi yang masih penasaran (selalu saja deking dikuasai oleh perasaan GR yang akut) untuk menikmati bagaimana penampakan deking si manusia biasa, tetapi lagi-lagi maaf wajah deking <strike>terlalu ganteng untuk ditunjukkan</strike> masih disensor hehehehe</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/deking.wordpress.com/258/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/deking.wordpress.com/258/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deking.wordpress.com/258/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deking.wordpress.com/258/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deking.wordpress.com/258/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deking.wordpress.com/258/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deking.wordpress.com/258/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deking.wordpress.com/258/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deking.wordpress.com/258/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deking.wordpress.com/258/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deking.wordpress.com/258/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deking.wordpress.com/258/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=258&subd=deking&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deking.wordpress.com/2007/06/23/maafmasih-belum-mampu-dan-mau-berpikir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>31</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39600c6c9c29c6b97e73f587c17b4749?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deKing</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/06/manusia-biasa.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">manusia-biasa.jpeg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Selamat Atas Kelulusan UN&#8230;</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/06/16/selamat-atas-kelulusan-un/</link>
		<comments>http://deking.wordpress.com/2007/06/16/selamat-atas-kelulusan-un/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Jun 2007 23:07:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deking</dc:creator>
				<category><![CDATA[tulisan biasa...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/06/16/selamat-atas-kelulusan-un/</guid>
		<description><![CDATA[Maaf, berhubung saya baru saja pulang dari liburan maka saya belum bisa menanggapi komentar kawan-kawan semua dan saya juga belum bisa menulis apa-apa.
Melalui tulisan singkat ini saya ingin menyampaikan ucapan SELAMAT kepada teman-teman yang telah lulus UN.
Selamat untuk Master Li dkk (sementara baru satu nama, besok tidak menutup kemungkinan saya tambah nama-nama lain).
Ingat, kelulusan ini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=256&subd=deking&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Maaf, berhubung saya baru saja pulang dari liburan maka saya belum bisa menanggapi komentar kawan-kawan semua dan saya juga belum bisa menulis apa-apa.</p>
<p>Melalui tulisan singkat ini saya ingin menyampaikan ucapan SELAMAT kepada teman-teman yang telah lulus UN.</p>
<p>Selamat untuk <a href="http://coretangunawan.wordpress.com/">Master Li</a> dkk (sementara baru satu nama, besok tidak menutup kemungkinan saya tambah nama-nama lain).</p>
<p>Ingat, kelulusan ini bukanlah akhir perjuangan&#8230;</p>
<p>Justru kelulusan ini merupakan langkah awal menuju perjuangan baru kalian&#8230;</p>
<p>Tetap semangat dan pantang menyerah ya&#8230;</p>
<p>Bagi yang belum lulus, janganlah berputus asa. Kesempatan masih ada&#8230;tetaplah berjuang karena ketidaklulusan bukanlah akhir segalanya. Semangat&#8230;.</p>
<p>Oh ya, melalui tulisan ini juga saya ingin mengucapkan SELAMAT kepada adik saya (Dewi Nur Widiyati) yang juga lulus UN dengan nilai yang Alhamdulillah membanggakan saya sebagai kakak&#8230;</p>
<p>Dewi bukan adik kandung saya, tetapi saya sangat bangga dengan nilai Matematika 9,67; Bahasa Inggris 9, &#8230; dan Bahasa Indonesia 8, &#8230; yang diraihnya</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/deking.wordpress.com/256/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/deking.wordpress.com/256/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deking.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deking.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deking.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deking.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deking.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deking.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deking.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deking.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deking.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deking.wordpress.com/256/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=256&subd=deking&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deking.wordpress.com/2007/06/16/selamat-atas-kelulusan-un/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>41</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39600c6c9c29c6b97e73f587c17b4749?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deKing</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Matematika pun bisa mengamankan sepeda motor&#8230; (part 2)</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/06/14/matematika-pun-bisa-mengamankan-sepeda-motor-part-2/</link>
		<comments>http://deking.wordpress.com/2007/06/14/matematika-pun-bisa-mengamankan-sepeda-motor-part-2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Jun 2007 01:25:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deking</dc:creator>
				<category><![CDATA[antara MATEMATIKA atau KEHIDUPAN...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/06/14/matematika-pun-bisa-mengamankan-sepeda-motor-part-2/</guid>
		<description><![CDATA[[Sebelum membaca tulisan ini sangat dianjurkan membaca dulu bagian awal kisah ini di sini.......]
Sekali lagi saya ingatkan kalau rancangan iseng saya ini lumayan tidak praktis karena apa yang saya lakukan hanyalah sekedar mengikuti tema seminar yang ada.
Jika rekan-rekan mengharapkan desain saklar pengaman sepeda motor yang sederhana maka insya Alloh kapan-kapan akan saya buat tulisannya&#8230;.tunggu tanggal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=221&subd=deking&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><em><strong>[Sebelum membaca tulisan ini sangat dianjurkan membaca dulu bagian awal kisah ini <a href="http://deking.wordpress.com/2007/06/06/matematika-pun-bisa-mengamankan-sepeda-motor-part-1/" target="_blank">di sini</a>.......]</strong></em></p>
<p>Sekali lagi saya ingatkan kalau rancangan iseng saya ini lumayan tidak praktis karena apa yang saya lakukan hanyalah sekedar mengikuti tema seminar yang ada.</p>
<p>Jika rekan-rekan mengharapkan desain saklar pengaman sepeda motor yang sederhana maka insya Alloh kapan-kapan akan saya buat tulisannya&#8230;.tunggu tanggal mainnya ya <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p><span id="more-221"></span></p>
<p>Sekarang kita lanjutkan ceritanya&#8230;.</p>
<p>Setelah tahu  seperti apa itu IC tipe SN 7408 dan SN 7404 serta tahu tentang konjungsi dan negasi maka sekarang mari kita lanjutkan membahas penggunaan semua itu sebagai saklar pengaman sepeda motor. Untuk selanjutnya karena saya lebih akan bekerja di ranah elektronika maka saya akan banyak menggunakan simbol-simbol.</p>
<p><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/konjungsi.jpg" title="konjungsi.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/konjungsi.thumbnail.jpg" alt="konjungsi.jpg" /></a> Gambar di samping untuk  selanjutnya  akan saya gunakan  untuk melambangkan konjungsi.</p>
<p><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/negasi1.jpg" title="negasi1.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/negasi1.thumbnail.jpg" alt="negasi1.jpg" /></a> sedangkan gambar segitiga di samping saya gunakan untuk melambangkan negasi.</p>
<p>Gambar berikut adalah contoh skema untuk operasi  <strong>((a.b).c&#8217;)<em> </em></strong>dibaca <em>&#8220;a <strong>dan</strong> b <strong>dan </strong>negasi c&#8221;</em> (maaf sebenarnya notasi negasi yang saya pakai adalah <strong>c</strong> <em>bar</em> (garis atas) tapi saya tidak bisa membuatnya di sini):</p>
<p><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/gabung.jpg" title="gabung.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/gabung.thumbnail.jpg" alt="gabung.jpg" /></a></p>
<p align="center">   ***********************</p>
<p><strong>Bagaimana cara memberikan input untuk IC????</strong><br />
Seperti telah saya sebutkan <a href="http://deking.wordpress.com/2007/06/06/matematika-pun-bisa-mengamankan-sepeda-motor-part-1/" target="_blank">di sini </a>bahwa IC tipe SN 7408 digunakan untuk operasi logika konjungsi sedangkan IC tipe SN 7404 digunakan untuk operasi negasi. Untuk memberi <strong>nilai input “benar”</strong> pada rangkaian logika dengan IC tipe SN 7408 maupun SN 7404 digunakan dengan <strong>memberikan tegangan + 5 volt</strong> atau dengan membiarkan input “menggantung’ atau <strong>tidak disambungkan kemana pun</strong>. Mengenai tegangan yang dipakai sepeda motor yang rata-rata 12 volt itu bisa diatur supaya menjadi 5 volt untuk keperluan IC tsb. Sedangkan untuk memberi <strong>nilai input “salah”</strong> pada rangkaian logika dengan IC tipe SN 7408 maupun SN 7404 digunakan dengan memberikan t<strong>egangan &#8211; 5 volt</strong> atau bisa juga dengan menyambungkan ke <strong>“ground atau massa</strong>”.<br />
Hasil <strong>output</strong> yang <strong>bernilai “benar”</strong> juga akan berupa <strong>tegangan + 5 volt </strong>yang bisa ditunjukkan dengan <strong>dioda LED </strong>yang <strong>menyala</strong> atau bisa juga dengan <strong>suatu alarm yang berbunyi.</strong> Begitu juga sebaliknya <strong>output</strong> yang <strong>bernilai “salah”</strong> tidak akan memiliki suatu tegangan atau bisa ditunjukkan dengan LED yang tidak menyala atau alarm yang tidak berbunyi.</p>
<p>Setelah tahu bagaimana output dan inputnya mari kita lanjutkan cerita ini&#8230;</p>
<p>Sistem pengaman sepeda motor yang dimaksudkan dalam tulisan saya ini adalah sistem pengaman sepeda motor berkaitan dengan sistem kelistrikan sepeda motor, yaitu memanfaatkan salah satu perangkat pengapian yang namanya CDI. <strong>Sistem pengaman sepeda motor</strong> ini akan memutus salah satu input perangkat pengapian (CDI), yaitu input ground atau massa <strong>jika posisi persneling tidak netral</strong>. Jika posisi gigi netral maka CDI akan tetap terhubung dengan  ground atau massa (massa indikator gigi netral) sehingga mesin tetap bisa hidup. <strong>Tetapi jika posisi persneling masuk gigi satu</strong> maka sambungan CDI ke ground atau massa akan terputus sehingga <strong>mesin akan mati secara otomatis </strong>dan <strong>alarm</strong> juga <strong>akan berbunyi</strong>.</p>
<p><strong>Tetapi maaf rancangan kasar ini hanya bisa diterapkan untuk sepeda motor yang indikator persnelingnya menggunakan saklar yang disambung ke ground, bukan disambung ke tegangan positif</strong>. Jadi yang tersambung permanen adalah kutub positif lampu indikator persneling, sedangkan kutub negatif terhubung ke saklar. Jadi ketika posisi netral maka saklar terhubung ke massa sehingga lampu hidup dan ketika masuk persneling 1 maka kutub negatif lampu netral terputus sehingga lampu mati dan gantian indikator posisi 1 yang terhubung ke massa. Maaf bukannya promosi, yang saya tahu motor yang menggunakan prinsip tsb adalah motor merk Ho**a.</p>
<p>Adapun skema sistem pengaman tersebut adalah sebagai berikut:</p>
<p><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/skema2.jpg" title="skema2.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/skema2.jpg" alt="skema2.jpg" /></a></p>
<p align="center">*******************************</p>
<p align="center"><strong>Prinsip kerja rangkaian:</strong></p>
<p> Pertama kali untuk mengaktifkan sistem pengaman maka saklar “S” harus pada posisi ON. Jika saklar pada posisi OFF maka sistem pengaman tidak aktif dan sepeda motor dalam keadaan normal (tanpa sistem pengaman).<br />
Seperti telah dijelaskan sebelumnya bahwa input bernilai “benar” diberikan dengan memberi input berupa tegangan +5 volt atau membiarkannya “menggantung” tidak terhubung kemana-mana sedangkan input bernilai “salah” diberikan dengan menghubungkan ke ground / massa atau tegangan negatif. Kaki-kaki IC yang terhubung ke kunci kontak akan mendapat input bernilai “benar” sedangkan kaki IC yang dihubungkan ke ground atau massa akan mendapat input bernilai “salah”.<br />
<strong> K1 :</strong><br />
Pada K1 salah satu inputnya dihubungkan ke kunci kontak sehingga jika kunci kontak diaktifkan maka kaki IC akan selalu mendapat input bernilai “benar” sehingga salah satu input K1 tsb akan selalu bernilai “benar” sedangkan nilai input yang lain akan berubah-ubah karena kaki IC terhubung ke indikator gigi netral.</p>
<p>Jika posisi gigi netral maka hal ini berarti kaki IC terhubung ke massa indikator gigi netral sehingga mendapat input bernilai “salah”. Karena salah satu input bernilai “salah”, maka output yang dihasilkan akan bernilai “salah” sehingga hal ini berarti bahwa output yang terhubung ke massa CDI akan berupa massa sehingga CDI akan aktif.</p>
<p>Tetapi ketika persneling dimasukkan ke gigi “1” maka input yang sebelumnya terhubung ke massa gigi netral akan terputus atau “menggantung” sehingga akan memberikan input yang bernilai “benar”. Karena kedua input bernilai “benar” maka outputnya juga akan bernilai “benar”. Output yang bernilai “benar” berarti output yang terhubung ke massa CDI akan berupa tegangan + 5 volt sehingga CDI tidak aktif dan mesin sepeda motor mati. Hal ini terjadi karena CDI akan aktif hanya jika massa CDI terhubung ke massa.</p>
<p><strong>K2:</strong><br />
Seperti pada K1 , salah satu input dari K2 dihubungkan ke kunci kontak sehingga jika kunci kontak diaktifkan maka kaki IC akan selalu mendapat input bernilai “benar” sehingga salah satu input K2 akan selalu bernilai “benar” sedangkan nilai input yang lain akan berubah-ubah karena kaki IC terhubung ke indikator gigi “1”. Tetapi terdapat perbedaan antara K1 dan K2, karena pada K2  input dari massa indikator gigi “1’ dinegasi terlebih dahulu sebelum di masukkan ke K2.<br />
Pada saat posisi gigi netral maka akan memberikan input yang bernilai “benar” karena “menggantung “ atau tidak terhubung ke massa, tetapi karena dinegasi maka input yang sebelumnya bernilai “benar” tersebut akan menjadi bernilai “salah” sehingga hal ini berarti salah satu input dari K2 bernilai “salah” dan mengakibatkan output K2 yang terhubung ke alarm akan bernilai “salah”. Karena output bernilai “salah” yang berarti tidak ada tegangan positif maka alarm tidak akan aktif.<br />
Ketika persneling dimasukkan ke gigi “1” maka massa terhubung sehingga akan memberikan input bernilai “salah” tetapi karena dinegasi maka input tersebut akan menjadi bernilai “benar” sehingga kedua input dari K2 bernilai “benar” yang akan menyebabkan output K2 yang terhubung ke alarm akan bernilai “benar”. Karena output bernilai “benar” yang berarti ada tegangan positif maka alarm akan aktif.</p>
<p>Sehingga ketika posisi persneling pada gigi 1 (dan seterusnya) maka pada saat yang bersamaan mesin akan mati (karena massa CDI terputus) dan juga alarm hidup sehingga diharapkan dapat mengurangi resiko motor hilang.</p>
<p>Demikian semoga teman-teman tidak pusing membaca tulisan saya yang aneh ini hehehe&#8230;</p>
<p><em><strong>[Insya Alloh kalau saya sudah ingat warna kabel CDI-nya maka saya akan menulis tentang saklar pengaman sepeda motor yang sangat praktis, hanya bermodal saklar 3 kaki dan kabel. Saklar yang ini sudah teruji di sepeda motor saya dan tetap menggunakan posisi persneling, yaitu begitu posisi gigi tidak netral maka mesin motor akan mati...tetapi tanpa alarm lho]</strong></em></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/deking.wordpress.com/221/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/deking.wordpress.com/221/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deking.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deking.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deking.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deking.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deking.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deking.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deking.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deking.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deking.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deking.wordpress.com/221/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=221&subd=deking&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deking.wordpress.com/2007/06/14/matematika-pun-bisa-mengamankan-sepeda-motor-part-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>38</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39600c6c9c29c6b97e73f587c17b4749?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deKing</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/konjungsi.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">konjungsi.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/negasi1.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">negasi1.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/gabung.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">gabung.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/skema2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">skema2.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ketika mata &#8220;bicara&#8221;&#8230;</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/06/10/ketika-mata-bicara/</link>
		<comments>http://deking.wordpress.com/2007/06/10/ketika-mata-bicara/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Jun 2007 23:48:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deking</dc:creator>
				<category><![CDATA[tulisan biasa...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/06/10/ketika-mata-bicara/</guid>
		<description><![CDATA[

Saat sang otak  terlena dalam buai sayang detak jantung &#8230;
Saat mulut dan tangan terhanyut dalam belai mesra aliran darah&#8230;
Ijinkanlah mata &#8216;tuk ungkapkan semua&#8230;
Walau (saat ini) tiada kata terucap&#8230;
Walau (saat ini) tiada makna terungkap&#8230;
Walau (saat ini) hanya sekelebat kesemuan yang tersingkap&#8230;
Percayalah&#8230;percayalah saat itu &#8216;kan tiba&#8230;
PS:

Gambar di atas sekadar saya olah (bukan buat karena masih terlalu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=255&subd=deking&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/06/mata.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/06/mata.jpg?w=468&#038;h=337" height="337" width="468" /></a></p>
<p><span id="more-255"></span><br />
Saat sang otak  terlena dalam buai sayang detak jantung &#8230;</p>
<p>Saat mulut dan tangan terhanyut dalam belai mesra aliran darah&#8230;</p>
<p>Ijinkanlah mata &#8216;tuk ungkapkan semua&#8230;</p>
<p>Walau (<em>saat ini</em>) tiada kata terucap&#8230;</p>
<p>Walau (<em>saat ini</em>) tiada makna terungkap&#8230;</p>
<p>Walau (<em>saat ini</em>) hanya sekelebat kesemuan yang tersingkap&#8230;</p>
<p>Percayalah&#8230;percayalah saat <strong>itu</strong> &#8216;kan tiba&#8230;</p>
<p>PS:</p>
<ol>
<li>Gambar di atas sekadar saya olah (bukan buat karena masih terlalu dangkal ilmu saya untuk mencapai kata &#8220;buat&#8221;) dengan menggunakan software <a href="http://deking.wordpress.com/2007/03/14/logo-design-studio/" target="_blank">Logo Design Studio</a>  dengan sedikit sentuhan Adobe Photoshop. <strong>Maaf kalau gambar matanya tampak kurang bersahabat, tetapi gambar tsb hanya sekedar simbol tanpa berniat untuk tidak bersahabat dengan siapa pun.<br />
</strong></li>
<li>Kalau ada rekan yang menunggu kelanjutan tulisan saya yang <a href="http://deking.wordpress.com/2007/06/06/matematika-pun-bisa-mengamankan-sepeda-motor-part-1/" target="_blank">ini</a> (hehehe GR banget ya), mohon bersabar karena sebenarnya sequel kisah tsb sudah nangkring di draft sejak lama kok (part 1 maupun part 2 sebenarnya sudah nangkring di draft sejak pertengahan bulan Mei kok)</li>
<li>Ada apa dengan deking si manusia  biasa? Tidak ada apa-apa kok. Ini bukan tentang hati maupun perasaan &#8230;. cuma otak sedang tidak mau dan mampu untuk menulis saja (otak sedang tertidur lelap), semoga setelah saya pulang dari Paris (13-16 Juni 2007) saya mampu dan mau menulis lagi secepatnya. Semoga saya tetap bisa online saat saya menikmati liburan sejenak.</li>
</ol>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/deking.wordpress.com/255/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/deking.wordpress.com/255/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deking.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deking.wordpress.com/255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deking.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deking.wordpress.com/255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deking.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deking.wordpress.com/255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deking.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deking.wordpress.com/255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deking.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deking.wordpress.com/255/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=255&subd=deking&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deking.wordpress.com/2007/06/10/ketika-mata-bicara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>47</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39600c6c9c29c6b97e73f587c17b4749?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deKing</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/06/mata.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Matematika pun bisa mengamankan sepeda motor&#8230; (part 1)</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/06/06/matematika-pun-bisa-mengamankan-sepeda-motor-part-1/</link>
		<comments>http://deking.wordpress.com/2007/06/06/matematika-pun-bisa-mengamankan-sepeda-motor-part-1/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Jun 2007 01:55:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deking</dc:creator>
				<category><![CDATA[antara MATEMATIKA atau KEHIDUPAN...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/06/06/matematika-pun-bisa-mengamankan-sepeda-motor-part-1/</guid>
		<description><![CDATA[ Pengumuman:
[Maaf berhubung kemarin2 saya tidak sempat masuk rumah dan hanya sekedar berkeliling sekedarnya ke beberapa tetangga maka saya baru sempat menanggapi komentar2 rekan2 semua. Dan terima kasih sekali kepada Mas Anas yang walau ngakunya pusing membaca tulisan ini tetapi ternyata sangat teliti tentang tabel kebenaran yang ada di tulisan ini.  Terima kasih atas ralatnya, kesalahan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=216&subd=deking&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong> Pengumuman:</strong></p>
<p><em><strong>[Maaf berhubung kemarin2 saya tidak sempat masuk rumah dan hanya sekedar berkeliling sekedarnya ke beberapa tetangga maka saya baru sempat menanggapi komentar2 rekan2 semua. Dan terima kasih sekali kepada <a href="http://learnsimply.wordpress.com/" target="_blank">Mas Anas</a> yang walau ngakunya pusing membaca tulisan ini tetapi ternyata sangat teliti tentang tabel kebenaran yang ada di tulisan ini.  Terima kasih atas ralatnya, kesalahan sudah saya perbaiki dan kepada <a href="http://sugengrianto.wordpress.com/">Mas Sugeng</a> dan <a href="http://coretangunawan.wordpress.com/" target="_blank">Master Li</a> silakan disave ulang ya karena kemarin Mas Geng dan Master Li menyimpan artikel yang kurang tepat. Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbul] </strong></em></p>
<p>Tulisan saya yang sekarang merupakan perpaduan tiga hal penting dalam kehidupan saya, yaitu latar belakang pendidikan senior high school (<strike>yaitu di STM Telekomunikasi</strike>), kuliah (<strike>Pendidikan Matematika</strike>) dan hobi (<strike>otomotif)</strike>.</p>
<p>Sebenarnya tulisan ini sudah lama saya tulis, yaitu sekitar hampir 2 tahun yang lalu ketika saya ingin mengadu nasib dan pengalaman untuk ikut seminar aplikasi Matematika yang diselenggarakan oleh UNS di Hotel Sahid Solo. Tetapi lagi-lagi lahirnya tulisan ini adalah karena kebiasaan saya untuk sedikit memaksakan penerapan matematika dalam kehidupan, maklum tema seminar waktu itu adalah aplikasi matematika di bidang teknologi sehingga dengan sangat dipaksakan maka saya menulis tentang ini (yang sebenarnya kandungannya lebih banyak elektronika sederhananya)</p>
<p>Saya kali ini ingin memadukan elektronika (yang memuat prinsip-prinsip matematika) dan otomotif karena saya mencoba  membuat saklar rahasia pengaman sepeda motor. Jujur saja saklar rahasia yang saya desain (uh&#8230;gaya bener istilahnya hehehe) ini lumayan tidak praktis, tetapi sekali lagi karena saya ingin memaksakan diri supaya sesuai dengan tema seminar maka tetap paksakan membuatnya. Dan juga karena keterbatasan waktu maka saya hanya membuat rancangan secara teoritis saja, saya belum sempat membuat prototype-nya karena waktu itu motor saya sudah saya pasangi saklar rahasia&#8230;sendiri lho.</p>
<p>Sebenarnya tulisan ini lebih condong ke elektronika <strike>sederhana</strike> karena banyak cerita tentang IC (Integrated Circuit), matematika yang ada hanyalah prinsip kerja dasar dari IC yang saya pakai. Saya mencoba membuat saklar pengaman motor dengan menggunakan IC <strong><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman';"></span></strong>tipe SN 7408 dan SN 7404.</p>
<p><span id="more-216"></span></p>
<p align="center">**************************</p>
<p align="center"><strong>IC tipe SN 7408 dan SN 7404 </strong></p>
<p>Saya mengenal kedua tipe IC tsb dulu waktu sekolah di STM, yaitu di mata pelajaran Teknik Digital yang merupakan salah satu mata pelajaran favorit saya. Prinsip kerja kedua tipe IC tsb menggunakan logika matematika (yaitu SN 7408 menggunakan prinsip <strong><em>konjungsi</em></strong> atau &#8220;<em><strong>dan</strong></em>&#8221; sedangkan SN 7404 memakai prinsip <em><strong>negasi</strong></em>). Untuk lebih jelasnya silakan dilihat skema kedua IC tersebut:</p>
<p><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/7408.jpg" title="7408.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/7408.jpg?w=398&#038;h=324" alt="7408.jpg" height="324" width="398" /></a><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/7404.jpg" title="7404.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/7404.jpg?w=434&#038;h=321" alt="7404.jpg" height="321" width="434" /></a></p>
<p>Karena kedua IC tsb menggunakan prinsip logika matematika maka akan saya ulas sedikit tentang logika matematika yang dipakai kedua IC tsb, yaitu konjungsi dan negasi.</p>
<p align="center">**************************</p>
<p align="center"><strong>Konjungsi dan Negasi</strong></p>
<p align="left"><strong>Konjungsi:</strong></p>
<p align="left"><strong><em>Konjungsi</em></strong> sering juga disebut &#8220;<strong><em>da</em></strong>n&#8221;, yaitu istilah <strong>gampangnya</strong> suatu operasi logika akan memiliki output &#8220;benar&#8221; jika semua input-input yang dimasukkan juga bernilai &#8220;benar&#8221;.</p>
<p align="left">Contoh:</p>
<p align="left">&#8220;Jakarta adalah ibukota Indonesia <em><strong>dan</strong></em> 2+2=4&#8243;</p>
<p align="left">Pernyataan di atas walaupun kelihatannya tidak nyambung tetapi bernilai &#8220;benar&#8221; karena kalimat majemuk tsb terdiri dari dua sub kalimat yang masing-masing bernilai &#8220;benar&#8221;, yaitu &#8220;Jakarta adalah ibukota Indonesia&#8221; dan &#8220;2+2 = 4&#8243;</p>
<p align="left">Contoh lain:</p>
<p align="left">2+3 = 4 dan 9&#215;2 = 18 adalah pernyataan yang salah karena salah satu sub kalimatnya bernilai salah yaitu 2+3 = 4</p>
<p align="left"><strong>Negasi:</strong></p>
<p align="left"><strong>Secara gampangnya</strong> adalah operasi kebalikan, jika inputnya bernilai benar maka setelah dinegasikan akan menghasilkan output yang bernilai salah.</p>
<p align="left">Untuk lebih jelasnya silakan dilihat tabel kebenaran untuk <em>konjungsi</em> dan <em>negasi</em> berikut:</p>
<p align="left">&nbsp;</p>
<p align="left"><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/06/ralat.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/06/ralat.jpg" /></a></p>
<p align="left"> Salah satu penggunaan konjungsi,  negasi dan disjungsi (disjungsi tidak saya pakai dalam tulisan ini) adalah untuk perencanaan jaringan listrik sehingga ada yang menyebut tiga sekawan tsb sebagai aljabar saklar. Konjungsi digunakan untuk rangkaian listrik paralel sedangkan rangkaian listrik seri menggunakan disjungsi. Jika digambarkan dalam skema adalah sebagai berikut:</p>
<p align="left"> <a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/saklar.jpg" title="saklar.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/saklar.jpg" alt="saklar.jpg" height="142" width="453" /></a></p>
<p align="left"> Nah&#8230;sekali lagi rinsip logika konjungsi dan negasi (dalam IC <strong><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman';"></span></strong>tipe SN 7408 dan SN 7404) yang saya manfaatkan untuk sedikit mendesain saklar pengaman sepeda motor.</p>
<p align="left">Tetapi sepertinya akan terlalu panjang jika saya tuliskan di sini, jadi mengenai bagaimana skema sederhana saya silakan dibaca kelanjutan kisah ini di tulisan saya selanjutnya&#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p align="left">*Semoga tidak bosan*</p>
<p align="left">&nbsp;</p>
<p align="left">&nbsp;</p>
<p align="left">&nbsp;</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/deking.wordpress.com/216/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/deking.wordpress.com/216/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deking.wordpress.com/216/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deking.wordpress.com/216/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deking.wordpress.com/216/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deking.wordpress.com/216/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deking.wordpress.com/216/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deking.wordpress.com/216/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deking.wordpress.com/216/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deking.wordpress.com/216/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deking.wordpress.com/216/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deking.wordpress.com/216/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=216&subd=deking&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deking.wordpress.com/2007/06/06/matematika-pun-bisa-mengamankan-sepeda-motor-part-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>38</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39600c6c9c29c6b97e73f587c17b4749?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deKing</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/7408.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">7408.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/7404.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">7404.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/06/ralat.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/saklar.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">saklar.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>46: The King Legend of Mugello</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/06/03/46-is-the-kinglegend-of-mugello/</link>
		<comments>http://deking.wordpress.com/2007/06/03/46-is-the-kinglegend-of-mugello/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 03 Jun 2007 13:16:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deking</dc:creator>
				<category><![CDATA[tulisan biasa...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/06/03/46-is-the-kinglegend-of-mugello/</guid>
		<description><![CDATA[Posting santai&#8230;
Valentino Rossi benar-benar layak dikukuhkan sebagai legenda sirkuit Mugello, gelar raja sirkuit Mugello sepertinya tidak cukup untuk Rossi. Rossi telah memenangi GP Mugello selama 6 kali (2002-2007), sebenarnya tahun 2001 Rossi juga mempunyai peluang memenangkan GP Mugello tetapi waktu itu Rossi yang memakai kostum ala Hawaii jatuh karena terlalu emosional dan ngotot, padahal dulu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=252&subd=deking&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Posting santai&#8230;</p>
<p>Valentino Rossi benar-benar layak dikukuhkan sebagai legenda sirkuit Mugello, gelar raja sirkuit Mugello sepertinya tidak cukup untuk Rossi. Rossi telah memenangi GP Mugello selama 6 kali (2002-2007), sebenarnya tahun 2001 Rossi juga mempunyai peluang memenangkan GP Mugello tetapi waktu itu Rossi yang memakai kostum ala Hawaii jatuh karena terlalu emosional dan ngotot, padahal dulu secara agregat Rossi sudah posisi 3 (tahun 2001 balap dilakukan 2x start karena dulu hujan deras sehingga penentuan waktu adalah secara agregat race 1+Race2). Rossi juga pernah dinobatkan sebagai Kingu Suzuka karena dulu Rossi sanggup mengalahkan para samurai Jepang yang terkenal jago kandang (Tohru Ukawa, Daijiro Katoh, Norifumi Abe). Tetapi sayang, setelah kecelakaan yang menimpa Daijiro Katoh maka sirkuit Suzuka ditutup untuk Motogp (GP 500) karena dianggap hanya layak untuk balap F1.</p>
<p><span id="more-252"></span></p>
<p>Balapan hari ini juga mantap sekali, Rossi benar-benar menunjukkan kemampuan hebatnya sebagai seorang <em>the phenomenon</em>&#8230;fenomena balap. Walau start dari posisi 3 tetapi masuk tikungan pertama Rossi malahan tercecer di posisi 8, di belakang duo Suzuki (Hopkins dan Vermeulen). Secara pelan tapi pasti Rossi mulai merangsek ke posisi depan, sampai akhirnya berhasil bergabung dengan Pedrosa dan Stoner di 3 besar bahkan akhirnya Rossi memimpin balapan. Sebenarnya kelihatan sekali kalau power motor Yamaha M-1 Rossi kalah dengan Honda RC 212 V yang dikendarai Pedrosa dan Ducati GP 7 -nya Stoner, setiap tabungan jarak waktu yang berhasil dikumpulkan Rossi setelah menekuk tikungan ternyata pada akhirnya bisa dipangkas oleh Pedrosa dan Stoner sampai 0,2 detik setelah trek lurus berakhir. Hal tsb sangat dimaklumi karena Mugello memiliki trek lurus sepanjang 1141 meter.</p>
<p>Kekhawatiran bukan saja atas kalahnya power Yamaha, tetapi juga masalah ban. Seperti kita ketahui beberapa seri yang lalu Bridgestone sangat perkasa, bahkan di seri Le Mans Perancis yang notabene markasnya Michelin ternyata 3 podium dikuasai oleh Bridgestone dengan pabrikan motor yang berbeda (Suzuki, Honda, Ducati). Tetapi sepertinya di Mugello ini Michelin menunjukkan performa baik mereka lagi (podium 1 dan 2 direbut Michelin), walaupun Rossi memakai kompon medium untuk front tire tetapi ternyata tidak ada masalah yang ditemui selama balapan karena traksi Michelin-nya tetap mantap. Tetapi sebenarnya seri kali ini masih menunjukkan keperkasaan Bridgestone, buktinya posisi 10 besar hanya diisi 3 Michelin (Rossi posisi 1, Pedrosa posisi 2, Hayden posisi 10) sedangkan tujuh sisanya dikuasai Bridgestone</p>
<p>Ada lagi hal yang sempat dikhawatirkan Rossi sebelum balapan, yaitu cuaca. Rossi sangat berharap balapan akan berlangsung dalam kondisi kering karena dia tidak bersahabat dengan trek yang basah. Apalagi pada sesi latihan hari Jumat Rossi juga sempat terjatuh, masih ditambah lagi sesi kualifikasi yang berada dalam guyuran hujan lebat. Tetapi akhirnya balapan berlangsung dalam kondisi kering sehingga balapan kali ini menjadi suguhan yang lumayan menarik, apalagi di sirkuit Mugello ada duo Michael legenda balap yang datang menonton (Michael Doohan dan Michael Schumacher).</p>
<p>Selain Rossi, yang patut diacungi jempol adalah Pedrosa dan Barros yang dengan performa mantap mereka bisa meraih podium 2 dan 3 meninggalkan Stoner di posisi 4 dan Hopkins di posisi 5. Pada balapan kali ini kelihatan sekali kalau Rossi sangat berterima kasih pada fans yang datang ke Mugello, hal tsb ditunjukkan dengan menundukkan kepala ke arah penonton sambil menunjuk bagian atas helm-nya yang terdapat gambar hati. Selain itu pada konferensi pers, Rossi menyampaikan kalau kemenangannya kali ini sangat ditujukan untuk para fans&#8230; &#8220;&#8230;this victory is dedicated for the fans&#8221; ..demikian yang disampaikan Rossi. Kemenangan Rossi sepertinya bisa sedikit menghibur kekecewaan fans Italia setelah dikelas 125 cc dan 250 cc podium dikuasai oleh pembalap Spanyol padahal selama ini para pembalap Italia dikenal sangat mantap di Mugello. Dari total 9 podium (125 cc, 250 cc, Motogp) yang ada ternyata hanya ada 2 pembalap Italia yang meraihnya, yaituValentino Rossi di podium 1 kelas Motogp dan Simone Corsi di podium 3 kelas 125 cc. Sang jagoan Italia kelas 250 cc yang diharapkan bisa memenangi seri Mugello, Davisiozo, ternyata hanya bisa meraih posisi 4 setelah disalip oleh Hector Barbera tepat saat hampir menyentuh garis finis. Oh ya, satu-satunya pembalap dari Asia Tenggara (Ratthapark Wilairot di kelas 250 cc) juga gagal menyelesaikan balap&#8230;</p>
<p>Maaf&#8230;mungkin informasi yang saya berikan tidak lengkap karena tulisan ini langsung saya buat begitu Rossi melintas garis finis&#8230;&#8230;</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/deking.wordpress.com/252/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/deking.wordpress.com/252/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deking.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deking.wordpress.com/252/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deking.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deking.wordpress.com/252/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deking.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deking.wordpress.com/252/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deking.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deking.wordpress.com/252/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deking.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deking.wordpress.com/252/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=252&subd=deking&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deking.wordpress.com/2007/06/03/46-is-the-kinglegend-of-mugello/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>30</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39600c6c9c29c6b97e73f587c17b4749?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deKing</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tamasya ke Banjarnegara &#8230; (part 2)</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/05/27/tamasya-ke-banjarnegara-part-2/</link>
		<comments>http://deking.wordpress.com/2007/05/27/tamasya-ke-banjarnegara-part-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 May 2007 14:35:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deking</dc:creator>
				<category><![CDATA[tulisan biasa...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/05/27/tamasya-ke-banjarnegara-part-2/</guid>
		<description><![CDATA[Sudah membaca tentang potensi wisata Banjarnegara kan?
Sekarang kita teruskan jalan-jalan kita ya. Sekarang saya ingin mengajak teman-teman menyusuri tempat wisata yang lain, yaitu ke beberapa sentra kerajinan  dan juga agro wisata sentra Salak Pondoh.
Selain potensi wisata (dalam artian obyek wisata yang dikunjungi), Banjarnegara memiliki potensi kerajinan yang juga sangat layak untuk dikunjungi dan juga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=243&subd=deking&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Sudah membaca tentang <a href="http://deking.wordpress.com/2007/05/27/tamasya-ke-banjarnegara-part-1/" target="_blank">potensi wisata Banjarnegara</a> kan?</p>
<p>Sekarang kita teruskan jalan-jalan kita ya. Sekarang saya ingin mengajak teman-teman menyusuri tempat wisata yang lain, yaitu ke beberapa sentra kerajinan  dan juga <strike>agro wisata</strike> sentra Salak Pondoh.</p>
<p>Selain potensi wisata (dalam artian obyek wisata yang dikunjungi), Banjarnegara memiliki potensi kerajinan yang juga sangat layak untuk dikunjungi dan juga dibeli <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  . Kerajinan yang ada di Banjarnegara meliputi kerajinan keramik, kerajinan bambu, kerajinan kayu, tatah sungging, batik motif Banyumasan, dll.</p>
<p><span id="more-243"></span></p>
<p>1. Sentra kerajinan keramik</p>
<p>Sentra kerajinan keramik  ini terletak di bagian barat Banjarnegara, lebih tepatnya dekat perbatasan Banjarnegara dan Purbalingga. Nama daerah sentra keramik tsb adalah Purworejo Klampok, sehingga keramiknya dikenal dengan nama keramik Klampok. Di sepanjang jalan kecamatan Klampok banyak terdapat show room keramik yang memiliki koleksi beraneka macam keramik yang indah. Mungkin jika Anda penggemar keramik maka tidak ada salahnya Andamembeli keramik Klampok ini karena tentu saja memiliki ciri yang berbeda dengan keramik Kasongan (Yogya).</p>
<p><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/12.jpg" title="12.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/12.thumbnail.jpg" alt="12.jpg" /></a></p>
<p>2. Sentra kerajinan kayu dan bambu</p>
<p>Jika Anda lebih senang dengan kerajinan yang lebih bernuansa alam, seperti kerajinan kayu ataupun bambu maka tidak ada salahnya jika Anda mengunjungi Kecamatan Wanadadi, Banjarmangu, Mandiraja, Rakit dan Sigaluh. Anda bisa membeli berbagai macam kerajinan kayu dan bambu, mulai dari beraneka ragam perabotan rumah sampai hiasan-hiasan untuk mempercantik ruang tamu Anda.</p>
<p><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/kerajinanbambu.gif" title="kerajinanbambu.gif"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/kerajinanbambu.thumbnail.gif" alt="kerajinanbambu.gif" /></a><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/kerajinan.gif" title="kerajinan.gif"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/kerajinan.thumbnail.gif" alt="kerajinan.gif" /></a></p>
<p>3. Kerajinan Batik motif Banyumasan</p>
<p>Batik merupakan salah satu kekayaan budaya bangsa kita, kain batik  merupakan salah satu kain unik dari Indonesia yang sudah mulai go internasional karena keunikannya. Saya yakin teman-teman sudah sangat akrab dengan batik Solo, batik Pekalongan ataupun batik Yogya. Tetapi adakah yang tahu kalau daerah Banyumas (Jawa Tengah bagian barat) juga memiliki kekayaan batik? Nah jika Anda para kolektor batik ingin mengoleksi batik yang bernuansa lain maka silakan datang ke kecamatan SusukanKabupaten Banjarnegara karena dijamain Anda bisa menemukan batik nuansa baru.</p>
<p>Sayangnya saya tidak menemukan foto contoh motif batik Banyumasan, yang saya temukan adalah foto simbah yang satu ini&#8230;</p>
<p><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/8.jpg" title="8.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/8.thumbnail.jpg" alt="8.jpg" /></a></p>
<p>4. Kerajinan tatah sungging</p>
<p>Anda senang wayang kulit? Silakan melihat secara langsung proses pembuatan wayang kulit di daerah Mandiraja dan Susukan. Di 2 kecamatan  tsb kita bisa melihat secara langsung proses pengolahan kulit kambing menjadi wayang kulit.</p>
<p><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/wayangsa.gif" title="wayangsa.gif"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/wayangsa.gif" alt="wayangsa.gif" /></a></p>
<p>5. Dawet ayu Banjarnegara</p>
<p>Setelah capek berjalan-jalan keliling berbagai sentra kerajinan di Banjarnegara maka sekarang saatnya kita melepas dahaga dan capek kita sambil minum minuman khas Banjarnegara, yaitu Dawet Ayu. Dawet merupakan minuman segar yang terbuat dari cendol&#8230;saya tidak bisa menjelaskan panjang lebar kalau tentang makanan. Silakan nikmati sendiri segarnya Dawet Ayu dan Anda bisa bertanya kepada para penjual tentang pembuatan dawet kepada mereka&#8230;jangan kepada saya hehehe</p>
<p>Dawet ayu merupakan salah satu &#8220;maskot&#8221; kota Banjarnegara, Anda bisa melihat buktinya  di Alun-alun kota karena di sana kami memiliki monumen Dawet  yang berupa patung 2 orang penjual dawet.</p>
<p>Oh ya&#8230;kalau Anda perhatikan secara teliti gerobak (atau bakul ya?) dawet maka Anda bisa melihat gambar dua orang tokoh wayang yang sangat terkenal, yaitu tokoh Punakawan: Semar dan anaknya Garéng (perhatikan saja gambar penjual dawet di bawah). Kenapa penjual dawet memasang dua tokoh wayang tsb? Kata orang tua sih karena seMAR dan garËng akan membentuk kata &#8220;maréng&#8221; yang artinya adalah kemarau. Kalau musim kemarau kan panas dan membuat cepat haus kan? Makanya kalau haus ya minum Dawet hehehe&#8230;</p>
<p><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/dawet_ayu.jpg" title="dawet_ayu.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/dawet_ayu.thumbnail.jpg" alt="dawet_ayu.jpg" /></a></p>
<p>5. <strike>Agro wisata</strike> Sentra Salak Pondoh</p>
<p>Waduh masak baru sebentar sudah mau pulang? Baiklah, tetapi sebelum pulang alangkah baiknya kalau kita membeli oleh-oleh khas Banjarnegara. Anda bisa membeli berbagai makanan khas kami, seperti Jenang (Dodol), keripik jamur, Kacang Babi (kacang Koro) dll. Tetapi jika ingin membeli buah maka silakan membeli Salak Pondoh yang bisa diperoleh langsung di kebun (terutama di kebun orang tua saya hehehe) atau cukup membelinya di sepanjang jalan Banjarnegara &#8211; Wonosobo. Banjarnegara memiliki beberapa kecamatan yang merupakan sentra Salak Pondoh, termasuk kecamatan tempat tinggal orang tua deking hehehe&#8230;</p>
<p><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/produk11.jpg" title="produk11.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/produk11.thumbnail.jpg" alt="produk11.jpg" /></a></p>
<p>Silakan diamati baik-baik peta di atas maka Anda bisa menemukan tanah kelahiran deking.</p>
<p>OK sudah dulu <strike>promosi</strike> cerita saya   tentang Banjarnegara, semoga tulisan saya kali ini tidak membuat pusing hehehe&#8230;</p>
<p>Saya tunggu kedatangannya di Banjarnegara&#8230;.kalau sudah sampai Banjarnegara tanya saja yang namanya deking. Dijamin dech&#8230;.gak ada yang tahu hehehe&#8230;.</p>
<p>Upppsss lupa&#8230;untuk informasi lebih lengkap silakan kunjungi <a href="http://www.banjarnegara.go.id/index.php" target="_blank">situs resmi Kabupaten Banjarnegara</a> sebagai pemilik sah foto-foto di atas&#8230;</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/deking.wordpress.com/243/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/deking.wordpress.com/243/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deking.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deking.wordpress.com/243/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deking.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deking.wordpress.com/243/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deking.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deking.wordpress.com/243/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deking.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deking.wordpress.com/243/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deking.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deking.wordpress.com/243/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=243&subd=deking&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deking.wordpress.com/2007/05/27/tamasya-ke-banjarnegara-part-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>117</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39600c6c9c29c6b97e73f587c17b4749?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deKing</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/12.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">12.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/kerajinanbambu.thumbnail.gif" medium="image">
			<media:title type="html">kerajinanbambu.gif</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/kerajinan.thumbnail.gif" medium="image">
			<media:title type="html">kerajinan.gif</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/8.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">8.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/wayangsa.gif" medium="image">
			<media:title type="html">wayangsa.gif</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/dawet_ayu.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">dawet_ayu.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/produk11.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">produk11.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tamasya ke Banjarnegara&#8230; (part 1)</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/05/27/tamasya-ke-banjarnegara-part-1/</link>
		<comments>http://deking.wordpress.com/2007/05/27/tamasya-ke-banjarnegara-part-1/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 May 2007 13:53:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deking</dc:creator>
				<category><![CDATA[tulisan biasa...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/05/27/tamasya-ke-banjarnegara-part-1/</guid>
		<description><![CDATA[Sekarang nulis yang bukan matematika ya&#8230;
Sebenarnya saya  sudah menulis satu tulisan tentang matematika yang karena lumayan panjang maka saya buat menjadi dua seri. Tetapi akhirnya tulisan tsb saya simpan dulu di draft karena saya ingin menulis yang bukan matematika sebagai selingan supaya rekan-rekan semua tidak bosan hehehe&#8230;.
Tulisan saya sekarang ini terinspirasi oleh tulisannya Pak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=228&subd=deking&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Sekarang nulis yang bukan matematika ya&#8230;</p>
<p>Sebenarnya saya  sudah menulis satu tulisan tentang matematika yang karena lumayan panjang maka saya buat menjadi dua seri. Tetapi akhirnya tulisan tsb saya simpan dulu di draft karena saya ingin menulis yang bukan matematika sebagai selingan supaya rekan-rekan semua tidak bosan hehehe&#8230;.</p>
<p>Tulisan saya sekarang ini terinspirasi oleh tulisannya <a href="http://erander.wordpress.com/2007/05/25/pigura/" target="_blank">Pak Erander</a>, <a href="http://xwoman.wordpress.com/2007/05/13/wisata-alam-ciater/" target="_blank">xwoman</a>, <a href="http://indrakh.wordpress.com/2007/05/09/strawbery-walk-wisata-strawbery-petik-sendiri/" target="_blank">Mas Indra</a> dan teman-teman yang lain yang tidak bisa saya sebutkan satu per satu. Oleh karena itulah sekarang saya ingin mengajak teman-teman semua berjalan-jalan ke berbagai tempat wisata yang ada di kota saya tercinta, saya <strike>yakin  </strike>rasa banyak teman-teman yang belum tahu kota <strike>kecil</strike> indah saya tsb. Saya lahir dan dibesarkan di suatu kota <strike>kecil</strike> indah di Jawa Tengah bagian barat daya, kota saya adalah kabupaten BANJARNEGARA. Kota saya termasuk rumpun yang menggunakan bahasa jawa ngapak (ya kayak bahasa yang dipakai Warkop, Parto  -Patrio dll).</p>
<p>Jalan-jalan ke Banjarnegara yuk&#8230;.</p>
<p><span id="more-228"></span></p>
<p>Ada beberapa jalur untuk mencapai Banjarnegara (termasuk jalur alternatif), tetapi yang utama ada dua dari arah barat dan arah timur. Jika dari arah timur (dari arah Semarang dan Yogya misalnya) maka kita akan melewati tengah-tengah gunung Sindoro-Sumbing. Daerah tsb sangat asyik karena kita melewati tengah perkebunan teh dan bisa mampir di warung kopi. Sedangkan jika kita datang dari arah barat maka kita akan melewati Purwokerto atau bisa juga Banyumas.</p>
<p>Lalu ada apa saja di Banjarnegara?</p>
<p>Banjarnegara sebenarnya memiliki banyak potensi wisata, tetapi sayang sepertinya pemerintah daerah kurang memberikan perhatian untuk mengembangkannya. Tetapi sepertinya sekarang pemerintah daerah kami mulai memberikan perhatian pada sektor pariwisata, oleh karena itulah saya ingin berbagi informasi tentang kota saya tercinta. Semoga rekan-rekan suatu saat bisa tertarik dan mengunjungi Banjarnegara&#8230;mau berinvestasi juga silakan hehehe&#8230;</p>
<p>Kita susuri satu per satu obyek wisata yang ada di Banjarnegara yuk&#8230;</p>
<p><strong>1. Dataran tinggi Dieng</strong></p>
<p>Mungkin banyak yang mengira kalau dataran tinggi Dieng tsb ada di kota Wonosobo. Anggapan tsb tdk sepenuhnya salah karena memang kebetulan dataran tinggi Dieng memang terbagi menjadi dua (wilayah Banjarnegara dan Wonosobo). Dataran tinggi Dieng merupakan daerah yang terletak pada ketinggian sekitar 2.093 m di atas permukaan laut dan memiliki temperatur berkisar 15—20°C di siang hari dan 10°C di malam hari. Bahkan, suhu udara terkadang dapat mencapai 0°C di pagi hari. Oleh karena itulah Dataran tinggi Dieng saya rekomendasikan terutama untuk rekan-rekan yang ingin bulan madu, pokoknya tempatnya dingin dan asyik hehehe.</p>
<p>Dataran tinggi Dieng secara umum memiliki dua potensi wisata yang berbeda, yaitu potensi wisata alam dan wisata sejarah.</p>
<p><strong>Wisata alam</strong> yang ada di Dieng adalah:</p>
<p>* Telaga Balaikumbang, Telaga Medada, Telaga Siwi dan Telaga Dringa</p>
<p>Berikut foto Telaga Merdada</p>
<p><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/telaga_merdada.jpg" title="telaga_merdada.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/telaga_merdada.thumbnail.jpg" alt="telaga_merdada.jpg" /></a></p>
<p>*Kawah Sikidang, kawah Sileri dan kawah Candradimuka</p>
<p><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/kawah_sileri.jpg" title="kawah_sileri.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/kawah_sileri.thumbnail.jpg" alt="kawah_sileri.jpg" /></a> Gambar di samping adalah gambar kawah Sileri<a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/kawah_sileri.jpg" title="kawah_sileri.jpg"><br />
</a></p>
<p>* Sumur Jalatunda</p>
<p>Yaitu sumur mati (bekas kawah yang akhirnya terisi air) yang memiliki diameter sekitar 90 meter dan kedalaman ratusan meter.</p>
<p><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/sumur_jalatunda.jpg" title="sumur_jalatunda.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/sumur_jalatunda.thumbnail.jpg" alt="sumur_jalatunda.jpg" /></a></p>
<p>Sedangkan <strong>wisata Sejarah</strong> berupa candi-candi Hindu yang diberi nama-nama tokoh Pandawa dari kisah Mahabaratha (Banowati,Puntodewa, Arjuna, Sembodro, Sri Kandi, Gatot Kaca, Bima). Sayang sekali kondisi candi-candi tsb kurang terawat, terakhir saat saya main ke Dieng sekitar pertengahan tahun 2006 saya lihat masih banyak batu-batu candi yang berserakan. Menurut saya pribadi candi Dieng memiliki keunikan tersendiri karena berbeda dengan candi-candi lain yang terletak di daerah panas, candi Dieng terletak di daerah pegunungan yang sangat sejuk (atau malahan dingin?). Pemandangan di sekeliling candi Dieng juga lumayan bagus, yaitu gunung dan pertanian (sayur)&#8230;apalagi kalau nyewa dokar untuk keliling Dieng. Alangkah asyiknya&#8230;coba saja dech&#8230;</p>
<p><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/dieng2.jpg" title="dieng2.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/dieng2.thumbnail.jpg" alt="dieng2.jpg" /></a><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/museum_purba.jpg" title="museum_purba.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/museum_purba.thumbnail.jpg" alt="museum_purba.jpg" /></a></p>
<p>Di dekat kompleks candi Dieng terdapat suatu museum, yaitu museum Purbakala. Jika rekan-rekan ingin melihat benda-benda purbakala dan mendapatkan informasi yang lebih tentang kompleks candi Dieng maka silakan memasuki museum tsb.</p>
<p><strong>2. Taman Rekreasi dan Margasatwa Serulingmas</strong></p>
<p>Serulingmas merupakan kebun binatang yang lokasi relatif di tengah kota Banjarnegara. Kebun binatang ini dulu sempat mendapat predikat sebagai kebun binatang di Indonesia yang meiliki koleksi unggas (khususnya burung) terbanyak (dari segi jenis lho bukan kuantitas). Di kebun binatang ini juga terdapat kolam renang, pokoknya cocok sekali untuk rekreasi keluarga.</p>
<p><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/selomanik1.jpg" title="selomanik1.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/selomanik1.thumbnail.jpg" alt="selomanik1.jpg" /></a><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/selomanik2.jpg" title="selomanik2.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/selomanik2.thumbnail.jpg" alt="selomanik2.jpg" /></a></p>
<p><strong>3. Waduk Mrica</strong></p>
<p>Sebenarnya waduk Mrica adalah tempat PLTA yang digunakan untuk memberikan pasokan listrik se Jawa Bali. Nama resmi bendungan ini adalah Bendungan Jenderal Soedirman. Di waduk ini kita bisa menyewa perahu dan keliling waduk lho.</p>
<p><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/waduk_mrica.jpg" title="waduk_mrica.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/waduk_mrica.thumbnail.jpg" alt="waduk_mrica.jpg" /></a></p>
<p><strong>4. Arung jeram Sungai Serayu</strong></p>
<p>Tempat ini cocok untuk rekan-rekan yang senang dengan olah raga dan petualangan air . Sungai Serayu merupakan sungai besar yang mengalir di karesidenan Banyumas (mulai Banjarnegara, Purbalingga, Purwokerto). Oh ya, mata air sungai ini terletak di dataran tinggi Dieng lho&#8230;nama mata air tsb adalah K*n***l Bima (maaf saya sensor, tetapi nama tsb memang benar adanya).</p>
<p><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/arumjeram1.jpg" title="arumjeram1.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/arumjeram1.jpg" alt="arumjeram1.jpg" /></a></p>
<p><strong>S</strong><strong>ungai Serayu pernah digunakan untuk lomba arung jeram tingkat nasional</strong> lho&#8230;</p>
<p><strong>4. Curug Pitu</strong></p>
<p>Mungkin yang ini relatif kurang terkenal karena kebetulan di web site resmi Banjarnegara tidak tercantum. Curug Pitu merupakan air terjun yang ada di dekat sentra Salak Pondoh (agak dekat dengan wilayah Wonosobo). Curug ini sangat indah dan biasa digunakan untuk camping. Di dekat curug Pitu juga ada curug lain yang bernama Curug Kemiri, saya dulu pernah camping di curug ini bersama sahabat-sahabat saya. Maaf tidak ada foto karena saya tidak membawa fotonya hehehe</p>
<p><strong>5. Wisata hutan Pinus</strong></p>
<p>Kalau yang ini merupakan wisata lokal hehehe&#8230;maksudnya terletak di desa saya tepatnya di seberang Balai Desa Pagedongan. Hutan Pinus ini merupakan hak milik Departemen Kehutanan yang merupakan salah satu komoditi perkebunan kami, yaitu Pinus-pinus tsb disadap getahnya.</p>
<p>Silakan  dinikmati gambar hutan Pinus tsb…</p>
<p><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/hutan-pinus_3.jpg" title="hutan-pinus_3.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/hutan-pinus_3.jpg" alt="hutan-pinus_3.jpg" height="148" width="197" /></a><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/hutan-pinus_2.jpg" title="hutan-pinus_2.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/hutan-pinus_2.jpg" alt="hutan-pinus_2.jpg" height="147" width="184" /></a></p>
<p>Demikian beberapa informasi tentang obyek wisata yang ada di Kabupaten Banjarnegara, untuk informasi lebih lengkap silakan dilihat di <a href="http://www.banjarnegara.go.id/index.php" target="_blank">web site resmi Kabupaten Banjarnegara </a>sebagai sumber semua foto yang saya pakai di sini.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/deking.wordpress.com/228/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/deking.wordpress.com/228/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deking.wordpress.com/228/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deking.wordpress.com/228/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deking.wordpress.com/228/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deking.wordpress.com/228/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deking.wordpress.com/228/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deking.wordpress.com/228/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deking.wordpress.com/228/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deking.wordpress.com/228/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deking.wordpress.com/228/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deking.wordpress.com/228/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=228&subd=deking&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deking.wordpress.com/2007/05/27/tamasya-ke-banjarnegara-part-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>126</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39600c6c9c29c6b97e73f587c17b4749?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deKing</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/telaga_merdada.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">telaga_merdada.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/kawah_sileri.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kawah_sileri.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/sumur_jalatunda.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">sumur_jalatunda.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/dieng2.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">dieng2.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/museum_purba.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">museum_purba.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/selomanik1.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">selomanik1.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/selomanik2.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">selomanik2.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/waduk_mrica.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">waduk_mrica.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/arumjeram1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">arumjeram1.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/hutan-pinus_3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">hutan-pinus_3.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/hutan-pinus_2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">hutan-pinus_2.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ketika matematika bicara pergantian musim&#8230;[edisi revisi]</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/05/21/ketika-matematika-bicara-pergantian-musim/</link>
		<comments>http://deking.wordpress.com/2007/05/21/ketika-matematika-bicara-pergantian-musim/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 May 2007 23:18:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deking</dc:creator>
				<category><![CDATA[antara MATEMATIKA atau KEHIDUPAN...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/05/21/ketika-matematika-bicara-pergantian-musim/</guid>
		<description><![CDATA[ [Tambahan: Menanggapi komentar Bang Fertob  yang ada di sini nih maka saya tambahkan beberapa informasi yang kemarin memang terlewatkan, yaitu tentang MUSIM SEMI, MUSIM GUGUR dan KUTUB. Sehingga judul pun saya tambahkan "edisi revisi". Silakan dibaca lagi tambahan informasi tersebut. Selain itu berdasarkan komentar Pak Agor yang di sini dan juga untuk mencegah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deking.wordpress.com&blog=702757&post=211&subd=deking&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p> <em><strong>[Tambahan: Menanggapi komentar <a href="http://fertobhades.wordpress.com/" target="_blank">Bang Fertob</a>  yang ada <a href="http://deking.wordpress.com/2007/05/21/ketika-matematika-bicara-pergantian-musim/#comment-1442" target="_blank">di sini</a> nih maka saya tambahkan beberapa informasi yang kemarin memang terlewatkan, yaitu tentang MUSIM SEMI, MUSIM GUGUR dan KUTUB. Sehingga judul pun saya tambahkan "edisi revisi". Silakan dibaca lagi tambahan informasi tersebut. Selain itu </strong></em><em><strong>berdasarkan komentar <a href="http://agorsiloku.wordpress.com" target="_blank">Pak Agor</a> yang <a href="http://deking.wordpress.com/2007/05/21/ketika-matematika-bicara-pergantian-musim/#comment-1446" target="_blank">di sini</a> dan juga untuk mencegah " kesalahpahaman" maka p</strong></em><em><strong>ada "edisi revisi"  ini  saya </strong></em><em><strong>juga </strong></em><em><strong>menambah informasi tentang sudut deklinasi dan sudut inklinasi . Saya harap tambahan informasi tsb bisa menghindari kesalahan persepsi atas penggunaan sudut </strong></em><strong>23<sup>o</sup>27'</strong><em><strong>]</strong></em></p>
<p align="center"><strong>**************************************************************</strong></p>
<p>Akhirnya…<br />
Setelah sekitar dua minggu saya mengalami kegagalan besar dalam menerapkan <a href="http://deking.wordpress.com/2007/04/30/jangan-biarkan-waktu-menguasaimu/" target="_blank">niatan yang satu ini</a>, maka sekarang saya paksakan untuk sedikit membual. Masih ingat dengan <a href="http://deking.wordpress.com/2007/04/30/jangan-biarkan-waktu-menguasaimu/" target="_blank">niatan saya</a> yang satu ini kan? Nah, bualan saya kali ini juga masih berkaitan dengan waktu (walau mungkin bisa dianggap sedikit dipaksakan). Tetapi yang jelas saya harap rekan-rekan tidak kecewa kalau lagi-lagi saya <strike>secara arogan</strike> ingin menunjukkan matematika dalam kehidupan sehari-hari. Jadi, <a href="http://deking.wordpress.com/2007/03/06/untuk-apa-belajar-matematika/" target="_blank">untuk apa belajar Matematika?</a></p>
<p>Di sekolah pernah belajar Fisika dan geografi kan? Hehehe…<br />
<span id="more-211"></span><br />
Di pelajaran Fisika dan geografi kita belajar bahwa di beberapa bagian bumi ini memiliki empat musim (musim panas, musim gugur, musim semi dan musim dingin) dan ada juga yang hanya memiliki dua musim (musim hujan dan musim kemarau). Tetapi saat ini saya hanya akan membahas peristiwa terjadinya empat musim. Apakah yang sebenarnya menyebabkan adanya pergantian musim tsb?<br />
Pergantian musim di suatu daerah dipengaruhi oleh banyaknya sinar matahari yang diterima oleh wilayah tsb, silakan ditengok di <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Climate" target="_blank">sini</a> . Banyaknya sinar matahari di sini diukur dari durasi matahari menyinari wilayah tsb. Jadi suatu daerah akan mengalami musim panas jika durasi matahari bersinar lama, sedangkan durasi siang yang pendek akan berimbas pada terjadinya musim dingin.<br />
<strong>Bagaimana matematika bisa berbicara tentang pergantian musim?</strong><br />
Matematika yang digunakan dalam konteks astronomi adalah geometri dan trigonometri; yaitu <em>spherical geometry</em> dan <em>spherical trigonometry</em> (<em>sphere</em> = bola). Langkah awal dalam matematika – astronomi adalah mengkonstruksi <em>celestial sphere</em>, yaitu suatu bola maya di alam semesta di mana bumi merupakan pusat bola tsb. Pemilihan bumi sebagai pusat <em>celestial sphere</em> bukan karena bumi merupakan pusat tata surya, tetapi karena bumi merupakan posisi pengamat.<br />
Sebelum pembahasan lebih lanjut silakan disimak gambar berikut:</p>
<p><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/season.jpg" title="season.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/season.jpg?w=390&#038;h=383" alt="season.jpg" height="383" width="390" /></a></p>
<p><em>(Berhubung sedang malas menggambar maka gambar saya scan dari buku &#8220;Spherical Astronomy&#8221; karangan W.M. Smart dari Cambridge University)</em></p>
<p>Seperti telah disebutkan di awal bahwa pergantian musim tergantung pada banyaknya (lamanya) sinar matahari. Pada gambar di atas lingkaran ecliptic adalah perubahan-perubahan <strong>posisi </strong> matahari relatif terhadap bumi (INGAT&#8230;bukan posisi matahari mengelilingi bumi. Beda lho&#8230;). Seperti terlihat pada gambar di atas, <strong>posisi </strong>matahari dan bumi senantiasa berubah sepanjang tahun dan pada bulan Juni dan Desember matahari berada pada posisi terjauh dari ekuator (<strong>bukan terjauh dari bumi lho</strong>). Mohon diingat ekuator pada gambar di atas bukanlah ekuator bumi tetapi ekuator <em>celestial sphere</em> (yaitu bidang orbit bumi mengelilingi matahari) karena <strong>bumi</strong> pada gambar di atas adalah <strong>titik</strong> <strong>E</strong> sebagai <strong>pusat <em>celestial sphere</em></strong>. Perbedaan posisi matahari terhadap ekuator <em>celestial sphere </em>menyebabkan sudut arah pancar sinar matahari terhadap ekuator bumi juga berubah-ubah. Perubahan dan perbedaan posisi matahari  menyebabkan adanya sudut <strong>deklinasi</strong>, yaitu kemiringan arah sinar matahari yang jatuh di permukaan bumi terhadap ekuator bumi. Besarnya sudut deklinasi matahari pada bulan Juni adalah 23<sup>o</sup>27&#8242; sedangkan pada bulan Desember adalah sebaliknya, yaitu &#8211; 23<sup>o</sup>27&#8242;. Informasi tentang sudut deklinasi bisa dilihat <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Declination" target="_blank">di sini</a>.</p>
<p><strong>Tambahan untuk menghindari kesalahan persepsi:</strong></p>
<p>Mungkin rekan-rekan sudah akrab dengan kemiringan poros bumi sebesar 23,5<sup>o</sup>. Sudut sebesar 23,5<sup>o</sup> tersebut disebut sudut inklinasi bumi, yaitu sudut antara poros bumi dengan bidang orbit bumi.</p>
<p>Sedangkan sudut yang akan saya pakai selanjutnya dalam tulisan di sini <strong>bukanlah</strong> sudut inklinasi bumi <strong>tetapi</strong> sudut DEKLINASI matahari. Lalu apa bedanya sudut inklinasi dan sudut deklinasi?</p>
<p>Tentang definisi deklinasi dan inklinasi sudah saya tulis di atas, tetapi untuk lebih jelasnya begini&#8230;</p>
<p>Sebenarnya munculnya deklinasi dan inklinasi itu disebabkan oleh fenomena alam yang sama, yang menyebabkan munculnya dua sudut yang berbeda tsb hanyalah sudut pandang saja. Sudut inklinasi bisa dilihat sebagai <strong>bumi relatif terhadap bidang orbit bumi</strong>, sedangkan sudut deklinasi bisa dilihat sebagai <strong>matahari relatif terhadap ekuator bumi</strong>.</p>
<p>Lalu kenapa saya lebih memakai sudut deklinasi, bukannya sudut inklinasi?</p>
<p>Saya memakai sudut deklinasi karena saya menggunakan pendekatan matematika astronomi dalam membahas masalah musim ini. Dalam matematika astronomi sekali lagi kita menggunakan celestial sphere (silakan dilihat lagi di atas) dan kita lebih menggunakan sudut deklinasi karena dalam celestial sphere bumi adalah pusat bola sehingga kita tdk memakai sudut yang dimiliki bumi itu sendiri (yaitu inklinasi) tetapi kita memakai sudut yang dibentuk titik-titik pada bola tsb (misal matahari, bintang atau planet lain) terhadap bumi sebagai pusat; yaitu sudut deklinasi.</p>
<p><strong>Selain itu sepertinya sudah banyak yang membahas pergantian musim dengan menggunakan sudut inklinasi, jadi saya ingin tampil beda hehehe&#8230;</strong></p>
<p align="center"><strong>*************************</strong></p>
<p><strong>Sekarang mari kita menghitung durasi siang….</strong><br />
Durasi siang dirumuskan sebagai 2H, dimana H (dalam satuan jam) adalah sudut-sudut yang terbentuk pada interval antara jam 0 dan jam 12. Karena durasi satu hari adalah 24 jam, maka sudut terbesar pada interval jam 0 dan 12 adalah 180<sup>o</sup> (karena 24 jam berarti 360<sup>o</sup>).</p>
<p>Besarnya nilai H diperoleh dengan menggunakan rumus berikut:</p>
<p><a href="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/rumus.jpg" title="rumus.jpg"><img src="http://deking.files.wordpress.com/2007/05/rumus.jpg" alt="rumus.jpg" /></a></p>
<p><strong>Sekadar contoh perhitungan, maka saya pilih kota Utrecht:</strong></p>
<p>Kota Utrecht memiliki koordinat posisi 52,083<sup>o</sup> Lintang Utara dan 5,13<sup>o</sup> Bujur Timur (selanjutnya ordinat garis busur tidak dibutuhkan dalam perhitungan).</p>
<p><strong>Musim Panas:</strong></p>
<p>Pada tanggal 21 Juni deklinasi sebesar 23<sup>o</sup>27&#8242; , sehingga setelah nilai latitude Utrecht dan deklinasi dimasukkan ke rumus maka akan diperoleh nilai <em>cos</em> H =  &#8211; 0,55.<br />
Nilai <em>cos</em> H = -0,55 maka besar sudut H adalah 123,5<sup>o</sup> yang berarti nilai H adalah 8,233 jam.<br />
Berarti pada tanggal 21 Juni matahari akan bersinar di atas kota Utrecht selama 2 x 8,233 jam, yaitu 16, 466 jam.<br />
Durasi siang yang mencapai 16,466 jam cukup membuat kota Utrecht berlimpah cahaya matahari berimbas pada terjadinya musim panas, lebih tepatnya 21 Juni secara teoritis merupakan puncak musim panas.</p>
<p><strong>Musim dingin:</strong><br />
Pada tanggal 21 Desember deklinasi sebesar -23<sup>o</sup>27&#8242; , sehingga setelah nilai latitude Utrecht dan deklinasi dimasukkan ke rumus maka akan diperoleh nilai <em>cos</em> H =  0,55.<br />
Nilai <em>cos</em> H = 0,55 maka besar sudut H adalah 56,64<sup>o</sup> yang berarti nilai H adalah 3,776 jam.<br />
Berarti pada tanggal 21 Desember matahari akan bersinar di atas kota Utrecht hanya selama 2 x 3,776 jam, yaitu 7,552 jam.<br />
Durasi siang yang hanya 7,552 jam menyebabkan kota Utrecht hanya menerima sedikit sinar matahari yang akhirnya akan berimbas pada terjadinya musim dingin, lebih tepatnya 21 Desember secara teoritis merupakan puncak musim dingin.</p>
<p><strong>Musim  </strong><strong>semi </strong><strong>dan musim </strong><strong>gugur</strong><strong>:</strong></p>
<p>Seperti bisa kita lihat pada gambar, pada tanggal 21 Maret (puncak musim semi) dan 21 September (puncak musim gugur) posisi matahari sama-sama tepat di ekuator bumi sehingga kedua musim tersebut memiliki durasi siang yang sama. Yaitu:</p>
<p>Posisi matahari pada ekuator  itu berarti bahwa sudut deklinasinya 0<sup>o</sup> sehingga setelah nilai tersebut kita masukkan ke rumus <em>cos</em> H kita akan mendapatkan nilai <em>cos</em> H = 0 (karena <em>tan</em> 0<sup>o</sup>). Jadi besar sudut H adalah 90<sup>o</sup> yang berarti nilai H adalah 6 jam. Jadi secara teoritis pada musim semi dan musim gugur durasi siang akan sama, yaitu sekitar 2&#215;6 jam = 12 jam. Dan durasi siang pada tanggal 21 secara teoritis selama 12 jam)</p>
<p>Kenapa dengan durasi siang yang sama bisa terjadi dua musim yang berbeda?</p>
<p>Hal tsb terjadi karena pada musim semi yang terjadi adalah proses kenaikan suhu (dari musim dingin menuju musim panas) sedangkan pada musim gugur yang terjadi adalah proses penurunan suhu (dari musim panas menuju musim dingin).</p>
<p align="center"><strong>*************************</strong></p>
<p><strong>Oh iya, kenapa daerah-daerah yang terletak pada garis katulistiwa memiliki durasi siang yang hampir mendekati 12 jam sepanjang waktu?</strong><br />
Daerah yang terletak pada katulistiwa mempunyai latitude 0<sup>o</sup> (ingat latitude adalah sudut yang dibentuk antara garis katulistiwa dengan posisi di bagian utara-selatan bumi).<br />
Ketika nilai latitude = 0<sup>o</sup> dimasukkan ke rumus <em>cos</em> H, maka berapa pun nilai deklinasi yang diberikan akan selalu menghasilkan nilai cos H = 0 (karena <em>tan</em> 0 = 0).<br />
<em> cos</em> H = 0 maka besar sudut H adalah 90<sup>o</sup> yang berarti nilai H adalah 6 jam. Sehingga durasi siang hari adalah 2 x 