(Masih) Tentang Spider-Man
Sabtu, Mei 5, 2007 oleh deking
Tulisan ini masih mempunyai ikatan kuat dengan tulisan saya yang ini, tetapi bukanlah review lengkap dari Spider-Man 3. Seperti pernah saya katakan, bahwa mungkin dulu saya suka Spider-Man karena kostumnya tetapi setelah saya menonton Spider-Man the movie (Spider-Man 1, Spider-Man 2 dan Spider-Man 3) sepertinya pandangan saya berubah secara total. Dari ketiga film Spider-Man saya belajar banyak tentang nilai-nilai kehidupan, memang sementara ini apa yang saya pelajari dari film-film tsb masih sebatas teori saja. Mungkin hampir setiap film sebenarnya menyisipkan pesan-pesan moral di dalamnya, tetapi mungkin berhubung saya sangat senang dengan Spider-Man maka “pelajaran” yang saya peroleh dari film tsb sangat membekas bagi saya.
Berikut value yang saya peroleh dari film-film Spider-Man:
1. Spider-Man 1:
“With great power comes great responsibility.”
Kalimat itu disampaikan oleh Uncle Ben kepada Peter Parker ketika mengantar Parker yang katanya mau ke perpustakaan (padahal sebenarnya Parker pergi ke gelanggang gulat bebas untuk mencari uang supaya bisa membeli mobil untuk memikat Mari Jane).
Kalimat tsb menurut saya sangat tepat…
Kita semua sebenarnya memiliki tanggung jawab atas segala hal yang kita miliki.
- Bagaimana dan untuk apa kita manfaatkan waktu anugerah Tuhan…
- Kita belanjakan dimana semua harta-rejeki pemberian Tuhan…
- Apa yang kita perbuat dengan tubuh kita (tangan, kaki, bahkan juga otak yang memproduksi pikiran kita)…
Waktu, harta, tubuh yang kita miliki…semua sebenarnya menuntut suatu pertanggungjawaban dari kita.
Dan…hubungan antara “power” (dalam bentuk waktu, harta, tubuh dll) dengan responsibility adalah sebenarnya selalu berbanding lurus. Semakin besar dan banyak “kekuatan” yang kita miliki sebenarnya semakin besar pula tanggung jawab yang kita tanggung.
Hal ini sama dengan hukum aksi-reaksi dalam Fisika, dalam hal ini “kekuatan” bisa kita katakan sebagai aksi sedangkan tanggung jawab merupakan suatu reaksi dari “kekuatan” yang kita miliki.
So…remember that:
WITH GREAT POWER THERE MUST ALSO COME - - GREAT RESPONSIBILITY!
2. Spider-Man 2:
a) Nobody is perfect
Tahu kan siapa musuh Spider-Man dalam film ini? Musuh Spider-Man kali ini adalah Dr. Otto Octavius alias Dr. Octopus, sang ilmuwan hebat tetapi keblinger.
Dalam film ini sebenarnya kita diingatkan supaya jangan takabur…sombong. Bagaimanapun juga kita hanyalah makhluk Tuhan yang memiliki kekurangan dan teramat sangat jauh dari suatu kesempurnaan. Dr. Octavius benar-benar sangat takabur ketika merancang suatu mesin pembangkit energi super yang memanfaatkan reaksi fusi. Dia sangat yakin bahwa karyanya itu benar-benar sangat sempurna dan semua bisa dikendalikan, dia bahkan menertawakan Parker ketika Parker mengingatkan dia akan adanya kemungkinan miss calculation.
Tetapi apa yang terjadi? Mesin pembangkit energi ciptaannya tidak stabil dan menyebabkan kematian istrinya, bahkan tentakel ciptaannya yang dia sebut sebagai asisten pada akhirnya menguasai pikiran dia sehingga akhirnya Dr. Octavius berubah menjadi Dr. Octopus. Semua bencana itu terjadi karena kesombongan dia sendiri.
NOBODY IS PERFECT! Jangan sombong, kita hanyalah makhluk ciptaan Tuhan
b) Who is our real and great enemy?
Dalam film itu musuh sebenarnya dari Spider-Man bukanlah Dr. Octopus, bukan pula Harry Osborn yang menaruh dendam akan kematian ayahnya. Musuh Spider-Man adalah dirinya sendiri.
Kita lihat bagaimana Peter Parker kehilangan kemampuan supernya ketika dia sendiri tidak bisa menguasai gejolak emosi yang berkecamuk dalam dirinya. Musuh terbesar kita sebenarnya adalah diri kita sendiri (hawa nafsu), bukan orang lain.
Kendalikanlah diri kita karena kita adalah tuan dari diri kita sendiri, kita bisa maju jika kita punya motivasi!
Ketidakmampuan menghadapi diri sendiri tidak hanya dialami Parker, tetapi juga dialami oleh Dr. Octavius sehingga dia berubah menjadi monster.
c) Ssssttttttt
Sssttttt….di film ini kita juga bisa belajar apa arti cinta (kepada manusia) yang sesungguhnya lho ![]()
3. Spider-Man 3:
Baca saja di sini ya
Ada satu pesan moral yang selalu muncul dalam film Spider-Man, yaitu tidak bergunanya suatu balas dendam.
1. Spider-Man 1:
Balas dendam Parker yang dilakukan kepada pemilik arena gulat bebas (karena menipunya) dengan cara membiarkan perampok arena tsb pergi ternyata berakibat kematian Uncle Ben.
2. Spider-Man 2:
Balas dendam dalam film ini dilakukan oleh Dr. Octopus atas kematian istrinya, tetapi dendam ini dia balaskan dengan membangun kembali hasil karya dia. Balas dendam juga dilakukan oleh Harry Osborn dengan meminta Dr. Octopus menangkap Spider-Man.
3. Spider-Man 3:
Sekali lagi… baca di sini ya
Tunggu Spider-Man 4 ya….


tuh, nggak perlu jauh-jauh cari musuh!
weks, keduluan muluuuuuuuu…
betul mas peyek diatas. gajah didepan mata terlihat jelas, semut diseberang lautan kaga keliatan sama sekali. kalimatnya bener kan ? mana ada semut di seberang laut bakal keliatan.
saya sudah nonton ketiga-tiga feilm Spider-Man!!!!! lalalalalalalalalalalalalalalalalalalala…………
spider4:
sipeder itu akhirnya membuka sendiri aibnya. sayang di SP1-3 tak di sebut.
tenyata dia itu aslinya adalah binatang: penyepi, individualis, ganas, tak mau bermasyarakat tidak seperti lebah. Akhirnya semua manusia bermai2 membasmi spider di gua-gua dan sarangnya yang konon menurut Destiutami sangat kuat diburu habis2an… dan spider itu berubah jadi manusia.
ketika jadi manusia ia membeberkan sifat hipokritnya, bahwa dia bukan penyendiri tapi baik hati, dia itu bersosialisasi bukan pembunuh dst…. halah! ngawur
pesan moralnya…. belum liat filmnya.
1st comment :
agree 1st value…. kaya’nya pas ending si parker ngomong ini… n sepertinya juga -kecil- nonton film ini… gratis lagi… walopun ga’ ada coffee break-nya…
2nd comment :
bener banget… fusi energi kadang bikin unstable condition, fusi electron ajah pengaruhnya buat reaktivitas udah gedhe bangett, gimana kao fusi energi? kalo ga salah Octopus punya banyak tentakel… ataw cuman 8? (unconnected)
3rd comment :
se-perfect2nya orang pasti ada kekurangannya alias sama aja “tak ada manusia yang sempurna,, oho cuma hanya bisa melakukan rencana _samson”
4th comment :
kadang balas dendam perlu… masa’ maw kalah kalo b’saing? kalo kemaren lawan qta lebih unggul dr qta, masa besok qt maw kalah juga?? balas dendam, menangkan pertandingan… *private mission*
5th comment :
pa’ de King SEDANG JATUH CINTA…….
*kaburrrrr… buruan!!!! ntar dijitak!*
Wah seperti sedang membahas thariqat atau sufi Spiderman. Jangan-jangan spiderman itu habib ya. The extraordinary power has more responsibility.
Benar-benar sufi sadar diri.
Tapi, saya memang nggak nonton spidelman….
Hmmm… *sambil gosok2 dagu yg tak berjenggot*

Jadi kepingin liat film-nya nih… Mumpung besok senin libur
Prediksi Spider-Man 4 (SM4):
Rahasia si Spiderman akan terbongkar.
Eh, tunggu dulu! Kalo begitu nanti bakal ga ada kelanjutannya dong…
Ma blom nonton sih. kayany ajadi mau nonton d,,
tapi kalo masalah balas dendam, dan sebenernya ga perlu balas dendam, itu Ma perdana dapet dari Revenge of Middle-Aged Woman,, nonton deh,,
Demam Sepidelmen! Pilemnya belom nyampe sini, eh dvd bajakan-nya sudah bertebaran… Hiks, brapa lama hrs nunggu ya??
Hia! Ternyata “suhu”nya Pak guru itu laba2, hehe
@Peyek:


Sebenarnya musuh gak perlu dicari kok Cak..apapun atau siapapun dia
@Telmark:
Sebenarnya memang gajah kalau di pelupuk mata tdk akan tampak kok karena kita sudah pingsan duluan karena diinjak gajah
@Ck:
Nonton yg bajakan ya?
@Kurtubi:
Masak Spider-Man dijelekkan hehehe
@Super kecil:
Komentar yg ke-5 itu lho….
Sok tau ah
@Agorsiloku:
Wah..jangan2 Pak Agor benar ya…Spider-Man = Habib …
Maksudnya nama aslinya Habib Parker
@Pandu:
Kalau libur itu untuk belajar hehehehe
Emang libur apaan?
@Rizma:
Revenge of Middle-Aged Woman?
Bajakannya ada gak?
@Desti:
Kata Mr. Kurt alam adlah guru kita…nah laba2 kan bagian dari alam juga kan?
aku belum nonton neeh, jalan2 dulu ke universal studio, sapa tahu ketemu spider beneran peter parker…hahaa itu khan nick nya si masup
“WITH GREAT POWER THERE MUST ALSO COME - - GREAT RESPONSIBILITY! ”
Dimana ada kekuatan yang besar, disana pula tersimpan tanggung jawab yang besar…
Ini yang masuk ke hati… jadi malu krn tidak bisa memanfaatkan kekuatan itu…
Saya kan cuma manusia biasa, yang nggak punya kekuatan apa-apa. Jadi saya nggak perlu bertanggung jawab dong…
Huehehe…
Ya jelaslah. Yang paling perfect pun ngakunya manusia biasa aja kok…
…
Wah! Pesan moralnya Mas deKing banget!! Semuanya ngomongin manusia biasa, euy!!
DVD bajakannya sudah ada belum ya?
(** Lalala… Dengan tampang tak berdosa… **)
hahah.. spiderMan adalah hiburan ala amerika berhasil menginput spesies alam yang dibuat jadi tontonan yang luarbiasa…
tapi cobalah kiat liat spider aslinya, binatang yang mengajari kita untuk jangan ditiru… penyendiri, gak suka bergaul, siapa saja yang lewat dilahap dst…. beda dengan tawon madu, kerjasama, terus dapat memberikan kebaikan kepada sasama.. .meski rumah2nya (madu) dicuri manusia, tapi si tawon madu sangat gembira karena bermanfaat…
Lha ini kan aneh film yang benar2 hayal tidak sesuai dengan alam spider itu sendiri. gonggo kata orang jawa ditakuti loh di amerika kok malah disenengi… yaa wis arane gan hiburan yaa cak…
tanya kenafa Pak Guru…. ?
Mau maen OOT-OOTan,, dulu yang bantu nabi waktu sembunyi waktu hijrah dan lagi dikejar kejar orang itu laba laba kan,,
anw, kenalan dulu ama laba laba,, apa pantes buat langsung dibilang “jangan ditiru”??
*ampun!!*
blum nonton, tapi kayaknya keren….
nilai2 kehidupan di setiap film selalu ada… namun terkadang bumbu2 yang tidak sesuai norma kebanyakan
Spiderman hita….adalah calon ini film akan panjang …lelah juga..mending nunggu naga bonar jadi 3….
@Evy:





Kalau ketemu Peter Parker tolong sampaikan salam ya Bu…bilang saja dari deking, teman main layang-layang dulu
@Heri Setiawan:
Saya malahan lebih malu lagi mas karena saya menulis tentang hal tsb
@Sora-kun:
No comment saja dech hehehe…
Memang kalau momongin Spider-Man itu saya banget kok karena saya ini seorang Sepeda(er)-Man (kendaraan andalan=sepeda)
@Emanuel:
Mungkin di Glodok sudah ada tuch Pak
@Santribuntet:
Hehehe…menurut saya kesendirian laba2 bisa diartikan sebagai kemandirian. Kerjasama memang penting tetapi kemandirian juga tidak kalah penting kok…
Laba2 tidak suka main keroyokan
Kalau masalah mangsa-memangsa memang salah satu hal yang hewani, nah saya tertarik dengan cara laba2 menangkap serangga karena mereka tidak menggunakan kekuatan fisik tetapi menggunakan strategi
hehehehe…
@Rizma:
Hehehe…terima kasih atas “bantuannya” Mbak
Mr. Kurt…jawaban Mbak Rizma boleh juga tuch hehehe…
*seneng ada yg bantuin*
@Arul:
Memang benar sebenarnya hampir semua film memang memiliki pesan moral…semua tergantung cara penyampaian dan juga porsinya
@Mbah Keman:
Saya gak bisa komentar tentang naga bonar Mbah, di sini gak ada yang muter
Sebenarnya penasaran juga sich
i love Spider-Man 2!
waduh waduh…saya nunggu bajakannya aja deh!
kakakakakakaka, si ToBil ini….. mosok mahasiswa kok cari bajakan….. kalo saya minjem yang udah beli bajakannya aja deh…
tumben g ada bahasa matematikanya
24 ya?
Sudahlah…
Yappaa… ada hukum Newton tiga disini? terkorelasi dengan spiderman pula!! ck ckc k… benar-benar “biasa” mas deking ini…
(masih) tentang manusia biasa
Jangan berubah jadi manusia biasa ya ?
Sebenarnya saya belum nonton Spiderman 1-3, jadi mau komentar apa ya ?
oo ini aja :
Apa ini benar seperti aksi reaksi ya ? Atau dengan kata lain, apakah tanggung jawab kita tergantung pada POWER yang kita punya ? Atau dengan kata lain juga, apakah power itu memang berujung pada responsibility ?
Berarti dengan kata yang lain lagi, semakin sedikit power yang kita punyai maka semakin sedikit pula tanggung jawab yang kita miliki.
*kok jadi mbulet ?*
*nice article*
“With great power comes great responsibility.”
Bener banget itu… bagi saya kalimat ini juga yang paling teringat kalo bicara spiderman.
waduh, saya belum nonton spidey 3….jadi blm bisa comment banyak…
tapi aku setuju dengan ini
“Musuh terbesar kita sebenarnya adalah diri kita sendiri (hawa nafsu), bukan orang lain”
memang yang paling susah adalah mengendalikan hawa nafsu… inilah kelemahan manusia yang tidak sesempurna malaikat… nafsu… aduh… bener susah…
nice postingan…
btw ada postingan spoiler nggak pak?
Haiyah… Shan-in belum nonton Spidey 3…
Disibukkan UAS… Ujian praktek…de-el-el… Haiyah…
pada spidermen 4, spidermen dengan tidak sengaja melihat sebuah tulisan..
lalu spidermen mencari tau asal usul tulisan tersebut..
pendeknya.. akhirnya spidermen masuk islam…
hehehehe…
@Dwi:



Hehehe..sama nich
@Antobilang+Ndarualqaz:
Kenapa nunggu bajakannya? Bukankah kalian pembajaknya?
@Lintang:
Bingung mematematikakan Spider-Man hehehe
@Jejakpena:
Ooo..aksi-reaksi itu bunyi hukum Newton ketiga ya?
*garuk2 kepala*
Kalau masalah nama lupa sich…ingatnya hukum Newto 1, Hukum Keppler, Hukum Kirchoff dan HUKUM ALAM
@Fertob:
Menurut saya pribadi sich iya Bang
Contoh sederhana gini:
Misalkan ada 2 orang Anak (A dan B). Si A baru belajar penjumlahan dan pengurangan sedngkan si B sudah sampai belajar perkalian dan pembagian.
Seandainya kedua anak tsb diberikan soal yang sama tentang perkalian maka sebenarnya “kewajiban” dalam hal ini dalam bentuk suatu tuntutan (tuntutan bukan berarti suatu paksaan secara kasar) bagi si B untuk bisa menjawab soal tsb pasti lebih besar lebih besar dari si A karena dia memiliki “power” yang lebih besar, yaitu sudah tahu tentang perkalian.
Demikian contoh ngawur dan sederhana saya
@Alief:
Yup…itu pembicaraan Uncle Ben
@Yayan:
Buruan nonton sebelum basi
BTW saya tidak (belum?) ada postingan tentang spoiler. Bagaimana kalu Mas Yayan yang menulis tentang spoiler?
@Shan In-Lee:
Semoga lulus dan sukses dech semua ujian sekolah. OK?
@Orido:
Mantap Mas…bagaimana kalu mas Orido yg jadi produser sekaligus sutradaranya? Biar nanti saya yang jadi Spider-Man nya (setelah dia masuk Islam)
iseng aja kasih komentar ini, wis kadung mbuka eh cak, gak ada yang baru, ya kasih aja komentar ini..
Belum nonton nih…
salam kenal…
ini mas ariyadi yang konon katanya paling ganteng se belanda itu ya?
nggak donk huehuehuehue… saya ngantri nih di la piazza gading dimana semua studio (total 4 studio) menayangkan Spider-Man 3!!! Padahal di lingkungan kelapa gading (dari la piazza sampe gading 3) total studio ada 14, sedangkan 10 studio memutarkan film Spider-Man 3. Wuah…mantabs!!Saya ngantri jam 3-an, dapet yang jam 8. Itupun nomor 2 dari depan. Nasib euy…tapi setidaknya saya nonton dan memperhatikan dengan seksama, ga ketiduran kayak manusia yang satu ini khekhekhe
anyway…disini bucket pop-cornnya gambar spider-man 3 lhoo…saya sampe bawa pulang tuh bucket buat souvenir wakakakakakkk…
Lumayan, gak ikut nonton dapet ulasannya.
Pernah sih nonton di tv, lupa spiderman keberapa, episode akhir musuh si laba-laba kecebur di laut *kelihatan ndesonya*
@Alief:
Terima kasih atas kunjungannya Cak. Sedang sibuk menyiapkan banyak hal
@Ankerzone:
Makanya Bli..nontonnya jangan pas malam minggu
@antobilang:
Iya lho…mas Ariyadi itu ganteng banget memang. Aku sering melihatnya lho nTo..
@cK:
Iya … mendingan di bangku baris ke dua tapi melek daripada di bangku yang strategis tetapi malahan tidur hehehe…
@Cakmoki:
Ooo….itu yang Spider-Man 2 Cak…
Dr. Octopus nyeburkan diri ke sungai dengan tujuan menenggelamkan mesin ciptaannya yang digunakan untuk melakukan reaksi fusi
*Tambah lengkap ulasannya :D*
@Ma & deKing
Ternyata pendapat seorang Prof. Dr. Quraisy Shihab, yang mengatakan kalau “Gonggo” itu mengajari individualis, kalah argumen dengan Anda berdua… heheh aku ankat jempol dua + 2 jempol kaki.. GUBRAK jatuh…
‘Musuh terbesar kita sebenarnya adalah diri kita sendiri (hawa nafsu), bukan orang lain.’
betul , @mas Peyek, cari musuk gak usah jauh2
dan ternyata,
AMERIKA is Amerika
membuat kita melek mata
ternyata dan ternyata
ajaran nabi di filmkan di sana
musuh siapa, bala siapa
menjadi jelas bak air kelapa
nafsu siapa nafsu siapa
itulah musuh paling nyata
belajar dari elektron
wah…..jadi tertarik nih nonton spiderman 3…. pasti seru…..
tapi hebat mas…
nonton bukan sekedar jadi hiburan…
tapi juga bisa jadi tuntunan….
coba seandainya….
seandainya yang terjadi bisa seindah menonton spiderman…
sekolah layaknya kita menonton spiderman….
pasti semua akan senang….
bisok nontoh ah………..
update..update…*kabooor*
memang bagus kok si laba laba merah…
wah… akhirnya aku berhasil juga dapet tiket spidey 3, siiip keren banget… jadi kepikiran bikin spoilernya…
[...] dengan special fx yg top markotop… para penggemar yg terpuaskan bisa kita baca [disini], [disini] dan [disini], termasuk juga yg udah ngebela-belain antri tapi malah ketiduran … [...]
Sequel - benar ga? - ketiga ga terlalu seru. Karena karakter tiga musuhnya ga dibangun secara utuh, jadi kurang greget aja. Tapi buat jadi tontonan .. keren banget!!!
Oya .. Mas Kurus, itu gambar rumah ku sudah tak pasang di blog ku. Supaya ga dibilang hoax kan.
Ah ngebahas Spiderman aja nih, bikin ngiri mending kalo ngajakin nonton sekalian
Seru neh kayaknya… yg ke empat kpn ya kluarnya
… Hal ini sama dengan hukum aksi-reaksi …
lebih simpel bila ditulis “axi-reaxi” atau “axireaxi”
salam,
adinugroho
bagus sih bagus, cuma sayang, si venom munculnya cuma bentar, dan juga kata venom belum sempet keluar/disebutkan
Lalalalala,, banyak yang pada cerita,, dan Ma masih blom nonton Spider-Man,,
aduhhh ane belom nontong spidermen 2 apalagi yang 3….
ketinggalan kereta mulu nih. abis disini semua pilem di-bahasa italia-kan jadi nontongnya kurang “greng”. karne gak ngarti.
ikutan komen ach…
wLo beLum nonton sech, padahaL temen dah ada yang nawarin untuk copy-in setelah dapet dr rapidshare… hehehe
ntarLaah nonton seteLah ada waktu Luang,
semua Sabda Om DeKing BuetuL SuekaLi!
Mantap Dab! …eh PakGuru…
[jadi.berfikir.Lebih.daLam.tentang.semua.anugerah.Tuhan]
Spiderman yah? Selain intisari hikmah dalam film-nya, sebenarnya pengen ngritik nih tentang si Spiderman. Kebetulan disini sepertinya cocok bahan pembahasannya.
Menurut saya sih Spiderman itu bego dan helpless banget. Superhero bukannya ngebantu diri sendiri dulu, tp malah bikin masalah. Kalo dipikir-pikir lawan2 nya itu semuanya bersentral ama Spiderman sendiri.
Kostumnya, luar biasa norak. hehe tapi memang superhero di dunia Marvel kayanya mencolok smua kostum-nya. Mungkin tadinya si Peter Parker pengen kostum begitu supaya kalo di foto keliatan jelas kali, fotografer sekaligus fotogenik. hehe
Tapi keseluruhan, sepertinya kerenan si Green Goblin daripada Spiderman.
hehe salam kenal yah…like this blog
wuiiiiiiiiiikkkk,,,,SPIDERMAN? mana!,,,mana spiderman?
saya suka sekali dengan intisari dari tulisan itu, sampean memang rajin : melihat, memahami, dan membuat intisari dari cerita spiderman 3 salut saya, tapi ngomong2 kemarin waktu aku nonton SPIDERMAN 3 malah ga kebagian karcis terpaksa, ngantri untuk jam berikutnya.
[...] itu lah cerita singkat film Spiderman 4, setelah penulis (baca: oRiD) membaca dan mengomentari tulisan singkat deKing.. [...]
Waduuh, spiderman 3 - kayaknya masih harus menunggu lebaran kodok dulu baru bisa diputer di negeri si bau kelek ini…
updateeee!!!!!!
elek, tp box office?
pendapatan Spidey 3 setelah pekan ke 3 terus menurun.
menurut kesimpulan ngawur saya, penonton di 2 pekan pertama adalah penonton yang termakan publikasi media dan menghasilkan lebih dari USD 500 juta.
hehehehe
aku abis foto bareng spiderman di universal studio, ama musuh2nya juga, weleh padahal belum nonton filmnya yg ketiga ntar klo udah nonton baru tak posting foto ku hihihi
Nga’ perlu jauh-jauh pake’ mBahas Speedy deh hidup kita sendiri khan merupakan salah satu wujud pelajaran. Hidup Adalah Pelajaran
Walah kasih link kok ya salah, gini yang bener. Hidup Adalah Pelajaran klik aja.
wah seleb nih

salam kenal
saya lebih suka nunggu bajakannya
spiderman … spiderman …
kok ga ada yg bahas batman ya …
sorry OOT … hehehehe
spidolman….keren…
Pak guru, Sandman musuh Spiderman itu aslinya dari jawa lho…, nama aslinya Sandiman…., hehehe…
Maaf teman-teman…saya baru bisa menanggapi komentar karena sudah hampir satu minggu tidak buka blog
@Mr. Kurt:
Hehehe…sebenarnya jawaban saya ngaco kok Pak. Tetapi yang jelas sih memang seperti tulisan Pak Santri…alam adalah guru kita dan laba2 juga bagian dr alam yang juga tetap bisa kita pelajari juga
@Superkecil:
Yang penting dari belajar bukanlah “dari siapa kita belajar” yang lebih penting adalah “apa yang kita pelajari”
So mari kita belajar dari elektron juga
@Zainuri:
Kapan ya pelajaran bisa seenak nonton film. Apakah kita harus menyewa Tobey Maguire dan Kirsten Dunst untuk menjadi guru hehehe
@antobilang:
masih sibuk nTo
@Iman brotoseno:
Asyik ada yang sependapat hehehe
@Yayan:
Ditunggu spoilernya mas…
@Erander:
Gak cuma bagus buat tontonan kok pak tetapi juga bagus untuk tuntunan hehehe
@MJ:
Males ah ngajak situ….habis doyan banget pop corn. Masak beli 3 bungkus dihabisin semua
@Ale:
Yang keempat sepertinya nunggu saya lulus. Kan si Tobey mau pensiun dan sepertinya saya bakal menggantikannya hehehehe
@axireaxi:
OK dech mas Ax (lebih singkat lagi kan?)
@Ndaru:

)

Iya sih venom cuma numpang lewat
@Rizma:
Kalau sekarang sdh nonton belum?
@Antz:
Emang dubbing ya?
Bukan cuma subtitle-nya saja yang di Italia kan?
@Arezk:
Bener2 gaya mahasiswa ya hehehehe
Selagi ada bajakan (dan download-an) ngapain nonton yg asli. Tul gak dab?
@Gerry:
Justru di sinilah letak ke-manusiawia-annya spider-man…Peter Parker tetaplah manusia yang mempunyai kelemahan dan sisi buruk.
Tetapi sepakat kalau New Goblin itu lebih keren hehehe
@Jokotaroeb:
saya nulis Spider-Man karena nunggu2 Joko Taroeb the movie gak keluar2 hehehe
@Domba Garut:
Emang di Afrika g ada bioskop mas?
Download saja..siapa tahu sdh ada
@Satpam kampus:
Berisik ach
@Arya:
Hehehe…memang media bisa menyesatkan ya
@Evy:
Glek…kok bisa sich?
Kapan ya Spider-Man bisa foto2 sama saya (g kebalik ya?
@Anas:
Yup…bener kalau hidup kita sendiri adalah pelajaran
Tetapi sayangnya seperti peribahasa:
“Gajah di pelupuk mata tidak tampak tetapi kuman di seberang lautan tampak”
Dan bukankah melihat wajah sendiri itu lebih sulit daripada melihat wajah orang lain? Karena untuk melihat wajah sendiri kita tdk hanya membutuhkan mata, tetapi juga membutuhkan cermin
Hehehehe…
@Thestoopid:
Salam kenal juga
Saya nunggu bajakannya kelamaan sich …sdh g sabar
@Jurig:
Males ah mbahas Batman…bukannya Mbak Jurig sdh membahas Batman?
@Harry:
Hehehe…bener juga.
Spidol-Man emang keren. Bukankah guru juga Spidol-Man…walau masih ada juga guru yang Kapur-Man
@Faiq:
Hahahahaha…
Pak Faiq bener juga ya?
Jangan2 Venom juga orang Jawa ya?
Paiman atau Parman yang diubah jadi venom biar keren
[...] jadinya sambil buka internet dan ngeblog lagi… inget klo sempat kasih comment di blognya bapak ini dan pengen kasih spoiler tentang spiderman, cuma meskipun aku suka banget sama spoiler, tapi ndak [...]
Nice syinopsis film, sir. sorry, it’s first time I’m walking on your blog. I’m interesting on your post, full of meaning and phylosopy of life.
sorry…..nek tulisannya salah.
spiderman 3 ? film dengan alur cerita yang sangat membosankan.. (sempet merem melek di dalem, untung pas nomat liatnnya)
[...] sehingga dia memutuskan untuk meninggalkan anonimitasnya. Mungkin juga dia sudah bosan menjadi superhero dan mungkin ia mengalami krisis seperti Peter Parker yang tidak bisa mengendalikan emosi yang [...]
@danasatria
wah klo mau komentar kaya gitu.. besok2 mas nya bikin alur cerita yang lebih menarik dulu
(penggemar spiderman niich)
btw, nice artikel nich . . .
with great power, comes great responsibility
Semakin besar dan banyak “kekuatan” yang kita miliki sebenarnya semakin besar pula tanggung jawab yang kita tanggung.
dan semakin banyak yang bisa kita lakukan . .
Wah, bisa aja!!!
Menurutku sih apapun yang kita baca, apapun yang kita tonton ada dua hal di sana. Ada hal positif yang bisa kita contoh kalo kita jeli. Ada hal negatifnya juga. Nah jadi cari aja hal positifnya.
[...] itu lah cerita singkat film Spiderman 4, setelah penulis (baca: oRiD) membaca dan mengomentari tulisan singkat deKing.. [...]