[Mohon maaf karena saya tidak menanggapi komentar-komentar yang telah rekan-rekan sampaikan pada beberapa tulisan saya akhir-akhir ini. Sampai akhir Mei ini saya lumayan sibuk dengan berbagai tugas "luar" yang memaksa saya untuk tidak bisa menengok gubug saya ini, apalagi bertandang ke kediaman rekan lain. Sekarang kebetulan weekend maka saya sempatkan untuk kembali ke gubug sendiri untuk berteduh.]
Sekarang saya ingin meneruskan kebiasaan saya untuk memaksakan keberadaan matematika dalam kehidupan. Kali ini saya akan sedikit berbicara kenapa Tuhan menciptakan bumi ini dengan bentuk (yang kata banyak ilmu pengetahuan) seperti bola. Dalam tulisan ini saya berasumsi bahwa bumi memang memiliki bentuk seperti bola (maaf bagi yang memiliki pemahaman bahwa bumi itu suatu hamparan yang datar…). Sebenarnya bentuk bumi tidak benar-benar seperti bola sich, kata ilmu pengetahuan saat ini bentuk bumi ini rada gépéng pada kutub utara dan selatannya. Andai tidak gépéng kenapa bisa ada kutub utara dan selatannya ya, kan bola memiliki banyak kutub yang tak terhingga.
Tetapi maaf, demi menjaga kesesuaian judul dan pembahasan tulisan saya ini maka saya akan memaksakan mengasumsikan bahwa bumi benar-benar berbentuk bola yang sempurna (tidak gépéng).
Kenapa bumi ini tidak berbentuk kubus atau balok saja ya?
(Maaf karena keterbatasan penulis dan lembar halaman WP ini maka sebagai pembanding bentuk bola saya hanya memunculkan 2 bangun ruang tersebut).
Jika kita memandang bumi sebagai suatu luasan/wilayah untuk hidup, maka kita tentu saja berharap bumi memiliki luas penampang yang besar supaya kita tidak harus hidup berdesak-desakan karena kekurangan tempat. Dengan luas penampang yang semakin besar maka bumi mungkin akan membuat manusia dapat hidup dengan lebih lapang . Jika kita berpikiran bahwa semakin luas permukaan bumi kehidupan kita akan lebih baik (karena lebih lapang) maka bentuk bola sebenarnya memiliki suatu kelemahan jika dibandingkan dengan kubus dan balok. Karena dengan volume yang sama dengan kubus dan balok ternyata bola memiliki luas permukaan yang paling kecil (sempit?) jika dibandingkan dengan balok dan kubus tersebut. Bukankah itu berarti dengan banyak bahan baku yang sama ternyata bumi hanya akan menghasilkan suatu luas permukaan bidang yang sempit? Jadi (maaf) ternyata dengan membuat bumi berbentuk bola Tuhan hanya menghamburkan terlalu banyak bahan baku untuk bisa menampung sedikit makhluk. Coba seandainya Tuhan membuat bumi dalam bentuk balok atau kubus, maka niscaya dengan banyak bahan baku yang sama bumi akan bisa menampung lebih banyak makhluk.
Apakah kesimpulannya bentuk bumi yang berbentuk bulat itu malahan merugikan?
Menurut saya jawabannya adalah TIDAK.
Menurut saya justru kita (para manusia) lebih diuntungkan dengan bentuk bumi yang seperti bola tersebut. Salah satu keuntungan dari bentuk bola adalah pergerakan kita di permukaan bumi akan menjadi lebih halus, kalau kubus atau balok kan memiliki sudut yang sangat tajam pada ujung-ujungnya sehingga MUNGKIN akan menyulitkan pergerakan dari satu sisi ke sisi yang lain (kecuali manusia hanya tinggal di salah satu sisi balok atau kubus tersebut). Tetapi bukan keuntungan seperti itu yang menjadi topik utama tulisan ini. Keuntungan lain dari bentuk bumi yang seperti bola ini adalah dilihat dari sudut pandang volume dan luas penampang.
Seperti saya sebutkan sebelumnya bahwa dengan volume yang sama (dengan kubus dan balok) ternyata bola memiliki luas penampang yang paling kecil. Bukankah kalau dipikir lebih jauh hal tersebut sebenarnya merupakan suatu keuntungan bagi manusia?
Begini ceritanya….
Seperti kita ketahui bersama bahwa bisa dikatakan hampir seluruh sumber kebutuhan hidup manusia berasal dari bumi…mineral-mineral, air yang dikandung tanah, unsur hara untuk tumbuhnya tumbuhan, bahkan minyak bumi dan batu bara sebagai sumber energi yang kita pakai juga berasal dari dalam perut bumi. Berarti bisa dikatakan besarnya volume bumi berpengaruh terhadap banyaknya sumber kehidupan yang bisa dikandung bumi. Atau saya sederhanakan saja bahwa secara gampangnya volume bumi bertindak sebagai PRODUSEN sumber kehidupan manusia.
Sedangkan di sisi lain, luas permukaan bumi lebih banyak dimanfaatkan untuk tempat “menampung” manusia (dan makhluk-makhluk lain). Manusia adalah makhluk-makhluk rakus yang senantiasa menyedot berbagai macam kandungan bumi untuk menjaga keadaan dan keberadaan (eksistensi) mereka. Jadi secara sederhana permukaan bumi hanyalah tempat para KONSUMEN berada. Memang benar kalau permukaan bumi juga berfungsi sebagai tempat hidupnya berbagai macam tumbuhan dan binatang yang dibutuhkan manusia, tetapi sama halnya dengan manusia para tumbuhan dan binatang tersebut juga tetap menyerap isi kandungan bumi untuk kelangsungan hidup mereka. Jadi sekali lagi saya tekankan bahwa permukaan bumi hanya bertindak sebagai KONSUMEN.
Dilihat dari dua paragraf di atas maka saya simpulkan sebagai berikut:
- Volume bumi bertindak sebagai PRODUSEN.
- Luas permukaan bumi bertindak sebagai KONSUMEN.
Berdasarkan dua kesimpulan sepihak saya tersebut mari kita sedikit merenung…
Seandainya bumi ini berbentuk kubus atau balok maka dengan banyak produsen yang sama (ingat tentang volume) ternyata bumi akan memiliki banyak konsumen yang lebih banyak (ingat tentang luas permukaan). Hal tersebut berarti bumi menanggung beban yang lebih besar, dan mungkin saja isi kandungan bumi tidak akan mencukupi kebutuhan makhluk-makhluk penghuni permukaan bumi.
Dengan bentuk seperti bola maka bumi hanya akan menanggung beban konsumen yang lebih sedikit dibandingkan bumi yang berbentuk kubus (ingat luas permukaan), sehingga harapannya isi kandungan bumi akan lebih bisa mencukupi kebutuhan para makhluk penghuni permukaan (terutama manusia).
Bagi yang menyukai matematika, silakan dinikmati bukti bahwa dengan volume yang sama dengan kubus ternyata bola memiliki luas penampang/permukaan yang lebih kecil. Silakan dilihat pada penjelasan berikut:
Karena keterbatasan kemampuan penulis, waktu dan ruang maka bukti tentang perbandingan luas permukaan balok dan bola tidak saya sertakan di sini. Silakan untuk PR saja ya hehehehe….
Ingatlah bahwa Tuhan tidaklah menciptakan suatu makhluk pun dengan sia-sia dan tanpa rencana…



erste komen..
bingun mau komen apa.. pokoknya bulat dan mengelilingi matahari lah
“Karena keterbatasan kemampuan penulis, waktu dan ruang maka bukti tentang perbandingan luas permukaan balok dan bola tidak saya sertakan di sini. Silakan untuk PR saja ya hehehehe….”
Sama-sama PR ya…?
kata ABDULURAHMAN,….itu lho…yg bilang matahari mengelilingi bumi
”POKOKNYA..BUMI ITU DATAR…TITIK!!!”
Hmmm…kalau manusia diciptakan tanpa sudut…penjelasaanya kira2 sama ngga ya?
Ah, ya. Kalau nggak salah bentuk bola sendiri adalah efek dari gravitasi, ya
Yang pasti, bumi itu bulat!
apa masih ada pandangan bumi itu datar ? pantesan kita sulit maju ya….
Bola itu bundar, eh Bumi itu bundar..
awalnya uenak terus kena rumus jadi nggak mudeng! he…he….he…
kalau bumi berbentuk bangun pejal dimensi tiga abstrak postingan ini bakal penuh dengan rumus-rumus integral lipat tiga dan lipat dua berlipat-lipat banyaknya…
syukurlah bumi berbentuk bola…
perasaan malah lebih asyik kalau buminya kubus ,
nanti kita bisa lari2 di sisi2nya ,
atau berdiri di ujung sambil … ,asyik…
Dari segi tegangan permukaan, bentuk bola juga lebih menguntungkan dibanding bentuk yang lain. Apalagi jika si bumi berputar di garis edarnya. Betulkan pak Guru?? Salam kenal, ikut gabung.
Klo berbentuk kubus nanti muternya kayak apa ya???
firman Allah swt QS. Qaaf (50) ayat 7:
bisa jadi bentuk bumi yg bulet ini terbentuk akibat perputaran bumi yang terjadi…
*gak tau ah gelaph..*
matahari bentuknya spt bola jg yah, trus penjelasannya kira2 gmn ya?? kan dsana g ada makhluknya…
efek dr bingung mo komentar apa hehe…Ujungnya itu loh, pak. Tak ada ciptaan Tuhan yang sia-sia.
Dan dari kalimat ini manusia bertanya mengapa begini mengapa begitu.
Kemudian dibuatlah hipotesa.
Lalu berlanjut ke penelitian/pembuktian hipotesa.
Maka jadilah ilmu!
hehe, efek belajar metodologi Penelitian nih, pak. Makanya ngelantur
btw, salut sama tulisannya pak guru!
bumi, dan smua planet yang ada di jagat ini bentuknya
katanyabulat. Karena bulat itu tak berujung*panggil abu2*
hoi, ada darah halal nih…
atas gw calo darah halal
menarik.
dengan sedikit polesan, bisa jadi judul tesis itu…
Subhanallah Nga’ ada yang lebih teliti dalam menghitung selain Allah, Dialah yang maha tau.
@damarberlari
loh? bukannya bola itu bangun pejal tiga dimensi ya?
bingung ngebacanya…….pokoknya terserah kamu deh
Bumi memang tidak bulat kaya bola nyang mulis tapee nyang bikim mulus karena tampak dari jauuuuuuh dan diselimutin awan dan lapisan laennya…sekali lage karen kite ngerekamna dari jauuuuuuuuuuuuuuuuuuuh….. kaya orang jerawatan kalo diliat dari 50m ya mulus aje bahkan mata aja burem hehehehe
woi kalo lom bisa bikin website jgn bikin ini website jelek banget sori kalo gw ngomong gene tapi emank website ini tuh jelek super gw g percaya karena website ini proyek gw jadi salah2 yang bikin ini g becus, begok GOBLOK y
sory gw g sengaja nulis itu itu pke adress temen gw sori yha gw g sengaja temen gw g ngerti apa2 yg nulus tuh dy pdhl website ini msuk top 10 loh
hohohoh jelek2 ABIZ katanya2 sori maksud gw kata2 lo terlalu gaul jgn gtu klo buat website thats what i mean
[...] atau “matematis” atau dengan dongeng sekalipun nya tentu Al Jupri dan deKing yang lebih patut menceritakannya. Ha… ha… [...]
[...] bisa menemukan yang 100 itu? Atau kita mesti mengadu lagi ke deKing, Al Jupri atau ke axireaxi? Malu dong, nanya [...]
hhhmmm…
interestin9 Lah..
bumi itu buLat.
dah tw siy, tapi belum komPLit…
n Q mNemuKannya disini..
tx a Lot..
hebat ya bSa tw tenTan9 pEL.9e09rAfi…
9w aja y9n blajar lBih Dri 2thn
ka9ak pErnah Ada y9 nyaNtol diOtAK……..
N90mon92 tw drimana klo BuMI tu BULAT?????
bukTi pa y9 n9edUkuN9 Ar9uMeN tu?????
kSih Tw Ya,CoZ pnTin9 bgT nicH!!!!!
TnX aAAAaaa
rupanya (mohon maaf) anda pengagum akal dari pada kebenaran al qur’an.
bumi memang bulat
tapi ada yang lebih bulat
yaitu…….
PENTOL CILOK Pak Dwi cahyono
alamat:batu,bumiaji,28
woy
bumi !
gak gaul u
kaya planet yang laen
kenapa orang pada sengsara di dalam u ????^
%$####$%%^^&&((*&Y%%$$##%$%%^^&&&^54$#@!@@#$%^^^&&&***()))*(&&%^%$R%$$$%%%%^^%
what…owwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwww
mhhmm sukaa sama isinya..tapi kurang suka sama yg tulisan “manusia rakusnya” walaupun di coret..hahahha ngerasa kesindir..^_^…hihihi..tapi suka sama hipotesanya..love it.
Yah.. Yah…
Enak Baca Tulisan-nya,, tp Puyeng baca Rumusnya..
Hehe..
Btw Suatu saat Bumi ini bisa Kempes gak yach.?
Kan Smua isinya dikeluarkan..
mantap,,trima kasih atas ilmu yang telah anda bagikan
bumi dan matematika,he….bingung
jangan sekali kali engkau percaya apa yg tak dan belum kau lihat ,,
manusia itu sangat mudah untuk mencari keuntungan dengan jalan yg tercela.
usahakan kau cari tahu sendiri,
agar hatimu puas..
sudah pasti bumi itu datar jika yg berkata adalah isi didalamnya,
tanyakan pada kau sendiri,
kau termasuk iosinya apa bukan.
jika ada orang mengatakan bumi itu bulat, berarti dia sudah diluar bumi. sebab tak mngkin bumi itu bulat jika ia masih didalamnya.
jadi saya belum mengerti mengapa bumi di katakan bulat ?
makasih udh menambah wawasan
hhhhmmmmmmm,,,,,
bumi itu bulat / datar sih????
katanya bumi itu bulat, tapi kok ada yang bilang bumi itu datar
mau bumi berbentuk bulat, mau gepeng EGP (emang gue pikirin) apa kita tau kenapa kita harus hidup dan kemudian mati? apa semua itu perlu unutk kita ?. klo gitu , semua itu untuk siapa?