<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>
<channel>
	<title>Komentar di: Dimanakah batas antara ketidakpuasan dan ketidaksyukuran itu?</title>
	<atom:link href="http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/</link>
	<description>yang benar-benar biasa...</description>
	<pubDate>Wed, 27 Aug 2008 23:55:33 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=MU</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: Transformasi &#8230; &#171; manusia biasa</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-5760</link>
		<dc:creator>Transformasi &#8230; &#171; manusia biasa</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Dec 2007 20:42:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-5760</guid>
		<description>[...] manusia karena manusia adalah sosok yang senantiasa berubah dan berkembang, entah dilandasi oleh keinginan ataupun kebutuhan. Hal itulah yang menyebabkan piramida Maslow mengalami perubahan puncaknya dari self actualitation [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] manusia karena manusia adalah sosok yang senantiasa berubah dan berkembang, entah dilandasi oleh keinginan ataupun kebutuhan. Hal itulah yang menyebabkan piramida Maslow mengalami perubahan puncaknya dari self actualitation [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Sibuk Setelah Lebaran &#171; cK stuff</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-4912</link>
		<dc:creator>Sibuk Setelah Lebaran &#171; cK stuff</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Oct 2007 19:00:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-4912</guid>
		<description>[...] boleh tidak pernah puas (untuk menjadi motivasi dalam hidup), tapi jangan lupa kita harus selalu bersyukur atas apa yang kita dapat. Jangan terlalu ambisius dalam meraih puncak kejayaan, karena dalam meraih [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] boleh tidak pernah puas (untuk menjadi motivasi dalam hidup), tapi jangan lupa kita harus selalu bersyukur atas apa yang kita dapat. Jangan terlalu ambisius dalam meraih puncak kejayaan, karena dalam meraih [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: tafany</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-4480</link>
		<dc:creator>tafany</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Sep 2007 03:59:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-4480</guid>
		<description>kok kayanya beda antara 'ketidakpuasan' hingga mendorong diri untuk bisa beraktualisasi -sebagaimana piramidnya si Maslow- dengan tidak bersyukur deh! Justru tidak cepat puas diri hingga mau beraktualisasi adalah bentuk rasa syukur; yakni syukur dengan mengoptimalkan semua kemampuan yang ada. gimana?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kok kayanya beda antara &#8216;ketidakpuasan&#8217; hingga mendorong diri untuk bisa beraktualisasi -sebagaimana piramidnya si Maslow- dengan tidak bersyukur deh! Justru tidak cepat puas diri hingga mau beraktualisasi adalah bentuk rasa syukur; yakni syukur dengan mengoptimalkan semua kemampuan yang ada. gimana?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Bercinta Dengan Saudara Sendiri &#171; Parking Area</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-1861</link>
		<dc:creator>Bercinta Dengan Saudara Sendiri &#171; Parking Area</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Jul 2007 12:54:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-1861</guid>
		<description>[...] ini diam saja dan kemudian berlalu. Tak mereka perdulikan lagi latihan yang belum terselesaikan. Syukur syukur, akhirnya kakak kesayanganku ini datang juga, membatin Bulan. Dan kali ini, seperti biasanya [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] ini diam saja dan kemudian berlalu. Tak mereka perdulikan lagi latihan yang belum terselesaikan. Syukur syukur, akhirnya kakak kesayanganku ini datang juga, membatin Bulan. Dan kali ini, seperti biasanya [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: RianLendar</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-741</link>
		<dc:creator>RianLendar</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Apr 2007 12:25:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-741</guid>
		<description>[...] masalah tidak akan pernah selesai karena (menurut Om Deking) manusia saya ga pernah puas. Sekali keadaan ideal (hampir) terpenuhi, maka manusia saya akan [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] masalah tidak akan pernah selesai karena (menurut Om Deking) manusia saya ga pernah puas. Sekali keadaan ideal (hampir) terpenuhi, maka manusia saya akan [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: passya</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-681</link>
		<dc:creator>passya</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Mar 2007 05:59:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-681</guid>
		<description>saya paling sebel sama orang yang apa adanya....pemalas...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya paling sebel sama orang yang apa adanya&#8230;.pemalas&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: juliach</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-665</link>
		<dc:creator>juliach</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Mar 2007 13:26:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-665</guid>
		<description>ahh semuanya dlm hidup (lagi kebejaan/apes) itu harus disyukuri, semuanya kan easy going sendiri.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ahh semuanya dlm hidup (lagi kebejaan/apes) itu harus disyukuri, semuanya kan easy going sendiri.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: super kecil</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-664</link>
		<dc:creator>super kecil</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Mar 2007 13:15:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-664</guid>
		<description>yg aq bingung, knapa c hrs dibatasi?

toh kalo pun maw dibatasi mbingungin juga kan?

basic poster aneh..... ^ww^</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>yg aq bingung, knapa c hrs dibatasi?</p>
<p>toh kalo pun maw dibatasi mbingungin juga kan?</p>
<p>basic poster aneh&#8230;.. ^ww^</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Heri Heryadi</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-663</link>
		<dc:creator>Heri Heryadi</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Mar 2007 12:18:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-663</guid>
		<description>Tidaaaaaaaaaaaaakkkk...
Saya sedang menyiapkan postingan about teori maslow lalu mampir2 ke blog orang, nyasar di blog inih, dan liat postingan inih.. nyali langsung ciuttt.. Sepertinya aku harus menulis tentang hukum gossen..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tidaaaaaaaaaaaaakkkk&#8230;<br />
Saya sedang menyiapkan postingan about teori maslow lalu mampir2 ke blog orang, nyasar di blog inih, dan liat postingan inih.. nyali langsung ciuttt.. Sepertinya aku harus menulis tentang hukum gossen..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: agorsiloku</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-662</link>
		<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Mar 2007 11:43:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-662</guid>
		<description>Seorang Raja ikut mencari kepuasan dan syukur, dia cari seantero negeri, mendengar dari setiap balik pintu rakyatnya yang kayak dan miskin.  Di gubuk paling miskin dan dinding-dinding berlubang, terdengar seorang Bapak tua  berkata dan sang Raja mengintip dari sela dinding bilik Bapak tua itu menengadahkan tangannya ke atas, sambil berkata : "Ya Rabb, Gusti Allah  terimakasih padamu yang telah memberikan kekuatan untuk menahan lapar di hari ini, dan memberikanku makan di hari ini".

Setelah ditunggu, tak juga tampak makanan... rupanya hanya seteguk air yang diminum Bpk tua itu.

Raja kembali berpikir, dimana letaknya rasa syukur itu?.

tapi...ngomong-ngomong, Maltus sih anggap kepuasan itu bertingkat-tingkat, tapi manusia itu mahluk kompleks 1-5 ada di keseluruhan hidup.  Memilah tapi bukan berarti yang satu, tidak punya yang 5......</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Seorang Raja ikut mencari kepuasan dan syukur, dia cari seantero negeri, mendengar dari setiap balik pintu rakyatnya yang kayak dan miskin.  Di gubuk paling miskin dan dinding-dinding berlubang, terdengar seorang Bapak tua  berkata dan sang Raja mengintip dari sela dinding bilik Bapak tua itu menengadahkan tangannya ke atas, sambil berkata : &#8220;Ya Rabb, Gusti Allah  terimakasih padamu yang telah memberikan kekuatan untuk menahan lapar di hari ini, dan memberikanku makan di hari ini&#8221;.</p>
<p>Setelah ditunggu, tak juga tampak makanan&#8230; rupanya hanya seteguk air yang diminum Bpk tua itu.</p>
<p>Raja kembali berpikir, dimana letaknya rasa syukur itu?.</p>
<p>tapi&#8230;ngomong-ngomong, Maltus sih anggap kepuasan itu bertingkat-tingkat, tapi manusia itu mahluk kompleks 1-5 ada di keseluruhan hidup.  Memilah tapi bukan berarti yang satu, tidak punya yang 5&#8230;&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: willyedi</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-661</link>
		<dc:creator>willyedi</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Mar 2007 09:57:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-661</guid>
		<description>Puas apa enggak ya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Puas apa enggak ya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: brianari</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-657</link>
		<dc:creator>brianari</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Mar 2007 09:54:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-657</guid>
		<description>pas ngeliat judulnya :

&lt;blockquote&gt;Dimanakah batas antara ketidakpuasan dan ketidaksyukuran itu?&lt;/blockquote&gt;

.... Saya langsung tertarik Mas, hati ini pun berkata:
"Kira2 jawabnya apa ya??"


Lalu saya baca.................. :)
.....saya baca............................. :)
..............baca..................................... :)
................... dan maasih membaca!.................. lalu
....................
....................
GUBRAKKS!!!

:) Saya ampe jungkir balik pas ngeliat endingnya :) :

&lt;blockquote&gt;... Lalu dimanakah batas antara ketidakpuasan dan ketidaksyukuran manusia???&lt;/blockquote&gt;

yah, ini mah loop namanya mas,..... hehe!! :)
Tp isinya bgs kok, materi kuliah sy baru2 ini soalnya (pernah mau dipost jg tuh mas, tp g jadi............ Males (u_u )</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pas ngeliat judulnya :</p>
<blockquote><p>Dimanakah batas antara ketidakpuasan dan ketidaksyukuran itu?</p></blockquote>
<p>&#8230;. Saya langsung tertarik Mas, hati ini pun berkata:<br />
&#8220;Kira2 jawabnya apa ya??&#8221;</p>
<p>Lalu saya baca&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
&#8230;..saya baca&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..baca&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;. dan maasih membaca!&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230; lalu<br />
&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..<br />
&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..<br />
GUBRAKKS!!!</p>
<p> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> Saya ampe jungkir balik pas ngeliat endingnya <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> :</p>
<blockquote><p>&#8230; Lalu dimanakah batas antara ketidakpuasan dan ketidaksyukuran manusia???</p></blockquote>
<p>yah, ini mah loop namanya mas,&#8230;.. hehe!! <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
Tp isinya bgs kok, materi kuliah sy baru2 ini soalnya (pernah mau dipost jg tuh mas, tp g jadi&#8230;&#8230;&#8230;&#8230; Males (u_u )</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: nurulmaidah</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-654</link>
		<dc:creator>nurulmaidah</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Mar 2007 01:56:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-654</guid>
		<description>Kita ikuti ketidakpuasan itu untuk mengusahakan suatu keadaan yang ideal. Kalo  usaha kita sudah maksimal, apapun yang terjadi harus kita syukuri! Tidak puas lagi? artinya belum maksimal apa yang meski kita upayakan tadi. OK!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kita ikuti ketidakpuasan itu untuk mengusahakan suatu keadaan yang ideal. Kalo  usaha kita sudah maksimal, apapun yang terjadi harus kita syukuri! Tidak puas lagi? artinya belum maksimal apa yang meski kita upayakan tadi. OK!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Lintang</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-641</link>
		<dc:creator>Lintang</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Mar 2007 03:55:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-641</guid>
		<description>Ketidakpuasan bisa jd itu menjadi suatu hal yg membuat kita berhenti/putus asa ato malah sebaliknya menuntut kita utk maju. Mungkin kita jg hrs bersyukur dg rasa ketidakpuasan kita krn memacu kita utk maju. Kalo ketidakpuasan yg membuat kita putus asa...mungkin itu sama dg ketidaksyukuran kita atas kondisi tersebut. 
Kalo saya balik antara brsyukur dan puas...bersyukur itu hrs dlm segala kondisi (baik/buruk) -- baca: bersyukur sepanjang waktu-- tp kalo puas itu tergantung apa yg kita capai/harapkan. Dlm puas dan ketidakpuasan biasanya disertai dg rasa bersyukur dan ketidaksyukuran.
Halah kok aku jd bingung gini ya kalo ngasi komentar yg serius...hehe...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ketidakpuasan bisa jd itu menjadi suatu hal yg membuat kita berhenti/putus asa ato malah sebaliknya menuntut kita utk maju. Mungkin kita jg hrs bersyukur dg rasa ketidakpuasan kita krn memacu kita utk maju. Kalo ketidakpuasan yg membuat kita putus asa&#8230;mungkin itu sama dg ketidaksyukuran kita atas kondisi tersebut.<br />
Kalo saya balik antara brsyukur dan puas&#8230;bersyukur itu hrs dlm segala kondisi (baik/buruk) &#8212; baca: bersyukur sepanjang waktu&#8211; tp kalo puas itu tergantung apa yg kita capai/harapkan. Dlm puas dan ketidakpuasan biasanya disertai dg rasa bersyukur dan ketidaksyukuran.<br />
Halah kok aku jd bingung gini ya kalo ngasi komentar yg serius&#8230;hehe&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: masprim</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-640</link>
		<dc:creator>masprim</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Mar 2007 00:27:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-640</guid>
		<description>AKu juga di level satu nih.... kapan aku naik pangkat ya.. 
tapi kalau anda berpangkat kecil nggak apa-apa, yang penting kan penghasilan besar, wong ndeso gaji kuto (ini mah mas tukul)... salam kenal ya... Prim</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>AKu juga di level satu nih&#8230;. kapan aku naik pangkat ya..<br />
tapi kalau anda berpangkat kecil nggak apa-apa, yang penting kan penghasilan besar, wong ndeso gaji kuto (ini mah mas tukul)&#8230; salam kenal ya&#8230; Prim</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: deKing</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-635</link>
		<dc:creator>deKing</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Mar 2007 10:25:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-635</guid>
		<description>@Oom Roffi:
Track backnya berat oom, pakai bahasa engel segala :D
@Kangguru:
Yang bener Kang? Masak Kangguru tidak bisa mencapai sexual intimacy di level 3 hehehehe...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Oom Roffi:<br />
Track backnya berat oom, pakai bahasa engel segala <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
@Kangguru:<br />
Yang bener Kang? Masak Kangguru tidak bisa mencapai sexual intimacy di level 3 hehehehe&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: kangguru</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-631</link>
		<dc:creator>kangguru</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Mar 2007 05:00:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-631</guid>
		<description>wawawawawwa aku masih di level satu euy</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wawawawawwa aku masih di level satu euy</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: grandiosa12</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-630</link>
		<dc:creator>grandiosa12</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Mar 2007 02:24:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-630</guid>
		<description>lagi susyah komen nih.. trackback aja yah? boleh kan.. 

*lempar trackback -- kabur secepat kilat -- wuzzz*</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>lagi susyah komen nih.. trackback aja yah? boleh kan.. </p>
<p>*lempar trackback &#8212; kabur secepat kilat &#8212; wuzzz*</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: unsatisfaction of the random mind &#171; [roffi&#8217;s blog]</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-627</link>
		<dc:creator>unsatisfaction of the random mind &#171; [roffi&#8217;s blog]</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Mar 2007 00:57:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-627</guid>
		<description>[...] * In Indonesian language &#8211;&#62; Dimanakah batas antara ketidakpuasan dan ketidaksyukuran itu? [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] * In Indonesian language &#8211;&gt; Dimanakah batas antara ketidakpuasan dan ketidaksyukuran itu? [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: deKing</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-624</link>
		<dc:creator>deKing</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Mar 2007 19:39:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-624</guid>
		<description>@Junthit:
Waduch kalau jadi manusia luar biasa sepertinya lebih repot kok mas hehehe'
@Mathematicse:
Mmmmm...semua kembali ke manusia dan pilihannya masing2 ya?
@Mbah Keman:
Tetapi kalau lihat kucing di rumahnya simbah kok kadang ada yang seperti sedang frustasi ya kucingnya hehehehe
@Evy:
Kan kalau sudah sampai level 5 bukan berarti level bawahnya sudah ditinggalkan, tetapi kalau sdh level 5 maka scr otomatis manusia menguasai ke-5 level secara bersamaan.
Memang kita hanya bisa hidup dengan level 5 (aktualisasi) saja tanpa memenuhi level 1 (makan, minum dan....sex)
Jadi kayaknya kalau sudah sampai level 5 manusia perlu memperkuat pondasi dan membangun tingkat/level lagi hehehe... (g ada puasnya ya?)
@Senja:
Masalahnya bagaimana supaya bisa tidak puas tanpa meninggalkan syukur?
@Sora9n:
Berarti memang manusia itu sendri yang harus pandai memilih dan memilah ya Kun?
@Helgeduelbek:
Ngukurnya pakai apa Pak? Pakai need-meter ya pak? :D
@Hanichi Kudo:
Iya ya, makan 2 piring nasi saja perut sudah gak kuat hehehe
@Antobilang:
Wah, kalau sudah sampai pada tahap seperti itu mah asyik
Anto sudang kayak filusuf euy :D
@kakilangit:
Bersyukur atas ketidakpuasan kita?
Wah..boleh juga ya...
@Grandiosa:
Tak tunggu komentar selanjutnya Bro...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Junthit:<br />
Waduch kalau jadi manusia luar biasa sepertinya lebih repot kok mas hehehe&#8217;<br />
@Mathematicse:<br />
Mmmmm&#8230;semua kembali ke manusia dan pilihannya masing2 ya?<br />
@Mbah Keman:<br />
Tetapi kalau lihat kucing di rumahnya simbah kok kadang ada yang seperti sedang frustasi ya kucingnya hehehehe<br />
@Evy:<br />
Kan kalau sudah sampai level 5 bukan berarti level bawahnya sudah ditinggalkan, tetapi kalau sdh level 5 maka scr otomatis manusia menguasai ke-5 level secara bersamaan.<br />
Memang kita hanya bisa hidup dengan level 5 (aktualisasi) saja tanpa memenuhi level 1 (makan, minum dan&#8230;.sex)<br />
Jadi kayaknya kalau sudah sampai level 5 manusia perlu memperkuat pondasi dan membangun tingkat/level lagi hehehe&#8230; (g ada puasnya ya?)<br />
@Senja:<br />
Masalahnya bagaimana supaya bisa tidak puas tanpa meninggalkan syukur?<br />
@Sora9n:<br />
Berarti memang manusia itu sendri yang harus pandai memilih dan memilah ya Kun?<br />
@Helgeduelbek:<br />
Ngukurnya pakai apa Pak? Pakai need-meter ya pak? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
@Hanichi Kudo:<br />
Iya ya, makan 2 piring nasi saja perut sudah gak kuat hehehe<br />
@Antobilang:<br />
Wah, kalau sudah sampai pada tahap seperti itu mah asyik<br />
Anto sudang kayak filusuf euy <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
@kakilangit:<br />
Bersyukur atas ketidakpuasan kita?<br />
Wah..boleh juga ya&#8230;<br />
@Grandiosa:<br />
Tak tunggu komentar selanjutnya Bro&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: grandiosa12</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-621</link>
		<dc:creator>grandiosa12</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Mar 2007 17:31:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-621</guid>
		<description>waduh mesti mikir nih --&#62; tapi belum puas nih, masih mikirin komentar yang bagus.. punten ah..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>waduh mesti mikir nih &#8211;&gt; tapi belum puas nih, masih mikirin komentar yang bagus.. punten ah..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: kakilangit</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-620</link>
		<dc:creator>kakilangit</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Mar 2007 16:23:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-620</guid>
		<description>ktidak puasan juga bisa membuat orang jadi bersyukur..bersyukur karena telah dianugrahi perasaan tidak puas...coba bayangkan kalo kita tidak punya itu. bener kata om deking, kita cuman bisa selevel hewan aja..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ktidak puasan juga bisa membuat orang jadi bersyukur..bersyukur karena telah dianugrahi perasaan tidak puas&#8230;coba bayangkan kalo kita tidak punya itu. bener kata om deking, kita cuman bisa selevel hewan aja..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: antobilang</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-619</link>
		<dc:creator>antobilang</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Mar 2007 14:30:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-619</guid>
		<description>gampang kok, kalo saya selalu mendahulukan kebutuhan diatas keinginan...beres tho?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>gampang kok, kalo saya selalu mendahulukan kebutuhan diatas keinginan&#8230;beres tho?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Hanichi Kudou</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-613</link>
		<dc:creator>Hanichi Kudou</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Mar 2007 10:35:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-613</guid>
		<description>Klo mengikuti hawa nafsu atau naluri, memang gak ada habisnya kang.. tapi klo  Physiological Needs (Kebutuhan fisiologis/dasar/pokok) kayaknya ada batasnya.. gak mungkin kan kita makan 100 piring dlm sekali makan??

Tp klo untuk ilmu, memang kt harus selalu haus kang.. :-)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Klo mengikuti hawa nafsu atau naluri, memang gak ada habisnya kang.. tapi klo  Physiological Needs (Kebutuhan fisiologis/dasar/pokok) kayaknya ada batasnya.. gak mungkin kan kita makan 100 piring dlm sekali makan??</p>
<p>Tp klo untuk ilmu, memang kt harus selalu haus kang.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: helgeduelbek</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-612</link>
		<dc:creator>helgeduelbek</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Mar 2007 10:19:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-612</guid>
		<description>Aya kita ukur sekarang kita berada dilevel mana...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Aya kita ukur sekarang kita berada dilevel mana&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: sora9n</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-609</link>
		<dc:creator>sora9n</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Mar 2007 09:44:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-609</guid>
		<description>&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Lalu dimanakah batas antara ketidakpuasan dan ketidaksyukuran manusia???&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;

Kalau menurut saya, dua-duanya masalah pilihan.

pilihan
&#124;
-- puas
&#124;
-- tidak puas
.....&#124;
.....---- bersyukur
.....&#124;
.....---- tidak bersyukur

Keadaan buruk itu kenyataan, tapi "bersyukur" dan "puas" itu pilihan...

...

[OOT]

Mas, "enaknya jadi dosen"  yang saya tulis di post itu satire lho. :D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><i>Lalu dimanakah batas antara ketidakpuasan dan ketidaksyukuran manusia???</i></p></blockquote>
<p>Kalau menurut saya, dua-duanya masalah pilihan.</p>
<p>pilihan<br />
|<br />
&#8211; puas<br />
|<br />
&#8211; tidak puas<br />
&#8230;..|<br />
&#8230;..&#8212;- bersyukur<br />
&#8230;..|<br />
&#8230;..&#8212;- tidak bersyukur</p>
<p>Keadaan buruk itu kenyataan, tapi &#8220;bersyukur&#8221; dan &#8220;puas&#8221; itu pilihan&#8230;</p>
<p>&#8230;</p>
<p>[OOT]</p>
<p>Mas, &#8220;enaknya jadi dosen&#8221;  yang saya tulis di post itu satire lho. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: senja</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-607</link>
		<dc:creator>senja</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Mar 2007 08:26:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-607</guid>
		<description>ketidakpuasan (dalam batas tertentu) diperlukan agar kita bisa lebih maju dan mengoreksi kesalahan. sedangkan ketidaksyukuran justru sebaliknya, penghambat manusia.....hehehehe</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ketidakpuasan (dalam batas tertentu) diperlukan agar kita bisa lebih maju dan mengoreksi kesalahan. sedangkan ketidaksyukuran justru sebaliknya, penghambat manusia&#8230;..hehehehe</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Evy</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-605</link>
		<dc:creator>Evy</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Mar 2007 05:47:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-605</guid>
		<description>Hehehe pantes aku ngomong Maslow nyambung, itu maslow kalau udah level 5 turun kebawah lagi nggak menurut pak Deking?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hehehe pantes aku ngomong Maslow nyambung, itu maslow kalau udah level 5 turun kebawah lagi nggak menurut pak Deking?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: mbah keman</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-602</link>
		<dc:creator>mbah keman</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Mar 2007 02:25:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-602</guid>
		<description>manusia is animal problem...apa yang menyebabkanya kareana manusia mempunyai pikiran dan nafsu.
lihat hewan, gak pernah bermalahdanberkeluh kesah, he he he</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>manusia is animal problem&#8230;apa yang menyebabkanya kareana manusia mempunyai pikiran dan nafsu.<br />
lihat hewan, gak pernah bermalahdanberkeluh kesah, he he he</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: mathematicse</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-599</link>
		<dc:creator>mathematicse</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Mar 2007 22:24:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-599</guid>
		<description>Pada dasarnya manusia adalah mahluk yang suka berkeluh-kesah. Katanya, tergantung pada manusia itu sendiri yang menyikapinya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pada dasarnya manusia adalah mahluk yang suka berkeluh-kesah. Katanya, tergantung pada manusia itu sendiri yang menyikapinya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: junthit</title>
		<link>http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-597</link>
		<dc:creator>junthit</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Mar 2007 19:21:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://deking.wordpress.com/2007/03/24/dimanakah-batas-antara-ketidakpuasan-dan-ketidaksyukuran-itu/#comment-597</guid>
		<description>"Manusia biasa" memang sebenarnya makhluk yang tidak tahu diri, makhluk yang sering berteriak lantang menyerukan kewajiban untuk bersyukur pada Tuhan atas segala nikmat-Nya tetapi pada kenyataannya semua itu hanya berhenti pada teriakan-teriakan kosong.

**Beralih menjadi "manusia luar biasa" mungkin pilihan yang tepat..
Gimana?**</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;Manusia biasa&#8221; memang sebenarnya makhluk yang tidak tahu diri, makhluk yang sering berteriak lantang menyerukan kewajiban untuk bersyukur pada Tuhan atas segala nikmat-Nya tetapi pada kenyataannya semua itu hanya berhenti pada teriakan-teriakan kosong.</p>
<p>**Beralih menjadi &#8220;manusia luar biasa&#8221; mungkin pilihan yang tepat..<br />
Gimana?**</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
